NovelToon NovelToon
Istikharah Cinta

Istikharah Cinta

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:298.7k
Nilai: 5
Nama Author: syitahfadilah

"ISTIKHARAH pada hakikatnya bukan untuk memilih diantara dua pilihan, tapi untuk menetapkan hati disatu pilihan." Anisa Rahman.


"CINTA adalah ruang dan waktu yang diukur oleh hati, dan terdiri dari satu jiwa yang menghuni dua tubuh." Rahmat Hidayatullah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syitahfadilah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

NASIHAT UMI DI HARI PERNIKAHAN

Hari yang di tunggu-tunggu Rahmat telah tiba. Sosok laki-laki tampan yang sudah terlihat rapi dengan setelan jas berwarna putih serta peci yang berwarna senada, terus menatap dirinya dari pantulan cermin.

Tak hentinya wajah tampannya itu tersenyum, mengingat hari ini ia akan memulai dan menempuh kehidupan baru bersama Anisa, bersama gadis yang mampu membuatnya jatuh hati hanya baru dengan melihat fotonya saja.

Dadanya terus berdebar, ketika teringat jika sebentar lagi prosesi ijab kabul akan dimulai, dan setelah itu ia benar-benar telah menjadi seorang suami.

Umi Kalsum yang berada dikamar putranya itu sejak satu jam lalu, beranjak dari tepi ranjang yang menjadi tempat dudukan kemudian menhampiri Rahmat yang masih berdiri dihadapan cermin, lalu mengusap punggung putranya itu.

"Putra Umi tampan sekali," ucap Umi Kalsum sambil tersenyum.

"Umi, aku gugup." ujar Rahmat kemudian berbalik memeluk uminya.

"Iya Umi tahu, tapi kamu laki-laki jadi kamu harus terlihat gentle dihadapan calon istri kamu nanti." kekek umi kalsum.

"Jangan perlihatkan kalau kamu sedang gugup." sambungnya.

Rahmat mengangguk dibalik tubuh uminya, kemudian perlahan mengurai pelukannya.

"Setelah ini kamu akan menjadi seorang suami, Nak." kata umi sambil menangkup wajah putra bungsunya itu. "Dan tanggung jawab mu bukan hanya kepada Umi dan Abi, tetapi tanggung jawab mu akan lebih besar kepada istrimu." sambungnya.

"Bertutur kata lah yang lembut pada istrimu. Tegur lah dengan penuh kelembutan jika dia berbuat salah. Jangan terlalu sering mempersoalkan kesalahannya, dan maafkan lah jika dia berbuat salah. Tunjukkan cinta dan kasihmu padanya, buatlah hatinya merasa nyaman. Karena seorang istri adalah jantung rumah, jika istri tidak bahagia makan seisi rumah tidak akan bahagia." tutur Umi kalsum menasehati.

"Iya, Umi. In Sya Allah, aku akan selalu mengingat nasihat Umi." uja Rahmat.

Umi kalsum tersenyum, sekali lagi ia mengusap kepala putranya yang tertutup peci putih. Netranya tak lepas menatap wajah putranya yang terlihat semakin tampan dengan pakaian pengantin yang melekat ditubuhnya.

Rasanya baru kemarin ia menimang-nimang tubuh mungil Rahmat, dan hari ini sebentar putranya itu akan menjadi seorang suami.

Umi kalsum menitihkan air matanya, rasa bahagia tak mampu ia sembunyikan. Kini kedua anak-anaknya telah memiliki kehidupannya masing-masing.

"Nak, setiap pernikahan, setiap yang berumah tangga pasti memiliki ujiannya masing-masing. Dan Umi ingatkan, apapun ujian yang Allah berikan dalam rumah tanggamu nanti. Kamu jangan goyah, kuatkan imanmu, kuatkan hatimu, tabah menerima semua cobaan-Nya. Karena Allah tidak akan pernah menguji seorang hamba diluar batas kemampuannya."

Dan kali ini Rahmat lah yang menitihkan air matanya. Yah ia sendiri tahu akan hal itu. Dan untuk itu ia benar sudah mempersiapkan dirinya dari perjalanan membina bahtera rumah tangganya nanti bersama Anisa.

"Iya, Umi. In Sya Putra Umi akan siap menjalani apapun ujian yang Allah berikan nanti." ucap Rahmat, ia meraih kedua tangannya Uminya dengan sedikit terisak.

"Ya sudah, jangan menangis nanti tampannya hilang." kekeh Umi. "Kalau sudah siap sekarang kita ke Musholah, sebentar lagi keluarga Anisa akan datang." ajak Umi.

Rahmat mengangguk, kemudian menggandeng tangannya Umi nya keluar dari kamar yang akan menjadi kamar pengantin nya bersama Anisa. Kamar yang sudah dihiasi dengan sedemikian rupa aneka bunga-bunga yang membentuk hati di atas ranjang, oleh Hanifah dan Indra.

Sesampainya di mushollah, Rahmat disambut dengan shalawat yang menggema yang dilantunkan oleh para santri-santrinya. Raut bahagia tercetak jelas diwajah para santri melihat Ustadz favorit mereka kini telah menjadi pengantin.

Begitupun dengan para guru-guru yang juga turut bahagia atas pernikahan putra dari pemilik pesantren. Namun, berbeda dengan Ustazah Nia yang wajahnya terlihat datar tanpa ekpresi.

Rahmat duduk bersila dihadapan seorang laki-laki paruh baya, yakni seorang penghulu yang akan menikahkannya dengan Anisa. Serta sebuah meja kecil yang berisi mahar dan berkas pernikahan, yang menjadi pembatas dirinya dan penghulu tersebut.

Tak lama, terdengar tabuhan rebana serta shalawat iringan pengantin, yang membuat dada Rahmat semakin berdegup kencang. Yah, diluar sana calon istrinya telah datang. Hanya tinggal beberapa menit lagi, dirinya benar-benar akan menjadi seorang suami.

Dadanya berdetak semakin tak karuan tatkala kini Anisa telah duduk disampingnya dengan gaun pengantin yang berwarna senda dengan jas pengantin yang dikenakan nya.

Namun, ia berusaha untuk menutupi rasa gugupnya seperti apa yang dikatakan oleh sang umi saat masih berada dikamar pengantin beberapa saat yang lalu.

"Kamu harus terlihat gentle dihadapkan calon istri kamu nanti. Dan jangan perlihatkan kalau kamu sedang gugup."

1
imhe devangana
Aroma2 jahil ini sm calon suami Annisa🤭
seandainya dia crt ke rahmat atau abi ridwan soal mimpinya
imhe devangana
🤭🤭🤭
Hera sasuwe
👍🏻
imhe devangana
thor kok nm suami Hanifah berubh jd Andre kan di awal crt nm nya indra. knp bab2 akhir berubh jadi Andre
imhe devangana
Andre apa indra ya nm suami Hanifah?
imhe devangana
Masya Allah, luar biasa dr sekian puluh novel yg sy bc ini yg sangat berkesan krn di jelaskan sangat terinci, seperti soal mahar & soal istiharah & msh banyak nasihat2 atau petuah yg dpt dijdkan pelajaran terkhusus sy pribadi.
jazakillah khairan thor, sukses selalu dlm karya2 nya
imhe devangana
Masya Allah, tabarakallah thor
imhe devangana
mudah2an tanda2 Annisa ngidam
imhe devangana
cm meluruskan,Masha Allah jika melihat kebaikan & subhanallah jila melihat keburukan.maaf klu salah thor 🙏🙏🙏
🥰🥰🥰🥰
imhe devangana
bab ini btl2 sangat2 dalam hikmahnya.pelajaran yg sangat besar untuk ku pribadi. dibalik makna seprangkap Alat sholat dijelaskan dg rinci.
thot terima kasih, jazakillah khairon 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰 🤗🤗🤗🤗🤗🤗
Nurlinda: terima kasih kembali kk 🙏❤️❤️
total 1 replies
imhe devangana
ternyata andiran jodoh Ustazah Nia.gmn ya🤔 ustazah nia suka ustad rahman tp dia menikah sm Annisa skrng Andrian sepupu Annisa mencari jodoh dlm mimpinya yaitu Ustazah nia. hemmmm
imhe devangana
dasar bocah, msh kecil sdh ingkar janji 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
NaNa
Luar biasa
Yhunie Andrianie
aq juga punya tahi lalat ditelapak tangan, tpi di sblah kiri😁
Sanatun Eka Ayu Aprilya
yang di maksud menyambung rambut itu juga masang bulu mata palsu, sanggul ya kak.
.
bukan rambut kepala di sambung dgn rambut saja.
Sanatun Eka Ayu Aprilya
adik dari ibu kalau di tempat saya panggil nya bu lik, bibi.kalau bude itu kakak perempuan dari ibu..
.
beda daerah beda panggil an kali yahh..
Neny Suswiyanti
👍🏻
Abel Erlene
itu ibu aku. tapi yg dilihat ayahnya hehehe
Emy Bundanya Aisyah
ko zahra..bukannya annisa
Mia Amilia
alur ceritanya singkat dan padat, suka sekali alur ceritanya membuat degdegan jadi gak bisa tidur mau terus baca nya
Nurlinda: terimakasih ulasannya kk 🙏🙏🙏😘😘😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!