Instagram : @dlbtstae_
Crystal Ice,seorang janda seksi beranak dua.Dia bekerja sebagai sekretaris CEO duda di perusahaan CR Group bernama Crayston Raymind. Tak pernah terbayangkan jika Crystal akan kembali menikah sejak perceraiannya 3 tahun yang lalu.
Cleon Crayston (4), putra dari Crayston Raymond yang sangat menginginkan sosok Crystal sebagai maminya. Begitupun sebaliknya dengan putri tertua Crystal, menyukai Crayston sebagai papinya.
"Celly ! Aku mau mami Clytal jadi mamiku? " ungkap Cleon kepada seorang bocah di sampingnya bernama Cherry Ice (4).
"hem'em" angguknya polos. “Aku juga mau papi cinga jadi papiku ! “ ucapnya setuju.
"Cini tak bisikin idenya agal kita mendapatkan kebeluntungan yang hakiki" ucap Cleon pelan sambil melirik kanan-kiri, agar idenya tidak bocor.
"Idenya apa? " tanya Cherry pelan setelah menempelkan telinganya mendekati mulut Cleon seraya kedua bola matanya ikut melirik kanan-kiri.
"Meleka halus jadi suami istli ! "
♥︎♥︎♥︎
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dlbtstae_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26 - Salahkan Udara yang berhembus
“Jangan menyalahkan keberadaan orang ketiga, yang patut ditanyakan adalah siapa diantara keduanya yang membiarkan pintu terbuka”.
*
*
*
“Cih ! ” decih Yola yang masih sibuk memainkan ipad-nya.
Perjalanan menuju rumah yang diberikan oleh perusahaan terasa sangat jauh, lantaran Yola yang selalu mengeluh ini dan itu.
“Bisakah kau diam Yola ! Suaramu itu membuat suasana mobil terasa panas ! “ tegur Rafa yang kesal dengan tingkah istrinya.
“Mommy cucu … “ suara serak milik Laura terdengar mengesalkan ditelinga Yola. Tapi tak membuatnya melakukan apa yang dimintai putrinya.
“Mommy cucu… . “ rengek Laura lagi.
“Ini susunya non Laura, “ ujar Rettha memberikan botol susu yang masih hangat, karena tak mungkin ia membiarkan Laura merengek di dalam mobil sedangkan majikannya tidak menanggapi keinginan putrinya.
Laura menggeleng, tangannya mencoba menggapai paha Yola hal itu membuat Rafa menarik ipad Yola dengan kasar.
“Mas kamu apa-apaan sih !! “ pekik Yola. Namun, Rafa menulikan pendengarannya. Ia segera mengambil tubuh putrinya dan mendudukan Laura dipangkuan Yola.
“Mas !! “
“Laura haus ! “ tegasnya. Bukannya memberikan asinya kepada Laura, Yola malah menarik botol yang ada di tangan Rettha dan dengan memaksa memasukan dotnya kedalam mulut Laura. Membuat Laura kaget dan menangis keras lantaran tersedak.
Perbuatan Yola membuat semua orang di dalam sana kaget tak percaya. “YOLAAAA APA-APAAN KAMU !! “ bentak Rafa dan ia mengambil alih tubuh Laura yang masih menangis.
“Ya Allah, tega sekali wanita ini kepada putrinya ! “ ucap supir itu dalam hati.
“Hiks .. cakit hiks telsedak ailnya ! “
uhuk.. uhuk …
“Culuh ailnya kelual dulu hiks, tengoloknya macet hiks ! “ ujarnya kepada sang daddy yang membantunya mengusap punggungnya.
“Bibi Letta … “ panggilnya lemah, kedua tangan gemuknya terangkat meminta Rettha untuk mengambilnya.
“Iya nona… “ Dengan sigap Rettha mengambil tubuh anak majikannya dengan sayang ia memeluk tubuh Laura sembari mengumamkan sesuatu yang membuat Laura berhenti menangis.
Tanpa terasa mobil yang membawa mereka telah sampai di perkarangan rumah yang cukup sederhana.
“Tuan kita sudah sampai… “
“Terima kasih pak, “ balas Rafa.
Kini mereka turun dari mobil, Yola yang melihat rumah yang akan ditinggali mereka merasa tak puas.
“Kecil sekali rumah ini ! “ protes Yola.
Dirinya memandang kiri dan kanan dimana terdapat rumah yang sama persis dengan rumah yang ditempati mereka di kota J. Beberapa tetangga mendatangi mereka, untuk menyambut kedatangan tetangga baru.
“Sore bu ! Saya Nora mamanya Rara istri bapak Norman, rumah saya berada persis disebelah kiri rumah ibu. Selamat datang di perumahan CR Group ! Semoga betah ya tinggal disini ! “ sapa seorang ibu berpakaian daster dengan bayi yang ada di gendongannya.
“Kalau saya Nelli bu, rumah saya disebelah kanan rumah ibu. “ sapa Bu Nelli.
“Ya, saya Yola ! “ jawabnya angkuh.
“Bu Yola, anaknya sudah dua ya … Tapi ibu masih terlihat awet muda dan badan ibu sangat keren..“ ucap Bu Nora ramah.
Yola mengerut keningnya. “ Maaf bu, anak saya satu ! Gadis itu pembantu saya ! Ya, karna saya selalu menjaga tubuh saya agar tidak kendor“. sahutnya sombong.
“ O-oh maaf bu, saya kira anak ibu.. “ sanggah Bu Nora.
“Sudah nggak ada yang diomongin lagilan ? Saya mau istirahat, Capek ! “.
Yola langsung meninggalkan kedua tetangga barunya. Dirinya merasa tidak penting berbincang dengan emak-emak berdaster.
“Sombong sekali ! “ celetuk Bu Nelli.
“Hushhh… jangan gitu ! Mungkin emang Ibu Yola lagi capek, kan baru datang dari jauh.. “ sahut Bu Nora berpikir positif.
“Alahhh kamu sih selalu wolesss !!” ucap Bu Nelli gemas dengan tetangganya satu ini.
*
*
*
*
*
“CELLLLYYYYYYY !!! KAU CEMBUNYIKAN DIMANA GAMBALKU !!!”
“GILA KAU ! TANYA SAMA AKU ! KAU KILA AKU KULANG KELJAAN ! SEDALI TADI AKU MEWALNAI YA !! “ menatap tajam Cleon.
Teriakan kedua bocah beda genre menggema di ruangan tamu. Cleon yang akan melanjutkan mewarnai gambarnya dibuat bingung lantaran kertas gambarnya hilang entah kemana padahal dirinya hanya sebentar ke toilet.
“Telus gambalku telbang kemana ? “ tanya Cleon melemah.
“Mana aku tahu, cinga ! Lagian angin mana yang nyuli keltasmu itu ? “ sahut Cherry yang kini merebahkan bobot tubuhnya di karpet bulu.
Tangan gemuknya dilipat ke belakang menjadikan bantal untuk kepalanya.
“Makcudnya citu nyalahin angin gitu ? “ tanya Cleon kesal. Ia menatap bocah gembul yang berbaring dengan santai di karpet bulu.
“Nda juga ! Tapi kata kau keltas kau telbang ! Kalo telbangkan ada angin ! Jadi, cinga. Angin mana yang belani nyuli di mancion papi ? “ ujar Cherry beropini tentang angin.
“Di mancion nda ada angin, Celly ! Mana bica kau calahkan angin ! “ sahut Cleon kesal.
“Telus apa dong ! Kan kau bilang keltasmu telbang ! Otomatis ada angin !!! “ ucap Cherry geram.
Cleon terdiam, menurutnya apa yang dikatakan Cherry ada benarnya juga. Tapi kalau bukan angin lalu apa begitulah pikirnya.
“Kalau bukan angin lalu siapa ? Masa salahkan udala yang belhembusan ?! “ gumam Cleon lirih namun masih di dengar oleh Cherry.
***
Hallo, Gimana nih ceritanya sampai sini ? Ceritanya asyik ga ? Send emot 🦁untuk kalian yang sudah baca novel dari awal sampai bab sekarang ! Komen NEXT DRABO untuk lanjut ! Terima kasih !
Don't forget to like, comment, follow and subscribe guys !
Semakin kesini beberapa nama di ganti, dari Jeva di ganti Jane, trus ini Gracia di ganti Grace. Sedangkan yang jahat dan ditangkap Grace.
tapi kalau durennya doyan pake banget🤣