Kisah ini menceritakan tentang kehidupan seorang gadis periang yang menyimpan sejuta luka, bernama Jane Suchart bertemu dengan seorang mafia bernama Kim Nan Ratanaporn.
*********
Kehidupan Jane yang terlihat sempurna diluar sana, nyatannya tidak sesempurna yang dirasakan oleh gadis itu. Sampai sebuah rencana gila muncul dari dalam kepalanya, gadis itu memilih untuk menikah dengan seorang mafia kelas atas bernama Kim Nan Ratanaporn, demi melarikan diri dari Neraka yang terlihat seperti surga dari luar sana.
Seorang pria kejam dan dingin yang hidup seorang diri sejak kecil. Kehidupan mencekam dan penuh bahaya membuat dirinya enggan berkomitmen dengan siapapun. Bahkan dirinya berusaha menutup hati untuk tidak mencintai siapapun karena takut akan merasakan pedihnya kehilangan.
Hingga takdir datang dan mempertemukannya dengan seorang gadis yang mengenalkan dirinya bagaimana indahnya dicintai dan mencintai.
*********
⚠️COBA BACA AJA DULU, SIAPA TAHU SUKA⚠️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oming32, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 26
*Holla guys**🤟🏻*
✨Happy Reading✨
•
•
PRANGGG!!
“Aarrgghhhh!!! AKU BENCI!! AKU LELAH!!” Teriakan histeris bercampur pilu itu memenuhi kamar yang kini sudah sangat berantakan.
Barang-barang yang sebelumnya tersusun rapi, ditempatkan sesuai fungsi. Kini bercampur menjadi satu dengan fisik yang sudah hancur, layaknya hati seseorang yang berdiri dengan darah segar mengalir dari arah tangan kanannya. Selain tangan, bagian kaki gadis itu juga terluka akibat serpihan kaca yang berserakan di lantai, tertancap di hampir seluruh bagian telapak kakinya.
Tidak ada rasa sakit yang berarti ia rasakan pada bagian tubuhnya yang terluka. Karena jauh di dalam sana, ada hati yang tergores luka yang amat dalam. Menyisakan rasa sakit dan pedih yang tak tertahankan.
BBRRAAKK!!
Pintu didobrak dengan sangat keras oleh seorang laki-laki. Ia masuk dengan wajah cemas serta perasaan khawatir yang luar biasa.
“JANE!” Pekik Kim, lelaki itu amat sangat terkejut dengan kondisi kamar itu. Namun, kondisi gadis yang berdiri didepan sana tak kalah membuatnya terkejut.
“JANE!!” Dua orang yang baru saja masuk ikut terkejut dan berseru bersamaan.
“APA YANG KAU LAKUKAN?!!” Teriak Aom dengan wajah terkejut bukan main, melihat kamar beserta seseorang yang berada di dalam sana begitu berantakan.
Gadis yang dipanggil namanya langsung mendongakkan kepala, menatap sederet orang yang tengah berdiri didepan sana, lengkap dengan wajah terkejut.
“BERHENTI!! JANGAN COBA-COBA MELANGKAH MAJU!!” Jane berteriak kala Aat mencoba untuk mendekatinya. Bahkan tanpa ragu, ia mengarahkan potongan kaca ke pergelangan tangannya.
“JANE JANGAN!!” Jerit Aom.
Gadis itu tersenyum simpul, dengan air mata yang masih mengalir deras melewati pipinya yang halus.
“HAHAHA ADA APA NYONYA AOM? KAU TAKUT JIKA BONEKAMU INI MATI?” Tanya Jane dengan suara serak.
“Jane..” panggil Aom dengan suara tercekat, hampir tidak percaya dengan apa yang ia dengar barusan.
“Jane.. hentikan! Apa yang sebenarnya terjadi?” Aat mencoba menengahi ketegangan yang tengah terjadi.
Jane mengalihkan atensinya ke arah sang ayah.
“APA YANG TERJADI? KAU BERTANYA APA YANG TERJADI TUAN SUCHART?…”
“……”
“KAU YAKIN TIDAK MENGETAHUI APA YANG TERJADI DENGAN KELUARGA INI? KELUARGA YANG DIDAMBAKAN OLEH ORANG-ORANG DILUAR SANA NAMUN BEGITU AKU BENCI!!”
“….”
“AKU LELAH!! KALIAN TAHU AKU LELAH HAH??!! TIDAKKAH KALIAN MELIHATKU LELAH SELAMA INI? MENJADI BONEKA DAN HARUS MENGIKUTI SEMUA HAL YANG SUDAH KALIAN ATUR SEKENARIONYA?”
Jane menatap dua orang yang menjadi sumber kesakitannya saat ini. Dua orang yang seharusnya menjadi pelindung sekaligus tempat ternyaman untuknya.
“A-apa yang kau bicarakan Jane?” Tanya Aom dengan suara bergetar.
“KAU BERTANYA APA? KAU MASIH BELUM SADAR? JIKA BELUM, MAKA AKU AKAN MENYADARKANMU HARI INI!!”
“….”
“Aku lelah nyonya Aom..Tuan Aat, aku lelah dengan kehidupan yang dibuat seolah-olah begitu sempurna. Membuat semua orang yang melihatnya akan merasa iri dengan kehidupan yang aku miliki. Kedua orang tua yang kaya raya, otakku yang cerdas, serta kehidupan yang tak pernah kekurangan apapun. Itulah yang orang diluar sana lihat, namun semua itu palsu bagiku”
“Jane..” Aat kembali menyela, namun segera dibungkam dengan tatapan tajam penuh kebencian oleh Jane.
“AKU TIDAK INGIN LAHIR DIKELUARGA INI ASAL KAU TAHU!! KELUARGA YANG TERUS MENERUS MEMAKSAKU MENJADI SESEORANG YANG SEMPURNA!! KELUARGA YANG MENUNTUTKU KUAT DAN TAK KENAL LELAH!! KELUARGA YANG TIDAK PERDULI DENGAN APA YANG AKU INGINKAN KARENA KALIAN TERLALU EGOIS UNTUK MENYERETKU MASUK KEDALAM AMBISI KALIAN SENDIRI!!”
Aom menggeleng kuat, dengan air mata yang sudah menetes deras sejak tadi.
“Tidak Jane!! Kau hanya emosi saat ini”
“HAHAHA LIHAT!! BAHKAN SAAT INI KAU MASIH BERUSAHA MENYANGKAL KEEGOISANMU NYONYA AOM!! TIDAK BISAKAH SEKALI SAJA KALIAN BERTANYA PADAKU, APAKAH AKU BAIK-BAIK SAJA? ATAU APAKAH YANG KAU INGINKAN? TIDAK!! TIDAK!! YANG KALIAN TAHU HANYA BAGAIMANA CARANYA MENJADIKAN DIRIKU SEMPURNA SEPERTI YANG KALIAN HARAPKAN!!”
“…”
“Sejak aku menginjak bangku sekolah, kalian selalu menuntutku untuk menjadi nomer satu! Kalian merenggut hakku untuk menikmati masa bermain, melarangku untuk menikmati masa mudaku dengan teman-teman sebayaku! Mengurungku dikamar ini dengan berbagai alasan! Meninggalkanku bersama seorang wanita tua yang selalu menopang tubuhku! Tidak hanya itu, kau.. kau wanita yang mengaku melahirkanku, mengaku memberiku kasih sayang tulus yang tak dapat aku rasakan sama sekali!”
“Jane cukup!!” Pinta Aom dengan tubuh yang mulai lemas kala sang putri menatap penuh amarah ke arahnya.
“TIDAK!! Kau menghancurkanku nyonya Aom! Aku selalu berusaha untuk tetap merasa nyaman di rumah ini meskipun terasa melelahkan! Kau menghancurkan impianku! Impian yang aku bangun dengan susah payah, kau hancurkan dengan segala kekuasaan dan uangmu!!”
Jane menengadahkan kepalanya, menahan rasa pusing yang tak tertahankan akibat rasa sakit yang menusuk semakin dalam. Bersiap mengingat semua kejadian yang membuat begitu hancur hari itu. Hari dimana ia ingin memulai karir di bidang permodelan.
“Hiks!! Hari itu aku begitu bersemangat, aku menyiapkan semuanya dengan sempurna hari itu asal kau tahu! Tapi kau datang dan membayar para juri bajingan itu dan menyuap semua agensi untuk menutup aksesku menjadi seorang model! Dengan dalih, aku harus menjadi pewaris menggantikan kakakku yang sama egoisnya dengan kalian!”
“KALIAN SELALU MEMOJOKKANKU DENGAN KATA-KATA ‘KAU HARUS BEKERJA KERAS KARENA DIDARAHMU MENGALIR DARAH SEORANG SUCHART’”
“…..”
“Sejak saat itu, aku bertekad, mencari cara agar bisa keluar dari Neraka ini! Hingga akhirnya Tuhan memberi jalan keluar dengan mempertemukanku dengan lelaki ini” Jane melirik ke arah Kim yang masih membeku ditempatnya
“Lelaki yang terkenal kejam dan berbahaya, namun nyatanya memberi tempat berlindung yang begitu nyaman. Awalnya aku tidak mencintai pria ini, aku hanya ingin mencari tempat sementara waktu! Namun entah mengapa, pria ini memberi cinta dan kasih sayang tulus, yang tidak pernah aku rasakan sebelumnya!”
“….”
“Kau tahu Nyonya Aom, dia bahkan membunuh orang-orang yang ingin menyakitiku! memastikan jika aku akan selalu merasa senang, menjauhkanku dari semua rasa sakit dan sedih! Dia memelukku dengan pelukan terhangat Ma, tidak seperti pelukan kalian yang dipenuhi dengan duri!” Jane menatap sinis kedua orang tuanya, dengan posisi yang masih sama.
“Bisakah kalian berhenti sampai disini? Bisakah aku menata masa depanku yang indah bersama lelaki itu? Tapi meskipun kalian menjawab tidak, lelaki itu pasti akan membawaku! Dia tidak akan membiarkanku berada di neraka ini lagi!” Jane mengakhiri kalimatnya dengan senyuman yang menyedihkan.
Aat yang sedari tadi berdiri tepat di samping sang istri, kini tidak bisa lagi membendung air matanya. Mendengar semua isi hati Jane yang begitu menyakitkan hati.
Menyadari jika wajah ceria yang selama ini ia lihat, nyatanya menyimpan begitu banyak luka dan ia sendirilah yang menorehkan luka itu. Apa yang bisa ia sesalkan saat ini? Tidak ada, semua sudah terlambat. Putrinya sudah terlanjur membenci keberadaannya.
Sedangkan Aom, ia sudah tidak sanggup berdiri. Wanita itu terduduk lemas di atas lantai yang dingin dan dipenuhi serpihan kaca.
Bersambung…..
favorit
👍❤
orang kaya kan bs berobat
wlu lupa parkir dmn tetep bs kembali mobil" itu
maklum dunia halu
terimakasih suguhan karyanya kak..lope sekebon buat kakak💗💗💗💗💗
makasih kak,,,krn dh kasih tamat yg happy buat pemeran ny,di tunggu karya selajut ny yach,,,sukses dan sehat slallu kak,,,😊😊😊🥰🥰