NovelToon NovelToon
My Cousin Perfect

My Cousin Perfect

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Septi

Sayangnya mereka sepupu, jadi perasaan yang muncul harus dipendam dan berusaha untuk menghilangkan. Walaupun sangatlah sulit bagi Liam untuk melupakan sepupunya yang memang telah di hatinya sejak dulu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Septi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Camping

"Vio... kamu kenapa belum siap? abang tinggal loh. Abang soalnya harus jemput Naya dulu ini. Buruan... " Vino mengomel melihat adik kandungnya ini belum siap.

Violet masih santai bermain handphonenya di sofa.

"Aku sudah tahu dimana alamat campingnya, kata Bunda kita langsung kumpul di sana aja. Jadi, abang Vino bisa berangkat duluan. Aku nanti berangkat bareng Brian. "

Sedangkan kakaknya sudah bersiap untuk pergi.

"Kenapa nggak bareng aja sekalian?"

"Brian masih ada urusan katanya, tapi bentar lagi jemput kok. "

"Ok, kalau dia nggak jadi bilang ya nanti biar abang balik lagi jemput kamu. Ini acara wajib loh, nggak boleh kalau nggak ikut! " Pesan Vino sebelum pergi.

Sebenarnya Brian ada urusan memilih outfit yang cocok dan keren dimata orang tua gadis yang dia sukai itu. Dia tidak boleh terlihat jelek nantinya. Makanya sedikit lama jemput Violet.

Semuanya sudah berangkat duluan ke tempat camping, Violet dan Brian telat sedikit.

🌿

Begitu tiba di tempat camping semuanya kecuali Vino terkejut melihat Violet membawa seorang laki-laki yang ia akui sebagai pacarnya. Ada Handoko, Lina, Naya, Hakam dan pacarnya, Halim dan tunangannya, terakhir Liam dan Iqbal yang tidak bawa pasangan mereka.

"Ayah, Bunda, abang-abang dan kakak-kakak semuanya kenalin ini Brian. Pacar Vio... " Violet dengan naifnya seperti sedang berpidato memperkenalkan Brian yang menahan malu.

"Selamat sore, Om, Tante, dan Kakak-kakak Violet." Brian jadi ikutan kaku saking nervous nya.

Bunda tertawa kecil, " Hai Brian, jangan takut ya. Kakak-kakak nya Vio semuanya baik kok tenang saja."

Semua tersenyum kecuali Liam yang sejak tadi menekuk wajahnya. Dia menahan marah dan cemburu jadi satu. Ingin rasanya melempar Brian menjauh dari tempat ini.

"Wahhh gue nggak nyangka loh, lo beneran jadian sama Pak Ketos. " ucap Iqbal heboh saking terkejutnya.

"Maksudnya Brian ini ketua OSIS? wahhh hebat banget. " Pacar Hakam, Cika yang juga baru pertama kali bergabung di keluarga ini mengagumi kedudukan Brian.

Pacar Hakam kali ini memang lebih cerewet sepertinya, tidak seperti yang dulu si Sarah yang pendiam seperti tunangan Halim,Karina.

"Pacar baru juga Bang? " Tanya Violet melihat keberadaan Cika yang mengagumi Brian.

"Iya dong, emang lo aja yang bawa punya pacar baru. " jawab Hakam bangga.

"Dan yang ngenes tuh ya Liam sama Iqbal jomblo karatan. " lalu tertawa meledek kedua adiknya itu.

"Gue punya Bang, cuma dia masih malu kalau harus di bawa ke acara keluarga. " Iqbal tidak mau menjadi bahan ledekan sepupunya itu.

"Iya takut kita aduin ke mama lo kan? " Tebak Vino meledek.

"Yahhh lo bener bang, tahu sendiri nyokap gue, melarang keras gue pacaran. " Iqbal memelas.

Semua tertawa mendengar curhatan Iqbal.

"Dan gue juga nggak ngajak pacar karena kasihan kalau Abang Liam nanti jadi ngenes sendirian sih. " imbuh Iqbal, tidak mau terlihat paling mengenaskan sendiri.

"T*i lo! " Sengit Liam.

"Tapi bukannya abang Liam punya pacar? " timpal Violet mengingat terakhir kali memang kakaknya itu sedang dekat dengan perempuan.

"Pacarnya tuh buku Vio...ganteng doang tapi nggak dimanfaatin buat dapetin cewek. " Ledek Hakam lagi tak lupa tertawa. Dia memang suka sekali meledek adiknya ini.

Liam sedang tidak mood untuk berdebat sekarang, membiarkan ucapan Hakam adalah solusinya yang terbaik.

🍂

Setelah selesai mendirikan tenda mereka makan bersama dengan makanan yang sudah dibawa dari rumah tadi oleh Lina.

"Sekarang makan nasi dulu, nanti malam baru lanjut barbeque an. " Lina memberikan perintah.

Semua mengikuti perintah sang ratu keluarga ini. Mereka makan dengan lahap dan saling bercengkrama untuk bersenang-senang. Tapi itu tidak berlaku untuk Liam, dia nelen makanan saja susah saking kesalnya hari ini. Bagi semuanya ini hari yang baik dan cerah, tapi tidak baginya. Ini hari terburuk yang pernah ada.

"Liam, makan yang banyak. Kamu kenapa? nggak biasanya males makan gini. " Omel Lina melihat anaknya ini tidak begitu nafsu makan.

"Nggak enak makanannya."

"Seriusan? oke buat gue aja. " Hakam mengambil ayam goreng dari piring Liam.

"Lah ngapain lo ambil? "

"Lo kan nggak mau? "

Mereka memang terkadang ribut masalah kecil seperti ini.

Selesai makan, Naya dan Karina bagian cuci piring di tempat yang memang sudah disediakan. Tentu saja Vino dan Halim mengikuti mereka.

Sedangkan Violet dan Cika bagian bersih-bersih karpet yang tadi digunakan. Biar bisa untuk duduk-duduk sambil kumpul bersama.

Sedangkan Handoko, Lina dan Hakam menyiapkan acara barbeque an mereka.

Tak lama mereka semua berkumpul untuk membakar aneka olahan ikan,potongan daging sapi dan jagung juga.

Iqbal dan Liam malah main game di handphone sendiri tanpa menikmati suasana alam yang disuguhkan oleh bumi perkemahan ini. Tapi tiba-tiba Brian ikut bergabung dengan mereka karena merasa dirinya dicuekin Violet yang asik dengan keluarganya.

Tentu saja Liam tidak suka, dia memilih menjauh saja, menyudahi permainannya.

"Yah abang curang, kalah main kabur aja lo! " Sorak Iqbal.

"Gue nggak akan kalah, gue mengalah njirrr. "

Lalu Liam berkeliling tempat ini yang cukup ramai dengan rata-rata keluarga yang sedang berlibur.

Hingga sampai lah dia disebuah perkumpulan anak muda yang sedang mendirikan api unggun. Liam tertarik dengan hal itu. Sebenarnya dia kemarin sudah mengusulkan pada Bundanya untuk mengadakan api unggun tapi ditolak. Karena membutuhkan kayu yang banyak dan merepotkan menurutnya.

Liam mendekati kerumunan itu. Kebetulan sekali ada orang yang Liam kenal, yaitu Kak Rafi mahasiswa yang pernah ngajar bahasa Inggris untuk persiapan ujian TOEFL.

"Loh Liam? "

"Kak Rafi?"

"Ayo sini gabung, gue kenalin semuanya ini murid gue yang paling pintar melebihi gurunya. " Rafi memperkenalkan pada teman-temannya dengan tertawa.

Semuanya menyambut hangat Liam.

Dengan begini, Liam bisa lupa tentang bagaimana Violet yang sekarang sudah punya pacar. Dan malah memilih tidak bergabung dengan keluarganya.

🍁

Acara bakar-bakaran dan saling ngobrol bersama keluarga berlangsung menyenangkan. Lama kelamaan Violet merasa lelah,dia memilih masuk tenda saja tidur duluan. Disusul oleh Naya, setelah makan beberapa potong makanan saja sudah ngantuk dan pergi tidur di temani Vino.

Di area bakaran masih ada Halim dan Karina terlihat sekali bermesraan. Sedangkan Handoko dan Lina juga sudah masuk duluan ke tenda untuk tidur. Kalau Hakam dan Cika memilih mojok dibelakang tenda.

Namun ketika hendak tidur Violet mau pergi buang air kecil. Tapi menengok kepada Naya dan Vino sudah tidur lelap. Dia tidak berani membangunkan mereka,tapi dia tidak ada temannya.

Violet keluar tenda, ada Brian dan Iqbal yang masih asik mabar. Mau mengajak Brian, dia malu kan mereka cuma teman. Mau ngajak keluarga lainnya mereka pada sibuk semuanya.

Ia pun mencari keberadaan abang yang paling bisa diandalkan. Tapi tidak menemukan keberadaannya sejak tadi. Dia mencoba pergi ke kamar mandi sendiri dengan menepikan rasa takutnya. Padahal dia kadang-kadang kalau malam buta arah.

Disisi lain, Liam sudah puas dengan berkumpul dengan teman-temannya Rafi. Dia kemudian hendak ke tendanya, tapi matanya menangkap Violet menuju ke arah hutan. Dia merasa khawatir.

"Ngapain dia ke sana? " Liam menyusul Violet.

Violet terkejut tiba-tiba ada orang yang berada dibelakangnya. Dia menoleh pelan, dan langsung merasa lega karena itu Liam.

"Abang? "

"Mau kemana? "

"Pipis."

"Bukan ke sana, ke situ beg0! " sebenarnya Liam jarang sekali berkata kasar dengan Violet. Mungkin karena hari ini harinya di rusak oleh Violet makanya dia lampiaskan.

Violet sampai tersentak kaget, dia lalu mengikuti petunjuk Liam.

1
Riaaimutt
liam... tau lah,,
kalo wanita yg lagi emosi bilang pergi itu artinya jangan pergi
kalo bilang baik artinya tidak baik
Riaaimutt
hadeuh pusing bang..
Riaaimutt
makin parah aja nih...
Riaaimutt
kasian ya, liolet ...

sama2 harus menahan rasa. nyesek jadinya..

ini tu rasanya mirip kaya marahan ama suami,, sebenarnya kangen rindu tp gengsi kalo mau minta baikan duluan ya kan..
Riaaimutt
wak kaji emang beda
Sept: 😀 biar ada hiburan tujuannya
total 1 replies
Riaaimutt
jd uda ada niata meng halal kan nieh..
Sept: 😀niat aja
total 1 replies
Riaaimutt
kaka ade yg selalu ribut itu justru saling menyayangi...
Riaaimutt
orang tua mereka ini saudara tiri ya..
atau q yg salah baca di awal
Riaaimutt: nah itu lebih aman lg. cuss
total 2 replies
Teddy Aktadi
Luar biasa
Riaaimutt
lahh...🤣🤣
Riaaimutt
menurut ku boleh kok menikah dgn sepupu. sepupu itu kan sudah beda ayah bunda nya,, jd ya sah sah saja. walaupun ada sebagian adat/tradisi melarang.
( saya pernah mendengar seperti ini: td nya sodara (sepupu) abis nikah bermasalah, bercerai malah jd musuhan. sedangkan kl nikah nya sama orang lain kan apabila bercerai ya balik jadi orang lain lagi.. gak rugi.
tp apakah pernikahan melulu harus memikirkan perceraian. harusnya kan mikir gimana biar bahagia, langgeng, barokah rumah tangga nya)
Pena Fantasy: Hai, kamu!!.
Aku ada rekomendasi Novel baru nih buat kamu yang suka baca Novel Bergenre Fantasi, apalagi kalau suka tentang petualangan atau balas dendam. :)
Walaupun masih puluhan bab, tapi mungkin cerita ini bisa memenuhi selera kamu sebagai pembaca novel :)
total 2 replies
Riaaimutt
saking tampan nya sampe di kira malaikat 😂😂
Riaaimutt
hadir 🙋‍♀️
Sept: Terimakasih 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!