Menjadi anak seorang janda dengan ekonomi pas-pasan tak membuat Cika putus asa dan ia tetap semangat bersekolah,
Dan dengan pribadinya yang tak biasa itu, Cika pun jadi menarik perhatian seorang cowok murid baru yang tampan dan tajir.
Namun, kisah cinta mereka kemudian mengantarkan mereka pada satu pusaran masalah yang terhubung dengan masa lalu.
Apakah kira-kira?
Dan, bagaimana kemudian nasib hubungan mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cilamici, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
26. Jam Istirahat
Seharian ini, Cika dan Romi tiba-tiba terlihat jadi dekat, yang tentu saja membuat banyak teman mereka mulai berbisik-bisik di belakang,
Apalagi begitu jam istirahat Cika duduk di kantin sendirian untuk makan siang, lalu Romi tiba-tiba menghampiri dan menemani duduk satu meja dengannya, seketika semua teman yang ada di kantin pun jadi tambah heboh pula,
"Kamu setiap hari makan risol tidak bosan?"
Tanya Cika saat Romi terlihat makan risol di depannya dengan satu gelas es teh dan satu mangkuk mie ayam,
"Kan ganti-ganti pasangannya, jadi tidak bosan,"
Kata Romi sambil menyuapkan satu sendok mie ayam ke mulut lalu menggigit satu risol lagi,
Cika tampak mengulum senyum, lalu...
"Bukannya tidak boleh ganti-ganti pasangan?"
Kata Cika pula, membuat Romi yang mendengar pun langsung tersedak,
"Uhuk... uhuk... uhuk..."
Cika yang melihat Romi tersedak malah jadi ikut tersedak karena Romi wajahnya langsung merah,
Teman-teman di kantin pun tentu saja jadi memperhatikan kedekatan mereka,
Sungguh tentu bagi mereka melihat Cika bisa duduk satu meja dengan anak cowok, apalagi sampai mau bercanda itu adalah yang pertama kali,
"Minumlah,"
Kata Cika sambil memberikan botol minum miliknya pada Romi,
Romi pun meraih botol air minum milik Cika, lalu meminum air putih dari dalam botol itu,
Cika tersenyum seraya menghabiskan makan siangnya,
"Sepertinya banyak anak cewek yang kesal kamu duduk di sini, aku duluan saja ya,"
Ujar Cika yang kemudian bersiap berdiri,
Tapi...
"Ke mana? Di sini saja,"
Romi cepat menahan tangan Cika, membuat Cika sejenak sampai terdiam saja karena kaget tangannya dipegangi Romi,
Yah, ini tentu pertama kali untuk Cika tangannya benar-benar dipegangi seorang cowok, dan itu langsung membuat Cika jadi salah tingkah,
Romi yang melihat wajah Cika bersemu merah dan tampak salah tingkah langsung menengok ke sekeliling dan akhirnya cepat melepas tangan Cika,
"Sori, aku..."
Romi jadi tidak enak sendiri karena apa yang ia lakukan juga benar-benar spontan saja,
Ia hanya tidak ingin Cika pergi karena sejujurnya Romi ingin mereka bisa melewatkan jam istirahat bersama sembari mengobrol santai, apalagi Romi juga pagi tadi diminta Mama untuk nantinya pulang bersama Cika, maka Romi merasa perlu untuk bicara dengan Cika lebih dulu, apalagi...
Ah Romi rasanya dadanya kembali bergetar karena mengingat Mas Reno yang langsung begitu tertarik dengan Cika,
Ia khawatir jika nantinya Mas Reno akan benar-benar menjadikan Cika target cewek yang akan digombali, lalu Cika pun akan seperti kebanyakan cewek lain yang langsung menganggap gombalan Mas Reno serius lalu akhirnya berharap banyak, sedangkan Mas Reno sebetulnya tak pernah serius saat terlihat menyukai cewek,
Ah rasanya Romi bahkan masih ingat betul saat dulu ia sakit lalu Mas Reno menemaninya di rumah Nenek,
Mas Reno menggombali hampir semua cewek yang ada di desa Neneknya, lalu akhirnya malah jadi pada patah hati semua karena Mas Reno tak ada satupun yang benar-benar dipacari dan malah Mas Reno pergi begitu saja balik ke Jogja,
"Aku mau ke perpustakaan Rom, kamu terusin saja makannya,"
Kata Cika,
"Tapi Cik, aku mau bicara serius,"
Kata Romi gugup,
Cika menatap Romi sambil mengerutkan kening,
"Ada apa? Soal pesanan Mama kamu? Nanti saja aku akan bicara dengan beliau langsung,"
Ujar Cika,
"Ngg iya, maksudnya anu... nanti kita disuruh Mama pulang sama-sama, kan kamu..."
"Iya, aku tahu, jangan khawatir, tadi Ibu sudah pisahkan yang untuk dibawa ke rumah kamu supaya Mama kamu mencicipi, karena beliau minta diberi tambahan bahan isian untuk risolnya,"
Kata Cika,
"Oh, begitu ya..."
Romi malah jadi bingung harus bicara apa lagi,
"Aku ke perpustakaan dulu, ada buku yang sedang ingin aku baca,"
Ujar Cika akhirnya, membuat Romi terpaksa mengangguk mengiyakan,
Cika tersenyum ke arah Romi sebelum akhirnya benar-benar pergi meninggalkan Romi yang harus kembali melanjutkan makan mie ayamnya.
...****************...
gapapa lah yang penting Cika dan Romi udah bahagia,kalau aja semua hidup bisa sesimple itu yaa hihi
buruan bantuin s Cika
kasihan noh tas nya pda somplak pda awur awuran buku nya ge