NovelToon NovelToon
Secret Marriage

Secret Marriage

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak / Obsesi / Tamat
Popularitas:239.9k
Nilai: 5
Nama Author: NG STORY

[ VOTE DAN FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA ]

Yang tidak pernah terbayangkan oleh Reygan, yaitu perjodohan.

Pernikahan adalah proses pengikatan janji suci antara laki-laki dan juga perempuan yang saling mencintai satu sama lain. Tetapi tidak dengan Reygan, dia harus menikahi seorang wanita yang sama sekali tidak ia kenal, wanita itu bernama Nasya.

Rumah tangga mereka berdua sama sekali tidak dibumbui oleh rasa cinta, mereka berdua harus menikah saat mereka menginjak kelas dua SMA.

Awalnya bukan Nasya lah yang seharusnya menikah dengan Reygan, melainkan kakak tirinya. Tapi karena Kakak tirinya enggan untuk menikah muda akhirnya Nasya lah yang harus menggantikannya.

Perasaan Reygan bukan untuk Nasya, melainkan kekasihnya yang bernama Zora. maka dari itu Reygan selalu memperlakukan Nasya dengan tidak baik bahkan ia secara terang-terangan berpacaran dengan Zora tepat di depan mata istrinya.

Nasya tidak bisa berbuat apa-apa, mereka berdua juga harus merahasiakan pernikahan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NG STORY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

Nasya kebingungan saat pintu kamarnya terkunci, ia melihat ke sekitar mencari keberadaan suaminya.

"Padahal saat itu aku tidak menguncinya." gumam Nasya dalam hati.

Nasya menghembuskan nafasnya lalu berjalan kearah ruang keluarga, ia merebahkan tubuhnya di atas sofa lalu beberapa menit kemudian ia tertidur disana.

***

Jam menunjukan pukul sembilan malam, Reygan yang baru saja datang langsung bisa melihat istrinya yang sedang tertidur di ruang keluarga.

"Sejak kapan dia tertidur disana?" gumam Reygan dalam hati.

Reygan menghampiri Nasya dan langsung menggendong tubuh istrinya itu, laki-laki itu membawanya ke kamarnya sendiri.

Sebenarnya yang mengunci pintu kamar Nasya adalah Reygan, pakaian dan barang-barang gadis itu juga sudah ia pindahkan ke kamarnya tadi sore.

Reygan menidurkan istrinya di kasur, setelah itu ia melangkahkan kakinya ke kamar mandi.

Beberapa menit kemudian Reygan keluar dengan handuk kimono bewarna abu-abu yang ia pakai.

Laki-laki itu berdiri tegak sambil menatap Nasya yang masih terlelap tidur, kakinya melangkah menghampiri gadis itu, tangannya bergerak menaikan selimut untuk menutupi tubuh istrinya.

Setelah itu Reygan langsung mematikan lampu dan berbaring di samping istrinya tersebut.

Keesokan harinya Nasya terbangun, keningnya berkerut saat mendapati jika dirinya ada di tempat asing.

Gadis itu mengubah posisinya menjadi duduk, nyawanya belum terkumpul semua.

"Aku dimana?" gumam Nasya demgan suara serak khas bangun tidurnya.

Ia menoleh kearah samping, matanya membulat saat melihat Reygan yang masih terlelap tidur.

"Dia-"

"Dia tidur disebelahku?"

Nasya menutup mulutnya menggunakan telapak tangannya, tentu saja ia terkejut. saat ia bangun tidur dan mendapati suaminya yang kasar sedang tertidur di sampinya.

Nasya menggoyangkan tubuh suaminya untuk bangun dan akhirnya Reygan pun terbangun, laki-laki itu menatap wajah istrinya yang kebingungan.

"Kenapa aku bisa ada disini?" tanya Nasya.

"Kenapa begitu terkejut? ini kamarmu." jawab Reygan kembali memejamkan kedua matanya.

"Tunggu sebentar, jadi yang mengunci kamarku itu kamu?"

Reygan hanya menganggukan kepalanya dan hal itu semakin membuat Nasya tidak percaya dengan apa yang di lakukan oleh suaminya.

Nasya melihat pakaiannya yang masih memakai seragam sekolah, gadis itu menghelakan nafasnya, percuma juga ia berteriak kepada suaminya, Reygan tidak akan akan mendengarkannya.

Nasya beranjak dari kasurnya dan langsung keluar dari kamar, ia mendekati meja yang ada di ruang keluarga dan langsung mengambil ponselnya yang ada di atas meja.

10 panggilan tidak terjawab dari adiknya, Edward. Nasya langsung menghungi ulang adiknya itu.

Beberapa saat kemudian panggilan terhubung, terdengar suara khawatir dari sebrang sana.

'Kakak baik-baik sajakan? aku dari tadi menelpon kakak tetapi tidak di angkat."

"Aku baik-baik saja, ponsel aku taruh di ruang keluarga jadi aku tidak bisa mendengar suara telepon, ada apa?" tanya Nasya.

'Kakak ikutlah ke kota Tante Azza, dia ingin bertemu denganmu.'

"Bertemu denganku untuk apa? lagipula hubungan kami tidak terlalu dekat."

'Aku tidak tahu.'

"Siapa saja yang akan ikut?"

'Aku, kak Lea, Ibu, Papah, Bibi, Paman, jika kau mau ajaklah suamimu, aku takut disana mereka semua merundungmu.'

"Paman ikut?"

'Aku tahu paman seperti itu, tetapi mau bagaimana lagi. Papah beluk mengetahuinya dan kau juga melarangku untuk memberitahunya, jadi ajaklah suamimu.'

"Reygan? tidak akan aku ajak dia, kau tahu sendiri bukan dia memperlakukanku seperti apa di rumah Hera, aku tidak akan mengajaknya!"

Tiba-tiba saja dari belakang Reygan merebut ponsel istrinya, Nasya terkejut dan berusaha untuk membawa ponselnya itu.

"Kembalikan kepadaku." ucap Nasya sambil berjinjit karena ia tidak bisa menggapai ponselnya.

Reygan menyimpan jari telunjuk di bibirnya. "Kenapa?" tanya Reygan kepada Edward.

"Baiklah, aku ikut." kata Reygan beberapa saat lalu menutup panggilan tersebut secara sepihak.

Reygan menatap wajah istrinya, tangannya ia acungkan keatas. "Kau ingin mengambil ini?" tanya Reygan.

"Kembalikan kepadaku, aku sedang tidak mood meladenimu."

"Baiklah aku akan menyimpannya." ucap Reygan menyimpan ponsel istrinya di saku handuk kimono yang ia kenakan.

"Rey, kembalikan!" pinta Nasya.

Saat hendak mengikuti langkah suaminya yang berjalan kearah sofa, tiba-tiba saja kakinya tersandung karpet dan dengan tidak sengaja Nasya jatuh tepat di atas tubuh suaminya.

Tadi saat Nasya hendak akan terjatuh dengan cepat Reygan menangkapnya dan alhasil mereka berdua jatuh keatas sofa.

Nasya menatap wajah suaminya dengan lekat begitupun dengan Reygan, jantung mereka berdua tiba-tiba saja berdetak dengan begitu cepat.

"Mau berapa jam kau menatapku seperti itu?" tanya Reygan.

Nasya tersadar dan hendak berdiri tetapi tidak bisa karena kedua tangan suaminya melingkar di pinggangnya.

"Awaskan tanganmu." kata Nasya

Reygan langsung melepaskan Nasya dan mengubah posisinya menjadi duduk, ia pun langsung membenarkan handuknya umtuk menetralkan suasana.

Dengan kesal Nasya mengambil ponselnya dan langsung pergi meninggalkan suaminya sendirian di ruang keluarga.

"Kenapa dia begitu kesal sekali?" tanya Reygan kepada dirinya sendiri.

1
Surati
bagus
budak jambi
bagus jgn mau di tindas apapun alasan ny dan siapa pun itu termasuk suami mu nasya si reygan t
budak jambi
bagus nasya dak usah perduli t sm regan..biaarr kn aja tih dia aja jahat dan sombg gt
Raya
ngahuleung
Syahna Amira sy
mulai cemburu tuh si reygan tandanya udah cinta Ama Nasya🤗🤗🤗
nurul nazmi
bagus
Margareta Theo
cukup bagus utk kalangan remaja
Harun Gayam
bagus
Jean Wonga
lawan suamimulah nasya biar dia tau siapa kmu ..yg tdk mdah di injak....trus smga si zora ktahuan selingkuh ato pas ena2 dg pria lain bisr mati mampos reygan
Wirda Wati
Bagusnya Januartha dg naisya aja thort
Wirda Wati
ada berlian di buang demi batu pasir yg ngga berguna...
dasar Reagen lebay
Wirda Wati
aku suka dg karakter Nadya tegas,melawan jika tersakiti...
Wirda Wati
😭😭😭
Wirda Wati
dasar reygen gila
Wirda Wati
sabar Nasya semua akan indah pada waktunya.sekolah yg rajin semoga berhadil
Wirda Wati
ibu kandung dan ayah tiri sama aja .
ngga ada akhlaknya...
Wirda Wati
cantik nasyanya
Wirda Wati
kasihan Nasya..
korban dari orang tua yg selingkuh
Wirda Wati
orang tua kurang kerjaan..
menjodohkan anak yg masih sekolah
Wirda Wati
masih bingung
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!