NovelToon NovelToon
Aku Jadi Miliarder Dalam Satu Malam

Aku Jadi Miliarder Dalam Satu Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Balas Dendam / Identitas Tersembunyi
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: BRAXX

Miles Sterling hanyalah seorang menantu miskin yang dihina dan direndahkan oleh istri dan keluarganya. Saat ibunya sakit parah dan butuh biaya operasi $250.000, istrinya justru menghabiskan $300.000 untuk pesta mantan kekasihnya.

Namun takdir berkata lain. Miles ternyata adalah satu-satunya pemilik 50 koin NexaChain—mata uang kripto yang nilainya kini melonjak menjadi $40 miliar. Dalam semalam, ia berubah dari pengemis menjadi miliarder sekaligus CEO NexaChain Global. , perusahaan raksasa di balik koin tersebut.

Kini, dengan kekayaan dan kekuasaan yang tak terbayangkan, Miles siap membalas semua penghinaan. Tapi akankah ia mampu mempertahankan segalanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BRAXX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa Wanita Ini?

Petugas keamanan itu berdiri dengan tubuh tegak sambil mencengkeram kedua lengan Miles erat-erat.

Ia yakin Miles akan berusaha melarikan diri begitu mendapat kesempatan.

Pramuniaga wanita yang menjadi penyebab seluruh kekacauan itu berdiri di sampingnya dengan wajah penuh rasa percaya diri.

"Aku baru saja menelepon polisi, dan mereka sedang dalam perjalanan untuk menjemputmu," kata sang manajer kepada Miles, berharap pria itu mulai gemetar dan memohon belas kasihan.

Namun Miles tahu dirinya tidak bersalah.

Meski begitu… Sikap tenangnya justru membuat beberapa pelanggan yang sedang menyaksikan kejadian itu mulai merasa heran.

"Kenapa dia bisa setenang itu?" bisik salah seorang pelanggan kepada orang yang berdiri di sebelahnya.

"Mungkin dia memang sudah bertahun-tahun mencuri."

"Polisi sudah tidak membuatnya takut lagi," jawab orang satunya.

Ucapan mereka membuat Miles kesal.

Ia hampir saja membuka mulut untuk membalas.

Namun… Pintu kaca toko tiba-tiba bergeser terbuka.

Suara itu langsung menarik perhatian semua orang.

Seluruh kepala menoleh ke arah pintu.

Suasana toko berubah seketika saat semua orang melihat sosok yang baru saja melangkah masuk.

Seorang wanita bertubuh tinggi yang tampak berusia awal tiga puluhan memasuki toko.

Ia mengenakan setelan jas celana berwarna biru tua dipadukan dengan sepatu hak tinggi merah.

Wanita itu sangat cantik.

Bahkan sang manajer diam-diam telah lama memendam rasa suka kepadanya.

Namun wanita itu bahkan tidak pernah sekalipun melirik ke arahnya.

Namanya Laura Agnes.

Pemilik ÆTHER STORE.

Ia adalah salah satu tokoh berpengaruh di industri fashion.

Dan yang lebih penting lagi… Ia juga merupakan duta resmi NexaChain Global.

Hari itu ia datang ke toko bukan untuk memeriksa bisnisnya. Melainkan sebagai perwakilan NexaChain Global.

Dialah perwakilan perusahaan yang seharusnya menemui Miles, sebagaimana tertulis dalam pesan yang muncul di aplikasi NexaChain.

Namun Miles sendiri belum mengetahui hal itu.

Begitu melihatnya, seluruh karyawan langsung berdiri lebih tegak.

Bahkan sang manajer pun seketika memasang sikap yang jauh lebih sopan.

"Nyonya!" seru pramuniaga wanita itu sambil buru-buru menghampiri Laura dengan senyum lebar. "Syukurlah Nyonya datang. Kami sedang menghadapi masalah."

Manajer itu segera berdeham lalu berdiri di samping pramuniaga tersebut dengan penuh semangat.

"Baru saja terjadi percobaan pencurian, Nyonya Agnes," tambahnya. "Pria ini masuk berpura-pura ingin berbelanja, tetapi mencoba mengambil salah satu jaket dari maneken.Kami berhasil menghentikannya sebelum dia sempat melarikan diri."

Laura tidak langsung menjawab. Tatapannya melewati mereka begitu saja. Matanya berhenti pada sosok Miles.

Pria yang berhasil ia lacak hingga ke toko miliknya melalui fitur pelacak lokasi pada akun NexaChain milik Miles.

Ekspresinya langsung berubah begitu melihat wajah pria itu.

Keheningan yang muncul setelahnya membuat pramuniaga dan sang manajer saling berpandangan dengan bingung.

Laura melangkah maju perlahan, ia memperhatikan Miles dengan saksama.

Kemudian pandangannya beralih kepada petugas keamanan yang masih berdiri di samping Miles.

"Kau." katanya sambil menunjuk ke arah sang manajer. "Lepaskan dia."

Petugas keamanan itu ragu-ragu. Ia menoleh kepada manajer, tidak tahu harus mematuhi siapa.

"Lepaskan dia sekarang juga." Suara Laura terdengar jauh lebih tegas.

Tanpa berpikir lagi, petugas keamanan itu langsung melepaskan cengkeramannya.

Miles menggerakkan bahunya perlahan untuk mengurangi rasa pegal.

Ia masih belum mengatakan apa pun. Namun dalam hati… Ia benar-benar tidak mengerti mengapa wanita itu tiba-tiba memperlakukannya seperti ini.

Laura kembali menoleh kepada sang manajer.

"Apakah kau tahu siapa pria ini?" tanyanya dingin.

Nada suaranya membuat sang manajer hampir gemetar.

Manajer itu berkedip.

"Nyonya, aku sudah menjelaskan. Dia bukan siapa-siapa. Dia masuk ke sini dengan penampilan seperti..." Mendadak ia menghentikan ucapannya. "Maksudku… Jelas sekali dia tidak pantas berada di sini. Lihat saja bagaimana dia berpakaian. Dia hanyalah orang biasa yang tidak berarti.”

Tatapan Laura langsung berubah tajam.

Tanpa peringatan, ia melangkah maju lalu menampar wajah sang manajer.

Plak!

Suara tamparan itu bergema di seluruh toko.

Wajah manajer itu langsung memucat.

Semua orang membeku.

Bahkan para pelanggan yang menyaksikan dari kejauhan pun terdiam karena terkejut.

Pramuniaga wanita itu sampai ternganga sambil mundur selangkah.

Petugas keamanan pun tidak bergerak sedikit pun.

"Apa kau sadar siapa orang yang baru saja kau hina?" kata Laura dengan suara tajam.

"Pria ini adalah..."

Laura sebenarnya ingin mengatakan bahwa Miles adalah pemenang utama Proyek Koin NexaChain.

Namun ia menghentikan ucapannya di tengah jalan. Ia memilih melindungi identitas Miles.

Sang manajer berdiri membeku.

Bekas tamparan itu membuat pipinya memerah.

Pramuniaga wanita itu buru-buru menyela.

"Nyonya, sepertinya Nyonya salah paham. Dia tidak mungkin orang penting. Dia masuk ke sini dengan pakaian compang-camping seperti orang yang tidur di taman. Dia bahkan tidak membawa dompet. Cara dia melihat jaket itu saja seperti orang yang bahkan tidak mampu bernapas di dekatnya."

Laura langsung mengalihkan pandangannya kepada wanita itu. "Lalu apa yang membuatmu berpikir bahwa dia seorang pencuri?"

Pramuniaga itu menyilangkan kedua tangannya.

"Dia mengulurkan tangan ke arah jaket itu. Jelas sekali dia ingin mencurinya. Apa sekarang kita membiarkan siapa saja masuk ke sini lalu menyentuh barang-barang sesuka hati?"

Mata Laura menyipit. "Jadi kau memutuskan bahwa dia pencuri...berdasarkan apa? Berdasarkan pakaiannya?"

Pramuniaga yang sombong itu tetap mengangkat dagunya.

"Dia terlihat miskin. Tidak ada orang kaya yang datang ke Æther dengan penampilan seperti itu. Aku hanya menjalankan pekerjaanku."

"Tidak," jawab Laura. "Yang kau lakukan hanyalah apa yang biasa dilakukan orang-orang yang berpikiran sempit. Menilai seseorang hanya dari penampilannya. Dan sekarang kau telah mempermalukan seseorang yang seharusnya kita sambut dengan penuh hormat."

Pramuniaga itu hampir tertawa. "Menghormatinya? Bagaimana mungkin kami menghormati tikus jalanan seperti dia?"

Laura menatapnya selama beberapa detik.

Kemudian, dengan nada yang tenang, ia mengucapkan kata-kata berikutnya.

"Kau dipecat."

Pramuniaga itu langsung membeku, mulutnya terbuka lebar. "Apa? Nyonya, jangan. Tunggu, aku sudah bekerja di sini selama empat tahun. Nyonya tidak bisa memecatku hanya karena… karena ini. Dia bahkan tidak pernah mengatakan siapa dirinya."

Laura sama sekali tidak bergeming. "Kau mengambil keputusan itu sejak saat kau meneriakkan kata 'pencuri' kepada salah satu orang terkaya di kota ini."

Kemudian Laura menoleh kepada petugas keamanan yang pertama kali mencengkeram Miles.

"Dan kau juga. Serahkan lencanamu, lalu pergi."

Petugas keamanan itu tampak terkejut. "Aku hanya menjalankan perintah..."

"Kau mencengkeram seseorang tanpa bukti. Kau langsung menganggapnya bersalah bahkan tanpa mengajukan satu pertanyaan pun. Pergi."

Petugas keamanan itu tidak lagi membantah. Ia perlahan melepaskan lencananya lalu meletakkannya di atas baki yang berada di meja depan.

Pramuniaga wanita itu masih terus memohon.

"Tolong, Nyonya Agnes. Aku tidak sengaja, aku bersumpah aku benar-benar tidak tahu siapa dia. Aku pikir..."

Laura mengangkat tangan, menghentikan ucapannya. "Kau berpikir dengan cara yang salah. Dan sekarang...kau sendiri yang membuatmu kehilangan pekerjaan."

Miles masih belum mengucapkan sepatah kata pun. Ia hanya berdiri di sana. Menyaksikan semua yang terjadi dengan ekspresi tenang yang sama.

Akhirnya Laura kembali menghadap Miles. Nada suaranya berubah jauh lebih lembut.

"Aku benar-benar minta maaf atas semua kejadian ini, Tuan Sterling," katanya dengan penyesalan yang tulus. "Tolong izinkan aku melayanimu secara langsung."

Miles menatap Laura, ia bertanya-tanya bagaimana wanita itu bisa mengetahui namanya.

Laura tersenyum tipis, lalu ia mengulurkan tangan ke arah lorong yang berada di belakang meja resepsionis.

"Kau pasti sudah menerima pemberitahuan dari aplikasi NexaChain. Kita memiliki banyak hal yang harus dibicarakan, Tuan Sterling. Tolong ikut denganku. Izinkan aku mengantarmu ke ruang VIP pribadi kami.

Kami tidak melayani klien sepertimu di area depan seperti ini. Aku juga akan memastikan seluruh kebutuhan belanjamu ditangani dengan pelayanan terbaik.”

1
@Lion_001
buat miles berdarah dingin,cuek, jarang berbicara banyak bertindak,
miles ceo dingin dn kejam,agar lebih menarik membacanya thorr👍👍
Wega Luna
entahlah jujur jadi agak bosan karena malam pesta butuh berepisode episode,nasib ibunya gimana,,,,
MELBOURNE: sabar guyss tunggu besok lagi
total 1 replies
Was pray
drama muter2nya kesuuuwen... masalah duduk di kursi berlapis emas mbulet gak kelar2
Was pray
bab nya kebalik ya Thor?
MELBOURNE: udah di perbaiki kokk
total 2 replies
Was pray
trik othor untuk mempermalukan miles dua kejadian yg sama, dulu waktu pertama kali memperkenalkan diri sebagai CEO di nexachain dipemalukan Alvaro Krn terpisah dari Laura Krn miles dapat tlpn sehingga mereka masuk ke gedung tidak bmvareng ma laura, sekarang gantian Laura yg dpt tlpn sehg gak bareng Laura lagi doan dipermalukan ma Lily dan Kelvin , kejadian yg super langka selain di novel ini... 🤣🤣🤣
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 dibuang kerikil dipungut berlian si miles ini🤣🤣🤣🤣🤣,
Was pray
kenapa gak dilihat dan disita ponselnya Kelvin dan Lily Theo? itu kan bisa jadi bahan penyelidikan... ntar diberikan lagi tapi disadap jadi tau apabila ada aktivitas yg mengarah ke kasus penculikan ibunya miles, polisi amatir nih. .
Was pray
interogasi malah berubah jadi mbahas pesta . salah tempat nih. gak konsekwen
Was pray
katanya miles mau merahasiakan identitasnya sebagai CEO di nexachain KPD lily dan keluarganya...? ini malah ngasih tau Lily secara tidak langsung ... jadi orang kok pkin plan les miles
Was pray
kesuuuweeen....
Rahmawati
berlagak sok
MRYSS
harus nya di BKIN beda kek Ama novel orng" punya bnyk duit kok g mau beli jas trus di pake mlh pura" miskin naiff bngtt
Was pray
miles berikan no tlpn yg digunakan untuk mengancam kepada polisi agar ditelusuri jejak digital oleh pihak kepolisian
Was pray
baru aja miles jadi horanv hebat udah down lagi, diperdaya dengan begitu mudahnya, keluarga CEO dari perusahaan super besar gak ada prioritas pemberian perlindungan keamanan buat keluarganya. seorang CEO pontang panting sendirian menjaga keamanan keluarganya
express
menarik
ghani pro
ide dan alur ceritanya menarik
Was pray
lega kok lemas? seharusnya perasaan lega bikin kuat bukan bikin lemas!
MELBOURNE: sorry² authornya ngantokk🙏🙏🙏
total 1 replies
Was pray
mulai muncul ketegasannya miles, udah bosan baca ketololan dan ketidak berdayanya miles yg jadi bahan cemoohan tapi gak bisa apa2, cuma bengong kayak sapi ompung
Was pray
lagi dan lagi ketololan miles muncul , sehari aja gak dihina orang miles demam
Was pray: iya je... bisa bikin geretan tuh ma miles yg lama loading otaknya... 😄😄
total 2 replies
@Lion_001
bagus ceritanya,saran jangan samoe miles jadi org yg naif kedepannya manfaatkan kekayaannya sebaik mungkin,dn bersikap tegas pada irg yg menhinanya, jikabmiles naif jafi bosan ceritanya. semangat thorr
MELBOURNE: makasih kk🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!