NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Maira

Takdir Cinta Maira

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:232.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mulyani Syahfitri

Kehidupan rumah tangga yang tidak mudah harus dilalui dengan terpaksa. Sebuah pernikahan yang tidak diinginkan membuat Maira harus memposisikan dirinya sebaik mungkin.

Diumur yang masih sangat muda, Maira masih belum bisa menerima sebuah ikatan pernikahan yang membuat nya merasa terkekang. Sikap suami yang terlalu disiplin membuat nya benar benar jengah.

Ujian pernikahan nya semakin rumit, saat mantan kekasih nya masih selalu ada untuk menenangkan hati nya yang gundah.

Apakah Maira akan mempertahankan rumah tangga nya?
Atau malah memilih pergi bersama kekasih masa lalunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mulyani Syahfitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apakah Dokter Danar

Maira memandang ragu gedung kampus yang ada dihadapan nya. Dia baru saja tiba dikampus nya pagi ini, diantar oleh dokter Danar.

Maira menoleh kesana dan kemari menunggu kedua sahabatnya. Mereka sudah janjian diparkiran kampus. Tapi sampai saat ini Putri dan Nindi belum ada memunculkan batang hidung nya. Menyebalkan memang.

Maira menghela nafas perlahan dan mulai berjalan. Dia sudah seperti orang bodoh menunggu sejak lima belas menit yang lalu. Apa dia kepagian datangnya??

Tiba tiba seruan seseorang membuat langkah kaki Maira terhenti. Namun dia enggan untuk berpaling. Hatinya masih begitu kesal dengan lelaki ini.

"Maira!!!" panggil Ervan untuk yang kedua kali

Lelaki itu langsung berlari mendapati Maira dan berjalan mengikuti langkah Maira. Nafasnya masih tersengal dan memandang Maira dengan ragu.

"Mai, kenapa ponsel kamu gak bisa dihubungi sih. Aku nelfonin kamu berkali kali" ucap Ervan

Maira hanya mendengus dan tetap berjalan dengan wajah kesal nya.

"Kamu marah sama aku?" tanya Ervan lagi

"Pikir aja sendiri deh Van. Males aku sama kamu. Capek" jawab Maira begitu ketus

"Maira, maafin aku. Tapi aku bisa apa coba. Kamu kan tahu Erika gimana. Dia disayang banget sama mama, aku gak bisa apa apa" ungkap Ervan

"Ya,.dari dulu cuma gitu jawaban kamu. Aku terus yang ngalah. Kamu gak ada sedikit pun berjuang buat hubungan kita. Liat aja kemarin, muka aku bonyok gara gara dia tapi kamu lebih milih nolongin dia dan nganterin dia pulang. Kamu keterlaluan Van" ungkap Maira , matanya telah berair sekarang

"Padahal aku begitu juga karena kamu" tambah Maira lagi, bibir nya sudah menahan tangis

"Maira, maafin aku" pinta Ervan . Dia meraih tangan Maira, membuat langkah kaki Maira langsung terhenti dan memandang Ervan dengan mata yang benar benar ingin menangis

"Kasih aku waktu Mai, saat ini aku masih ngeyakini mama tentang pilihan aku, aku masih butuh waktu buat ngambil hati mama untuk Nerima kamu. Kamu tahu, aku tuh sayang nya sama kamu" ungkap Ervan begitu serius

"Tapi kamu ngebelain Erika terus. Aku sedih" kata Maira yang mulai menangis sekarang.

Ervan langsung mengusap air mata Maira dengan lembut. Wajahnya benar benar merasa bersalah karena telah mengabaikan kekasih nya ini.

"Aku janji, mulai sekarang aku akan lebih perhatian sama kamu. Jangan marah ya, maafin aku. Aku juga lagi berjuang buat hubungan kita Mai" Ervan memegang tangan Maira dengan erat. Seakan tidak perduli dengan tatapan mahasiswa yang lain. Mereka sudah terbiasa dengan pemandangan ini sejak dulu.

"Kamu janji Van? Aku butuh kepastian saat ini. Kalau kamu kayak gini terus, aku....aku gak tahu apa yang harus aku lakuin lagi" ucap Maira yang langsung menangkup wajah nya untuk menyembunyikan tangis yang keluar lagi

"Aku janji Maira, aku janji. Aku mohon kamu sabar sedikit lagi ya" pinta Ervan. Dia meraih tangan Maira dan ingin memeluk gadis itu, namun tiba tiba....

"Heiii!!!!!" teriakan kedua sahabat Maira langsung membuat Ervan terkesiap, begitu pula dengan Maira

"Apaan sih pakek mau peluk pelukan segala" seru Ninda yang langsung berada diantara Ervan dan Maira.

"Tau nih, kayak gak inget tempat. Ini dikampus" sahut Putri pula

Mereka memandang kesal pada Ervan dan Maira.

"Kenapa sih, kayak gak biasanya aja" tanya Ervan yang masih terkejut

Sedangkan Maira langsung mengusap wajahnya dengan kasar dan memandang Nindi yang menatap nya dengan tajam

"Inget lakik lu dirumah" bisik Nindi

Maira langsung melebarkan matanya mendengar itu. Bisa bisanya Nindi berkata seperti itu. Tapi.... memang benar juga kan. Astaga, Maira melupakan itu.

"Ngapain Lo deketin Maira lagi. Sono Lo sama princess Lo yang manja itu. Gak usah dekat dekat Maira" usir Putri begitu tidak suka

"Jangan gitu dong. Gue juga tahu gue salah. Tapi kan gue terpaksa. Gue juga gak mau kayak gini" ungkap Ervan

"Bohong banget" dengus Nindi

"Beneran. Lagian Erika juga udah kena sanksi kan. Jadi seharusnya kalian senang. Untuk sebulan ini dia dirumahkan" ungkap Ervan

Ketiga gadis itu langsung melebarkan mata mereka memandang Ervan

"Serius Lo?" tanya Putri dan Nindi

"Iya, jadi kalian gak akan terganggu lagi selama sebulan ini, terutama kamu yank" ungkap Ervan pada Maira

"Kenapa bisa gitu?" tanya Maira masih benar benar bingung. Separah itu sanksi yang didapat, padahal dia berfikir dia yang akan tamat setelah berkelahi dengan Erika, namun nyatanya Erika lah yang terkena sanksi nya

"Kata nyokap gue ini ada sangkut pautnya sama pemegang saham terbesar dikampus ini. Lo tahu siapa Van?" tanya Nindi

Namun Ervan langsung menggeleng

"Enggak tahu gue masalah itu" jawab Ervan

"Mustahil banget. Lo kan Deket sama orang tuanya Erika, harus nya Lo tahu kenapa bisa dia yang kena sanksi" sahut Putri pula

"Gue memang tahu kalau Erika kena sanksi dari nyokap nya. Cuma mereka bilang kalau salah satu dari kalian itu adalah kerabat dekat pemegang saham terbesar itu" jawab Ervan

"Salah satu dari kami?" tanya Nindi, dan Ervan langsung mengangguk

"Siapa Put, Nin?" tanya Maira memandang Putri dan Nindi bergantian

"Siapa?" tanya Nindi dan Putri pula

"Haiss malah balik nanyak. Kalau gue gak mungkin. Yang memungkin kan itu kalian berdua" sahut Maira

"Gue gak mungkin,.bokap gue kapten kapal yang jarang pulang, nyokap gue cuma kepala sekolah SMA, gak ada sangkut paut nya sama orang besar. Berarti elo Put" tuding Nindi pada Putri.

"Kok gue. Bokap gue aja cuma menejer diperusahaan Ervan, nyokap gue cuma irt. Ada ada aja Lo, mana mungkin bokap gue berteman sama orang besar begitu. Yang ada kalau dia tahu gue berantem dikampus, gue yang digantung" jawab Putri pula

"Lah jadi siapa dong kalau gak ada yang ngaku" tanya Maira pula

Mereka jadi tuding tudingan sekarang. Dan Ervan yang menjadi pusing.

"Ck, udah deh, kenapa jadi malah ribut coba. Kenapa nyokap Erika bisa bilang begitu, pasti salah satu dari bokap kalian berdua memang ada yang dekat sama bos besar itu" ujar Ervan

Putri dan Nindi terdiam dan menggeleng ragu. Mereka tahu batasan pertemanan orang tua mereka. Jika bukan orang tua mereka, berarti.... Maira???

Putri dan Nindi langsung memandang Maira dengan lekat, membuat Maira tampak bingung dan mengerjapkan matanya dengan heran

"Apa, kenapa begitu mandang gue. Bokap gue udah gak ada, emak gue juga entah dimana. Yakali bisa berteman dengan orang besar begitu" ungkap Maira

Namun Nindi dan Putri masih memandang nya dengan lekat, Ervan sampai bingung melihat kedua sahabat Maira ini.

Melihat pandangan mata kedua sahabat nya, Maira jadi teringat sesuatu. Apakah dokter Danar yang berteman dengan orang besar itu?????

"Mustahil" gumam Maira

1
Ari Sawitri
suka banget cerita kakak author 🙏 terimakasih.
ditunggu karya karya berikutnya 🤗😍
Ari Sawitri
klu biasanya di novel yg meluk dr blkg adl suaminya dan istrinya masak didapur. ini suaminya yg masak dan dipeluk istri nya .. aku suka bgt dg karakter dr Danar, baca ini mungkin sdh 4x tapi ga pernah bosan. 🤗🤭
Ari_nurin
sholat dhuhur dan ashar kan tdk dilafalkan ya bacaan sholat nya .. kok bs mendengar lantunan ayat yg dibaca ya? 🤔
Anita Nita
gak suka karakter maira
masria hanum
lebay, udah tau jadi istri harusnya bisa jaga marwah diri... gak semua ngidam aneh itu harus dituruti... istighfar, inget dosa...
Ari_nurin
ga takut dosa apa maira .. lagian milih dokter Danar bgt yg sdh jelas masa depan nya. lah si ervan ??? memperjuangkan ke orang tua nya saja dia ga mampu kok .. haddew goblok si maira
Deuis Lina
adakah d dunia nyata buat jadiin mantuku,,,
Lin
Luar biasa
Musyafir: makasi ❤️
total 1 replies
🌹Fina Soe🌹
kalo dipikir kasian dr danar dapat istri seperti maira...
🌹Fina Soe🌹
teruskan aja maira...lupa status...
🌹Fina Soe🌹
teruslah berbohong maira sampai suatu saat akan terungkap dgn sendirinya...jd orang kok gak ada bersyukurnya...
🌹Fina Soe🌹
nikmati aja maira...itu kan inginmu sampai tega mengabaikan dr danar..
🌹Fina Soe🌹
Cewek tapi gak ada kalem²nya,.pemalas lagi..tp sombong.. syukur² dr danar mau terima jd istri...
🌹Fina Soe🌹
maira sombong sekali....jd ingat para lelaki yg angkuh namun akhirnya bucin akut...🤣🤣
🌹Fina Soe🌹
kamu gak punya teman cerita karena kamu keras kepala maira, siapa yg mau kamu salahkan...dr danar sudah berusaha terima kamu tapi kamu yg angkuh..
🌹Fina Soe🌹
Maira kok kayak gitu ya..egois sekali...yg dipikir cm perasaannya sendiri...
Ari_nurin
bener nih anak .. ga tau agama, suami sdh memperingatkan spt itu masih dilanggar. ditinggal bener baru nyesel loe. Ama Ervan emang akan disayang sayang spt ama dr Danang. 🤔😕
Suherni Erni
Baguslah klu orang tuanya celak skalian sm kakaknya jg biar mati ginjalnya ambil
Suherni Erni
Kyk nya keluarganya erika perlu dikasih azab deh..biar orang tua biadab dan kakak jahanamnya tau hukuman bagi orang²bejad
Aqella Lindi
tenang dokter kemala jodoh mu seketaris zayn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!