Amelia Tasya hamil karna seorang dokter yang secara sengaja melakukan prosedur bayi tabung dari benih seorang pangeran negeri hindustan Alexander holland.
hidup amelia seakan dijungkir balikkan sebab kehamilan nya diketahui oleh alex hingga membuatnya harus menuruti segala perkataannya.
karna seorang saingan ingin menghancurkan reputasinya agar tidak diangkat menjadi raja ia berusaha membuat Amelia celaka agar bisa balas dendam padanya.
bagaimana kisahnya....silakan lanjutkan.
mohon maaf jika alur cerita masih acak maklum masih pemula
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ukka Sulemang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 26
akhirnya tesnya selesai setelah memastikan amelia sudah kembali keruang
rawatnya aku melangkah menuju lift sudah
waktunya aku pulang ke apartemen ku yang berada di lokasi rumah sakit
ini,setelah sampai di apartemen ku aku melepas jas putih yang menemaniku selama
4 tahun terakhir apartemen ini cukup luas untuk skala aparteman normal.
hasil tes DNA nya akan keluar minggu depan semoga saja hasilnya tidak akan
membuat ukka kecewa karena tinggal sendiri disini segala sesuatu nya memang aku
lakukan sendiri mulai dari memasak,membersikan rumah dan memcuci aku terbisa
melakukan nya sendiri semenjak orang tuaku meninggal aku belajar mandiri bukan
paman ku tidak mau membiayaiku namun aku hanya ingin mandiri setiap bulan ia
masih mengirimi ku uang bulanan bahkan sampai sekarangia masih melakukan nya
walaupun gajiku ku saja sudah lebih dari cukup.
“drrtt....drttt ukka is calling.....”suara getar hp ya
memang jika dirinya sedang ada operasi dan sebagainya aku hanya mengaktifkan
getar saja seperti sekarang ini
“hallo ada apa?apa kau ini memang hobi
sekali menyulitkan ku haa ini bukan lagi jam kerjaku sekarang waktunya
istirahat?”jawab revan kesal
“heyy aku hanya ini ingin bertanya saja kau jangan cerewat begitu,bagaimana
dengan tesnya?tanya ukka
“minggu depan hasilnya keluar,tesnya tidak mengalami ganguan apapun amelia
sudah istirahat danaku juga ingin istirahat”jawab ukka dengan kesal yang sekan
akan di buat buat
“ok ok segera kirim hasilnya jika sudah keluar”ucap ukka namun belum sempat
ukka meneruskan ucapan nya aku sudah mematikan sambungan telepon nya.
sementara di ruangan rawat amelia riska masuk mengendap endap ia
juga membawa haris bersamanya membantunya mengangkat tubuh jika diperlukan jam
sudah menunjukkan pukul 12:00 malam sudah sesuai rencananya tadi bersama amelia
ia akan mengeluarkan amelia dari rumah sakit ini.
“mel mel bangun ayo kita keluar dari sini”bisik riska yang menepuk tepuk pipih
amelia sementara haris berjaga di pintu depan ruang perawtan amelia|
“emmm...”guma amel yang masih belum sadar sepenuhnya kerena pengaruh obat tidur
yang di suntikan oleh dr.revan setelah amel mendapatkan kesadarannya ia bangkit
dibantu oleh riska
“ayo aku sudah menyiapkan mobil diluar kita keluar melalui pintu darurat rumah
sakit”kata riska yang membantu amelia berpindah ke kursi roda yang sudah ia
siapkan
“pakai ini agar perawat tidak mengenalimu”ucap nya lagi sambil menyodorkan
sebuah baju sementara dirinya dan hari sudah mengenakan pakaian perawat yang
sempat ia curi tadi pagi amelia pun mengambil pakaian tersebut lalu memakainya.
“ayo cepat kita tidak punya waktu banyak disini”ucap haris dari luar
risaka pun mendorong kursi roda amelia disusul haris di belakangnya mereka
berjalan keluar melalui pintu darurat yang memang bebas dari penjaga mereka
melangka keluar gedung menuju mobil yang memang sudah haris siapkan
“ayo ku bantu kau naik”ucap haris dan riska yang mengetahui bahwa kondisi
amelia sekarang ini sedang lemah mereka membantu amelia menaiki mobil setelah
itu mereka pun melepas pakaian yang mereka pakai dan membuangnya di tempat
sampah.
haris melajuhkan mobilnya keluar area rumah sakit ia menyetir dengan hati hati
takut dengan kondisi amelia yang masih terlalu lemah menerima guncangan
“sebaiknya kau berbaring lah ada bantal di job belakang yang sudah ku siapkan
perjalanan kita masih jauh “perintah haris setelah riska menceritakan kisah
amel padanya ia sangat ingin membatu sahabat pacarnya itu.
setelah perjalan yang memakang waktu 3 jam mereka sampai di sebuah rumah tua
milik keluarga haris yang memang sudah tidak pernah dikunjungin oleh orang
namun masih ada pembantu yang selalu membersihkan rumah itu
“ayo kita turun!rumah ini sudah dibersihkan dan tempat ini adalah tempat paling
aman dan terpencil sangat sulit melacak keberadaan amelia disini sementara ia
aman disini,aku jauag sudah menempatkan beberapa pembantu disini untuk menjaga
amelia jika kita tidak ada”ucapnya apada risa dibalas aggukan oleh pacarnya itu
“apa perlu kita bangun kan dia”tanya riska yang melihat amelia tertidur
“jangan!!bantu aku mengankatkan nya”putus haris
mereka pun mengankat amelia menuju kamar
yang sudah mereka sediakan.
riska memandang wajah pucat sahabat kecilnya itu sahabat yang sudah ia angap
sebagai adik nya sendiri mereka sama sama anak yatim piatu dan tinggal di panti
asuhan yang sama.
********
ukka masuk kekamar alex ia ingin memberitau alex bahawa tes DNA berhasil revan
lakukan dan hasilnya akan keluar minggu depan ukka melihat alex sedang duduk
memijat pangkal hidungnya
“boleh aku masuk?”tanya ukka
“masuklah”ucap alex memperbaiki duduknya
“aku ingin memberitahumu bahwa aku menyuruh revan melakukan tes DNA dirimu dan
janin yang dikandung amelia”ucap ukka
“siapa yang menyuruhmu melakukan itu?apa kau tdak tau bahwa itu sangat berisiko
terhadap janin janin itu?”teriak akex yang marah atas kelancangan sahabat
baiknya itu
“aku tau aku salah,tapi tes itu berhasil dan akan keluar minggu depan “jawab
ukka yang sedikit merasa bersalah tidak memikirkan resiko perbuatanya
“terus bagaiman kondisi amelia?”tanya alex
“kondisinya baik ia sudah beristirahat,aku pergi dulu”ucap ukka melangkah
keluar.
alex berdiri menghadap jendela
kamarnya entah apa yang ada dibenaknya
sekarang ini.
horeee!!! Selesai lagi
mohon vote dan dukunganya agar novel ini bisa menang yaaa!!!
lha katane Amelia meninggal..kok ini hidup
bingung aku
ternyata itu untuk jadi kelemahan alex to