NovelToon NovelToon
Ujian Kesetiaan

Ujian Kesetiaan

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Spiritual / Romantis / Tamat
Popularitas:76.2k
Nilai: 5
Nama Author: Pejel_Manis

Kesetiaan seorang istri diuji ketika suami yang tadinya kaya tapi tiba-tiba jatuh miskin dan tidak punya apapun. Itulah yang dialami oleh rumah tangga Al Ghozali dan Aini.

Apakah ujian akan semakin memperkuat kasih sayang antara keduanya, atau malah membuat Aini menyerah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pejel_Manis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Buatan Pertama Gagal

"Semalam sampai jam berapa mas membungkusnya?"

"Sampai jam 10 Ai, masih belum mahir. Nanti sore sudah bisa dipasarkan InsyaAllah diantar ke kedai pengecer. Nanti mas buat lagi untuk dipasarkan esoknya lagi"

"Mas, aku nanti pulang gasik mas. Rapat cuma setengah hari. Nanti kita ajak jalan-jalan Alia ke sekolah TK ya, biar dia tau sekoahnya seperti apa"

"Siap istriku sayang. Mas antar ya, bentaran doang InsyaAllah Alia nggak apa masih tidur dia"

"Ayok mas, Ai sudah siap"

"Berarti nggak bawa bekal Ai, pulang gasik. Nanti mas jemput aja ya, lagi panas-panasnya"

"Nggak usah jemput mas, jalan cuma bentar. Tenang sudah pakai sunblock" sambil ketawa.

"Bukan takut gosong, tapi mas kasihan sama kamu. Capek, panas lagi", "Nggak apa mas, lagi uji ketahanan tubuh dan mental"

"Kamu ini, ada-ada saja"

"Ayok buruan mas, nanti telat gimana?" Aini mandahuli menuju motornya. Al menyusul setelah mengambil kunci terlebih dahulu dan menutup pintu rumah.

Tidak sampai 5 menit sudah sampai sekolahan.

"Tumben diantar Bu, tak kira suami Bu Aini orang yang kejam, tega membiarkan istrinya jalan terus. Suami macam apa?" ucap Bu Fita ketus

"Tapi pantas memang si, orang suami ibu ganteng, sementara wajah ibu pas-pasan pantas kalau tega sama istri", "Permisi Bu Fita yang baik." Aini berlalu dari Bu Fita tanpa peduli dengan apa yang dikatakan Bu Fita. Bagi Aini orang lain tidak perlu tau sisi kepedulian suaminya terhadap Aini, tidak perlu orang tau seperhatian apa suaminya terhadap dirinya.

"Assalamualaikum Bu Yuni," Aini duduk disamping Bu Yuni yang masih kosong.

"Wa'alaikumussallam, eh Bu Aini. Kok sendirian tapi Bu Fita tak ajak masuk nggak mau, kata beliau lagi nunggu Bu Aini. Kasihan Bu Aini masuk sendirian katanya"

"Iya saya duluan tadi Bu, Bu Fita dibelakang palingan bentar lagi masuk"

Siang setelah rapat Bu Aini sengaja menemui Bu Fita dulu, Aini sangat penasaran dengan sikap Bu Fita terhadap dia.

"Kenapa Bu Aini ingin bicara dengan saya" ucap Fita dengan ketus.

"Gini Bu, saya merasa ada yang perlu diluruskan. Saya disini baru, saya merasa tidak pernah menyinggung Bu Fita, kenal saja baru, dan tidak ada sedikitpun rasa iri dengan Bu Fita. Kemarin-kemarin saya diam, karena saya menganggap kalau bu Fita lagi ada masalah keluarga, jadi saya yang jadi pelampiasan. Tapi ternyata sikap Bu Fita masih terus seperti itu sampai sekarang. Jelaskan Bu Fita, saya salah apa supaya saya perbaiki"

Kata-kata Aini sangat membuat Bu Fita tidak nyaman. Memang betul betul Bu Aini tidak bersalah. Hanya saja Aini mirip dengan wanita yang merebut suaminya, awal ketemu Fita kaget dengan wajah Aini yg sangat mirip dengan wanita itu, sehingga suaminya lepas dari tanggungjawab. Sebenarnya ketika diperhatikan lebih dekat tidak mirip, namun sekilas tampak sangat mirip.

Ditambah saat ini kondisi dia dan anak-anak tidak baik. Menambah kekesalan yang memuncak, kata-kata bu Aini barusan menyadarkan anggapan Fita selama ini memang salah, namun saat ini Fita masih enggan mengakui kesalahannya. Fita masih terdiam tidak menanggapi perkataan Aini. Pikirannya masih menerawang dengan masa lalu yang dialami bersama suaminya. Bu Fita harus berpisah dengan suaminya setelah pertemuan tidak sengaja, suaminya berpaling dengan wanita yang baru dikenalnya, wanita yang baru datang dari Pulau J. Wanita itu bernama Fatimah, janda yang cerai dengan suaminya namun belum memiliki anak. Dalih dari suaminya adalah menolong janda, tapi alih-alih menolong janda malah menjanda kan istri sendiri. Sangat miris memang...... astagfirullah Fita masih dengan pikirannya.

"Bu Fita, apa Bu Fita baik-baik saja." kata Aini sambil mengguncangkan bahu Bu Fita

"Ah iya maafkan Bu Aini.....saya ..e...e saya minta maaf" ucap Fita terbata-bata.

"Sungguh saya memang tidak pantas membuat Bu Aini tidak nyaman.....tapi perbuatan saya pastinya susah dimaafkan"

Aini sebenarnya bingung dengan sikap Bu Fita yang dengan secepat kilat berubah.

"Bu Fita Allah saja Maha Pengampun, apalagi saya sebagai hambanya. Jelas saya memaafkan semua teman-teman ataupun saudara saya" Fita tertegun mendengar ucapan Aini.

"Bu, saya tau perbuatan saya tidak masuk akal. Sebelumnya saya belum pernah mengenal siapa Bu Aini, tapi saya sangat membenci Bu Aini. Karena wajah Bu Aini sekilas mirip seseorang yang merebut suami saya, dengan dalih menolong janda tapi menelantarkan saya menjadi janda, dan mirisnya lagi sangat kasihan dengan anak"

"Astaghfirullah.....Bu Fita. Allah menguji hambanya sesuai dengan kemampuan. Saya yakin Allah menguji lewat pasangan karena Bu Fita mampu. Sabar dan selalu bersyukur ya Bu. Meski ditinggal suami tapi Bu Fita wanita yang kuat, wanita yang mandiri. Allah sangat sayang sama hamba yang mau bersabar"

"Hiks...hiks .....saya malu sama Bu Aini. Aku awal membenci Bu Aini karena sekilas mirip dan kebetulan berasal dari daerah yang sama"

"Fatimah, dari daerah yang sama, mungkinkah itu dia mantan Abid. Secara kejadian pas jika digabungkan dengan kejadian mantan istri Abid menikah lagi" Aini bertanya-tanya sendiri. Bu Fita menceritakan perjalanan kehidupannya terhadap Aini, Aini tidak menanggapi sedikitpun, hanya menjadi pendengar. Bagi Aini tidak sepantasnya ikut berpendapat terhadap kehidupan rumah tangga orang lain.

...--------------------...

Al siang ini menjemput istrinya sesuai rencana pagi tadi, meskipun Aini menginginkan jalan kaki.

"Hai anak bunda, ikut jemput bunda ya....gemes sama cantiknya bunda" sambil mencubit pipi anaknya

"Bunda, sakit bunda. Bunda nakal, cubit-cubit adek"

"Sudahlah Ai, ayok naik saja. Suami dan anakmu sudah kepanasan ini"

"Iya sayang, Ai juga nggak minta dijemput."cemberut

"Gitu ya, dikit saja marah. Perasaan belum waktunya kamu haid"

"Tau lah...." Aini cuek dan segera membonceng Al.

"Ai......bikinan tempe mas kali ini gagal. Busuk Ai"

Aini yang tadinya jengkel karena ulah suaminya kini menyahut.

"Nggak apa sayang, kalau gagal coba lagi. Semangat!!. mungkin kena minyak saat membuatnya kemarin"

Al tersenyum, padahal tadi waktu masuk rumah Aini masih terlihat cemberut, tapi mood berubah dengan begitu cepat, sekarang menjadi pendukung Al yang gagal di proses perdananya. Al mencoba mengingat-ingat kejadian kemarin.

"Oalah iya, mas ingat. Kemarin pas lagi nyuci Adek minta tolong Ayah buat memotong-motong telor mata sapi. Mas hanya mencuci tangan pakai air saja, oh ya ya ya....berarti kena minyak. Padahal dikit banget ya..... Semoga yang dibuat kali ini berhasil. Mas sudah ngomong sama Radit mau mulai nitip"

"Artinya Allah lagi membimbing mas buat belajar dari kesalahan selagi buatnya masih sedikit, coba kalau nggak kejadian. Kedepannya buat tempenya sudah mancapai ratusan kilo, ternyata gagal karena minyak. Allah tau kapan ujian terbaik buat hambanya. Tapi hambanya itu yang selalu menawar belum siap belum siap terus"

"Beruntungnya mas punya istri Solehah macam ini"

...🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸...

1
Tri Utari Agustina
Ceritanya bagus banget sebagai pelajaran thor semangat
Tri Utari Agustina
Bagus Aini,Mira orangnya tidak sopan pengin dirumah diusir tidak mengerti
Safa Almira
banget bagus
Safa Almira
/Drool//Drool//Drool//Drool//Drool/
Dehan
sampai sini dlu ya thor bacanya, seru bgt beneran deh..

jangan lupa buat dukung balik karyaku ya thor
Dehan
Al orangnya berwibawa sekali ya.. ternyata begitu, dia gak mau aini yg bertindak karena takut aini bakal dicelakai org lain.. salut sama Al
Dehan
perasaan diawal waktu jumpa beli sayur namanya irma thor, sekarang kok jadi indri ya?
Dehan
yaelah gimana mau dpt suami baik kalau hati dan diri sendiri aja kotor..
Dehan
mau licik tp gatot alias gagal total wkwkwk
Dehan
ini maksudnya irma kan??
kok indri thor?
Dehan
irma mau jadi nyonya Al Ghazali wkwkwkwk ngakak sumpahh
Dehan
Pegawai barunya irma ternyata ya, si mulut kotor
bilangi orang aneh, oadahal dia yg aneh
Dehan
penjahit cantik mampir thor..
Dehan
besok sekalian pake sprei aja,, ya Allah mulutnya dan pikirannya sama tuh bu irma, sama2 kotor minta di cuci pake vanish 🤣🤣
Dehan
katanya gitu ya, nangis aja biar pikiran tenang dan hati jadi plong..
tapi kok aku nggak gitu ya, tetep aja hati dongkol 😂😂
Dehan
setuju sekali thor..
Dehan
biasa pertengkaran kecil seperti itu dlm berumah tangga
Dehan
Al suami bertanggung jawab bgt 👍👍
Maya●●●
halo kak salam kenal.
jika berkenan mampir juga ya di karyaku.
Dehan
Lah maya mau menjadikan Al suami, kan dia udah tau kalau Al sudah menikah dan punya anak.. ada2 aja may
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!