Kondisi keluarga membuatku harus bekerja sebagai pengasuh di sebuah rumah konglomerat kaya menggantikan ibuku yang harus merawat ayahku yang kecelakaan dan tidak bisa berjalan.
Namun siapa yang tahu jika wajah yang ku miliki mirip dengan mendiang istri sang konglomerat hingga akhirnya aku terjebak antara cinta dan masa lalu.
apakah pria itu mencintai aku atau ia mencintai aku sebagai masa lalunya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desire pooh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kondisi Kania
Dokter Harun, dokter keluarga Abimanyu, sekaligus sahabat karibnya langsung memeriksa kondisi Kania.
Walaupun saat ini ia sangat membenci Kania, namun Abimanyu juga masih mencintainya.
Abimanyu nampak khawatir, beberapa kali ia menghembuskan nafas berat, ia sangat takut kondisi Kania saat ini mempengaruhi janin dalam kandungannya.
"gimana keadaan istri gue sibro? " tanya Abimanyu tak sabar
"dia hanya kelelahan dan tertekan, kondisi semuanya normal. jangan buat dia tertekan terutama ini semester pertama kehamilannya, hormonnya tidak stabil, dengan istirahat cukup dan makan yang bergizi dia akan pulih dalam beberapa hari"
"thank ya bro" Abimanyu merasa lega, ia memeluk sahabatnya
"tapi loe utang penjelasan sama gue, bagaiman loe punya istri tanpa ngundang gue? apa loe masih menganggap gue sahabat loe hah? " omel Harun yang di jawab Abi dengan cengiran
"haha sorry bro, semua dadakan.
next gue traktir loe skalian kita ngobrol ok?" ucap Abimanyu
"gue tunggu traktiran loe, tapi tempatnya gue yang tentuin" ucap dokter Harun tersenyum jahat
"iya.. iya gue nyerah, pokoknya semua loe yang atur" ucap Abimanyu berjalan mengikuti dokter Harun yang meninggalkan kamar
"ngomong-ngomong, kemana princes mungil gue? gue kangen ma calon bini masa depan gue" dokter Harun mengedarkan pandangan mencari keberadaan Clarissa
"mending Clarissa gue sembunyikan setiap loe datang, najis gue kaga sudi punya mantu loe" ucap Abimanyu kesal
lalu terdengar tawa dokter Harun yang merasa terhibur melihat sahabatnya tersebut kesal.
Harun senang sekali menggoda Abimanyu, ia hanya berkelakar jika akan menikahi Clarissa saat ia besar nanti
ketika melewati ruang tamu, dokter Harun melihat Clarissa yang sedang bermain, lalu menghampirinya
"sayangnya om, princess Clarissa" panggil dokter Harun ketika sudah dekat
"om om om"teriak Clarisaa lalu berlari masuk kedalam pelukan dokter Harun
Suci yang melihat Clarissa begitu senang berlari menghampiri seseorang yang memanggilnya sontak berdiri
Dokter Harun mematung, bola matanya melebar dan bibirnya terbuka melihat Suci.
wajah tampan dokter Harun langsung pias.
"Sa.. Sarah?? " ucap Dokter Harun tergagap
Abimanyu yang melihat keterkejutan sahabatnya langsung buru-buru meluruskan, memperkenalkan Suci pada Dokter Harun
"Dia bukan Sarah, ya walau wajahnya mirip dengan Sarah, namanya Suci. Dia pngasuh Clarissa"
"Suci tuan" sapa Suci sopan
Mata Harun masih menatap lekat suci membuat suci jadi serba salah.
"Jadi namamu Suci? apakah kamu punya hubungan persaudaraan dengan Sarah?, maksudku istri Abimanyu???" tanya Dokter Harus penasaran, karena penampakan Suci mengingatkannya pada Sarah sahabat sekaligus Istri dari Abimanyu
"Dia gak memiliki hubungan dengan Sarah.
Suci ini anak dari Tante yang merawat ku dulu,
Tante Anisa, kamu pasti ingat kan" ucap Abimanyu menyela jawaban Suci
"Oh kamu anaknya Tante Anisa toh"
"Iya tuan" jawab Suci kikuj
"jika aku tau duplikat Sarah bekerja padamu, aku akan sering-sering berkunjung kerumah mu" ucap Dokter Harun tak lepas menatap Suci membuat Suci jadi malu sendiri dan menundukkan kepalanya.
Entah mengapa Abimanyu tak suka Suci di tatap lekat oleh sahabatnya itu
"apa kamu sudah punya pacar Suci? apa kamu mau menjadi istriku?"anya dokter Harun tiba-tiba membuat Suci terbatuk-batuk terkejut atas pertanyaan spontan dokter Harun.
Abimanyu yang juga terkejut, tak menyangka jika sahabatnya tersebut bisa dengan lancar meminta Suci menjadi istrinya, dasar playboy cap ikan sarden, gerutu Abimanyu
"eheem eheemm, ayo Harun kita pergi, kamu tadi bilang masih ada pasien yang menunggu" ucap Abimanyu mendorong sahabatnya tersebut keluar rumah.
Dokter Harun yang tak terima masih terus menengok ke arah Suci dan memberikan kiss jauh sambil mengedipkan mata ke arah Suci membuat Suci tertawa akan tingkah konyol Dokter Harun
"bye bye cantik, aku akan datang lagi nanti" ucap dokter Harun
"Aaarrrgggghhh mengapa aku tak rela melihat sahabatku sendiri tertarik pada Suci??
mengapa aku merasa cemburu?
dahulu Harun menyukai Sarah, namun Sarah mencintaku dan Harun dengan lapang dada merelakan Sarah menikah denganku, apakah aku menjadi orang yang egois?
Harus Aku harus akui, bahwa segala yang terdapat pada diri Suci sama dengan Sarah, lembutnya, sinar matanya yang teduh, hanya tubuh Suci lebih mungil dan berisi dibanding Sarah.
Arrrggghhh sepertinya aku sudah gila. aku baru saja menikah tapi memikirkan orang lain" gerutu Abimanyu dalam hati sambil mengacak acak rambutnya frustasi
Harun yang melihat tingkah sahabatnya mengerutkan dahi
"Apakah loe sekarang memiliki ketombe Abi? ngapain loe acak-acak rambut macam ada kutunya aja" ucap dokter Harun terkekeh
"Apa mungkin kecoa??" goda Harun
"sialan loe" gerutu Abimanyu
"loe gak usah kwartir, masalah istri loe aman, gak ada yang perlu loe khawatirkan, asal loe ngikutin anjuran gue.
Nanti gue akan sering-sering berkunjung kerumah loe, sekalian nengokin si cantik Suci hehehe" Dokter Harun masuk ke dalam mobil lalu melambaikan tangan meninggalkan kediaman rumah orangtua Abimanyu
Padahal ya lumayan bagus ceritanya...
Walau lebih bagus yg klan benedicto..
Tetap semangat thor..
Senoga bs di endingkan yang ga gantung..
aku menunggu loh
aku mampir ni Thor❤️💪
semangat thor
pdhl lg penasaran kelanjutan nya gmna ko malah gak lanjut sih
ayo dong Thor dilanjut