NovelToon NovelToon
Magic System

Magic System

Status: tamat
Genre:Fantasi / Identitas Tersembunyi / Sistem / Teen Angst / Fantasi Urban / Fantasi Urban-Ultra-capable / system / Aplikasi Ajaib / Tamat
Popularitas:87.1k
Nilai: 5
Nama Author: ilmara

Bagaimana reaksi anda saat mendapatkan sistem ajaib yang tiba-tiba muncul di hp anda, dengan misi dan hadiah yang sangat mengiurkan.

Itulah yang dialami seorang karyawan laki-laki dari perusahaan Car grup, dia mendpaatkan sistem ajaib. dengan adanya sistem tersebut Derrell dapat mengetahui rahasia gelap di kotanya.

mampukah Derrell menyelesaikan misinya ?

penasaran yuk baca aja🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilmara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hukuman Derrell

Bismillahirohmanirohim.

"Huh sangat membosankan!" Amira gadis itu sedang bermain ditaman dalam rumah milik Zegra.

"Argh…..! kapan aku bisa menghirup udara bebas lagi. Bapak-bapak itu sungguh menyebalkan masa keluar saja tidak boleh" kesal Amira.

Zegra memang tidak memperbolehkan Amira keluar dari wilayahnya, karena diluar masih terlalu berbahaya untuk Amira. Zegra tahu gadis itu pintar dan cerdik, tapi tetap saja dia akan kalah jika satu dengan 20 orang lebih.

"Disini memang semuanya ada. Taman ada kolam renang ada bahkan supermarket dan perpustakaan pun ada tidak perlu membayar jika ingin melakukan apapun. Tapi tetap saja ini sangat membosankan. Satu lagi disini tidak ada nasi kucing favoritku" keluh Amira. Amira gadis itu masih saja setia mengoceh sambil mengejar kupu-kupu yang tidak sengaja hinggap di sebelahnya tadi.

Menjadi gadis seperti Amira memanglah tidak senang terkurung, karena dia adalah gadis yang bebas bisa pergi kemana saja dia mau. Jika berada di wilayah Zegra selama berminggu-minggu tentu saja gadis itu bosan, karena dia yang tidak bisa diam sudah menjelajahi setiap ruangan yang ada di rumah istimewa itu.

Amira akui dia baru pertama kali melihat rumah sebesar itu dan selengkap itu. Ada lapangan, ada perpustakaan, mall, kolam renang bahkan tempat kebun buah yang sangat lengkap pun ada.  

"Capek, lebih baik aku pergi ke kebun buah-buahan" ujar Amira sambil berlalu pergi meninggalkan taman yang ada di dalam rumah Zegra menuju kebun buah-buahan.

"Oke kita memanjat pohon-" Amira mengetuk-ngetuk kelapanya untuk berpikir keras buah apa yang akan dia makan untuk hari ini.

"Aha, Ketemu! kita makan buah apel saja sepertinya enak" Amira yang bersiap memanjat pohon apel yang tidak terlalu tinggi dia urungkan karena mendengar suara kucing Muer kesayangannya.

"Miau…..Miau…..miau…." kucing Muer mendongakan kepalanya untuk melihat Amira.

"Muer apakah kamu mau ikut denganku memanjat pohon apel ini" ucap Amira sambil mengelus kepala muer.

"Miau…..Miau….." Amira dapat melihat tatapan mata yang antusias dari Muer.

Amira mengangkat Muer ke dalam gendongannya. "Baiklah Muer mari kita memanjat pohon apel. Kita habiskan semua buah-buahan milik bapak-bapak datar itu Muer" ucap Amira penuh dendam pada Zegra, karena Amira merasa kesal pada Zegra yang tidak memperbolehkan dirinya keluar dari rumah lengkap tersebut.

"Aman Nyam-nyam, ternyata buah apel ini enak juga, kenapa tidak dari kemarin-kemarin aku makan buah apel satu ini" Amira yang kesusahan mengoceh karena mulutnya terasa penuh. Jadi apa yang dia bicarakan tidak terlalu jelas" membuat gadis itu harus terpaksa makan dengan pelan-pelan. 

Sementara itu dari tadi malam sampai sekarang Zegra masih merasakan pusing dikepalanya akibat suara Muer yang terlalu keras, padahal jarak keberadaan kucing Amira dengan Zegra tidak terlalu dekat.

"Kenapa kepalaku masih terasa pusing" ucap Zegra bertanya pada diri sendiri.

"Aku ingin sekali membunuh kucing gadis itu, tapi untungnya aku takut dosa" ucap Zegra sambil meneguk segelas air putih yang sudah disediakan oleh Titan.

"Kenapa aku juga merasa bosan berada di rumah ini, seperti yang gadis itu katakan padahal disini semuanya sudah ada. Gara-gara gadis mata-mata itu ketenanganku menjadi kacau seperti ini" gerut  Zegra.

***

"Kapan gue bisa pulang, ini sungguh menyiksa" Derrell sudah hampir jam 10 malam tapi dia tak kunjung pulang karena hukuman yang harus dia terima dari ceo car group.

"Sangat membosankan" Derrell tiba-tiba berpikir untuk menelpon Amira. 

"Apa yang sedang gadis itu lakukan, kenapa gue menjadi terus memikirkan gadis nasi kucing itu. Mengingat nasi kucing gue jadi lapar" ucap Derrell, lalu dia merogoh hp nya.

Entah Derrell mendapatkan nomor Amira dari mana. "Halo" sapa orang dari seberang telpon.

"Hai gadis nasi kucing kau sedang apa" sapa Derrell.

"Kau siapa? darimana bisa tahu nomorku" Amira yang baru turun dari pohon apel merasa kaget ada orang yang bisa tahu nomornya.

"Tenang saja jangan takut, gue Derrell yang lo ajak makan di warung nasi kucing di utara kota X" jelas Derrell sambil tertawa kecil.

Di Seberang sana Amira terlihat menghela nafas lega saat mendengar nama Derrell disebut. "Syukurlah jadi untuk apa kamu menelponku di jam 10 malam begini?" tanya Amira di seberang telpon.

"Tidak aku hanya mau menanyakan kabarmu saja, apakah kamu baik-baik saja"

"Ya aku baik-baik saja ini saja aku baru turun dari pohon apel, kalau begitu aku tutup telponnya"

Tut…

Amira mematikan telponnya sepihak. "Hei, halo, cak, dasar gadis ini aku belum selesai bicara juga sudah dimatikan teleponnya" ujar Derrell merasa sedikit kesal. Tapi dia juga lega mendengar Amira baik-baik saja. 

Memenga Derrell sudah tahu jika Amira baik-baik saja, tapi entah mengapa jika dia tidak memastikan langsung Derrell belum merasa tenang. 

Hampir jam 12 malam Derrell memeriksa semua sudut ruang yang ada di car group untuk memastikan semua karyawan sudah pulang. "Ternyata menjadi keamanan tidak enak apalagi kalau pulang terakhir terus" keluh Derrell. "Tapi mau gimana lagi gue harus tetap melaksanakan hukuman" tambahnya.

Derrell kini sudah berada di lantai 4, lantai terakhir yang harus dia periksa Derrell senang karena sudah tidak ada karyawan lagi yang bekerja di lantai 1-3 dia berharap di lantai 4 juga semua karyawan sudah pulang. 

Derrell yang berdiri di depan ruang ceo teringat sesuatu. "Bodoh Derrell kenapa tidak gunakan magic system" gumunnya pada diri sendiri.

"Kenapa juga magic system tidak memberitahuku, apa dia ngambek karena tadi pagi? Aneh masa sistem bisa marah"

Derrell dengan cepat membuka aplikasi magic system yang ada di hp nya.

"Magic system tidak bisa membantu untuk sekarang" Derrell melebarkan pupil matanya saat membaca tulisan yang pertama kali muncul di aplikasi magic system.

"Lah, kenapa jadi gini awas lo ya sistem gila" saat ini Derrell benar-benar merasa kesal. Sudah lelah di phpin lagi sama magic system.

Derrell mendengus pelan lalu dimasukan kembali hp nya ke dalam kantong celananya. "Terpaksa harus melakukan semua pekerjaan dengan manual" ucap Derrell sambil melanjutkan untuk memeriksa setiap ruangan yang ada di lantai 4. 

Setengah jam kemudian Derrell sudah selesai memeriksa lantai 4 hanya tinggal ruang IT lagi yang belum Derrell periksa. "Akhirnya sudah kosong tinggal ruang IT" Derrell berucap sambil berjalan ke ruang IT. Sampai di ruang IT senyum Derrell runtuh begitu saja.

"Hancur sudah harapan gue buat pulang" ucap Derrell lemas seketika kala melihat Fian masih berada di ruang IT. Derrell merosotkan tubuhnya di depan pintu ruang IT.

Fian yang merasa ada orang berjalan menuju pintu luar ruang IT. "Rel lo ngapain tidur disini?" tanya Fian.

"Seharusnya gue yang nanya lo ngapain masih di ruang IT Yan, hancur sudah harapan gue buat pulang" jawab Derrell lemas.

Jika boleh jujur Fian ingin sekali tertawa, tapi melihat Derrell sudah tidak berdaya dia hanya bisa memendamnya saja. "Ya udah ayo kita pulang" ajak Fian.

1
MAWI
mantaaaaap thoor
Tiwi
ketua
AitchAre
udah tamat?
Ilmara: Sudah ya kak🤗
total 1 replies
Herry Busali
gak kreatif ksh duit sm org susah kek, ksh panti asuhan kek tu duit, beli pakaian mbl motor kek, apa m di bw mati tu duit
Ilmara: makasih kak sudah mampir🤗
total 1 replies
Gattan
👍👍👍
Ilmara: Setidaknya hargai penulis ya kak🤗 kakak mau komen apa aja terserah, tapi jangan pake bintang 1 jg, walaupun karya saya jelek, tapi semua butuh usaha, otak juga harus mikir, kalau nggak suka bisa skip ya kak. makasih udah mampir di magic system walaupun hasilnya mengecewakan🤗
total 1 replies
Mbah Kenyung
berawal dgn basmalah, smoga author sllu sukses. amin
Ilmara: Aamiin 🤲 makasih kak🤗
total 1 replies
REY ASMODEUS
hati hati so bakso lewat. hh
REY ASMODEUS
bukan korupsi handal alangkah baiknya pakai katq koruptor, karena dia pelaku penggelapan uang sehingga sebutannya koruptor, uang yang dia gelapkan nah itu di sebut korupsi, sedikit perbedaan kata tapi lain makna. sama halnya dengan kata aku dan kamu.
Ilmara: makasih atas keritiknya kak🤗
total 1 replies
REY ASMODEUS
segar bukan segera
Ilmara: typo bang maklum hihi
total 1 replies
REY ASMODEUS
ganjal ganjal emang mobil gak bisa nanjak makanya di kasih pengganjal ?
REY ASMODEUS
dalam > dalang.
REY ASMODEUS
ganjal > janggal .. oke thor,, ente lanjut apa kaga terserah tapi perhatiin juga tuh .
Anak orang
kasus kak
Jimmy Avolution
Ayo...ayo...
Jimmy Avolution
Ayo...
Jimmy Avolution
Nice....
Jimmy Avolution
Terus....
Jimmy Avolution
Ayo...
Jimmy Avolution
Asyiek...
Jimmy Avolution
Ayo...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!