Tamat!!
Sekuel dari novel 'Budakku Canduku'
Follow IG Othor @Oniya_99
(Devan&Lona)
Kesalahan yang pernah ia lakukan pada Istrinya, membuatnya mengambil langkah untuk melindungi sang istri dengan nyawanya. Perempuan yang dulunya ia siksa, kini menjadi istri tercinta yang Bibirnya, hidungnya, matanya, tubuhnya, serta kebaikkan hatinya benar-benar menjadi candu bagi seorang Devano Dizon.
(Aron&Anna)
Malam itu :
"Siapa yang mengambilnya lebih dulu dariku?" Tanya Aron langsung bangkit.
"Apa maksudmu, Aron?" Tanya balik Anna tak mengerti.
Kesal, Aron langsung meninggalkan Anna seorang diri di kamar itu.
"Apa maksudnya? Apa jangan-jangan ia tidak sadar saat melakukannya di hotel malam itu." batin Anna lalu bangkit untuk menyusul suaminya Aron. Namun ia terlambat, karena Aron telah pergi.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oniya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 26
***
Perlahan Anna mulai memasuki hotel itu. Begitu masuk Anna sangat tidak menyukai suara-suara bising dari musik DJ yang dimainkan di Aula besar itu.
Bau alkohol yang menyengat membuatnya ingin muntah. Namun, ia tahan demi sahabat yang telah banyak membantunya.
Meluaskan pandangannya Anna mencari dimana keberadaan sahabtanya itu. Namun, yang ia lihat dan temukan adalah sosok Sekretaris Aron yang sibuk berbincang-bincang dengan seseorang.
Dan yang membuat Anna seakan terbakar adalah tiga wanita malam yang terus menggoda suaminya.
Sekretaris Aron tampak murka kala melihat istrinya berada ditempat seperti itu.
Pandangannya tak lagi pada client didepannya melainkan pada Anna yang juga menatapnya penuh amarah.
Sekretaris Aron segera meninggalkan clietnnya. Dengan wajah marahnya ia akan mendekati Anna.
Anna mundur beberapa langkah. Tenggorakannya seakan tercekat saat ini. Tanpa meminta izin ia langsung meminum anggur yang berada di atas meja didekatnya.
Byuuurrrr ....
"Minuman apa ini? Pahit sekali." Kesal Anna.
"Kau, kenapa kau meminum minumanku. Ambil sendiri kalau kau mau." Banyak sang pemilik yang adalah seorang perempuan.
Setelah meminum anggur itu, Anna yang tak pernah mengkonsumsi minuman aneh itu. Langsung ambruk seketika. Beruntung Sekretaris Aron menangkapnya tepat.
"Berani sekali dia kesini. Apa yang dia laukan disini. Dan juga apa yang dilakukan para pengawal. Kenapa membiarkan istriku berada di tempat seperti ini" gerutu Sekretaris Aron seraya menggendong Anna dan membawanya pergi dari tempat itu.
"Sayang. Aron sayang. Aku mencintaiiiimuuuu. Aku, aku sangat-sangat sangat-samgat mencintaimu." Geritu Anna tak jelas.
"Ya ya. Aku tau kau mencintaiku. Tapi kau masih saja jual mahal padaku. Dasar gadis aneh." Balas Sekretaris Aron kembali menggendong Anna untuk membawanya kedalam kamar, karena kini mereka telah sampai di mansion.
"Tu-tuan," ujar para pengawal yang ada dipintu depan. Mereka begitu kaget saat melihat Anna yang kini pulang bersama Sekretaris Aron.
"Kalian berdua, dipecat!" Bentak Sekretaris Aron meninggalkan kedua pria berbadan kekar itu.
Perlahan Sekretaris Aron membaringkan Anna ke atas ranjang.
"Sayang, Aron aku sangat merindukanmu. Aku sangat membencimu, tapi aku sangat-sangat mencintaimu." Ujar Anna langsung menarik tangan Sekretaris Aron dan akan mencium bibir laki-laki yang dicintainya itu.
"Kenapa kau tidak mau menciumku, Aron. Aku tau kau tidak mencintaiku. Lalu kenapa kau menikahiku. Mungkin, kau kasihan padaku. Tapi, aku bukannya membaik saat kau menikahiku. Tapi hatiku semakin sakit, karena Setipa hari aku menghabiskan waktu bersama suami yang tidak mencintaiku. Kau tau! Hatiku begitu sakit, setiap Kali melihatmu. Aku mencintaimu, tapi aku membencimu." Kesal Anna tak jelas.
"Ayo tiduri aku, Aron. Aku tau kau akan pergi etelah meniduriku. Ayo lakukan, persis seperti yang kau lakukan sa ....
Ucapan Anna terpotong saat Sekretaris Aron ******* Bibirnya dengan ganas. Anna tak tinggal diam ia membalas setiap sentuhan panas itu.
"Dengarkan aku Anna. Siapa yang bilang bahwa aku menikahimu hanya karena kasian padamu. Aku menikahimu karena aku juga sangat-samgat mecintaimu. Kau berhasil merebut hatiku. Aku bahkan sangat mencintaimu Anna. Aku mencintaimu lebih dari mencintaiku sendiri.
"Untuk tidur bersamamu, aku tidak bisa. Bukan karena tidak mau. Aku juga tidak mungkin meninggalkanmu setelah aku menidurimu. Aku juga minta maaf, aku tidak bisa melakukannya dengan keadaanmu yang seperti ini. Aku ingin kau menyerahkan mahkota berhargamu secara langsung padaku. Aku ingin kau menyerahkannya dengan ikhlas padaku. Bukan dengan kesempatan dalam kesempitan." Jelas Aron yang ternyata belum mengingat bahwa ia telah meniduri Anna sebelumnya.
kesambet meureuun
lanjut baca cerita lainnya deh..
sehat2 terus ya kak..
tetap semangat untuk berkarya.. 😘😍🥰🤩