" Ketika hari-hari bahagianya berumah tangga harus sirna karna kehadiran orang ketiga. Apakah Ashima akan mempertahankan rumah tangganya? Atau menyerah dengan cinta tulus yang telah lama dirajutnya dengan Darren, suaminya? "
#Mari mampir di novel " Sang Ratu "
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fikriyah Al lailiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 26
" Maaf, permisi " Sapa Shima hati-hati. Lelaki yang duduk diatas motornya itu menoleh " Lho, Tian. Aku kira siapa? " lanjutnya.
" Memangnya kamu kira siapa? Tuan muda Kim? " Ledek Tian.
" Ish.. ngeledek kamu ya. Mentang-mentang aku nanyain tuan muda Kim. Kamu ngapain disini? " Tanya Shima.
" Ketemu pak Yohan. Kamu sendiri, ngapain kesini? Nyariin tuan muda Kim? "
" Ya enggaklah.. mana berani aku nyariin dia. Sekretarisnya aja serem banget, gimana bosnya. Aku kesini nganter makanan buat suamiku "
" Wah.. Istri yang baik ya ternyata "
" Tapi.. aku kok jadi nyesel ya "
" Nyesel kenapa? "
" Eh.. gak apa-apa. Kamu ada acara lagi gak? mau nongkrong bareng gak? "
Tian berfikir sejenak. Seumur hidupnya, tak pernah sekalipun ia pergi nongkrong bersama teman-temannya. Yang ada dipikirannya hanya bagaimana agar perusahaannya berkembang. Ia ingin membuktikan pada dunia, bawa ia mampu menjadi besar meskipun tanpa dukungan seorang ayah. " Okelah, tapi jangan lama-lama " Karena ia juga masih ada jadwal rapat perusahaan, tapi berat sekali rasanya untuk menolak ajakan Shima.
" Kita naik motor aja ya, biar cepet. Mau aku bonceng apa kamu yang bonceng aku? "
Lagi, Tian terdiam. Baginya, Shima adalah pertempuran dalam hidupnya. Hal-hal yang tak pernah ia lakukan, sekarang ia lakukan bersama Shima. Entah sudah berapa lama Tian tidak naik motor, hari-harinya dihabiskan dengan naik mobil itupun di antar jemput oleh Yohan atau Sam.
" Gimana? " Shima kembali bertanya karena Tian tidak bereaksi.
Tian tampak berpikir keras. Kalau dia yang bonceng, entah dia masih bisa naik motor atau tidak. Tapi, kalau dia yang dibonceng, mau ditaruh mana mukanya. Masa pria dibonceng wanita, gak gentle amat. " Aku sudah lama tidak naik motor " Akhirnya hanya jawaban itu yang keluar dari mulutnya.
Shima malah tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Tian. " Jadi, kamu gak bisa naik motor? "
" Bukan tidak bisa, tapi sudah lama aku tidak naik motor jadi aku ragu masih bisa apa tidak "
" Ya sudah, kalau kamu takut biar aku yang bonceng kamu "
" Masa laki-laki yang dibonceng "
" Memang kenapa? Aku sering membonceng Anton kalau lagi buru-buru "
" Kurang keren aja kelihatannya "
" Gak ada istilah keren gak keren buat aku. Yang penting sampe. Kalo kaya gini terus, kita kapan nongkrongnya? katanya jangan lama-lama "
Akhirnya Tian duduk di kursi belakang. Sepertinya besok ia harus membeli motor agar terbiasa lagi memakainya. Cukup hari ini saja, Image tuan muda Kim yang super cool harus anjlok gara-gara dibonceng oleh seorang wanita. Sepanjang perjalanan Tian menutupi wajahnya dengan tangan dan dasinya sedangkan Shima terus-terusan menertawai sikap Tian yang terlihat dari kaca spion motornya.
################################
Rapat telah selesai, Tian segera meninggalkan ruangan diikuti oleh Yohan dibelakangnya. Satu-satunya ruangan yang dituju adalah ruangannya sendiri karena Tian memang hampir tidak pernah keluar ruangannya kecuali ada rapat atau pertemuan penting.
" Pak Yohan, bisa tolong carikan saya beberapa referensi motor yang mudah dan nyaman untuk dikendarai "
Yohan mengernyitkan dahinya " Motor matic atau gigi bos? "
" Yang paling mudah saja untuk dikendarai "
" Matic saja ya bos "
" Terserah pak Yohan saja "
" Maaf bos, kalau boleh tahu motornya buat apa ya bos? " Yohan penasaran karena semenjak membangun perusahaannya, Tian tak pernah sekalipun naik motor lagi. Bahkan motor harley davidson yang ia beli 2 tahun silam hanya dijadikan koleksi tanpa dinaikinya.
" Aku mau belajar lagi naik motor "
" Bukan gara-gara Ashima kan Bos? " Yohan keceplosan. Hal-hal yang berbau aneh pada bosnya biasanya karena pengaruh dari Ashima.
" Bukan, cuma aku cukup malu saja kalau nanti suatu saat aku bertemu dia dan aku harus diboncengnya lagi. Mau ditaruh mana mukaku "
Apa? cuma gara-gara hal sepele itu saja bosnya yang super jaim tiba-tiba ingin membeli sebuah motor. Bukankah sebagai seorang pria ia akan tampak lebih keren kalau membawa mobil sport mahalnya? Bos.. Bos.. ada-ada aja..!
tambahin chapther extra ya dong thor,padahal seru loh ceritanya😞
sinih siniih.. tk puk puk.. ben adem atimuuu..
kasian mas Darren..😣😣😣
omng2..Tian ini pasti mr.Kim bosnya mas Darren kan??
pake bangeeet lagee thor😂😂😂
waduuuh..
lanjuut deh..
klo IRT .. jadi Ibu Rumah Tangga doonk😁😁