NovelToon NovelToon
Ayah Untuk Anakku

Ayah Untuk Anakku

Status: tamat
Genre:Berondong / Single Mom / Tamat
Popularitas:94k
Nilai: 4.9
Nama Author: Edi Suheri

Arav, pria yang menjadi Ayah bagi anak Lisa secara tiba-tiba muncul kembali setelah 5 tahun berpisah. kehadiran yang tidak diinginkan membuat Lisa syok akan sosok laki-laki tersebut.

Masa kelam hidup yang berhasil ia lewati bersama anaknya tanpa sosok kehadiran seorang suami, tapi malah mempertemukan mereka kembali.

Akan kah Lisa menyerah atau semakin mendekati pria itu, apalagi dengan kekayaan dunia yang di tunjukkan pria itu.

"Aku membencimu Arav, aku membeci takdir yang mempertemukan kita!"

Jus Anggur (jangan lupa subcraib ya cantik)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Edi Suheri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemarahan Arya

"Mommy!" seru Dion bergegas turun dari gendongan Arav menghampiri Lisa yang kala itu sedang makan buah apel di suapi oleh Arya.

Ah sebenarnya tidak, Arya lah yang memaksa Lisa memakan buah apel yang ia kupas padahal Lisa sudah mencoba menolak namun Arya sangat keras kepala.

Ya, Lisa meminjam kan ponsel milik dokter yang merawatnya tadi menghubungi Arya guna untuk datang melihatnya, tidak tidak niat awalnya Lisa menghubungi Arya tidak lain tidak bukan adalah untuk minta bantuan laki-laki itu agar membiayai perawatannya selama dirumah sakit, ia akan membayarnya nanti jika sudah gajian di kantor pikir Lisa.

Sungguh setelah tau dirumah sakit pikiran Lisa tidaklah tenang, sebenarnya sangup sangup saja Lisa membiayai perawatannya sendiri dengan uang tabungan yang ia kumpul sedikit demi sedikit sejak ia bekerja, walaupun tidak banyak karena uang gajinya selalu habis untuk kebutuhan Dion, daycare serta sewa apartemen kecil.

Tapi Lisa mengurungkan nya, karena ia ingin membahagiakan Dion di hari ulang tahun bocah itu untuk melihat komodo, ya Dion sangat penasaran dengan binatang satu itu sejak lama, sejak saat pertama kali mereka membahas binatang langka, maka sejak saat itulah Dion penasaran walaupun ia sudah melihat di youtube dan Google tapi jiwa penasarannya masih belum puas.

Lisa ingin mengajaknya ke Indonesia tepatnya pulau komodo sekaligus ingin bertemu nenek Dion sudah lama tidak berjumpa.

"Sayang kamu habis darimana? Mommy dari tadi mencarimu?" tanya Lisa.

"Ketempat kelja Uncle tampan Mommy," Dion menatap Arav sekilas begitu juga dengan Lisa namun berbeda dengan Arya sudah menatap tajam kearah Arav, ah tidak kedua pria itu sama-sama melayangkan tatap tajam siap menghunus satu sama lain.

drettt

Tiba-tiba ponsel Arya berbunyi membuat ia harus mengangkat panggilnya masuk tersebut.

"Lisa, aku pamit sebentar mau mengangkat telpon," ujar Arya. Lisa membalas mengangguk.

Kepergian Arya membuat suasana menjadi hening lantaran tak ada yang berbicara namun, tak berlangsung lama karena Dion segera bertanya Lisa.

"Mommy, Mommy sudah sembuh? Mommy gak boleh sakit sakit lagi," ujar Dion kini sudah naik keatas ranjang Lisa karena memang ranjangnya sedikit besar lantaran Lisa berada di kamar VVIP

wajah Dion memancarkan kekhawatiran mendalam, inilah yang membuat Lisa takut sakit membuat anak semata wayangnya sedih.

"Iya sayang, Mommy baik-baik saja, kamu tidak perlu khawatir ya," sahut Lisa mantap.

"Tapi wajah Mommy pucat?"

"Mommy hanya kecapean sayang, Mommy baik baik saja percaya sungguh, dokter bilang begitu kepada Mommy"

"Janji, Mommy gak boleh sakit," Dion menunjukkan jari kelingkingnya.

"Janji." Lisa mencium gemas kening anaknya yang masih memeluknya erat.

"Mommy apa benar Uncle tampan ayah kandung Dion?"

Duggg

Jantung Lisa nyaris berhenti berdetak bahkan ia tertegun.

"Bagaimana? bagaimana bisa Dion tau" ekor mata Lisa langsung menatap tajam Arav.

"Aku yang memberitahukannya, sudah seharusnya bukan dia tau siapa Ayah kandungnya sendiri tanpa harus melibatkan orang lain untuk menjadi Ayahnya, karena bagaimana pun aku masih belum mati dan aku tidak mau anakku memanggil orang lain dengan sebutan Ayah," sambar Arav dengan tegas.

Bagaimana mungkin dia bisa membiarkan anaknya memanggil orang lain dengan sebutan Ayah, tidak tidak! itu tidak akan pernah terjadi.

Hening ....

Lisa masih terdiam dengan pikiran entah bagaimana dia harus menjawab, sungguh Lisa belum siap menjelaskan yang sebenarnya kepada Dion. Tapi bagaimana ini. Sorot mata Lisa semakin menajam menatap pria tampan di sampingnya itu.

Ujung tangan Lisa meremas sprei rumah sakit.

"Mommy wajah Uncel juga sedikit mirip dengan Dion, jadi Uncel ini benelan Ayah Dion," ujar Dion lagi, ternyata anak itu sadari tadi memperhatikan lekat wajah Arav.

Mendengar itu tentu saja membuat Ayah kandung Dion mengembangkan senyuman senangnya. "Tentu boy, karena kamu anakku. Aku Ayahmu," timpal Arav bangga. "Kamu bahkan sama tampannya denganku,"

sudah!!!

Lisa terdiam seribu bahasa sembari meneguk ludahnya kasar ia kehabisan cara sudah menjelaskan kepada Dion sekarang.

"Mommy, Mommy kenapa Mommy diam." Dion menyengol lengan ibunya.

"Ah, iya sayang. kamu lapar? kalau lapar Mommy akan memesan kan makanan untukmu," ucap Lisa.

Dion menggelengkan kepalanya cepat, "Aku belum lapal lagi Mommy, ini masih belum siang. lihat masih jam setegah 10 pagi." tunjuk Dion kearah jam tangan milik Arav.

Lisa langsung tersenyum gentir melihat kearah yang di tunjukkan anakknya. Pupus sudah ia mengalihkan topik tadi.

"Dion bisa melihat jam?" Tanya Arav terkejut mengetahui Dion bisa melihat jam dengan benar. bahkan seusianya rasanya sangat mustahil di percaya.

"Bisa Uncle," anak itu mengangguk cepat. "Mommy yang mengajalkan Dion, kata Mommy Dion harus bisa melihat jam agar cepat besar, karena Dion sangat ingin besar, agar bisa membantu Mommy bekelja cari uang yang banyak." Dion melebarkan tangannya mempragakan.

Seketika tawa Arav sangat kencang, bahkan bisa terdengar luar ruangan. "Hahahaha ..... kamu memang sama sepertiku jenius, kamu sangat jenius," Arav mengendong Dion sembari tertawa lepas merasa sangat bangga dan senang sekali mengetahui anakknya sangat pintar.

Dion yang melihat Arav seperti itu juga ikut tertawa kecil, hati anak itu juga merasa ikut senang bahkan melebarkan tangannya memeluk Arav dalam menenggelam kan kepalanya di curuk leher Arav.

Lisa tertegun, pemandangan macam apa ini? hatinya menghangat melihatnya reflek ia segera membuang pandangannya kearah lain, manik-manik matanya mulai berkaca-kaca. Beginilah pemandangan seorang istri melihat keakraban Ayah dan anak didepan matanya sendiri. Rasanya Lisa tidak tau harus bagaimana mengungkapkannya.

perasaannya bercampur aduk antara benci, kesal, marah, dan bahagia. ia tidak tau menjabarkannya.

***

"Kau kembali? sebenarnya apa yang kau inginkan dengan mengakui seperti itu?" todong Arya tanpa sengaja ia mendengar pembicaraan mereka tadi saat hendak pamit ke kantor kepada Lisa. Dan sekarang dia berhadapan dengan pria yang mengakui Ayah Dion.

"Tentu saja agar anakku mengetahui siapa Ayah kandungnya, bukan Ayah palsu," jawab Arav, niatnya keluar ingin membelikan air mineral untuk Dion karena anaknya itu haus tapi malah bertemu pria yang sangat ingin ia kasi bugeman mentah.

Bayang-bayangan Arya mencium kening Lisa waktu itu sangat jelas dibenak Arav. tekanan darahnya semakin naik.

"Ck," Arya tersenyum meremehkan. "Sekarang, disaat Dion sudah tau mana yang baik dan benar untuknya, saat Dion sudah bisa membedakan orang-orang yang sayang kepadanya. Bahkan Dion sudah besar sekarang! lalu dimana kau yang katanya Ayah kandungnya di saat Dion masih dalam kandungan ibunya, mana!" sargas Arya.

"Banyak rintangan yang harus di lalui Lisa saat saat kehamilannya bahkan sampai sekarang, dimana kamu hah?" Arya mencengkram kuat kerah baju Arav.

Sungguh kalau ini bukan rumah sakit sudah pasti Arya menghajar pria didepanya ini dengan sekuat tenaga. Sayang dia tidak ingin membuat keributan disini yang pada akhinya menganggu ketenangan Lisa.

Arav terdiam bahkan dia tidak melawan atas apa yang di lakukan Arya kepadanya. Benar, memang sangat benar, tidak salah atas apa yang dikatakan pria itu, dia sama sekali tidak ada disaat masa-masa sulit Lisa.

"Bahkan cacian dan makian sudah menjadi makanan bagi Lisa karena hamil tanpa seorang suami. Aku baru kali ini melihat laki-laki pengecut sepertimu. Aku bersumpah akan menghajarmu tapi tidak sekarang, Ketenangan Lisa sangat penting bagiku dari pada laki-laki pengecut sepertimu!" sinis Arya menghentak kasar tubuh Arav lalu pergi menuju kamar rawan Lisa.

"Aaaggrrrr ....."

Bersambung ......

maksihhhh buat kak Merry, yang selalu menunggu updated nya hehehe.

Oh iya, GA nya udah di adakan ya, mulai sekarang, berhubung karena pembaca cerita ini juga gak banyak jadi aku pilih pemenangnya, 3 orang, dan hadiahnya. juga harap maklum ya, hehehe. Juara 1 pulsa 30ribu, dan 2 dan 3 20 ribu.

caranya, mudah kok, Rate cerita ini kasi bintang, terus promosi ke siapapun itu terserah kmu lalu komentar tentang cerita ini. pengumumannya hari selasa insya Allah. Ya. ok.

jangan lupa Vote ya teman-teman sekalian.

1
Jumi Saddah
ini cerita beneran end kok nda ada lanjutan nya lgi,,
Gladys Dalsiva
lisa bodoh seharusnya cepat pergi tau ada araf
Suria Zulaikha
penasaran kelanjutannya..😍
Daud Meyli
menarik
Merry Merr
Lanjut dong Thor pleaseee
Narfach Atika
lanjut donk Thor
Mulyana Clara Mustafa
bagus sekali
Nobe Bara
bagus sekali namun sayang baru beberapa bab
Evi mugihartati
bgs
Ai Hodijah
kayanya kalau ada ulet keket kaya giru perlu di gores ,biar tau diri
terimakasih up nya,semoga masih bisa bersambung dan gak lama
saya suka ceritanya
selamar bebuka dan selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankan
Herlina Rahman
up thor sering2
Titik Supadmi
next thor...👍👍👍👍
Syahria Ria
Lama ya kak othor gak up hee apa di hp ku ya yang lama gak dapat notif ini 😁
Syahria Ria
waduh baru dapat notif kak othor maaf ya baru bisa komen 😁 wadu 😱 siapa ya yang manggil Arav 🙄 hemm pasti si uler keket karian 🤭 apa yang terjadi kalau sampai lisa tau itu tunangan Arav 🙄 bisa2 Lisa dan dion pergi jauh lagi dari Arav 🥴 haiya Arav ayo usir tuh si uler keket sebelum Lisa dan dion pergi lagi darimu pertahankan Lisa dan dion bersama mu Arav apa pun yang terjadi 😔 seandai nya mama Arav tau dan ngamok² tolong jaga lisa dan dion ya Arav kalau kamu gak mua kehilangan lagi ☺ bisa² di ambil uncle Arya 🤪😁
Reza Indra
Biasa
Reza Indra
alamat mata bawang nich.. dn kaya'nya bikin sediichh... 😥😥😥
Ai Hodijah
sakit hati lisa belum terobati,karna lukanya terlalu dalam,penderitaannya tidak sebanding dengan keadannya sekarang,anda harus siap tian dengan segala resikonya,karna andalah yang memulai duluan
💞 Adhel 💞: lanjut Thor, tetap semangat
total 1 replies
Entin Fatkurina
tetap semangat semangat semangat semangat semangat semangat
Titik Supadmi
next thor... 👍👍👍👍😍😍
Eliyah Edres
Lama ya thor nambah nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!