Alena keponakan dari Rangga mencari pekerjaan dan mendapatkan nya di kota,dia menjadi pembantu di rumah SEO ,, SEO anak dari David. David dan Rangga adalah sahabat dari kecil.. akankah David menemukan Alena?? akan kah Alena memaafkan SEO.. karena telah melakukan kesalah pahaman??
penasaran?? yuu simak ceritanya
happy Reading📖
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cillomillo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penjelasan
Keadaan basah yang membuat mereka menggigil karena kebasahan ketika di perjalanan.
"Len, maafin gua yah lu jadi basah" maaf dari SEO.
*Diem dan merapihkan hijabnya*
Depan rumah
"Nyonya Maaf Nona Alena dengan Tuan muda sudah di depan" Ucap Bodyguard.
"Baiklah saya ke sana dan tolong kamu kasih tau Pak David." kata Alexa sambil terburu buru.
Alena kini melihat nyonya nya lagi di rumah yang sama Alena hanya bisa tertunduk diam karena masih bingung dan tidak tau apa yang akan terjadi.
"Alena sayang, ya ampun kamu basah yah sini sini sayang". kata Alexa sambil memanjakan tangan untuk meraih tangan Alena.
" Baik Nyonya, tapi Alena masih basah". dengan memeras baju basahnya.
"sini biar saya angkat". tiba tiba SEO mengangkat tubuh Alena yang tiba tiba.
"Aduh Maaf Tuan Maaf,, biarkan saya jalan sendiri ". kata Alena dengan tidak berani memegang tangannya.
"Bibi tolong siapkan handuk yang tebal yah kasian Alena kebasahan". jawab Alexa.
Alena pun sekarang sudah berada di ruang tamu yang Cantika duduki itu.
" Ya ampun basah yah nak, Bibi tolong Alena untuk bersihkan baju nya dan siapkan baju yah." Ucap David dengan khawatir.
"Baik Tuan." Jawab Bibi Gita.
"Pak SEO mau permisi dulu SEO mau ganti baju" sambil membungkukkan badan nya.
"Tidak! saya hanya menyuruh Alena saja dan untuk kamu,, papah hari ini belum bisa maafkan kamu,, karena ulah kamu yang seperti ini membuat masalah untuk papah. "
"Baiklah pak, SEO Terima semua yang bakal papah lakuin ke SEO." dengan badan yang basah.
"pak, bisakah papah kasih ka SEO waktu untuk membersihkan dirinya, pasti badan dia sangat dingin. " tanya Cantika.
"Tidak biarkan saja,, sifat dia cocok dengan keadaan sekarang, sama sama dingin, dan biarkan dia tidur di sini tanpa harus ganti baju. Biaar tau sekuat apa dia jadi cowok! " David yang berjalan meninggal anak nya.
David bisa saja menghukum SEO dengan cara kekerasan, tapi karena di rumah ini ada seorang tamu yang sangat spesial tidak mungkin membuatnya takut.
Alena yang sudah mengenakan baju dari Bibi Gita, baju yang Alena pakai sangatlah cantik dan mewah walaupun dia masih menutup auratnya.
"Wah, cantik nya kamu nak sini sini duduk,, Maafkan Om yah Om baru bisa ketemu kamu, dan Om minta Maaf atas kesalahan SEO yah. " kata David .
"Tidak, tidak apa apa tuan saya yang minta maaf". kata Alena sambil menundukkan kepala nya.
SEO yang kini masih berdiam dan berdiri di pintu melihat obrolan alena dengan keluarga nya, dia masih merasakan rasa bersalah nya itu.
"Jangan panggil saya Tuan, panggil saya Om kalau bisa panggil saya papa pun tidak masalah" kata David sambil tersenyum.
"Baiklah Tuan,om.. maaf sebelumnya kenapa saya dipanggil kesini yah,?? apa saya diterima kerja disini lagi?. " tanya alena sambil terbata bata.
"Bukan nak, kami membawa kamu kesini karena kamu adalah anak dari sahabat saya yaitu bang Rangga, " Jawab David.
"( Paman??,, apakah ini sahabat yang di maksud paman.. apa mungkin ini tanda perjodohan??) kaget dan diam.
"Kamu benar kan anak dari Bang Rangga,, yang pergi ke kota untuk bekerja?. " Tanya David
"Benar Tuan, Om, saya Alena yang dari kampung saya sebenarnya bukan anak dari paman Rangga, saya hanya keponakan tapi karena paman Rangga tidak memiliki anak, sayalah yang dianggap jadi anak,, " penjelasan Alena dengan terbata bata.
"Ah begitu saya paham nak, tidak masalah dan bukan jadi masalah saya walaupun kamu bukan anak kandung dari Bang Rangga, sayang saya syukuri sekarang kita sudah nisa bertemu?, tapi kenapa kamu harus mencari kerja na?? ,ayah mu ini adalah orang terkenal dimana mana,, dan bahkan perusahaan saya milik dia." kata David
"Saya,, saya pun tidak tau om kalau paman saya adalah orang yang terkenal,, bahkan kami pun tinggal di kampung??, tapi emang Om yakin kalau paman saya adalah sahabat Om?." Tanya ragu Alena.
"Haha saya yakin nak, saya bisa mengetahui lewat ponsel jelajah saya apabila nomor itu penipuan sudah otomatis terbaca, tenang yah Om bakal jaga kamu disini karena kamu adalah anak Om juga, dan pasti Om bakal buat kamu bahagia seperti keluarga Om sendiri. " David tersenyum lebar.
"Tapi tuan, Om bolehkah saya minta sesuatu dan saya maaf sekali apabila membuat Om jadi keberatan" minta Alena dengan takut dan terbata bata.
"Boleh, boleh silahkan nak om nunggu pertanyaan kamu ini,, Om harap semua yang kamu minta bisa om kabulkan dan membuat mu bahagia?
" Om Alena mau bertanya, apakah benar Alena akan dijodohkan seperti yang Paman bilang??.. dan Om bolehkah Alena bawa teman Alena untuk datang kemari juga,, dan satu lagi om maaf bisakah bawa keluarga Alena ke rumah ini??.. " suara Alena yang kecil karena takut.
Alexa yang tersenyum memandang Alena yang sangat imut itu ketika bicara dan suara yang kecilnya hampir tidak terdengar.
"Baik, hanya itu saja yang kamu minta?? bukan mobil? rumah atau apartemen atau???
"Tidak tidak Om saya hanya meminta itu. "jawab cepat Alena
"Hahaha baiklah nak Om bakal jelaskan dan mungkin ini sudah saatnya kita diskusikan, jadi begini yang kamu ucapkan tadi itu benar banget dan kami memang merencanakan perjodohan dan pernikahan nantinya,, dan yang kedua untuk teman kamu yang mau dibawa ya silahkan Om tidak akan melarang kamu sedikitpun yang kamu mau dan suka. dan Untuk bang Rangga sudah suruh Bodyguard untuk menjemput Bang Rangga.. sebelum kamu bicara pun om telah siapkan semua. " jawab David dengan santai 👍.
"Wah, alhamdulillah akhirnya terimakasih om tante cantika alena bersyukur banget" sambil bersujud di pangkuan paha David dan Alexa serta cantika.
"Sayang, hei janganlah seperti ini, kami malu nak seharusnya kami yang banyak banyak terimakasih kepada kamu" jawab Alexa dengan berlinang.
Alena pun kembali duduk dan menghapus air mata bahagianya itu.
"Bodyguard! " Ucap David.
"Baik Tuan siap ada apa Tuan?
" Nak, tolong kasih nomor teman kamu yah biar asisten saya yang urus semuanya.
"Ah iya baiklah, nih Pak Maaf" sambil memberi nomor si pensil kecil nya itu.
"(Ya ampun Alena HP mu saja masih seperti itu,, apa yang telah terjadi kepada keluarga Bang Rangga) "
"Om" Panggilan Alena lembut.
"Eh maaf iya nak?? " kaget David
"Bibi bisakah lepaskan tuan SEO? " kata Alena sambil menundukkan kepala.
Alexa yang begitu kaget mendengar Alena berbicara itu membuat Alexa terharu, karena hanya Alena lah yang bisa membujuk David.
"( Kamu emang anak yang baik nak) " kata hati Alexa sambil menatap barengan dengan Cantika.
"Untuk apa seorang yang keras kepala harus ditolong?, " kata David dengan menatap tajam SEO.
"Om,, mau gimanapun tuan SEO, tuan SEO adalah calon suami Alena" kata Alena dengan rasa malu dan cemas.
"Sayang, tapi om." kata David.
"Mohon ya om Alena mohon, Tuan SEO kedinginan seperti itu dia menggigil Om" jawab Alena dengan khawatir dan melihat SEO.
Bibi Gita pun tidak berani memberi handuk kepada SEO tanpa suruhan tuan David. padahal Bibi Gita di situ sudah mempersiapkan handuk.
"Baiklah nak, Om ijinkan kamu untuk membantu SEO,," jawab David
Alena yang hanya baru mendengar kata "baiklah" dari David langsung beranjak lari ke Bibi Gita untuk mengambil handuk untuk diberikan kepada SEO.
Alena wanita yang sangat kuat dan baik, walaupun dia sudah dimarahin dan dicaci, dia tidak perduli karena keadaan SEO yang mulia pucat.
Hehehe aku up lagi sekarang.
Semoga yang bacanya makin banyak, yang komen banyak dan yang like tentunya juga banyak aamiin thank you all bye.
buat penulis kalau lagi dalam cerita jangan ada tulisan seperti kita berkomentar di dalam nya....lanjut aja cerita nya komentar atau masukan yg lain di bawah nya boleh...jadi pembaca nggak tergganggu...
salam kenal