NovelToon NovelToon
Sebatas Istri Bayaran

Sebatas Istri Bayaran

Status: tamat
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:15.4M
Nilai: 4.5
Nama Author: arsyazzahra

Alana Jovanka (25), perempuan yang dikhianati oleh kekasih dan sahabatnya. Pengkhianatan dan hinaan yang ia terima, membuatnya nekat membalaskan dendam dengan cara menikahi pria yang kaya raya. Alana akhirnya sepakat menjalani proses pernikahan kontrak dengan Dave Dirgantara yang sedang mencari istri sementara demi menggagalkan perjodohan yang diatur orang tuanya, dengan sebuah kesepakatan tidak akan ada cinta diantara keduanya.

Sayangnya, semua tak semudah yang Alana kira. Setelah pernikahannya dengan Dave, semakin banyak masalah yang menimpanya, yang berdampak pada hubungannya dengan Dave. Kala orang-orang terdekat Dave mulai mengusiknya, berusaha memisahkan keduanya. Lantas akankah perpisahan menjadi jalan terbaik bagi keduanya? Persaingan bisnis akan menjadi bumbu intrik dalam novel ini.

Simak ceritanya, jangan lupa masukan ke rak biar gak ketinggalan update.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arsyazzahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kaget

Alana memandang gedung yang menjulang tinggi di depannya dengan pendangan takjub.

PT. Dirgantara Karya. Tbk

Nama perusahaan itu terpampang besar di sana. Alana mengernyit heran merasa nama itu tidak cukup asing baginya. Bahkan berkali-kali ia membolak-balik alamat yang diberikan oleh managernya. Ia tidak mungkin salah mendatangi perusahaan kan. Tidak mau salah menduga, Alana berjalan masuk setelah mengeluarkan id card miliknya pada satpam.

Pagi ini ia akan mulai bekerja di sana sebagai seorang pegawai administrasi. Kemarin managernya memanggil dirinya, hanya untuk mengatakan bahwa ia di pindahkan ke kantor pusat. Entah Alana harus merasa senang atau bagaimana? Karena jarak dari rumah Dave ke tempatnya bekerja sangatlah dekat, berbeda dari kantor cabang sebelumnya.

Dirgantara? Alana mengernyit heran, kenapa nama perusahaan ini sama dengan nama belakang sang suami. Atau jangan-jangan ini adalah perusahaan milik Dave. Alana mendesah resah, bagaimana mungkin ia bisa tidak tahu apa-apa tentang suaminya. Bahkan ia memiliki cukup banyak waktu untuk membuka obrolan dengan lelaki itu. Di saat Alana tengah sibuk dengan praduganya, seseorang menepuk pundaknya.

"Kamu yang namanya Alana? Pindahan dari kantar cabang?" tanya seorang perempuan dengan nama tag yang tersemat di pakaiannya Nana.

"I-iya Nona."

"Namaku Nana. Panggil saja Nana, aku sekretaris Direktur. Kebetulan kemarin direktur sendiri yang meminta kamu untuk merekrut kesini. Jadi, ayo aku antar kamu ke ruang kerjamu," seru Nana.

****

PT. Dirgantara Karya. Tbk adalah sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang kontraktor bonafit. Saat ini mereka tengah membangun tujuh gedung apartemen dengan masing-masing memiliki tiga puluh satu lantai, yang diberi nama Green Peace.

Hari pertama kerja di kantor baru Alana memang sengaja datang lebih pagi. Kini Alana baru kembali dari toilet melewati sebuah lorong, di luar hujan deras tampak mengguyur bumi. Alana melihat dua orang perempuan yang memandang ke arah atas.

"Ada apa ini?" tanya Alana.

"Lampu lorong ini mati, dan sebentar lagi Direktur akan datang. Jika, keadaan lorong ini gelap pasti Direktur akan sangat marah!" ucap Risa yang merupakan rekan kerjanya baru di tempat itu.

"Kenapa tidak memanggil teknisi atau OB saja," saran Alana.

"Oh ayolah Alana. Kita saat ini berada dalam gedung yang berbeda. Sedangkan di luar hujan begitu deras, bagaimana mungkin kita memanggil mereka, lagian beberapa menit lagi Direktur akan datang waktu tidak akan cukup," jelas Risa.

Alana memandang lampu di atas kepalanya, otaknya tengah mengira-ngira jarak lampu dan lantai. Ia pikir ia harus memperbaikinya, toh dia hanya seorang pegawai biasa, rasanya tidak terlalu memusingkan soal penjualan, ia tidak akan rugi uang dari Dave lebih dari cukup.

"Ada tangga gak di gudang?" tanya Alana.

"Ada," sahut Moni.

"Ambilin ya. Biar aku aja yang benerin!"

"Hah! Kamu yakin Alana?" pekik keduanya.

Alana mengangguk. "Ya. Sana buruan ambil!"

Beberapa saat kemudian, Risa datang membawa tangga. Alana memasang tangga itu di bawah lampu. Kemudian perlahan menaikinya, beruntunglah ia lebih suka bekerja menggunakan celana bahan panjang, jadi ia bisa lebih leluasa bergerak.

"Risa ini mah bohlamnya yang mati!" teriak Alana di atas.

"Aku copot dulu lampunya ya. Kamu ambil aja lampu yang baru di bawah wastafel," ujar Alana.

"Iya!" sahut Risa seraya berlalu pergi. Alana berdiri menunggunya di tangga.

"Aduh Al. Perutku kok tiba-tiba melilit ya," keluh Moni seraya memegangi perutnya.

Alana menghela nafasnya. "Mau ke kamar mandi?" tawar Alana.

Moni mengangguk.

"Pergilah!"

"Tapi, Risa bahkan belum datang," ujar Moni seraya meringis.

"Aku bisa menunggunya, tidak masalah. Kamu pergilah."

"Iya. Maaf ya Al," cicit Moni dengan wajah tak enak. Ia pun bergegas pergi.

Sementara menunggu temannya, Alana masih berdiam diri berdiri di tangga. Tidak memperdulikan serombongan laki-laki yang berjalan dari arah lobi kantor. Alana justru menatap curah hujan deras di luar.

Seorang laki-laki tampan mengenakan jas navy, berjalan paling depan dengan tas hitam di tangannya, menghentikan langkah kakinya saat ada tangga lipat yang terbentang di tengah jalan. Gemuruh hujan menyamarkan langkah kakinya, membuat Alana sama sekali tidak mendengar.

Sementara, tiga orang laki-laki yang mendampinginya terlihat kebingungan melihatnya terdiam di bawah tangga. Mulutnya terbuka secelah ingin mengatakan sesuatu, tatkala melihat Alana justru berdiri santai di anak tangga dengan wajah menghadap jendela kaca dan asyik memperhatikan curah hujan.

Risa datang tergopoh-gopoh. Namun, langsung menghentikan langkah kakinya saat melihat sosok laki-laki yang berdiri di sisi tangga. Lelaki berjas navy itu mengulurkan tangannya, meminta bohlam di tangan Risa, tanpa mengucapkan sebuah kata. Bahkan ia juga memberi tanda pada Risa untuk memanggil Alana. Perempuan itu menelan ludahnya gugup lalu berkata, "Alana... I-ini bohlamnya."

"Lama amat! Kamu yang naik atau aku yang turun?" Alana menunduk dan seketika wajahnya terperangah saat melihat ada banyak orang di bawahnya. "Dave?" desisnya kaget.

1
Yuningsih Nining
aayeek , seneng nya kamu Zain lamaran mu di Terima silvi....
dan langsung 2 minggu lagi nikah aja.... bagus Zain semoga Lancarr
Yuningsih Nining
lanjooot thor
🤣🤣Ini kerjaan author bs aja buat yng baca ketawa ketiwi dgn 2 sejoli ini ( zain- silvi)
Yuningsih Nining
😄😶senyum² lagiii ini yang baca.... Zain yang hari² terbiasa hadepin klien, Lamarpun to the point kayak Gaet klen ajaa 🤣🤦‍♀️hadeueuhh
Yuningsih Nining
🤣🤣🤣Zain.... knp suka banget sih bikin silvi mau tarik urat leher jg tang baca ini senyum² dgn lagu- kelakuan mu, hadeueuhh
Yuningsih Nining
🤣🤣🤣Zain, Zain zaiiin gak gitu amat juga Zain, mungkin Cukup satu ikat bunga nya yang cantik plus kamu sendiri datang bawa cincin sekalian tuh nyambi bilang * will you Mary me, menikah dgn mu Zain jd istri jg anak² mu sm silvi
mungkin itu kata² yang kayak nya Pass
🤣🤣Lha ini.... bunga satu truk ampiyuuun dach
Yuningsih Nining
silvi ntar ajis Zain pergi ngelamun sebari berdebar dach,
🤣😀udah lama punya rasa km silvi ke Zain, tuh udah lampu hijau aaaja
Yuningsih Nining
🤣🤣
Yuningsih Nining
ayo Dave berjuang , bentar lagi kamu jg ketemu duplikat mu Dave Gala yang nge gemesin dgn kecerdasan nya jg comelnya
Yuningsih Nining
Nelson ini kayaknya orang yang mobil nya di tabrak Alana
Yuningsih Nining
Gizka gizka bukannya kamu dulu jg kampungan seprti Dave bilang
dulunya kampungan eee skrng ngatain Alana kampungan
😀sadar gizka
Thiva ShiRegarr II
bagus , lucu bgt😂 suka sama cerita nya.
Nia Nara
Jadi, kalau nelson lelaki baik2, ada kemungkinan alana ditukar dg proyek kah, dave ?
Nia Nara
Aku jadi alana juga susah untuk tidak jatuh cinta
Rehan Rama
buru Thor mlm pertama 😂
Zaleha Abdullah
knp Sya rasa sedih sekali bila sampai di bab ini air mata jatuh Tampa disedari sekali ya knp
Zaleha Abdullah
baca cerita ini best tapi hati rasa bimbang juga sbb x tau kenapa macam rasa takut pun ada mungkin banyak fikir agak nya juga dlm cerita ini sesekali fikir kesudahan Alana kecewa atau tidak itu yg utama tapi pun Sya tetap suka jln cerita nya
Puji Astuti
aturan gak usah pake nama mobil pajero gitu thor bilang aja salah satu mobil mewah miliknya gitu..
soalnya tetangga saya yg jualan gorengan juga punya pajero 😅
Fisca vis vis
nyesek bngt /Sob//Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Heny
Alasan nya mau istirahat gk tau nya bercocok tanam
juwita
mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!