NovelToon NovelToon
Menjadi Tawanan Bos Mafia

Menjadi Tawanan Bos Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Pembunuhan / Gotcha ! Hati Boss Mafia / Menikah dengan Musuhku / Persaingan Mafia / Gangster / Enemy to Lovers / Romantis / Tamat
Popularitas:20.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sonata 85

Synopsis.

Leon Wardana sudah lama pensiun dari dunia gelap, dulu ia dijuluki Naga Asia .Bos Mafia yang paling ditakutin, setelah menikah deng gadis cantik yang jadi tawananya dulu, karena rasa cintanya pada istrinya ia berubah dan beralih profesi menjadi pebisnis dan hidup bahagia. Namun setelah ia tua dan memiliki putri yang cantik jelita. Ternyata putrinya diculik oleh gengster kejam, Leon ingin menyelamatkan Chelia, ia dan Putranya Okan Wardana tidak tinggal diam, ia balik menculik adik sang gengster. Apakah Okan Wardana mengulang kisah orang tuanya, jatuh cinta pada gadis tawananya?

Follow @IG nata
Fb. Nata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sonata 85, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu wanitaku

Menjadi pahlawan.

Jovita melajukan kendaraan ke tempat yang dikatakan Beni, ia tiba ke sebuah gedung di daerah Jakarta Utara Mangga Dua.

Ia berjalan dengan kaki pincang menuju lantai atas, sesuai  seperti yang dianjurkan Beni, tetapi saat di sana, ada beberapa orang yang tiba-tiba membekapnya.

Jovita berontak, ia ingin  berteriak, tetapi tangan salah satu dari mereka memukul tengkuk belakangnya, hingga ia tidak sadarkan diri semuanya terjadi begitu cepat.

 Sorot lampu dan suara  itu membangunkannya,  matanya  melotot tajam,  karena ia berada di atas ranjang dalam keadaan polos di sorot lampu besar, dan ada dua kamera merekamnya.

“Apa ini? mau apa ini,” kata Jovita panik ia berontak, ingin  berdiri tapi ia di tahan dua lelaki yang tadi.

“Kamu sudah bangun cantik, baguslah itu lebih baik dari pada pingsan, kalau ia bangun akan dapat aura kecantikannya,”  kata lelaki bertopi itu yang ia yakini seperti sutradaranya

Seorang lelaki berbadan besar menghampirinya, dan hanya mengenakan pakaian dalam saja.

Kini sorot lampu besar itu mengarah kearah mereka berdua, Jovita masih seperti orang kebingungan, kenapa?  siapa orang-orang itu?

Hingga tubuh lelaki besar itu menindihnya, tubuhnya dari atas dan memaksanya, lalu memburu bibir Jovita, ia berontak  dan melawan,

“Bagus, terus lebih agresif lagi remas bagian dadanya lebih kuat, agar ia berontak semakin berontak itu  akan terlihat  bagus," ujar pria bertopi.

“Haa,, lepaskan, siapa kalian?   Jovita dengan suara teriakan, tapi  semakin ia berteriak, semakin lelaki yang  asing itu memaksanya,

Seseorang tolong aku, aku tidak ingin berakhir seperti ini kata Jovita, ia merasa kehabisan tenaga,  karena dari pagi, perutnya juga belum di isi apa-apa,

Lagi-lagi tubuhku di jamah lelaki asing, aku benci…aku benci semua ini.

'Beny sialan.. kamu menjual ku?

Ia membatin, air matanya mengalir deras, tangannya terus saja berusaha menolak lelaki itu, agar tidak menyentuh bibirnya, ia merasa jijik dan muak melihat lelaki yang menindihnya, dengan usaha yang keras dan kuat, ia menendang bagian sensitif lelaki itu ,lelaki itu meringkuk  dan memegangi  bagian loncengnya, ia menjauh,  tapi seorang  lelaki bertato  mendekatinya dan menamparnya dengan keras, meninggalkan  bekas lima jari di pipinya.

“Kamu sudah  bagian dari tempat ini maka bekerjalah dengan maksimal,” katanya dengan suara meninggi

“Aku tidak mau, aku bukan pelacur

“Ganti aktornya..!”

Pintanya kesal, kini lelaki berbadan lebih besar lagi datang mendekat, ada ikat pinggang di tangannya, ia mengibaskan ikat pinggang di tangan  ke lantai, suara  cambukan terdengar mengerikan.

Lelaki itu punya gaya ranjang yang aneh, cara yang tak lazim yang menyakiti wanitanya sebelum ia pakai, ia tidak akan merasa terpuaskan sebelum melihat lawan jenisnya terluka.

Matanya  buas, badannya besar terlihat menyeramkan dari pada dibilang macho.

Ia mendekati Jovita, ia semakin ketakutan, mundur dan meremas selimut yang menutupi tubuhnya. Dengan  badan bergetar Ia menutup matanya hingga.

“Aaaaaah auuuu, sakit” satu cambukan mendarat di badannya..itu benar-benar sakit.

Hingga lampu di ruangan  itu mendadak mati, sebuah lampu sorot besar hidup di pojok ruangan, dan di arahkan ke gerombolan para lelaki busuk yang memaksa Jovita,

pandangan mereka semua silau  dan ter-alihkan. Tiba-tiba  jovita merasa ada yang menyumpal mulutnya, dengan tangan  besar mengangkat tubuhnya, Jovita hanya di balut selimut  putih, ia merasa tubuhnya di gendong dan di bawa menjauh dari gedung itu.

Jovita hanya menutup matanya, saat orang  yang  menggendong tubuhnya membawanya berlari, ia tau siapa yang empunya  tubuh itu,  bau tubuh dari lelaki itu,  ia sangat mengenalnya.

Ia di bawa masuk ke dalam mobil

“Jalan..!”

Tubuhnya masih di pangku, saat ia membuka matanya,  mata Leon menatap lurus kearah   jalanan, Jovita menatap rahang keras itu, tapi saat leon membawanya keluar dari bandit-bandit gila itu, ia sangat bersyukur.

Leon  memang kejam,  tapi setidaknya ia masih  punya  sedikit hati.

Dan yang pasti, ia tidak punya gaya ranjang yang aneh-aneh, hanya sikapnya yang dingin, Leon masih diam, tanpa sadar tangan Jovita keluar dari balik selimut memeluk punggung Leon, dan ia menutup matanya kembali dan memilih untuk tidur, mata lelaki itu ter alihkan, kini mata itu menatap wajah Jovita

Mungkin benar, kalau Jovita memang jimat untuk membuatnya tidur, atau ini teguran dari para roh leluhur pada Leon,  agar ia berhenti menyakiti Jovita dan melupakan dendam lamanya, karena ia tidak bisa tidur kalau tidak ada Jovita di sisinya.

Leon merasa dirinya yang dihukum, ia merasa tersiksa karena tidak bisa tidur kalau tidak ada Jovita di sisinya,  bukan hanya di sisinya, ia tidak akan bisa tidur  kalau tidak menyentuh  tangan wanita itu.

“Apa ini lelucon,” kata Leon malam itu, saat ia tidak bisa tertidur karena tidak ada jovita di sisinya

Saat melihat Jovita tertidur matanya tidak tau diri,  bagaimanapun ia menolak ajakan matanya , ia tidak berhasil,  setelah menguap bolak balik hingga ia akhirnya menyerah,  ia menyandarkan kepalanya di jok mobil,  ia  masih memangku tubuh Jovita memeluknya dengan erat lagi, hingga keduanya tertidur.

Kedua anak buahnya hanya saling menatap, melihat Bos  besar itu tertidur tenang, seakan tidak ada masalah, padahal Jovita baru saja mereka selamatkan dari mafia-mafia pembuatan film biru.

Hingga mobil itu berhenti di depan salah satu hotel di daerah Jakarta utara Ancol.

Hotel yang memamerkan keindahan dan   menawarkan suasana romantis, karena menghadap ke laut ancol, dan bisa melihat lampu-lampu indah di sekitarnya dan kearah Tanjung Priuk.

Leon tidak perlu di bangunkan, mobil berhenti ia  juga akan langsung bangun, ia menggendong Jovita ke kamar nya

“Istirahatlah tetap waspada.”

“Baik bos,” jawab keduanya serentak

Jovita masih tidur dengan tubuh di balut selimut, Leon meletakkan tubuhnya di atas ranjang, kini jempol tangannya lagi-lagi masuk ke mulut.

“Apa beneran  kamu bisa tidur?

Setelah kejadian tadi?

dasar bayi besar,” ia terlihat kesal pada Jovita, tapi ia akan berusaha menahan diri.

Leon melihat luka bekas cambukan dari lelaki tadi. Luka  merah di bagian punggungnya.

“Hai bangun..! aku tau kamu pura-pura tidur, bangunlah…!,”

Mata jovita terbuka menarik jari jempol dari mulutnya dengan cepat.

Mata itu masih merah, ia menatap Leon dengan mata berkaca-kaca dan mengalihkan pandangan matanya.

Leon menelepon seseorang,  tidak berapa lama pesanannya datang.

Pakaian yang baru untuk ia pakai, dan makan malam.

Jovita merasa sangat kesal, ingatannya masih pada Beny, ia berpikir kenapa Beny ingin menjualnya, kenapa ia terlihat ketakutan saat  melihatnya.

Kenapa tadi ia ingin menjual ku?

Dasar penghianat, aku percaya selama ini padamu, kenapa setelah keluargaku tiada kamu juga membuang ku, kata Jovita dalam benaknya, air mata kini tidak terbendung lagi.

Melihat Jovita menangisi pria brengsek yang menjualnya, Leon marah.

“Apa kamu sekarang menangisi pria brengsek itu? Bangunlah pakai pakaianmu agar kamu  bisa pergi lagi padanya, jangan menangisi pria lain di hadapanku,”   kata Leon dengan nada marah,  kata-kata itu keluar begitu saja dari mulutnya.

Bersambung ….

Bantu Vote iya kakak untuk karya  keempatku, tolong tekan like dan tanda hati iya kakak. Baca  juga karyaku yang lain.

-Berawal dari cinta yang salah. (Tamat)

-Menikah dengan Brondong (ongoing)

-Menjadi tawanan bos  Mafia (ongoing)

-The Cursed King(ongoing)

1
Anggye syahab
ini cerita kapan updatenya kak..sudah tahun 2026
rarr
nma mc cweny Jovita ap hara thor
falea sezi
hmmm ikan sama kek bapaknya tukang celup ternyata
falea sezi
pelakor nie kaila
falea sezi
makan tuh orang gila dlu qm lebih Bianca dari hara sono nikahin biar kalian sama2 gila/Curse/
falea sezi
halah dlu qm belain Bianca dripada hara ampe hara minggat
falea sezi
anehhh skg di cari uda nikah aja lu ama Bianca anak manja biar hara dpet berondong kaya bukan laki tua bodoh kayak qm
falea sezi
laki tolol mending hara ma lainnya aja
falea sezi
males tokoh utama menjijikan
falea sezi
salsa habis ngapain ma Leon hmmm abis enak enak padanya
Ida Nuryanti
Luar biasa
Nadhia aryani Wijaya
ini ada yg di hapus ya kak episode nya jadi gak nyambung episode nya
Septi Zetro
hara kenapa sih...
sudah tau dulu leon mafia dan sekrang sudah gak mau ngingat2 masalalu..
seharusnya paham dengan apa yg dilakukan leon..
sering kecewa dengan sikap hara..

terus kok ada cerita tunangan sama beni bagaimana thor padahal dari kecil sudah dijodohkan dgn toni
Mon Lisa
Biasa
Mon Lisa
Kecewa
Barry Slange'an
kebetulan aq asli kalimantan..tepat nya kalteng..
Mr.VANO
cari la teman yg bawak positif...
karna klu teman negatif akan susa untk membersikanny.
Mr.VANO
setanggu itu piter masih lemah klu di adapkan istri melahirkan
Mr.VANO
tindakan om piter sdh tepat ..
Mr.VANO
klu aku puny uang byk byk byk,aku mau buat rmh sakit.ke selamatan dl baru administrasi ,klu untk org tdk mampu gratis..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!