NovelToon NovelToon
BERLIAN DALAM LUMPUR

BERLIAN DALAM LUMPUR

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:237k
Nilai: 5
Nama Author: LichaLika

Perjuangan seorang wanita sederhana, yang bersuamikan seorang direktur sebuah perusahaan besar, penampilannya yang sangat sederhana dan termasuk ketinggalan jaman, membuat sang suami menjauhinya, sang suami yang selalu menghina dan membanding-bandingkan fisik istrinya dengan pacar-pacar nya yang dulu.

akankan perjuangan seorang Berliantina Febrianti berhasil merebut hati sang suami untuk mencintainya?

kisah yang penuh lika liku dan perjuangan seorang istri yang dianggap hina oleh sang suami.


HAPPY READING💖💖💖

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LichaLika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di pecat

"jadi selama ini, Terry sudah membohongiku" gumam Zain

Lian mendekati Lita dan mencoba bernegosiasi dengannya.

"aku mau kita bicara, sekarang" ucap Lian sembari menatap wajah Lita.

"mas Zain aku mau bicara sebentar dengan Lita, setelah itu aku akan segera kembali" pinta Lian kepada suaminya.

"hm...jangan lama-lama baby" ucap Zain sembari melepaskan tangan istrinya.

Lian mengajak Lita berbicara diluar, agar ia bisa leluasa bicara hati ke hati dengan sahabatnya itu.

Zain melihat Lian dan Lita keluar dari ruangannya, sementara Zain tengah bersiap bertemu dengan Terry untuk mengucapkan salam terakhir, karena hari ini, Zain akan memecat Terry.

Terry melihat Lian keluar dari ruangan Zain bersama Lita.

"Lita, Lian...ada apa dengan mereka? jangan-jangan...!" gumam Terry khawatir rencananya akan terbongkar

tiba-tiba Terry mendapat telepon dari Zain.

"Terry, kamu ke ruangan saya sekarang" pinta Zain kepada Terry.

"hm Zain memanggilku disaat isterinya sedang keluar, aku yakin pasti dia masih ingin bersamaku" gumam Terry penuh harap.

Dengan percaya diri Terry masuk kedalam ruangan Zain.

"masuk" seru Zain

Terry masuk kedalam ruangan Zain

"duduklah " seru Zain meminta Terry untuk duduk di kursi

"ada apa Zain, kenapa tiba-tiba kamu memanggilku kesini, apa kau sudah bosan dengan istrimu?" seru Terry dengan senyum sinisnya.

Zain mengambil sebuah amplop dan memberikannya kepada Terry.

"ambilah"

"apa ini Zain?" tanya Terry

Terry membuka amplop itu dengan segera, berharap Zain memberinya sebuah kejutan.

"mulai besok kamu tidak perlu susah payah datang ke kantor ini lagi, aku memutuskan menggantikan posisimu dengan orang lain, kamu sudah berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan ini, kamu saya pecat" ucap Zain tegas

bagai petir disiang bolong, Terry mendengar sendiri dari mulut Zain, bahwa Zain telah memecatnya menjadi sekretaris pribadinya.

"apa maksudmu Zain, kamu tidak bisa memecatku begitu saja, apa yang sudah aku lakukan? memangnya aku salah apa?" tanya Terry yang tidak percaya Zain telah memecatnya.

"kau sudah memalsukan data perusahaan, dan kau sudah membuat perusahaan ini rugi, apa kamu ingin melihat perusahaan ku hancur, kalau saja istriku tidak bilang padaku, maka selamanya aku akan tetap kau tipu" ucap Zain yang menohok Terry.

"sial, pasti perempuan itu lagi yang mengacaukan rencana ku, darimana dia bisa tahu bahwa aku sudah menjebak Zain" umpatnya kesal.

"sekarang silakan kamu pergi dari sini, aku tidak mau melihatmu berlama-lama disini" pinta Zain agar Terry segera pergi dari kantornya.

"tapi Zain....." ucap Terry mengelak

"kau tidak dengar kataku, pergi..." ucapan Zain cukup keras di telinga Terry, sehingga ia langsung pergi meninggalkan ruangan Zain tanpa permisi.

******

sementara di ruangan lain

Lian dan Lita tengah berbincang.

"Lita...sebelumnya aku minta maaf sudah meminta waktu mu untuk berbicara dengan ku, aku ingin bicara hal penting sama kamu" ucap Lian membuka suara.

"a...apa yang ingin kamu katakan Lian" jawab Lita gugup.

"langsung ke topik pembicaraan saja, apa Arya pernah minta sesuatu padamu?" tanya Lian menyelidik.

"Arya!...tidak...dia tidak pernah meminta sesuatu padaku" seru Lita yang masih menyembunyikan rahasia Arya.

"Lita, jangan pernah membohongiku kita adalah teman, aku tahu betul sifatmu, kau tidak mungkin mampu mengambil sebagian dat penjualan produk perusahaan kecuali jika ada orang yang sengaja memperalatmu, apa Arya yang sudah memaksamu? katakan" sertu Lian semb menatap wajah Lita.

"darimana Lian tahu, jika Arya yang sudah menyuruhku" gumam Lita terkejut

"Ar...Arya...tidak, dia tidak ada hubungan nya dengan perusahaan pak Zain" ucap Lita gemetar

"kekurangan mu Lita, kamu tidak bisa berbohong didepanku, katakan sejujurnya, apa Arya memaksamu melakukan sesuatu?" Lian semakin mendesak Lita untuk bicara yang sebenarnya.

Lita bingung harus apa kali ini ia benar - benar tertekan, ia masih ingat ucapan Arya tempo hari bahwa Lita dan keluarganya tidak akan bisa hidup tenang bila ia tidak menuruti ucapan kekasihnya itu, apalagi Lita sudah terlanjur menyerahkan kesucian nya kepada laki-laki itu.

disisi lain Lita harus berbohong kepada sahabatnya tentang usahanya untuk membantu sang kekasih mencuri data-data perusahaan Zain, dimana Zain adalah bos sekaligus suami temannya sendiri, Lian.

"Lita...Lita...kamu mendengar aku tidak?" seru Lian yang tampak seksama memandangi Lita.

"ah...iya...aku...aku...tidak bisa mengatakan yang sebenarnya Lian" seru Lita bingung.

"aku bisa saja melaporkanmu kepada polisi tentang penipuanmu terhadap perusahaan mas Zain, tapi aku masih punya hati nurani, kau adalah temanku, orang yang pertama menjadi temanku disaat mereka menjauhiku karena penampilanku yang sangat jelek, tapi kamu tetap selalu mendukungku, jadi aku mohon padamu Lita, bekerja samalah dengan kami" pinta Lian agar Lita mau mendengarkannya.

tiba-tiba airmata Lita jatuh, ia benar -benar tak bisa menanggung masalah ini sendirian, Arya sudah merenggut kesucian nya, sementara keluarga Lita sangat bergantung pada Arya, Arya sengaja memanfaatkan keluguan Lita untuk mengorek informasi tentang perusahaan Zain, Arya bekerja sama dengan Terry untuk menjatuhkan perusahaan Zain.

Lian memeluk Lita penuh haru, ia bisa merasakan kesedihan hati gadis yang seusia dengannya itu.n

"sssttt...sudah, jangan menangis " hibur Lian pada Lita yang tengah tersedu-sedu dalam pelukannya itu.

"maafkan aku Lian, aku tidak bermaksud jahat pada pak Zain, aku terpaksa melakukan itu semua, karena aku dipaksa, jika aku tidak melakukan apa yang diperintahkan Arya, maka dia akan menyebarkan foto-fotoku saat bersamanya, dan jika aku berhasil membantunya, ia berjanji akan menikahiku" ucap Lita menjelaskan semuanya.

"astaga...jahat sekali laki-laki itu, dia memanfaatkan kelemahan wanita demi keegoisannya" ucap Lian kesal

"Lita, sekarang kamu tidak perlu takut lagi dengan Arya, aku akan menolong mu, Arya tidak akan mengganggumu lagi" seru Lian kepada temannya itu.

"tapi Lian, bagaimana kalau dia benar-benar menyebarkan foto-foto itu?" ucap Lita khawatir.

"tidak akan, dia tidak akan bisa mengancammu atau menyebarkan foto-foto itu, karena sebenarnya ia melakukan ini karena kerja sama dengan seseorang yang berada dalam perusahaan mas Zain " ucap Lian serius.

"apa maksudmu Lian?" tanya Lita penasaran

"Terry....Arya bekerja sama dengan Terry untuk menjatuhkan perusahaan mas Zain, tanpa sengaja aku mendengar percakapan mereka berdua saat di cafe" ujar Lian menjelaskan.

"jadi...selama ini pak Zain dikhianati sekretaris nya sendiri?" ucap Lita terkejut.

"iya "

*******

Dengan wajah yang kesal Terry keluar dari ruangan itu, tampak Lian telah datang dan melihat Terry yang sedang keluar dari ruangan Zain.

Terry menatap sinis Lian, sedangkan Lian tetap santai dan tersenyum kepada Terry, dengan segera Lian masuk kedalam ruangan Zain, Terry melihat Lian membuka pintu dan terlihat Zain tengah berdiri di balik pintu menunggu kedatangan sang istri.

Terry semakin benci melihat pemandangan ini, dengan langkah cepat dia pergi meninggalkan kantor Zain, sambil mengumpat Terry keluar dari kantor Zain dengan wajah yang kesal.

Tampak seseorang yang tengah menunggu Terry dengan mobil mewahnya.

"mas Andi"

Terry langsung berlari menghampiri sang kakak yang telah menunggunya

BERSAMBUNG

🍁🍁🍁🍁🍁🍁

1
Dyah Oktina
ngak d lanjut nih thor... dah 1 thn loh
Dyah Oktina
masa modal 10M minta 10t dalam waktu 3bln.. untung dari mana ya?????
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
dasarnya pinter & cerdas ya... jd lian d ajarin sebentar langsung nangkep
Dyah Oktina
lian....lian...gadis polos... harus mau ya... kla ada yg ngasih tahu unk kebaikan..
marlina djalis
aku suka kisahnya.thor
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
kok tamat e nggantung tho
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
payah bisa bocor penyamarannya kl.skp zain gt trs
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ngeri y..bkn pebisnis aq jd g mudeng blas. kl aq y udh minder dlan gmn bisa dengan target sbesar itu taruhane g main2 untung apa buntung
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
tp ba brbh gt kan krn trpesona sisi lain lian yg trnytaa cNtik..coba kl g reformasi aq ykn ttp bkl benci n jjk
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
memperhatikan mungkin y Thor
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
aq kok jeleh y sma laki2 yg punya banyak mantan apalagi model zain Subhanallah kasian yg jadi pasangane...mndg2 slgkh umpet2an sm 1 org gt lha ini semua cewe djajal kbh🙈
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
hehehe lian lian
Vivin Yulistian Pradesti
lanjut lagi kk
Dinasty
Luar biasa
Risnawati
lanjut.....atau tamat
ͽ֟֯͜᷍ꮴ❀ ⃟⃟ˢᵏ🫀🔰π¹¹™
Wihhh aku sukaa cerita yg kek gini. Semoga si playboy yg sialnya jd suami berlian tergila-gila sama berlian aamiin.
Desmeri hepy Elpy
lanjut thor
Kamaleea Sae Riche
g dipungkiri, memang tampang itu nomer 1. apqlagi dengan posisi zian sebagai di perusahaan, seenggaknya harus bisa mengimbangi. zaman sekarang apa aja bisa dilakukan buat mempercantik diri asal ada uang. jadi teringat film betty la fea
Titun Aja
kok gk bisa bukak lanjutannya ya, gimn caranya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!