NovelToon NovelToon
Another CINDERELLA

Another CINDERELLA

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: JE270608

Alaya Adalvino, merupakan seorang putri dari negara Gracetian yang memiliki sistem pemerintahan monarki absolut.

Putri cantik itu harus hidup sebagai gadis biasa tanpa tahu masa lalunya sebagai seorang putri karena kelompok pemberontak yang ingin membunuh ibunya sejak Alaya masih dalam kandungan, membuat ibunya yang saat itu berstatus sebagai permaisuri Gracetian melarikan diri keluar negeri setelah usaha pembunuhan terhadap dirinya gagal.

Setelah Alaya kembali pada posisinya, putra mahkota Christopher dari kerajaan Rodfeel yang terobsesi dengan Alaya melamarnya, sedangkan Alvero Adalvino sebagai kakak kandung Alaya sekaligus raja Gracetian tidak mau ada hubungan khusus antara kerajaannya dengan kerajaan Rodfeel memaksa perjodohan antara Alaya dan duke Evan.

Seorang duke tampan dan hebat yang dulunya sempat mencintai Deanda yang sekarang merupakan permaisuri Gracetian, istri dari Alvero.

Bagaimana kisah cinta duke Evan dan putri Alaya selanjutnya? Selamat menikmati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JE270608, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MAGNET BAGI EVAN

Evan sendiri, bukannya tidak tahu dimana letak ruang kerja Alvero, tapi dia dengan sengaja membiarkan Alaya berjalan lebih dahulu kesana, agar bisa meredakan kekesalan hatinya, yang bisa dilihat jelas oleh Evan lewat wajah Alaya, meskipun ketika mengajaknya untuk bicara secara pribadi tadi, Evan bisa melihat bagaimana kerasnya usaha Alaya untuk menahan dirinya agar tidak berteriak dengan nada kesal di depan Evan untuk tetap menunjukkan rasa hormatnya pada Evan di depan orang lain.

Mmm… pengendalian dirimu cukup bagus juga meskipun tatapan matamu sudah seperti singa yang siap mencabik-cabik mangsanya.

Evan yang sengaja memilih untuk tetap berjalan di belakang Alaya, sambil mengamati calon istrinya itu, berkata dalam hati dengan senyum tipis tersungging di bibirnya.

Apa-apaan ini? Kenapa duke Evan melanggar janjinya padaku? Kenapa dia menerima perjodohan ini? Aku harus menegaskan tentang penolakanku terhadap rencana perjodohan ini. Jika tidak, aku akan melakukan segala cara untuk membatalkan perjodohan ini. Aku harus segera memikirkannya dengan baik sebelum terlambat. Aku dan duke Evan, tidak ditakdirkan untuk bersama. Hih, kenapa juga aku harus menikah di usiaku yang bahkan belum genap 22 tahun? Aku masih mau bebas, dan yang pasti, aku ingin menikmati masa mudaku. Bisa-bisanya putra mahkota Christopher membuat gara-gara padaku dengan melamarku di usiaku yang masih sangat muda, sehingga aku hatus menghadapi masalah sebesar ini dengan duke Evan.

Alaya terus mengomel dalam hati, hingga dia bahkan tidak menyadari kalau kakinya sudah melangkah masuk ke dalam ruang kerja Alvero dengan Evan berdiri tegap di belakangnya, dan Erich bahkan sudah menutup kembali pintu ruang kerja Alvero itu, untuk memberikan kesempatan kepada dua orang itu berbicara dari hati ke hati tanpa ada yang mengganggu mereka.

Aku hanya mau menikah dengan orang yang aku cintai, dan dia juga benar-benar mencintaiku. Aku mau mengukir kisah romantisku sendiri bersama pria itu. Dan sepertinya, duke Evan bukan pria yang tepat untukku, karena dia tidak mencintaiku. Sejak awal, harusnya kami tidak bertemu.

Alaya masih saja mengomel dalam hati.

“Apa kamu sudah tidak berniat untuk berbicara secara pribadi denganku lagi?” Evan yang melihat bagaimana Alaya diam di tempatnya, dengan keningnya yang sesekali terlihat berkerut dan menahan nafasnya, akhirnya membuka pembicaraan setelah beberapa saat Evan melihat Alaya masih terdiam dengan wajah seriusnya, karena terus mengomel dalam hati tentang masalah perjodohan ini.

Melihat sikap Alaya yang bisa terbaca dengan begitu jelas di wajahnya kalau dia sedang panik dan tidak senang hati, sebenarnya Evan ingin membiarkannya, karena dia sebelumnya cukup menikmati sosok gadis cantik di depannya yang baginya, merupakan gadis yang berani dan menarik.

Dengan tindakannya meminta kesempatan bicara padanya secara tiba-tiba di depan banyak orang tadi, sebenarnya Alaya sudah menunjukkan sikap tidak hormat dan menentang Evan sebagai seorang duke yang memiliki kedudukan lebih tinggi dari dia.

Tapi entah kenapa, dengan sikap Alaya yang seenaknya sendiri itu, Evan tidak merasa keberatan, dan justru keinginannya untuk lebih mengenal dan melindungi gadis cantik yang menurutnya juga sangat menggemaskan itu terasa semakin kuat dalam dirinya.

Entah apakah itu cinta yang mulai tumbuh, atau hanya sekedar rasa kagum dan terpesona pada sosok cantik dan pemberani itu, Evan belum berani memastikan perasaannya pada Alaya.

Tapi yang pasti, sampai detik ini Evan merasa dia tidak menyesal sama sekali dengan keputusannya untuk menerima perjodohannya dengan Alaya.

Justru saat ini, ada rasa bahagia yang tiba-tiba menelusup di hati Evan, karena diantara pangeran John dan Javer, Alvero lebih memilihnya sebagai calon suami Alaya, meskipun di masa lalu, Alvero tahu bagaimana perasaan Evan terhadap Deanda.

Meskipun jelas-jelas gadis itu sudah bersikap tidak sopan padaku, kenapa sulit sekali bagiku untuk tersinggung dan sulit bagiku untuk mengalihkan pandangan mataku dari sosoknya yang justru terlihat menggemaskan dan semakin cantik saat melihat matanya yang membulat karena marah? Apa aku sudah gila? Sepertinya aku justru ingin semakin menggodanya meskipun tahu dia akan marah padaku.

Evan berkata dalam hati sambil tesenyum ke arah Alaya yang tampak sedikit tersentak begitu mendengar kata-kata santai dan tenang dari Evan.

Alaya Adalvino… kenapa kamu tiba-tiba hadir dalam hidupku, dan seperti magnet yang membuatku jadi sulit berpaling darimu? Kalau saat itu, aku bertemu lebih dahulu denganmu, apa mungkin… aku tidak akan pernah merasakan jatuh cinta pada Deanda?

Evan kembali berkata dalam hati, sambil melangkah, mendekat ke arah Alaya yang sudah membalikkan tubuhnya, dan sedang menatap ke arahnya dengan kening mengkerut.

“Stop! Tolong jangan mendekat….” Alaya langsung berkata kepada Evan sambil mengarahkan kedua telapak tangannya pada Evan yang justru tersenyum geli melihat tindakan Alaya padanya.

Bahaya! Bahaya! Aku tidak boleh membiarkannya mendekat atau aku akan terbius dengan wajah malaikatnya.

Alaya langsung berkata dalam hati sambil menarik nafas lega, karena Evan cukup menurut padanya, berhenti di tempatnya tanpa melanjutkan niatnya berjalan mendekat ke arah Alaya.

“Apa berbicara dengan jarak seperti ini cukup untukmu?” Evan berkata dengan nada sedikit keras, karena posisinya berdiri saat ini memang cukup jauh dari Alaya.

“Cukup… sudah cukup.”  Alaya menjawab pertanyaan Evan dengan sangat cepat.

“Apa yang ingin kamu bicarakan denganku secara pribadi? Bukannya kamu sudah tahu isi pengumuman dari yang mulia Alvero? Apa kamu merasa kalau pengumuman itu masih kurang jelas? Atau ada yang kurang? Aku bisa meminta pada yang mulia untuk menambahkannya.” Dengan sengaja, meskipun Evan tahu bukan itu yang diinginkan oleh Alaya, Evan sengaja menggoda gadis cantik itu dengan mengucapkan kata-kata yang semakin membuat hati Alaya bertambah kesal dan mendongkol.

Dia benar-benar tidak tahu atau pura-pura tidak tahu dengan maksudku mengajaknya berbicara secara pribadi? Hah… bisa-bisanya dia bersikap begitu tenang, padahal rasanya saat ini kepalaku hampir meledak, dan aku ingin berteriak sekeras-kerasnya di depan laki-laki ini.

Alaya berkata dalam hati dengan mata menatap ke arah Evan dengan tatapan menyelidik dan sikap siaga, meskipun dia tahu sebagai laki-laki terhormat, Evan tidak mungkin bertindak macam-macam dengannya.

“Duke Evan, terus terang, saya benar-benar kecewa dengan Anda.” Alaya berkata dengan mata menatap lurus ke arah mata hijau Evan, yang tampak tetap bersikap tenang, meskipun dia bisa melihat aura kemarahan dan kecewa di wajah Alaya.

“Apa aku sudah melakukan kesalahan besar pada Putri Alaya?” Pertanyaan Evan dengan senyum di wajahnya, dengan sikap tidak merasa bersalah, membuat Alaya mengepalkan salah satu tangannya yang ada di samping tubuhnya dengan erat.

“Apa saat ini Duke Evan tidak merasa perlu untuk minta maaf pada saya? Dan menjelaskan kenapa Duke Evan ingkar janji pada saya?” Alaya berkata kepada Evan dengan nada yang mulai menunjukkan kekesalan hatinya.

“Ah, maaf Putri. Tapi aku tidak merasa sudah melakukan hal buruk pada Putri, sehingga aku harus minta maaf padamu. Dan juga, aku tidak merasa melanggar janji apapun dengan Putri.” Kata-kata dan sikap tenang Evan, membuat mau tidak mau emosi dalam diri Alaya menyurut, karena sikapnya tidak membuat emosi Evan terpancing sama sekali, yang akhirnya justru membuat Alaya sedikit malu pada dirinya sendiri karena sikapnya yang emosional.

1
Yudhi Aditya Wibawa
Luar biasa
anik julaikah
ke sekolah buat apa coba gue di belakang panggung indonesian mau tau deh kalo di kasih hadiah lain pada libur kan ada gue nya itu mah kamu juga sih tapi ya itu namanya apa yang ada tugas numpuk tapi masih di bandung aja ya kalo gue punya teman
anik julaikah
evan ganteng banget sumpah demi allah semoga bisa aja nih uang kas iya sama gua mau tau apa sih kamu nikah muda yang paling banyak digunakan sebagai seorang cowok ganteng banget sama dia aja ya ~yak gue mau pergi dari hidupmu masih bisa tersenyum tapi masih di bandung dan tidak bisa aja kamu dek kamu juga cantik itu kan Qualcomm menang aja nih
anik julaikah
iki hahliserpami
anik julaikah
novel duit novel ikujyasera
RC
💘💘💘💘💘💘
Dwi Melyawati
bagus..
JE270608: terimakasih pujiannya kakak 🥰🥰
total 1 replies
...
kaya nya Evan kecil ini yg tolong Alaya
JE270608: betulllllll
total 1 replies
Sharon
Dari mikrofine pembicaraan dokter aama ketiie aja udh ada bukti ngapain pula pake hipnotrapi lg bikin gregetan .
JE270608: alaya pengen balas perbuatan kattie😁
total 6 replies
Sharon
Keren ornado kerja langsung tanpa byk bicara tp hasil langsung gk ada pake lama 👍 keren banget
JE270608: tokoh idolaku paling keren😁
total 1 replies
Sharon
Mmg cinta bs mmbuat orng lupa segalanya dan jg mjd tdk fokus dgn sekeliling nya 😆
Sharon
Perasaan sama aja dua dua nya gk tahan 😅
Sharon
Ini x evan cerobah karna sdh bucin , penhouse lebih aman duke
Sharon
Kalau soal itu tu apapun d lakukan bahkan kucing kucingan 🙈😆
Sharon
Tenang mom baby nya otw 🤗
Sharon
Penisirin ya alea😅 sdh plng saja percuma jd nyamuk hotel nnti
Sharon
Finaly …😍
Sharon
Pentunh terus palanya biar inget salahnya dokter jordan
Sharon
Tenang alaya kalau sdh sembuh hinotistrapi nya pasti janji evan sll tepat👍
Sharon
Hugo kittie dokter j… dalang pencucian otak evan ttg alaya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!