NovelToon NovelToon
Sandaran Penuh Dusta

Sandaran Penuh Dusta

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Selingkuh / Pelakor / Tamat
Popularitas:8.9k
Nilai: 4.6
Nama Author: Mahlina

Setiap wanita pasti menginginkan dan membayangkan rumah tangga yang bahagia. Menikah hanya sekali dalam seumur hidupnya.

Tapi bagaimana jika pasangan mu sendiri ternyata menyimpan rahasia dengan seribu dusta untuk menutupi segala kebohongan nya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahlina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suatu kebenaran

...🔥🔥🔥...

Pricil membalikkan tubuhnya, menatap Alex dengan tangan yang menggenggammm jemari Alex, "Kau tahu Alex, aku sangat bahagia. Akhirnya Yoga sadar dari tidur panjangnya!"

Alex hanya bisa tersenyum kecut, meski hati ku sakit harus melihat mu bersama dengannya, tapi jika kau merasa bahagia mu adalah Yoga. Aku akan mencoba mengikhlaskan mu Pricil, selama Yoga bisa berubah menjadi suami yang lebih baik lagi untuk mu.

Alex memeluk erat tubuh Pricil, "Aku turut bahagia, mendengarnya."

"Kau juga harus bahagia ya, Alex! Kau lupakan aku. Cari lah wanita yang bisa membuat mu bahagia, mengisi relung hati mu." ucap Pricil dengan ke dua mata yang berbinar, menatap wajah tampan Alex.

"Kau jangan pikirkan aku!" Aku tidak akan mencari wanita lain, jika wanita yang aku inginkan adalah diri mu seorang, Pricil.

Alex menemani Pricil, mengikuti berangkar yang membawa tubuh Yoga ke luar dari ruang ICU, ke ruang rawat biasa dengan kelas VVIP.

"Apa kau measa baikan, Yoga?" tanya Pricil, yang hanya melihat Yoga terus menatapnya dalam diam. Sesekali Yoga melirikkan pandangannya pada Alex.

"Apa kau tuli, Pricil sedang bertanya pada mu!" ucap Alex dengan ketus pada Yoga. Namun Yoga mengabaikan ocehan Alex.

Dalam diam, Yoga membatin dengan pikiran pikiran jeleknya terhadap Pricil dan Alex.

Apa selama ini mereka saling dekat? Jika apa yang dokter katakan tadi itu benar, sudah lama aku meninggalkan Pricil dengan pria ini. Apa pricil melakukan apa yang aku lakukan pada Tissa? Apa Pricil mencari ke hangatan ranjang pada Alex? Apa Pricil selama ini setia *menunggu ku yang sedang sakit?

Lalu apa yang Pricil lakukan pada Tissa? Aku harus menanyakan ini pada Bayu dan Bowo. Mereka pasti tahu semua, apa yang di lakukan Pricil dan Tissa selama aku tidak sadarkan diri*.

Suster membawa masuk dan memasangkan selang infus di ruang rawat Yoga yang baru. Dengan alat bantu nafas yang sudah tidak lagi terpasang.

Di depan ruang rawat Yoga yang baru, Pricil menatap Alex.

"Kalo begitu, aku masuk dulu ya! Aku ingin melihat kondisi Yoga!" pamit Pricil pada Alex.

"Kau masuk lah, biar aku tunggu di sini!" Alex mendaratkan bobot tubuhnya di kursi tunggu yang ada di ruang rawat.

Pricil mendudukan dirinya di tepian ranjang rawat Yoga, "Apa kau butuh sesuatu, Yoga? Aku sudah lama menantikan ini. Akhirnya kau membuka ke dua mata mu kembali Yoga." Pricil menggenggammm jemari Yoga.

Yoga berkata dengan dingin, tanpa mengenal kata iba pada Pricil yang sudah menunggunya. Rasa cemburu yang begitu besar melupakan nya, untuk menanyakan ke adaan Pricil yang memiliki kantung mata tebal, dengan wajah pucat serta tirus, terang saja. Selama Yoga koma, Pricil kurang memanfaatkan waktunya untuk istirahat, makan dan tidur dengan cukup. Pikiran Pricil sudah terforsil untuk Yoga, Yoga, Yoga dan pekerjaan.

"Apa yang kau lakukan selama aku koma? Apa pria brengsekkk itu terus berada di sisi mu? Apa yang sudah kalian lakukan di belakang ku, Pricil!" tanya Yoga dengan tatapan mata yang tajam, seakan sedang melucuti Pricil.

Pricil membola, tidak menyangka dengan apa yang di ucapkan Yoga. Seharusnya aku yang bertanya Yoga, sedang apa kau dengan Tissa berada di dalam mobil yang sama, apa yang sudah kalian lakukan di belakang ku selama ini? *Sejauh mana hubungan kalian berdua?

Sabar Pricil, kau bisa tanyakan itu nanti, kau hanya perlu mengulur waktu... menunggu ke adaan Yoga yang jauh lebih baik kondisinya*.

Namun Yoga menyalah artikan diamnya Pricil, Yoga menarik tangannya dengan paksaaa dari genggaman Pricil, berkata dengan sinis.

"Pergi kau dari sini, Pricil! Aku tidak ingin melihat wajah mu, wajah mu seakan menyakiti hati dan perasaan ku!"

Pricil menanggapi Yoga dengan tenang, otaknya berfikir jika ini adalah efek samping, dari tubuh Yoga yang baru sadar dari koma.

Mungkin ini efek karena Yoga baru sadar dari tidur panjangnya.

Pricil beranjang dari tepian ranjang rawat Yoga, mengelusss lengan Yoga, "Istirahat lah jika kau butuh istilah. Aku akan tetap menunggu mu di sini!" terang Pricil yang mendudukan dirinya di sofa, yang ada di sisi ranjang rawat.

Yoga berkata dengan keras, "Aku bilang pergi! Aku tidak butuh diri mu!" Yoga beranjak dari tidurnya, lalu mendudukan dirinya. Namun kini ia merasakan ada yang aneh pada tubuhnya.

Yoga membola, tangannya meraba pada bagian kaki kirinya yang di tutupi selimut, "Ka- ka- kaki ku, mana kaki ku? Kaki ku mana?" tanya Yoga dengan histeris, air mata mulai membasahi pipinya.

Pricil beranjak dari duduknya, ia juga ikut menangis, Pricil mengelusss lengang Yoga dengan kasih sayang, satu tangannya berada di bahu Yoga.

Pricil mengatakannya dengan terisak, berusaha memberikan pengertian pada Yoga, "Maaf Yoga, setelah mengalami kecelakaan na'as itu, pihak dokter melakukan amputasi pada bagian kaki kiri mu, itu dokter lakukan karena tidak ada pilihan lain lagi, Yoga! Kamu harus bisa menerima ini Yoga! Aku akan tetap ada bersama dengan mu!"

Yoga yang tidak dapat menerima nya langsung mendorong tubuh Pricil, "Ini semua pasti karena mu, Pricil!"

Sreeek.

"Akkhh." pekik Pricil.

Pricil hampir terjatuh ke lantai, namun ke dua tangan besarr lebih cepat menangkap tubuh Pricil, hingga Pricil kini berada dalam pelukan Alex.

"Kamu gak apa apa kan, Pricil?" tanya Alex dengan tatapan yang penuh khawatir pada Pricil.

Pricil hanya menggelengkan kepala nya, berusaha berdiri sendiri dengan kakinya tanpa bantuan Alex lalu menyeka air matanya.

"Dasar pasangan tidak tahu malu!" sarkas Yoga, menatap Alex dan Pricil jijik.

Alex menatap tajam Yoga, "

"Sayangnya kata kata itu lebih cocok buat lo berdua Yoga, Yoga dan Tissa, pasangan kumpul kebo, pasangan yang tidak punya rasa malu! Pasangan yang baru beberapa bulan belakangan ini, mendapat kan teguran kecil dari sang pencipta." Alex melangkah menghampiri Yoga, dengan tatapan matanya yang sinis pada Yoga.

Yoga menghapus jejak bulir bening di pipinya dengan kasar, mendengar perkataan Alex, tangan Yoga terkepal, menatap Alex dengan tanda tanya, ini gak mungkin terjadi kan? Hubungan gw dan Tissa gak akan mungkin di ke tahui Pricil. Alex pasti hanya membual.

"Gw bisa buktiin perkataan gw ini Yoga, perkataan gw ini suatu kebenaran, apa lagi teman lo sendiri yang memberikan ke saksian sama gw dan Pricil, beruntungnya lo, orang tua lo belum tahu perbuatan busuk putra ke sayangannya ini!" ucap Alex dengan tegas.

Yoga menatap Pricil dan Alex bergantian, "Apa yang sudah Bayu dan Bowo katakan pada kalian?"

Bersambung...

...🔥🔥🔥🔥🔥...

Bermula dari ke gabutan, menjadi tulisan.

Kalo suka, lanjut baca 😊. Kalo gak suka, tinggalkan 😊

Jangan lupa 👍 bergerak

1
Santai Dyah
like dan iklan
lina: terimakasih
total 1 replies
Santai Dyah
thor buat buku baru dong
lina: itu yg on going. terbelenggu cinta berondong
total 1 replies
Santai Dyah
iklan untuk mu thor
lina: 😍 mkasih
total 1 replies
Rahma AR
bunga meluncur
Rahma AR: sama sama
total 2 replies
Amelia
hai salam kenal ❤️🙏
Fitray Uni
kak mampir dong ke novelku MELODI ASMARA DI KOTA SAKURA 🥰
lina: oke nanti y
total 1 replies
Fitray Uni
hai kak Lina
lina: iya uni
total 1 replies
Fitray Uni
panass
lina: ujan dingin
total 1 replies
Fitray Uni
semangat kak Lina.. 💪
lina: semangt uni
total 1 replies
Fitray Uni
hai kak Lina pa kabar sukses ya
Rahma AR
like
lina: makasih
total 1 replies
Rahma AR
hai....
lina: hai juga Rahma
total 1 replies
Rina_Ibnu_Hajar
hahaha kaget ya
Rina_Ibnu_Hajar: sama2 kak
total 2 replies
Erifitriyarnis
gak jelas alur crtanya smpai akhir
lina: makasih ratenya ☺️ masih menggantung kaka, ini belum akhir
total 1 replies
Embun Kesiangan
nah nah... nah loh 😓 lanjut up Thor 💪🥰🌹
lina: semngt ngejerr kontrkan bun 😅😅
total 1 replies
Embun Kesiangan
😭😭😭👍 salut buat Alex
lina: ada bubun 😁
total 1 replies
Embun Kesiangan
huaa, jahara ucapanmu Alex 🤧😭
lina: 🤔🤔 kata yg mana nih
total 1 replies
Embun Kesiangan
nah kan 😳 akhirnya setelah diledekin kayak bayi 🥰💪 Ayo bangun
lina: 😅😅😅 esmosi y, mending mati bae itu s yoga
total 1 replies
Embun Kesiangan
ya Allah, cepat sadar Bang kesian Pricil 🤧
lina: 😅😅 pngnnya d matiin, tapi keenakan
total 1 replies
Embun Kesiangan
wkwkwk mirip bayi kamu, bang Yoga 🤭✌️😁
lina: 🤣🤣🤣 bayi gede
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!