NovelToon NovelToon
Not My Baby

Not My Baby

Status: sedang berlangsung
Genre:Persahabatan / Romansa
Popularitas:95.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mikim17

Persahabatan antara Viona dan Aruna sangatlah kuat di tengah keras nya kehidupan yang mereka jalani mereka masih bisa saling menguatkan.

Hingga suatu tragedi membuat Viona harus menerima kenyataan jika sahabat nya Telah pergi dari dunia untuk selamanya, dan meninggalkan seorang bayi laki-laki yang harus Viona rawat.

Rencana pernikahan yang Viona siapkan harus berakhir karena kedatangan bayi milik sahabat nya.

Pernikahan nya hancur bahkan keluarga nya mengusir Viona dari rumah karena dia bersikeras Merawat bayi peninggalan sahabat nya.

Viona harus bisa menghidupi dirinya sendiri dan bayi yang ia asuh di usia 19 tahun.

Hingga suatu hari seseorang yang mengaku sebagai ayah kandung bayi Aruna datang kepadanya meminta hak nya sebagai seorang ayah.

Apa yang harus Viona lakukan?

Membiarkan sang ayah mengambil bayi nya? atau tetap mempertahankan Bayinya dalam kondisi ekonomi yang sulit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mikim17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Melepas Rindu

"Apa!"

Dave memutar bola matanya malas ketika suara pekikan sang ibu memenuhi ruangan yang saat ini mereka tempati.

"Bukankah ibu yang mengusulkan untuk menikahi wanita itu?" Dave melipat kedua tangannya di dada, menunggu kata-kata apalagi yang akan keluar dari bibir tajam ibu kandungnya itu.

Wina memijit pelipisnya yang tiba-tiba saja terasa sakit, bagaimana bisa putranya itu menikahi seorang gadis hanya karena perkataannya?

"Kau tau ibu hanya bercanda kan?" Wanita paruh baya itu menatap nyalang putranya, lagi-lagi dia harus mengelus dada karena sikap yang Dave lakukan.

"Kupikir ibu serius dengan ucapan ibu," jawabnya dengan santai.

Astaga!

Sejak kapan pria di depannya ini mau mendengarkan perkataannya? Dulu saat dirinya berniat menjodohkan Dave dengan anak dari rekan bisnisnya saja putranya itu menolak mentah-mentah, bahkan saat itu Dave mengatakan langsung padanya jika dia tidak sengaja menghamili seorang gadis di bar! Lalu kenapa sekarang putranya ini berlagak menjadi anak penurut?

Winata menghela nafas panjang, tidak masalah menjadikan Viona sebagai menantu nya. Hanya saja yang menjadi masalah adalah apakah gadis itu mau dengan putranya?

Mendengar cerita bagaimana Viona bisa pingsan seperti ini dia sudah yakin jika Dave sudah di tolak.

"Jangan memaksakan kehendak mu pada orang lain Dave, sudah cukup kau menyakiti gadis itu. Jangan menambah lukanya dengan menjebak dia dalam ikatan pernikahan." Winata memberi wejangan pada putranya.

"Aku tidak memaksa Bu, aku hanya memberikan pilihan untuknya itu saja." Jawab Dave dengan entengnya.

"Pernikahan bukan main-main," nada bicara Winata sudah mulai berubah. Perkataan putranya yang mengartikan pernikahan sebagai pilihan untuk Viona membuatnya merasa tidak suka.

Entah apalagi yang harus Dave jelaskan pada sang ibu, dia juga tidak mengerti dengan perasaannya sendiri.

"Tidak ada yang mempermainkan pernikahan," Dave berdiri dari tempatnya duduk, kemudian ia pindah ke samping sang ibu.

Di genggamnya tangan keriput yang sudah melahirkan dirinya ke dunia ini dengan susah payah.

"Aku lahir dari seorang wanita Bu, dan kau tau jika aku sangat menyayangi mu kan?" Dari kecil Dave selalu menjaga pergaulannya, sebisa mungkin dia menjauhi yang namanya berhubungan dengan lawan jenis.

Pertemuannya saat itu dengan Aruna adalah ke tidak kesengajaan yang ia lakukan, oleh karena itulah dia mati-matian mencari keberadaan Aruna untuk bertanggung jawab pada gadis itu. Tapi sayangnya semua sudah terlambat, wanita itu meninggal bahkan sebelum dirinya mengucapkan kata maaf padanya.

"Pernikahan itu akan bertahan selamanya, aku akan mencintai Viona seperti aku mencintaimu, bahkan kami akan punya anak nanti. Ibu ingin cucu berapa? Aku bisa membuatnya dengan istriku nanti."

Perkataan konyol Dave langsung mendapat geplak an manis dari sang ibu tersayang.

"Jangan bercandaan!"

Dave tersenyum, ucapannya tadi bukanlah candaan dia sangat serius menjalin hubungan dengan Viona nantinya.

"Ibu bisa percaya dengan kata-kata ku Bu, aku tidak akan Pernah menyakitinya lagi."

.

.

"Ngh ... "

Viona membuka kedua matanya dengan perlahan mencoba membiasakan cahaya yang masuk ke retina matanya. Tersadar di ruangan asing membuat dirinya panik seketika bahkan Viona langsung duduk dari posisinya berbaring dengan sangat cepat.

"Aduh, kepalaku." Gerakannya yang tiba-tiba kembali memunculkan rasa sakit yang mendera kepalanya.

Karena rasa sakit yang semakin terasa Viona akhirnya kembali merebahkan tubuhnya di atas kasur yang begitu empuk, setelah melihat ornamen yang ada di kamar ini dia bisa tau jika ruangan ini adalah kamar milik Arka.

Tunggu! Arka?

Jika dia ada di sini berarti dimana putranya itu berada?

Suara hembusan nafas halus yang begitu Viona kenali terdengar dari kasur sebelahnya, Viona tidak bisa menahan air matanya begitu melihat Arka tertidur pulas di sampingnya.

Air matanya luruh seketika, wajah yang selama ini ia rindukan akhirnya bisa kembali dia lihat setelah sekian lamanya.

Dengan perasaan yang begitu bahagia Viona langsung menarik Arka ke dalam pelukannya, infus yang tertancap di tangannya terlepas ketika gadis itu bergerak cepat memeluk putranya.

"Ya Tuhan! aku sangat merindukan mu nak."

Kecupan kecupan kecil dia berikan di seluruh wajah Arka, tidak ada rasa khawatir balita itu akan bangun dari tidurnya karena dia akan merasa senang jika bisa kembali mendengar suara tangisan putranya itu.

"Mma! Mma!" Arka benar bangun, bocah tampan itu merasa terganggu dengan ciuman bertubi-tubi yang ibunya berikan, namun ajaibnya dia tidak menangis seperti saat Viona meninggalkannya.

"Iya sayang? Ini mama, maafkan mama ya?" Arka tertawa, mata bulatnya berbinar-binar saat melihat keberadaan sang ibu yang selama ini ia rindukan.

Viona tidak bisa menahan rasa bahagianya, rasa sakit yang dia rasakan hilang begitu saja karena bisa melihat putranya di depan matanya.

Klek

"Astaga! Kau sudah bangun nak?" Winata masuk ke dalam kamar cucunya untuk memastikan apakah Viona sudah bangun atau belum, tapi syukurlah gadis itu sudah sadar.

"Nyonya ...

"Tidak apa nak, berbaring saja." Wina membantu Viona kembali berbaring di kasurnya, dia juga mengangkat Arka ke pangkuannya saat cucunya itu ingin naik ke tubuh Viona.

"Mama sedang sakit, mainnya nanti saja ya?"

"Atit?"

Wina dan Viona tersenyum mendengar Arka menirukan kata sakit.

"Iya sayang, Mama sedang sakit. Arka jangan ganggu dulu ya?"

Bayi itu menggeleng kemudian menatap sang ibu sedih.

"Mma! Atit!"

Viona tersenyum tipis, namun pendengarannya tadi tidak salah kan? Nyonya Winata memanggilnya Mama?

"Nyonya anda,-

"Panggil ibu saja." Potongnya cepat sebelum Viona menyelesaikan ucapannya.

"Tapi?"

"Tidak ada tapi tapian, sebentar lagi kau akan menjadi menantuku, biasakan memanggil ku ibu ya?" Winata tertawa kecil begitupun dengan Arka yang ikut menirukan tawa neneknya.

Sedangkan Viona sendiri kebingungan dengan perkataan dari nenek putranya itu.

"Siapa yang menjadi menantu anda nyonya?"

Wina menatap Viona sambil tersenyum, "tentu saja kau nak, benarkan Arka sayang?"

"Nng!" angguk si kecil penuh semangat

"Anak pintar."

"Saya bukan menantu anda."

"Memang bukan, tapi sebentar lagi kau akan menjadi menantuku," ucapnya terkekeh geli menyaksikan bagaimana ekspresi Viona penuh kebingungan.

"Kau lupa ya? Bukanya Dave sudah melamar mu kan?"

Melamar?

Viona lalu kembali teringat saat kedua pria tidak di undang datang menerobos masuk ke rumahnya, Dave memang mengatakan hal-hal yang berbau seperti ajakan pernikahan. Tapi bukankah itu hanya bercanda?

"Tidak bercanda sayang, putraku serius dengan ucapannya."

Viona tersentak kaget, bisa-bisanya nyonya besar mengetahui isi kepalanya seperti cenayang.

"Kalian akan menikah dua Minggu lagi, kau jangan khawatir serahkan semuanya pada ibu."

"Tunggu nyonya, sepertinya ini tidak benar. Aku tidak berniat menjadi istri putra anda atau siapapun." Dia baru bangun dari pingsan, bagaimana bisa langsung di beri kabar akan menikah dua Minggu lagi?

"Tidak ada penolakan nak, Arka butuh ibu, Dave perlu istri, dan kau bisa memenuhi harapan keduanya.

Apa yang sebenarnya terjadi sekarang ini? Dia tidak berniat menjadi menantu di keluarga Davendra bahkan hal seperti ini belum pernah terlintas di pikirannya sama sekali.

"Nak," Wina menggenggam tangannya Viona dengan erat.

"Ku tidak perlu khawatir, Dave akan menjagamu selamanya. putra ibu tidak pernah mengingkari janjinya."

Viona semakin kebingungan, dia tidak khawatir apapun di dunia ini selain berpisah dengan Arka. Tapi kekhawatirannya muncul saat tau Dave akan menjadi suaminya di masa depan.

"Kau tidak bisa menolak nak,"

"Maksud nyonya?"

Winata tersenyum miring, dan melihat senyum itu perasaan Viona tidak enak.

"Dave dalam perjalanan menuju rumah ayahmu, dia akan melamar mu langsung ke pada ayahmu."

"Apa!"

TBC.....

1
Ica Warnita
up thor
Ica Warnita
up up up up up
Ica Warnita
tolong tolong ini sdih bnget
Ernita Anwar
Luar biasa
Yenni Lestari
next
Ade Syafira Suhardin
kok udah nggak up lagi sih Thor 🙏
Lulus Siti
kak kpn kelanjutannya AQ sduh GK sabar
Lisa
koq blum up lg ya
👩 [ nia ]
sok baracaaaa pokona mh recomend rame
👩 [ nia ]
kakakkkkkk knpa gag up lagihhh
Ghuenta Cimin
Bukan nya Bugatti Chiron cuman 2 seats ya
Linda Indriani
knp gk up kk
Daud Kanaya
heem ..,mulai panas ...
👩 [ nia ]
ayooo dounx thorre up lgihh aqu nggu
👩 [ nia ]
knapa blm up
Desmawati
hahah rasain kmu Dave, kira2 puasa brapa lma ya buat kmu Dave habis kecewakan istri canti kmu
Mylla
bagus viona..jangan jadi wanita lemah..
Umisah Asther
mengerti perasaan orang lain. tapi di peka dengan istri mu sendiri Dave membiarkan istri di hina karyawan hany karena nama baik... padahal tau masalah yang sebenarnya antar viona dan Bianca begitu miris km vio punya suami bodoh dan idiot
👩 [ nia ]: nikmati sajjah alurnya
total 2 replies
Fahriza Iyasa
ceritanya sangat bagus thorr, tapi tolong jangan biarin viona mnderita lagi ya thor, buat viona kuat dan berani trus melawan bianca.. tunjukkan kesemua orang betapa liciknya bianca..biar semangat bacanya. lanjut thorr
Mikim17🥀🥀: Tenang aja kak hehe
total 1 replies
Siti Aisyah Aisyah
up lg thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!