NovelToon NovelToon
Pesona Cinta Majikan

Pesona Cinta Majikan

Status: tamat
Genre:Anak Genius / CEO / Cinta Seiring Waktu / Pembantu / Tamat
Popularitas:724.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: dtyas

Berkisah tentang Jenar Ayu Santika yang harus rela menjadi pengasuh Aiden (5 tahun). Bocah yang memiliki karakter usil dan nakal serta kecerdasan yang berbeda dengan anak yang seusianya.

Keusilan Aiden berhasil membuat Ayu kesulitan dan juga mendekatkan dia dengan Edwin (Papah Aiden).

Apakah Ayu bisa menjadi pengasuh yang baik bahkan menjadi Ibu bagi Aiden dan Istri Edwin?

Ikuti terus kisah mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dtyas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26 - PCM

Keluarga Edwin sudah akan pamit undur diri setelah ramah tamah dengan keluarga Ayu yang sudah menjadi besannya. Edwin tidak akan ikut pulang, dia akan tinggal untuk menghormati keluarga Ayu. Paling cepat, besok Edwin dan Ayu akan tinggal di kediaman Edwin.

“Sayang, Mami tunggu kedatanganmu ya. Kita akan bicara banyak, Edwin benar-benar keterlaluan. Masa Mami tidak dikenalkan dengan kamu, sekalinya bertemu langsung di pernikahan.”

Ayu hanya tersenyum sambil mengangguk pelan.

“Aiden ayo ikut Opa,” ajak Papi Edwin.

“Ikut kemana?”

“Kita pulang, sayang.”

Aiden mengernyitkan dahinya, lalu menatap Ayu dan Edwin.

“Kenapa pulang, Papa dan tante Ayu masih di sini. Aku ikut Papa menginap di sini.”

“Ck, anak ini. Kamu ikut opa pulang, Papa kamu akan datang besok. Malam ini dia akan tidur di sini.”

“Ya sudah, aku temani Papa.”

“Aiden, kamu ingin es krim. Aku akan berikan tapi ayo ikut pulang,” ajak Indra.

Dengan penuh drama dan penjelasan akhirnya Aiden pun ikut pulang bersama rombongan keluarga Edwin. Edwin membantu keluarga Ayu merapikan rumah mereka setelah para kerabat dan keluarga pulang.

Hari sudah malam, Edwin masih yang duduk di beranda rumah sekedar mencari angin karena di kediaman Ayu tidak menggunakan pendingin udara. Memberikan beberapa arahan pada Indra terkait urusan perusahaan juga mengenai pendaftaran pernikahannya.

“Loh, Nak Edwin masih di luar?” tanya Ibu saat hendak menutup pintu.

“Iya Bu, tadi agak gerah di dalam.”

“Maklum saja ya, di sini tidak pakai AC. Tapi ini sudah malam, anginnya tidak baik untuk tubuh.”

Edwin setuju dengan pendapat Ibu mertuanya, dia pun pamit ke kamar. Duduk di tepi ranjang, memperhatikan Ayu yang sedang merapikan pakaian yang akan dia bawa.

“Tidak usah di bawa semua, bawa saja secukupnya.”

“Tapi ….”

“Kamu bisa cek besok, semua keperluan kamu pasti sudah disiapkan oleh Mami,” ujar Edwin lalu merebahkan tubuhnya di ranjang.

Entah mengapa Edwin malah membayangkan apa yang akan mereka lakukan nanti, agak khawatir dengan kondisi kamar Ayu yang tidak terlalu luas termasuk ranjangnya yang hanya berukuran queen. Bahkan kalaupun dia bicara akan tetdengar dari luar.

Edwin menghela nafas, karena pikirannya langsung mengarah pada adegan dewasa. Walaupun mereka sudah resmi menjadi suami istri, Edwin harus menanyakan kesiapan Ayu memenuhi kewajibannya.

“Pak Edwin tidak ganti baju?” Menyadari dia masih mengenakan kemeja putih dan celana bahan, Edwin pun beranjak duduk dan melepaskan satu persatu kancing kemejanya.

“Eh, jangan buka di sini.”

“Lalu aku harus berganti dimana? Lagi pula kita sudah suami istri jadi sah-sah saja kamu lihat tubuhku, begitu juga sebaliknya.”

Ayu menggaruk tengkuknya, sesaat dia lupa kalau mereka sudah menikah. Sambil menunduk enggan menatap tubuh Edwin, Ayu meletakan piyama Edwin di atas ranjang.

Saat ini Edwin dan Ayu sudah berbaring di ranjang, dengan perasaan canggung keduanya hanya diam. Edwin pun memberanikan diri menoleh dengan berbaring miring menghadap Ayu.

“Ayu, kita … kamu kenapa?” tanya Edwin lalu beranjak duduk ketika melihat Ayu yang meringis seperti menahan sakit.

“Sakit perut,” keluh Ayu sambil meringis.

“Sakit perut, maksudnya?”

“Aku datang bulan dan rasanya sakit banget,” rengek Ayu sambil mendesis.

Edwin menghela pelan kemudian mengusap wajahnya. “Minumlah obat pereda nyeri, setelah itu tidur,” titah Edwin. Ayu tidak sulit untuk terlelap karena memang dia berada di rumahnya sendiri, berbeda dengan Edwin yang sulit menyesuaikan diri dengan tempat baru apalagi kamar Ayu menurutnya cukup panas.

...***...

Sore itu Ayu dan Edwin akhirnya tiba di rumah. Asisten rumah tangga membawakan koper Ayu ke kamar. Aiden yang mengetahui kedatangan Papa dan Ibu barunya bergegas menghampiri.

“Kapan kita ke rumah tante Ayu lagi, aku boleh menginap ya?” tanya Aiden.

“Hm, kapan ya? Tapi sekarang aku sudah pindah ke sini jadi ….”

“Tante Ayu akan tinggal selamanya dengan kita, Pah?”

“Hm,” jawab Edwin lalu meninggalkan Ayu dan Aiden menuju ruang kerjanya.

“Tante, aku harus panggil apa? Kata Oma, tidak boleh lagi panggil Tante.”

“Terserah kamu, enaknya panggil apa?”

Aiden terlihat berpikir, “Ibu tidak cocok, Mami tidak pas, Mama tidak boleh tergantikan. Ah, bagaimana dengan Bunda,” seru Aiden.

“Bunda,” ucap Ayu. “Oke.”

“Hore, aku sudah punya Bunda,” teriak Aiden sambil melompat-lompat di sofa.

“Aiden, hentikan. Nanti kamu jatuh, kalau Papamu lihat kamu pasti kena marah. Ayo, turunlah!”

Ayu beranjak ke kamar setelah memastikan Aiden sudah tenang dan kembali ke mode awal. Serius dan sok cool asyik bermain game di gadgetnya. Agak ragu memasuki kamar Edwin yang akan menjadi kamar mereka berdua.

Setelah melangkah masuk, Ayu melihat kopernya sudah ada di sana. Menatap sekeliling kamar. Ayu tidak menemukan foto Edwin beserta Mamanya Aiden. Sepertinya Edwin sudah meminta asisten rumah tangganya untuk menyimpan semua foto Mama Aiden.

Ayu baru akan membongkar kopernya saat Aiden ikut masuk ke dalam kamar.

“Bunda, malam ini aku tidur di sini ya. Aku pernah baca artikel, kalau orang dewasa yang sudah menikah bisa membuat bayi. Aku ingin melihat kalian membuat bayi,” seru Aiden tanpa rasa bersalah.

“Hahhh.”

 

 

... ...

1
Maya Djdj
seperti keinginan terakhir aja nih bocah
Mini Amora
good Aiden...

pak Edwin gercep
Mini Amora
astaghfirullah aiden
Mini Amora
seruuuuuu...

calon ibu & calon anak suka nge game😄
Mini Amora
melipir baca karyamu ini thor😍
Matchamatcha
definisi bocil kematian🤣🤣
ayu cantik
suka
pretty girl's
lumayan
Erna Suryani
Luar biasa
Erna Suryani
Lumayan
Doffeer Zaliaan
Luar biasa
Sri Widjiastuti
sesuatu gitu lhoh.. Aiden ni minta digetok
Sri Widjiastuti
diih ngadon bayi seperti ekspetasi nya Aiden.... buyar dong g jd ngadon🤗🤗
Sri Widjiastuti
😁😁😁bener2 ini Aiden
Sri Widjiastuti
bocah semprulll🤣🤣🤣
Sri Widjiastuti
😇😇😂
Sri Widjiastuti
lagian bisa2 nya ngorok niii
Rinisa
👍🏻👍🏻👍🏻
Rinisa
Dasar aiden...😂
Rinisa
Next....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!