NovelToon NovelToon
Rindu Rainerly

Rindu Rainerly

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: nenengsusanti

Jika langit punya pelangi untuk di banggakan, aku punya kamu untuk di perjuangkan.

Itulah kata terakhir yang di ucapkan Rain pada Rindu yang ternyata sudah memiliki jodoh di kampung halaman. Hatinya hancur berkeping tapi tekadnya tak luluh begitu saja.

Rain mundur bukan untuk menyerah, tapi ia membiarkan gadis kesayangannya itu menentukan pilihan.

Akankah Rain yang di pilih??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenengsusanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 26

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂

"Bisa kita bicara, Tuan?" suara seorang wanita langsung membuat Rain menoleh ke belakang, ia tak penasaran karang tahu dan sempat beberapa kali saling bicara.

"Tentu, ada apa Budhe?"

"Apa Rindu denganmu?" tanya wanita itu yang tak lain adalah si pemilik kantin.

"Iya, Rindu denganku dan tinggal di rumahku, kenapa?" Rain balik bertanya.

"Calon suaminya mencari, saya rasa Tuan tahu jika mereka akan menikah dalam waktu dekat ini"

"Baru mau, belum sudah menikah jadi aku masih bisa untuk mendekat atau mungkin akan menggaggalkannya" cetus Rain dengan senyum seringai di ujung bibirnya. Ia belum tahu pasti alasan apa yang membuat Budhe tetap memaksa Rindu menikah di kampung.

"Tapi, Tuan---"

"Sudahlah, biarkan Rindu bahagia. Apa Budhe tak kasihan ia selalu di pukuli oleh calon suaminya?"

"Di-- di pukuli?, maksud Tuan apa?"

Deg...

Rain mengernyitkan dahi, dari ekspresi yang ia lihat nampaknya wanita itu terkejut dan tak tahu apa-apa. Mungkinkah Rindu tak pernah cerita apapun tentang apa yang ia rasakan dan ia dapatkan selama ini? bathin Rain.

"Budhe bisa tanyakan pada Rindu. Aku takut salah bicara. Sore nanti aku keluar dengannya, kalian bisa bertemu di taman kota"

Budhe mengangguk setuju, ia terlihat khawatir dan Rain bisa merasakan hal tersebut.

.

.

.

Siang menjelang sore Rain sampai di rumah utama. Wajahnya yang lelah karna mengurus banyak hal di sekolah langsung tersenyum lebar saat melihat Rindu bermain dengan kucing-kucing peliharaannya.

"Rin, ngapain?"

"Eh, gak Ngapa-ngapain kok. Kamu udah pulang? mau ku siapkan makan?" tawar Rindu yang malah membuat Rain mengulum senyum.

"Kok aku berasa tua ya?"

"Kenapa?" tanya Rindu.

"Kamu udah kaya Mhiu atau MiMoy kalau suaminya baru pulang kerja" jelas Rain.

"Eh, iya. Aku gak sengaja suka perhatiin mereka, Maaf. Aku bener-bener suka cara mereka menyambut suami, melayani suami, sampai--"

"Sampai apa?" tanya Rain yang mendekatkan wajahnya di depan Rindu yang mendadak panik karna hembusan napas pria itu menyapuh wajahnya.

"Enggak!" jawab Rindu sambil mendorong dada Rain.

"Semua wanita di rumah ini baik, dan kamu salah satunya"

"Rain..."

"Ssst.... aku suka kamu!"

Rain pergi menuju kamarnya setelah mengucapkan satu kalimat yang sudah membuat aliran darah Rindu berdesir, pria tampan itu berkali kali mengatakan suka dan sayang tapi tak pernah mengajaknya berpacaran.

.

.

Sore yang sudah di janjikan Rain tentu ia tepati, pria itu mengajak Rindu keluar rumah sekalian mencari makan kucing padahal biasanya sudah ada orang yang rutin melakukan hal itu setiap dua hari sekali.

"Jauh banget, Rain?" tanya Rindu saat sampai di sebuah toko yang khusus menjual semua kebutuhan dan keperluan hewan.

"Sengaja, biar lama'an dikit di jalannya. Kan jadi makin lama juga tuh sama kamunya"

"Ish, kamu tuh receh banget, seneng ya ngerayu" ledek Rindu yang di balas kekehan kecil dari Rain.

keduanya turun dari mobil, langsung masuk kedalam untuk memilih dan membeli beberapa barang juga makanan dan vitamin untuk si hewan berbulu termasuk madu.

"Apa gak kebanyakan?"

"Gak lah, kan kucingnya banyak. Biar bagi rata buat yang suka" sahut Rain saat mereka sudah mau menuju meja kasir.

"Suka? emang kamu tahu dan hafal apa yang mereka suka satu persatu?" tanya Rindu.

"Tentu, malah aku tahu apa perbedaan kesukaan kita selama ini"

"Hah? emang kita suka apa, kok bisa beda?"

.

.

.

Aku suka roti

Kamu suka donat..

Aku udah cinta mati, kamunya bodoamat...

Kesian 😂😂😂😂

Tar donatnya suruh di habisin ama Hiu ya 😁😁

1
Annie Soe..
Baguus....
Supriyatun
sudah baca bagus banget
Supriyatun
dinikahkan aja thor biar kalo tiduran ha maaf memaafkan dan ga di serbu pak satpam nenenhehehehe
Supriyatun
gantengnya tapi lebih ganteng suamiku walaupun gigi tongos alias gigi mancung hejejeheheee
Lulu
keren /Rose/
Maritanias
😘
Audiyah
Luar biasa
Rahma Yanti
Lumayan
an
baguusssss
Dz_20_
di tunggu lanjutan nya ka 🥰
Flo Ne Bee
Luar biasa
Casnialovly Purple
lanjutin kk si rain
Winnie 💛
bagus 👍👍👍💙
Sri Mulyati (mamik)
nobel
Reza Fadil
/Casual/
janah bibah
Biasa
Uwanyai
di lanjutin thor
Nhimasera Sera Sera
Luar biasa
Siti Farida
dalem pake banget ya bum🤭🤭🤭🤭
Siti Farida
😂😂😂🤣🤣🤣 dasar Tutut anak orang itu oey
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!