NovelToon NovelToon
Air Mata Istri Setia

Air Mata Istri Setia

Status: sedang berlangsung
Genre:Pihak Ketiga / KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Suami amnesia / Selingkuh / Dijodohkan Orang Tua / Romansa
Popularitas:113.7k
Nilai: 5
Nama Author: Florensia Dita

Menjalani pernikahan hasil perjodohan bukanlah hal mudah. Fay harus sabar menghadapi kejamnya sikap sang suami sebab hanya terpaksa menikah dengannya. Di sisi lain, Nero sang suami juga tega bermain api secara terang-terangan dengan wanita lain di depan Fay. Tersiksa lahir oleh ringan tangan Nero, tersiksa batin sebab dikhianati, kehidupannya sebagai seorang istri setia akankah terus bertahan?

Semua kisah lengkapnya ada di Air Mata Istri Setia.

⚠️⚠️ PERINGATAN KERAS! ⚠️⚠️
BEBERAPA ADEGAN MENGGAMBARKAN KEKERASAN DAN MENGANGKAT KONTEN DEWASA. TOLONG BIJAK MEMAHAMI CERITA. SEMUA GAMBAR MERUPAKAN ILUSTRASI ADEGAN DAN BUKAN PENGGAMBARAN PATEN MASING-MASING TOKOH. WAJAH TOKOH PASTI BERBEDA-BEDA DI SETIAP ILUSTRASINYA.
SELAMAT MEMBACA, JANGAN LUPA FOLLOW, LOVE, BERI DUKUNGAN, DAN SEMOGA BETAH.
THANK YOU 🙏🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Florensia Dita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pujian Albie

Memasuki usia kandungan empat bulan. Fay mulai merasa nyaman, kondisinya kembali stabil. Melepas rasa bosan, ia putuskan melihat pameran lukisan milik salah satu kolega ayahnya.

Siang itu tampak cukup ramai. Fay berjalan perlahan menikmati setiap karya yang dipamerkan. Sesekali ia tersenyum melihat lukisan yang baginya menarik.

Diedarkannya pandangan ke penjuru ruangan. Rata-rata pengunjung yang datang memang bukan orang sembarangan. Beberapa cukup familiar bagi Fay.

Beberapa pengunjung yang mengenalnya sempat bertukar sapa. Ada pula yang minta foto bersama juga tanda tangan.

Fay cukup senang meladeni permintaan sederhana itu. Menurutnya itu sudah cukup untuk memberikan apresiasi kepada penikmat karyanya.

"Siang, Nona Fay," tegur seorang laki-laki yang entah dari mana tiba-tiba berdiri di samping Fay.

Spontan Fay langsung menoleh ke sumber suara. Senyum ramah langsung terukir begitu mengetahui pemilik suara itu.

"Hai! Lama tidak berjumpa," sapa Fay senang menatap wajah si pemanggil yang tak lain Albie.

"Sehat dan selalu sehat," jawab Albie sembari tersenyum ramah.

"Sendiri?" Fay menoleh ke sekitar, memastikan keberadaan seseorang yang mungkin datang bersama Albie.

"Sendiri," jawab Albie cepat.

"Sama, aku juga."

Keduanya memutuskan untuk mencari tempat untuk melanjutkan obrolan santai. Kebetulan juga sudah masuk jam makan siang.

Fay yang memang hapal daerah situ merekomendasikan satu restoran cukup enak dengan tempat nyaman untuk berbincang santai.

Restoran itu berada di samping galeri. Tempatnya cukup luas dengan interior nuansa warna alam, menciptakan suasana dingin di tengah kota yang panas.

Sembari menunggu pesanan mereka datang, keduanya saling bertanya kabar soal pekerjaan masing-masing.

Albie sangat senang melihat reaksi Fay yang antusias bertemu dengannya. Ia merasa sangat bahagia sebab wanita pujaannya ini nyaman bersamanya.

Tak butuh waktu lama, pesanan pun datang. Melihat jus buah yang dipesan Fay membuat Albie cukup heran.

"Aku kira kamu hanya pesan kopi atau minuman soda. Tumben beda? Makanan kamu juga beda? Diet?"

Fay tertawa kecil, meneguk beberapa kali jus yang ia pesan, sedikit melegakan dahaga yang sejak tadi mulai terasa.

"Aku nggak mungkin diet," ujar Fay.

Albie menghela nafas, dikeluarkannya rokok dari sakunya.

"Kamu mau merokok?" tanya Fay yang melihat gerak-gerik Albie hendak mengeluarkan sebatang rokok dari bungkusnya.

Albie mengangguk. "Iya, pahit banget belum merokok."

"Sorry, aku nggak bisa hirup asap rokok, Albie. Soal nya aku harus jaga sesuatu di dalam sini," ujar Fay menunduk mengelus perutnya.

Albie terdiam, masih belum memahami maksud perkataan Fay barusan.

"Aku hamil, Albie," ujar Fay menjelaskan maksud perkataannya barusan.

Badan Albie terdiam untuk beberapa saat. Penjelasan barusan membuatnya tidak yakin, ia masih berharap salah dengar.

"Kamu bilang apa barusan?"

"Aku hamil."

"Sejak kapan?"

"Sekarang udah jalan empat bulan, aku hamil anak kembar," Fay tersenyum lebar.

Secepat mungkin Albie berusaha menguasai rasa kecewanya. "Congrats, Fay," ujar Albie tersenyum. Ia masukkan kembali rokok dan korek miliknya ke dalam saku jas.

"Terima kasih."

"Suami kamu sangat beruntung memiliki anak dari seorang perempuan cantik dan istimewa seperti kamu, Fay," puji Albie tulus.

Fay hanya tersenyum, dalam hatinya ia merasa getir. Kenyataan yang dirasakan Nero tidak seperti itu.

Suaminya jelas tidak mencintainya. Hanya saja ia tidak tega bila harus melenyapkan bayi dalam kandungannya.

"Suatu saat pasti akan ada perempuan beruntung yang bisa menjadi ibu untuk anak kamu kelak, you are special people, Albie," ujar Fay tersenyum bijak.

Albie hanya tersenyum menanggapi ucapan Fay. Baginya perempuan yang seharusnya beruntung itu adalah Fay.

Ia masih sangat berharap, seharusnya Fay menjadi istrinya dan bukannya menjadi istri Nero, pria yang menurutnya sangat payah dalam memperlakukan perempuan.

Selama menikmati makan siang, keduanya memilih hening sejenak. Fay menyukai makanan yang ia pesan. Perlahan ia nikmati sembari sesekali melihat notifikasi HP.

Albie menikmati makanannya juga. Diam-diam ia terus mengamati seluruh pergerakan Fay. Melihat perkembangan tubuhnya yang mulai berubah gendut.

Albie tersenyum menatap tingkah Fay, dimatanya sosok perempuan yang ia kagumi ini sangat cantik. Kehamilannya membuat wajah Fay tampak cerah berseri.

"Albie, ngeliatin apa sih? Ada sesuatu di wajah aku?" tanya Fay yang menyadari tatapan Albie yang terus tertuju padanya.

Albie menggeleng kepala, tertawa kecil. "Aku nggak pernah nyangka, perempuan hamil itu akan menjadi lebih cantik dan memukau."

"Cantik? Tambah gendut, iya." Fay tertawa heran.

"Nggak gendut. Perut kamu membesar karena ada kehidupan di sana."

"Iya, ada baby kembar aku yang entah bagaimana wajahnya nanti, aku sudah sangat mengagumi mereka."

Albie tersenyum menanggapi ucapan Fay. Angan-angannya masih berharap bahwa kenyataan berbalik. Ia yang menjadi suami Fay, bukannya Nero.

"Sayang laki-laki beruntung itu bukan aku, Fay," gumam Albie dalam hati. Jujur ia kecewa.

Fay menuntaskan makanannya dan mengucapkan terima kasih pada Albie, ia juga mengucapkan minta maaf sebab harus pamit duluan.

Albie rencananya ingin mengantarkan Fay pulang, tapi dicegah. Alasan yang Fay ucapkan membuat moodnya memburuk.

"Mas Nero udah jemput aku, Albie. Dia ada di galeri." Fay segera berlalu meninggalkan restoran kembali ke galeri.

Penasaran ingin memastikan sendiri, Albie mengamati pergerakan Fay dari dalam restoran. Kebetulan tempat ia duduk bisa leluasa melihat halaman depan galeri.

Tampak Fay berjalan menuju depan galeri, ditangannya tergenggam telpon yang ia tempelkan di telinga. Tak lama kemudian muncul Nero dari dalam galeri.

Keduanya berjalan beriringan menuju mobil yang berhenti di depan galeri. Keduanya masuk mobil yang melaju meninggalkan galeri.

"Aku yakin, suatu saat kamu pasti akan tetap jadi milikku, Fay. Kita lihat nanti," ujar Albie pelan. Tatapannya cukup serius dan tajam, senyum sinisnya seolah mengatakan akan ada hal yang ia lakukan di masa mendatang.

1
Novi Sri
gmn nih ceritanya mau lanjut apa the end aja lama bgt up nya
Ahzaira NuAmoorea Beltim
Thor update 1 tahun sekali ni kayanya.. 😢
Ayu Dwi S
lama sekali dgan drama yg d ulang² konflik nya sama saja
Putri Chaniago
kelamaan ingatan Nero kembali, mending Fay pergi aja deh
Florensia Dita: well ....
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Jgn cpt menyerah Fay, Nero itu suami kamu... Pertahankan rumahtangga kalian dari anasir jahat sundal bolong seperti Widi.... dasar pelakor luknut...kayak ketandusan perigi yg kontang🤭😅😅
lakukan apa saja Fay singkirkan Widi yg menjadi racun perosak hidup kamu dan Nero....💪💪💪
Florensia Dita: well mari melakukan sesuatu
total 3 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay lakukan apa saja utk menikung Widi, kerana Nero adalah suami kamu .. ayuh bergerak cerdas dan terus semangat semoga Nero mulai sedar dari amnesia.. sebelum Nero pulih Fay harus menerima segala sikap tdk baik Nero pdnya ..😢
Florensia Dita: iya Kak, semangat terus ... doain yak <<---dari Fay
total 1 replies
astr-asis
bodoh amat loh fay... setiap mlm laki lo bercinta dgn widi.. sebelah bilik lg.. lagian kamu d KDRT... aduhhhhh... mau² nya kamu cinta sama lelaki semacam.. sisi mananya yg buat kami jatuh cinta.. baik jgk nggak.. cinta itu buta.. biarin dia dibohongin dgn widi.. napa susah mau tolongin laki yg sejak nikah cuma nyakitin lahir dan batin
Florensia Dita: cinta memang buta kali, ya? <--- dari Fay
total 1 replies
astr-asis
idih... kan dlm perjanjian.. pasangan bebas dgn sesiapa pun n ngak ikut campur.. laki munafik.. kejam lg.. tinggalin aja laki jenis gituan.. kabur jauh²..
Florensia Dita: help kak ... please
total 1 replies
Putri Chaniago
ah Fay jg bodoh percaya dg Albie, geram dg Nero. pisahkan aja Fay dg Nero thor
Florensia Dita: sabar, Kak. Fay masih belum tahu siapa Albie yang sesungguhnya
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay jauhi Albie krn ada rancangan jahat antaranya sama Widi... semoga Fay dijauhi dari sebarang kejahatan, dan kandungan Fay jg slmt...terus cuekin Nero...😅😅
Florensia Dita: ini ide yang bagus
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
kasihan Fay....trllu bnyk ujian utk kamu... harap cinta Fay pd suaminya Nero akan menemui kebahagiaan selepas Nero pulih dari amnesia.... Widi dan Albie dua manusia luknut yg terobsesi dgn cinta terlarang utk memiliki org sudah memiliki status yg halal di sisi agama dan negara...
Florensia Dita: aamiin... kata Fay makasih untuk doanya...
well orang jahat memang selalu makan hati ya?
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Aku yakin suatu saat nnti Nero akan menyesal atas perbuatan serta layanannya terhadap Fay... ya Fay singkirkan Widi dari suami kamu yg amnesia.... jg minta bantuan sama Galen
Florensia Dita: ide yang bagus kak...bisa Thor pertimbangkan 😎
total 1 replies
christie Ciciz
kalo jadi fay mending ga usah blg hamil mending kabur minggat lbh baik klo nero sdh sadar dan inget pasti bakal nyari juga trs nyesel
Florensia Dita: terima kasih kakak untuk pendapatnya.
total 1 replies
hinata~san
Setuju sih istri bodoh kan dia bukan org kampung yg lucu,knp ga ungkap aja semuanya. Kecuali si laki masih bersikap sopan dan kita cinta ya gpp lah bucin dikit
Florensia Dita: sabar kakaak
total 1 replies
Ayu Dwi S
gk suka sih kalo konflik yg d ulang²
Florensia Dita: Terima kasih sudah mampi Kakak....terima kasih pendapatnya....
total 2 replies
yuni ati
top
Florensia Dita: Makasih kakak..
total 1 replies
𝑨𝒇𝒚𝒂ᵗᵃⁿ♡ѕ⍣⃝✰☕︎⃝❥ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©
Fay kabarin aja sama keluarga mertua bahawa kamu hamil... kemungkinan Nero sendiri tdk mengakui anak yg dikandung oleh Fay kerana Nero amnesia.... Fay...kamu harus kuat jgn dibiarkan Nero kembali kpd Widi....
Florensia Dita: semangaaat
total 3 replies
Jauza Nabil
Thor up lagi & buat Fey pergi jauh dari Nero
Florensia Dita: Well....mari kita pikirkan caranya...soalnya dia kan lagi hamil
total 1 replies
christie Ciciz
knp ga pergi aja sih fay biarin lah nero sm widi km cr kebhagianmu sendiri
Florensia Dita: sabar
total 1 replies
Putri Chaniago
usah repot-repot Fay, tinggalkan aja Nero bego itu
Florensia Dita: sabar kakak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!