NovelToon NovelToon
Sorry, I Love You.

Sorry, I Love You.

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / CEO / Tamat
Popularitas:656.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rose noor

Rubby Hania, Gadis cantik yatim piatu yang di asuh sang paman dan Bibi. Namun sayang sang Bibi begitu kejam memperlakukan nya.

Suatu malam tepat setelah sang paman di makamkan, Rubby di usir sang Bibi. Rubby bertemu seorang pria bule yang sedang melintas. Marco Tarance hampir saja menabarak nya. Marco sempat memakinya. Namun anak laki-laki Marco yang berusia 6 tahun Avalon Tarance, malah menolong dan membawa Rubby pulang.

Akhirnya Rubby menjadi pengasuh Avalon. Suatu malam Marco hampir memperkosa Rubby, dan Avlon yang memergoki sang Ayah yang hendak berbuat aib, maka ia memaksa Marco agar menikahi Rubby.

Bagaimana kisah selanjutnya Antara, Rubby, Marco dan Avalon. Sorry, I Love you.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rose noor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Pencarian Rubby.

Siang hari.

Marco masih berdiam diri di kamar Rubby, ia tidak berselera makan ataupun minum. Sesekali tangis masih menyertai nya. Hanya Photo Rubby di dalam ponsel nya yang ia pandangi, beberapa waktu lalu ia pernah mengambil photo Rubby diam-diam dari ponsel nya Vallon. Sepertinya photo diambil saat bermain bersama Vallon dan Ketika Rubby mengantar Vallon kesekolah nya.

"Hufff...aku tidak boleh menyerah, aku harus mencari keberadaan Rubby," gumam Marco.

Lalu Marco menghubungi Nara. Untuk menanyakan Kemungkinan Nara melihat Rubby tadi pagi.

Setelah telepon di terima Nara:

"Ya, Sir?!" / Nara.

"Nara, apakah tadi pagi saat kau pulang, kau melihat Rubby di rumah?"/Marco.

"Ti-tidak Sir, aku hanya melihat Tuan Vallon sedang sarapan, dan di sana tidak ada Nona Rubby." /Nara.

"Baiklah, mungkin Rubby pergi sebelum kau turun ke lantai bawah."/ Marco.

"Mungkin, Sir!" / Nara.(terdengar nada suara yang datar dan tidak merasa terkejut saat mendengar Rubby 'pergi').

"Tolong, bantu Aku menemukan Rubby, Nara!" /Marco.

"Baik, Aku akan membantu Anda menemukan Nona Rubby, Sir,"/ Nara. ( masih terdengar dengan suara yang datar dan biasa saja.)

Panggilan telepon pun berakhir. Marco kembali terdiam ia memutar otaknya menemukan bayangan tempat yang sekiranya Rubby akan datangi. Namun otak Marco hanyalah menemui kebuntuan! ia tidak mengenal Rubby sama sekali dari mana asalnya dan siapa keluarganya.

Marco kembali merebahkan tubuhnya ia masih enggan untuk beranjak dari tempat tidur Rubby.

***

Siang hari, Kini saatnya tiba Vallon pulang dari sekolah.

Vallon baru saja masuk dari arah luar diikuti dengan Pak Wardin yaitu Suami Ibu Muria.

"Eh Tuan Vallon sudah pulang," ucapan Muria saat ia mendengar pintu depan dibuka dan ia segera menghampirinya.

"Sudah Bu! o yah, bagaimana dengan keadaan Ayahku, Bu Muria?" tanya Vallon sopan.

Inilah salah satu nilai positif yang di bawa Rubby saat tinggal di rumah Marco, yaitu kesopan santunan mereka terbentuk. Biasanya Vallon tidak pernah memanggil sebutan 'Ibu' untuk Muria. Ia hanya akan memanggil Namanya, layaknya di luar negeri, Marco pun melakukan hal yang sama. Namun ketika ada Rubby etika-etika itu terbentuk, Vallon lebih sopan terhadap Muria dan wardin, begitupun dengan Marco.

"Ayah Tuan, sudah tahu kalau Rubby pergi, dan ia seperti nya merasa kehilangan Rubby. Dari sejak pagi pula Ayah Tuan tidak keluar dari kamar Rubby, bahkan untuk makan, saya sudah memanggil berkali-kali, namun tidak ada jawaban, Tuan," jawab Muria menjelaskan pada Vallon

"Hemmm, biarkan saja! Aku kecewa padanya. Baik, aku akan menemui nya dahulu," ucap Vallon.

"Silahkan, saya akan menyiapkan makan untuk Tuan Val," tukas Muria.

Vallon pun beranjak menuju lantai atas, untuk menemui Marco.

Setelah di depan pintu kamar Rubby yang tertutup rapat. Vallon menghela nafas sejenak. Lalu ia mengetuk pintu.

"Dad! You in there? it's me, Val," ucap Vallon.

"Yes, come in," jawaban Marco dari dalam.

setelah mendapatkan jawaban dari Marco, Vallon pun masuk ke dalam kamar Rubby.

Ia lihat Marco sedang bersandar di tempat tidur kondisinya sepertinya sudah melemah dan tak bersemangat.

"What happen? What are you doing here?" tanya Vallon santai.

"Rubby pergi Val, Daddy sangat sedih sekali," jawab Marco.

"Ya sudah! biarkan saja, mungkin ini adalah yang terbaik untuk mu dan Rubby," tukas Vallon sedikit sinis.

"Val janganlah begitu! Daddy tahu ini salah Daddy. Tapi kesalahan ini tidak murni dari keinginan hati Daddy. Please jangan hukum Daddy dengan caramu bersikap seperti itu pada Daddy," ucap Marco dengan nada memohon.

Marco tahu Vallon sedang kecewa terhadapnya, namun Marco merasa ada keanehan dari sikap Vallon yang biasa saja.

Vallon tidak histeris saat tahu Rubby pergi dan sepertinya Vallon baik-baik saja! tidak ada pengaruh berarti dengan kepergian Rubby. Padahal Vallon sangat menyayangi Rubby, Marco berpikir, tidak mungkin Vallon akan setenang itu saat Rubby benar-benar pergi.

"Dad! kita akan bicara layaknya Pria dewasa," ucap Vallon memecah keheningan dan kecanggungan diantara mereka.

"Tentu Son, apa yang ingin kau bicarakan?" tanya Marco.

"Kau harus menemukan Rubby dan lalu menikahi nya, kau telah menyakiti perasaan Rubby Dad! jujur, aku kecewa terhadapmu," ucap Vallon secara lugas dan terus terang sesuai yang diucapkan nya, yaitu ingin bicara layaknya pria dewasa.

"Baiklah jika itu yang kau mau, tanpa di minta pun, Daddy akan mencari Rubby sampai ketemu dan Daddy janji akan menikahinya. Please Val, jangan buat Daddy tambah merasa bersalah atas kepergian Rubby, dengan sikap dingin mu, pada Daddy," ujar Marco.

"Semalam Daddy tidak sengaja menyakiti Rubby, itu bukan keinginan....aish, Ya sudahlah, memang Daddy yang salah! Daddy akan meminta maaf pada Rubby bahkan Daddy rela bersujud saat meminta maaf, jika itu perlu." tukas Marco kembali.

"Good..Dad! Aku doakan perjuangan Daddy akan mudah, dalam menemukan Rubby! oke, Aku harus shalat Dzuhur, makanlah Dad! Aku yakin Rubby tidak suka melihat Daddy nanti kurus, apalagi dengan keadaan Daddy yang lemah seperti ini. Bisa jadi Rubby akan berpaling dari Daddy pada laki-laki yang lebih muda," ujar Vallon dengan datar sembari berdiri dan menepuk bahu Marco berkali-kali layaknya seorang pria dewasa pada sahabat nya.

Lalu Vallon pergi begitu saja menuju kamar nya untuk berganti pakaian dan melaksanakan Shalat Dzuhur.

"Thank you, Baby!" gumam Marco.

***

Satu minggu kemudian.

Walaupun dalam keadaan tidak bersemangat, namun tiga hari terakhir Marco tetap bekerja, dengan sedikit memaksakan diri, karena banyak pekerjaan terbengkalai sejak Marco berdiam diri di rumah akibat galau merasa kehilangan Rubby.

Tok..tok..tok..

Suara ketukan terdengar di pintu Kantor Marco.

"Yes, masuk!" ucap Marco.

Tak lama pintu terbuka, dan itu itu adalah Nara yang baru saja masuk dengan se tumpuk map berisi berkas- berkas perusahaan.

"Selamat siang Sir," sapa Nara.

"Siang Nara," jawab Marco pelan.

"Maaf Sir, ini berkas- berkas yang harus di tandatangani, dan akan segera di bawa kembali oleh asisten Field Supervisor manager cargo, siang ini juga," ucap Nara.

"Baik, nanti saya tanda tangani, o yah! apakah kau sudah menemukan keberadaan Rubby?" tanya Marco.

"Belum, Nona Rubby sangat sulit di lacak, tidak ada petunjuk yang kuat Sir, selain photo nya dan itupun kurang jelas," jawab Nara.

Marco mengerutkan dahi sejenak. Ia sedang berpikir ulang mengenai kata-kata Nara. "Kurang jelas bagaimana? photo Rubby yang aku berikan begitu jelas!" batin Marco.

"Okay, thank you Nara! kau boleh kembali ke ruanganmu," ucap Marco.

"You're welcome Sir," balas Nara. tanpa basa-basi Nara bergegas ke ruangannya begitu saja.

Marco melihat Nara sedikit berbeda. seperti canggung dan ia pun tidak mengerti mengapa, "Mmm..ya sudahlah, Aku pikir mungkin Nara sedang ada masalah pribadi." gumam Marco. Lalu ia kembali fokus pada pekerjaannya.

Setelah hampir dua jam, Marco berkutat dengan pekerjaannya, kini saatnya memasuki waktu makan siang. Maka ia putuskan akan mencari Rubby hari ini. Marco berpikir sejenak, sebetulnya tiga hari yang lalu ia putuskan menyewa beberapa orang untuk mencari keberadaan Rubby.

Bukan Tanpa Alasan Marco menyewa orang untuk mencari Rubby, namun akhir-akhir ini Marco curiga dengan sikap Vallon yang terkesan biasa saja. Namun sepertinya ia akan sangat gembira ketika pulang sekolah. layak nya seseorang yang sedang berbahagia dan berbunga-bunga hatinya.

"Apa mungkin, Rubby di sembunyikan oleh Vallon? tunggu saja Nak, sampai aku menemukan sebuah kebenaran!" ucap Marco berbicara sendiri.

"Oh Rubby, aku sudah hampir gila karena rasa rindu padamu! di mana kau? mengapa kau bagai ditelan bumi. Tunggu aku Babby saat aku menemukan mu! detik itu pun aku akan menikahimu," gumam Marco.

Marco hanya tahu Rubby diasuh oleh Paman dan Bibi nya dan berdasarkan cerita Rubby, tepat di hari kepergian Paman nya, ketika itulah Rubby di usir saat malam hari bertemu dirinya yang hampir tertabrak oleh mobil nya.

Setahu Marco dari cerita Rubby pula ,bahwa orang tuanya telah meninggal dunia. Ia juga tidak tahu Rubby berasal dari mana, maka dari itu, saat Rubby hilang begini, Marco tidak tahu harus kemana ia pergi mencarinya.

Satu pemikiran yang terlintas dalam benak Marco, ia ingat saat beberapa hari lalu Rubby di maki-maki oleh seorang wanita. Ya dia adalah kairis yang menurut Rubby itu Bibi nya dan kebenaran nya adalah Kairis itu Ibu kandung Rubby yang Rubby sendiri pun belum tahu.

"Atau, Aku pergi ke rumah itu saja yah! namun perempuan itu sepertinya tidak menyukai nya, mungkinkah Rubby akan kembali ke rumah itu, walaupun diusir kembali? Aarrrgggh," ucap Marco ia mengacak rambutnya sedikit frustasi.

Bersambung.....

Vallon:

Marco:

Rubby:

1
Princess El
bagus
Ran Aulia
👍👍
Djie Marwati Laissa
Masya Allah nikmat mana lagi yg kW dustakan..dpt suami Soleh bonus tajir melintir pless face wowww tentux hahahah
Djie Marwati Laissa
mantap Rubby 2 lelaki yg ingin melindungimu
RH 1225
menarik, + pnasaran ni dgn ceritanya
RH 1225
Aku mampir thor,
🌺awan's wife🌺
kirain Nara cewek Thor😅😅😅
Maryana Fiqa
itu darah vitamin Dady val 🤣🤣🤣
Depp Kazieh
kira, n nara cwe hihi
Depp Kazieh
kira, n nara cwe hihi
Warie Hawari
kasian emily klo papinya ruby kmbli sm kairis
Warie Hawari
q pkir nara itu cwek😂
Warie Hawari
visualnya mna thor..
Ardan Enggar
emily q gemes deh ma authorrrr
msak orang baik harus d madu
tpi gpp udah ending juga
Ardan Enggar
vallon terence ilove you
Ardan Enggar
emily tu baik to tadak sih
gemes q ma emily
pngen uwel uwel mak AUTHORRRRRRRRRR
Follow Author.IG: rosenoor_193: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kabooorr
total 1 replies
Ardan Enggar
pas part ini knPa q malu z
Ardan Enggar
dag dig dug derrrrrrr DAIA.....
Q GA HARUS nunggu up nya buat tahu kejutan krna pas q baca udah tamat
tpi tetep aja masih deg deg an
Ardan Enggar
tutur bhasa dan cara panggilan antar seseorang begitu merdu n membuat jiwa halu q meronta ronta
Ardan Enggar
ni novel bagus tpi paling masuk d hTi n kehaluan q itu cma aa"bro afnan
pa lagi yg part 1 walah 3kli baca ga bosen
ampe klo dngar bacaan Ar-Rahman q pasti inget ustad afnan
smangat bunda
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!