Candra juvenal Dirgantara, cowok nakal, biang onar dan sok kece.oleh karena itu dia dijuluki "Bad Boy" kerena tingkahnya membuat para guru kewalahan.wajah Candra yang tampan pun seolah mempermudah dirinya untuk dikerumuni oleh siswi-siswi SMA Garuda.
***
Namun, semua daya tarik Candra seakan tidak berlaku bagi Alexa Faustine Pratama.Ia justru memandang Candra sebagai pengacau.maka dari itu ia selalu menghindar saat harus berurusan dengan Candra.
Tapi Candra malah menganggap itu sebagai tantangan dan semakin gencar mengusik ketenangan Alexa. Berhasilkah si Bad boy menaklukkan hati si ice girl, atau sebaliknya? Yuk , ikuti kisah mereka!
***
Jangan lupa tinggalin jejak ya!🙏
By: Charlos purba
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Charlos Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SIANG SUM
Jam menunjukkan pukul 10.30. Tenda sudah berdiri kokoh dan tikar sudah di gelar di dalam tenda dan di depan tenda. Alexa dan Candra duduk di depan tenda yang sudah di gelar tikar. Mereka menikmati pemandangan hamparan bunga dan danau yang terlihat jelas dari tempat mereka berada.
"kok tendanya cuma satu sih?"sedari tadi Alexa kesal kepada Candra.
"Adanya cuma satu tadi," jawab Candra sambil sedikit menyeringai.
"Kamu pasti sengaja kan bawa tendanya cuma satu?" selidik Alexa dengan wajah kesalnya.
"kok tau sih," Candra tersenyum genit.
"Kan bener," ucap Alexa sambil menatap Candra tajam.
"Hehehe," Candra menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Alexa tidak lagi membahas hal itu. Toh dia sangat bahagia dengan kejutan yang diberikan oleh Candra.
Alexa memandang sekitarnya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan. Candra yang mengetahui itu pun tampak bingung.
"Kamu sayang?" tanya Candra sambil memeluk Alexa dari samping.
"Nggak papa kok. Cuma mau nanya aja," jawab Alexa sambil menatap Candra yang sedang memeluknya dari samping.
"Mau nanya apa, hm..?"
"Nanti kita mandinya dimana?" tanya Alexa kembali menatap sekitarnya.
"Danau," jawab Candra seadanya.
"Owh," jawab Alexa singkat.
♨️♨️♨️
Mentari sudah berada di tengah bumi. Dimana waktu sudah menunjukkan pukul 12.00. Sang mentari adalah saksi dari sebuah pasangan yang ingin merasakan kebahagiaan sebelum hari yang akan datang yang belum diketahui oleh mereka.
Di bawah sang mentari sepasang kekasih sedang duduk memakan makanan mereka ditemani pemandangan danau yang indah karna pantulan sang mentari.
"Cuapin dong," rengek Candra seperti anak kecil.
"Makan sediri aja sana," jawab Alexa sambil mengunyah makanannya.
"Cuapin... cuapin.." rengek Candra sambil menarik-narik tangan Alexa.
"Iyadeh...iya," pasrah Alexa.
"Yeyyy..." seru Candra seperti anak kecil habis dibelikan ice cream oleh maknya.
Alexa menyodorkan sendok yang berisi makanan kedepan mulut Candra.
"Aaaaa...." ujar Alexa menyuruh Candra membuka mulutnya.
Candra menuruti Alexa dengan membuka mulutnya. Sebelum makanannya masuk kedalam mulut Candra, Alexa sudah terlebih dahulu melayangkan nya dan akhirnya masuk kedalam mulut Alexa.
"Hahaha," Alexa tertawa melihat ekspresi Candra yang sedang kesal dengan perbuatannya.
"Nih...nih," Alexa kembali menyodorkan makanannya ke depan mulut Candra, tetapi Candra tidak membuka mulutnya. Candra cemberut seperti pantat kerbau. wkwk
"Ngambek nih ceritanya," ucap Alexa meletakkan makanannya di samping tempat ia duduk.
Candra sama sekali tidak menggubris ucapan Alexa, dia hanya mengunyah makanannya dengan pandangan lurus ke depan.
Alexa yang merasa bahwa Candra sedang kesal pun duduk di depan Candra.
"Ngambek nih," ucap Alexa sambil menoel pipi Candra.
Candra tetap fokus kemakanannya, tetapi tidak dengan hatinya. Di dalam sana dia tertawa puas karna dapat membuali Alexa.
"Gitu aja kok ngambek sih," ucap Alexa dengan tetap menoel-noel pipi Candra.
Merasa di cuekin Alexa merebut piring yang berisi makanan itu dari tangan Candra dan meletakkannya disamping piring Alexa. Kini mereka berhadap-hadapan tanpa ada yang membatasi.
Candra manatap Alexa datar begitu juga dengan Alexa yang sedang menatap Candra. Kini kedua bola mata itu bertemu seakan sedang mencari sesuatu didalamnya.
Alexa memegang kedua pipi Candra dengan menepuk-nepuk nya pelan.
"Masih ngambek nih," ucap Alexa dengan menepuk pipi Candra sedikit keras.
"Auuu....” ringis Candra sambil memegang kedua pipinya yang di tepuk Alexa.
"Sakit yah..." panik Alexa. Alexa mengusap pipi Candra pelan.
Candra tersenyum ketika melihat Alexa yang sedang mengusap pipinya lembut. Padahal tidak sakit sama sekali, mana mungkin sang Playboy kesakitan hanya karna tepukan seperti itu saja.
Candra memegang tangan Alexa yang berada di pipinya dengan lembut selembut kapas. eakk....
Candra menatap dalam mata Alexa, kini mereka seakan terpesona dengan keindahan mata mereka. Perlahan tapi pasti dua buah benda kenyal itu bertemu, saling menukar rasa bahagia yang mereka rasakan saat ini.
Dunia serasa milik berdua, yah, memang mereka hanya berdua di pulau itu. hehehe.
Sudah sepuluh menit benda kenyal itu bertemu, dengan nafas yang terengah-engah Alexa menyudahi ciuman mereka.
Alexa memalingkan wajahnya yang kini sudah memerah seperti kepiting rebus.
"Kamu kenapa? sakit yah?" Candra memegang kedua pipi Alexa dan membuat-buat raut wajah khawatir nya.
"Nggak," jawab Alexa singkat karna saking malunya.
" Kamu malu, yah?" goda Candra dengan menoel pipi Alexa. Kini mereka berganti menoel pipi lawannya, tadi Candra karna ngambek yang dibuat-buat dan Sekarang Alexa yang malu. hahaha...pasangan yang aneh.
"Hm," dehem Alexa.
Candra menidurkan kepalanya diatas pangkuan Alexa. Alexa hanya pasrah karna dia tidak mau Candra ngambek dan kejadian tadi terulang kembali.
"Kamu kok malu? Ini kan nggak pertama kalinya kita melakukannya," ucap Candra sambil memeluk perut Alexa dengan senyum yang tak luntur dari wajahnya.
"Apa sih, nggak usah dibahas lagi," ujar Alexa memalingkan wajahnya ke arah lain.
"Yaudah. Cuapin dong, aku macih lapar," rengek Candra seperti anak kecil.
Alexa mengambil makanannya dan menyuapi Candra dengan Candra yang masih tiduran di pangkuannya. Sesekali Alexa juga menyuapkan makanannya ke dalam mulutnya sendiri.
"Makasih sayang," ucap Candra dengan senyum khasnya.
"Hm.." Alexa hanya berdehem.
Candra bangkit dari tidurannya. Merebut makanan yang di pegang Alexa.
"Sekarang giliran aku yang nyuapin kamu," ujar Candra sambil menyodorkan sendok yang berisi makanan kedepan mulut Alexa.
Alexa menerima suapan yang di berikan oleh Candra malas.
"Astagah.....kok bisa gue punya pacar manjanya minta ampun," dongkol Alexa dalam hati.
Candra tersenyum melihat Alexa yang sepertinya sedang kesal.
"Semoga kita bisa seperti ini selamanya," mohon Candra dalam hatinya.
_____
Ekhm...
intip playboy mengejar cinta❤😘 yuk
5rate
Tombol ❤
Salam my boss psychopath
Jaga kesehatan kakak ❤
Semangat ❤
maaf nih baru mampir lagi🤧🤧🤧