NovelToon NovelToon
Pelabuhan Hati Si Kembar 4

Pelabuhan Hati Si Kembar 4

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 5
Nama Author: Mak Nyak

4 saudara kembar, yaitu Archee, Aylin, Amaris, dan Adelia. Mencari sosok yang bisa menggetarkan hati. Sebagai tempat dermaga cinta terkahir bagi hati mereka. Masing-masing memiliki latar belakang yang berbeda.
Akankah perjalanan cinta mereka akan mulus dan mudah menemukan siapa sosok cinta sejati mereka?
Ataukah akan berliku dan banyak kendala dalam menemukannya? Siapakah orang-orang pilihan yang berhasil memenangkan cinta A squad?
Mari kita ikuti kisah cinta mereka dalam coretan "Pelabuhan Hati si Kembar 4"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mak Nyak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Suci menghela nafasnya. "Ini sebenarnya ada apa sih? Ada yang bisa menjelaskan sama saya?"

Aylin tersenyum kecut. Semuanya menikmati makanannya kecuali Seno dan Suci. Seno mulai hilang kesabaran. "Ay!"

"Apa??! Ini aku lagi ngerayakan kita putus lho. dan aku bahagia. Harusnya kamu bahagia dong! Karena tidak adanya diriku, akan membuatmu memilikinya selamanya. Oke, gini mbak Suci, saya perkenalkan diri saya dulu. Saya Aylin, seorang dokter, mantan pacar Seno. Beberapa menit lalu sih masih jadi pacar tapi sekarang cuma mantan. Jadi, aku memang meng-hack WA Seno, aku membaca semua isi chatmu dan Seno. Dan.... dia sudah melamarmu bukan? Selamat atas hal itu. Dan aku memilih mundur. Karena aku bukan pengemis cinta"

Suci diam mendengarkan penjelasan Aylin. Ia beralih menatap Seno. Seakan meminta penjelasan ke Seno. "Cari tahu dulu dia itu beneran cinta sama kamu, atau hanya kasihan karena mengakibatkan satu keluargamu tewas? Karena, kemarin dia juga bilang mau bertemu orang tua ku lhoh! Aneh kan? Udah melamar kamu, tapi masih mengharapkanku? Maruk sekali"

Amaris dan Zafran tersenyum kecut sambil menikmati makanan mereka. Membiarkan Aylin menunjukkan pada mereka bahwa singa betina sudah bangun dan siap menerkam mereka yang mencoba mengintainya.

"Cukup Ay!" kata Seno. Aylin mengangguk. "Emang udah kok, aku udah selesai ngomongnya. Dan aku juga udah selesai makannya. Terima kasih sudah mau hadir untuk merayakan putusnya kita. Dek, Mas, yok balik" Amaris.dan Zafran mengangguk.

Mereka bergegas pergi meninggalkan Seno dan Suci. Saat baru beberapa langkah, Suci menghentikan mereka. "Aylin tunggu!"

Suci mendekat ke arah mereka. Aylin berbalik dan bersidekap. "Aku gak tahu kalau mas Seno pacar kamu, kembalilah padanya. Aku yang akan pergi dari kehidupannya"

Aylin tertawa. "Gak usah, jangan buat pengorbananku sia-sia. Lanjutkan saja hubunganmu dengannya, karena bagi Aylin, jika barang itu sudah disumbangkannya, pantang baginya mengambilnya lagi. Karena itu sudah dianggapnya barang bekas!"

Aylin melangkah pergi meninggalkan Suci. Ia masuk ke mobil Zafran lagi. "Ke rumah mas yo? Main sana sama krucil. Biar gak ingat terus sama dua orang itu" kata Zafran. Amaris dan Aylin mengangguk.

Aylin menghidupkan musik. "Cari pacar lagi, siap diputar...." Semuanya tertawa.

Biar 'ku putuskan saja (hak e hak e)

'Ku tak mau hatiku terluka (hak e hak e)

Lebih baik 'ku cukupkan saja (hak e hak e)

'Ku tak mau batinku tersiksa (lho lho lho lho lho lho lho jos)

Jangan kau selalu merasa (hak e hak e)

Lelaki bukan dirimu saja (hak e hak e)

Lebih baik 'ku putuskan saja (hak e hak e)

Cari pacar lagi (lho lho lho lho lho lho lho jos)

Suci menatap Seno. "Kenapa kamu tidak jujur padaku kalau kamu sudah memiliki kekasih mas?"

Seno mengacak-acak rambutnya. "Aku ingin bilang, tapi selalu tak tepat waktunya. Maafin aku Ci"

Suci menggeleng. "Dia yang kamu sakiti, dan aku pun menyakitinya. Tak seharusnya kamu mempermainkan hati kami berdua mas"

"Maaf Ci, aku tak bermaksud seperti itu"

"Tapi itulah yang kamu lakukan. Sudah lah, aku ingin pulang saja" Suci mengambil tasnya dan meninggalkan Seno.

Seno mengejarnya. "Aku antar" Suci menggeleng. "Ck, jangan keras kepala Ci, aku gak mau kamu dan bayi kamu kenapa-napa. Aku sayang sama kalian. Please, beri aku kesempatan untuk membuktikan padamu bahwa aku benar-benar tulus padamu"

Suci menghela nafasnya. "Kamu hanya kasihan dengan ku mas" Seno menggeleng dengan cepat. "Awalnya aku memang merasa seperti itu. Tapi, ini berbeda Ci, rasa sayang ini sudah menjalar di hatiku. Aku akan membuktikannya"

"Lalu bagaimana dengan Aylin? Kita menyakiti hatinya"

"Aku akan minta maaf dengannya"

"Aku ikut jika kamu minta maaf dengannya, dan jika dia memintamu kembali, aku akan merelakanmu untuknya"

"Aku bukan barang yang bisa kalian lempar kesana dan kemari Ci, aku juga punya perasaan. Aku akan mempertahankan hubungan kita. Karena bagi Aylin, aku sudah seperti sampah"

.

Aylin bangun dengan senyum merekah. Ia segera bersiap untuk bekerja. Ada perasaan bahagia setelah mengakhiri hubungannya. Bebannya hilang.

"Siap kerja?" tanya Amaris bahagia. Aylin mengangguk bahagia. "Let's go!" kata Aylin.

"Pagi dunia tipu-tipu! Lihat! Kami ceria seperti sang mentari!" teriak Aylin di depan rumah. Amaris tertawa mendengarnya.

Mereka berangkat bekerja ke tempat kerja masing-masing. Melaksanakan rutinitas mereka setiap hari.

Tak terasa, waktu berlalu begitu cepat. Amaris ijin pulang terlambat karena ingin mengunjungi calon mertuanya.

Aylin di rumah sendirian. Mendapatkan kabar dari papahnya, bahwa senin depan, ia sudah bisa pindah ke salah satu Puskesmas di Magelang. Dan, ia juga sudah dibuatkan tempat praktik dokter mandiri.

Seseorang mengetuk pintu rumahnya. Membuatnya harus membukakan pintu itu. "Assalamualaikum"

"Waalaikum salam, ngapain pada kesini?" tanya Aylin pada Suci dan Seno.

"Boleh kami masuk?" tanya Suci. Aylin enggan menerima mereka. Ia menunjuk terasnya. "Silahkan duduk dulu. Ku buatkan minum dulu"

Aylin masuk dan membuat minum dengan cepat. Lalu kembali ke teras. Ia menyilangkan kaki dan tangannya bersandar pada kursi teras. "Minumlah, lalu katakan ada apa?"

Suci meraih tangan Aylin. Menggenggamnya. "Aku minta maaf, karena menyakitimu"

Aylin menarik tangannya. "Jangan minta maaf, tak ada yang salah dalam hal ini. Pulanglah, aku harus segera berberes"

Seno mendongakkan kepalanya. "Memang kamu mau kemana Ay?"

Aylin diam tak menjawab pertanyaan Seno. "Aku minta maaf telah menyakitimu. Maaf tidak jujur dari awal terhadapmu....."

"Ck, sudah lah. Aku kan sudah bilang, tak ada yang perlu dimaafkan! Jika kalian kemari hanya untuk hal tidak penting ini, aku akan masuk"

"Kembalilah padanya" pinta Suci. Aylin kembali tertawa dengan nada yang keras. "Kembali? Sama dia? Sorry, stok gua banyak di Magelang! Banyak yang lebih dari dia!"

"Sombong kamu Ay!" Ucap Seno tak kalah ketus. Suci menenangkannya. Aylin menghela nafasnya.

"Berbahagialah, jaga hati perempuan ini, jangan lagi kamu sakiti hatinya. Dan untuk kamu mbak Suci, jangan memintaku kembali padanya, karena itu adalah hal yang mustahil. Aku melepasnya untukmu, jadi, tolong jaga cinta kalian, pupuk dengan kesetiaan dan kejujuran" Aylin bangkit dari duduknya dan berjongkok di depan perut Suci. Mengelusnya sesaat dan tersenyum.

"Hai dedek, nanti kalau sudah lahir, jadi anak yang kuat seperti mamahmu ya sayang. Ketemu di lain waktu" Suci meneteskan air mata. Ia benar-benar tak menyangka, hati Aylin benar-benar tulus. Aylin berdiri dan tersenyum ke arah mereka berdua.

"Tak ada hal yang salah dalam mencinta, kalian tak perlu minta maaf, karena ini bukanlah kesalahan" Suci memeluknya. Menangis dalam pelukan.

"Hatimu benar-benar tulus, semoga kamu mendapatkan jodoh yang lebih baik dari Mas Seno"

Aylin tersenyum dan membalas pelukan itu. "Terima kasih do'anya. Semoga nanti lahiranmu lancar" Ia melepaskan pelukan itu.

Seno ingin menjabat tangannya, Aylin mengatupkan tangannya di depan dada dan tersenyum. "Jaga dia, jaga hatinya, jangan kamu ulangi lagi kesalahan yang sama"

Seno mengangguk. "Kami permisi Ay, semoga kamu mendapatkan kebahagiaanmu"

Aylin tersenyum pada mereka berdua dan mengangguk. "Pasti"

.

.

.

Like

Vote

Komen

Tip

Nanti malam udah lebaran ya gaes... Jadwal othor padat merayap. Upnya mungkin malam banget ya.... othor sekeluarga mengucapkan

"Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin"

Selamat lebaram gaes

1
Niken Dwi Handayani
Untung di novel, hal yang aneh bisa ada. di dunia nyata? oh belum tentu bisa😀
Gina Savitri
Hahaha..ngakak parah..imam kualat loh ngerjain emak..
Gina Savitri
Hahaha..ilyas lebih pinter dari damar, nggak mau di kerjain ya mending ke hotel 😂
Gina Savitri
Wulan bodoh sih klo masih mau temenan sama suci apalagi sampai masa bodo sama urusan orang lain pdhl adiknya sendiri yg di sakiti 🙄
Gina Savitri
Hahaha..suci merasa rendah diri pdhl suaminya yg berulah malah nyalahin orang lain sampai mau balas dendam..
Aylin gak bisa tersentuh karna imam menjaga nya dengan baik, tapi knp gak imam hancurkan aja tuh suci dan seno sekalian yg kelakuannya sama2 bobrok..
Gina Savitri
Tuh persis dugaan saya kayanya suci biang kerok nya, nggak bisa balas langsung ke aylin malah balas mau menghancurkan keluarga damar-amaris lewat mama nya..
Gina Savitri
Kayanya ada hubungan nya sama mantan damar atau nggak suci yg menghasut gak terima klo seno masih ngarep sama aylin
Gina Savitri
Kadang mertua bisa jadi orang ketiga penyebab kehancuran rumah tangga anaknya sendiri klo masih suka ikut campur apalagi masalah keuangan 😏
Gina Savitri
Hahaha..ngakak sumpah, damar bodoh bnr kata aylin mau aja di tipu geng somplak..
Gina Savitri
Hahaha..damar yo keno di isengi meneh..
Kayanya obat pencahar atau obat tidur ya 🤔
Gina Savitri
Hadeuh buaya darat mulai membandingkan mantan dan istri sah, dulu lebih milih suci ya skrng telen aja tuh baik dan buruknya suci 😂😂😂
Gina Savitri
Haduh azka jangan cemburu lah, gimana mereka gak deket lah orang tua mereka deket dari mereka blm di bikin 😁 Dari kecil udah main bareng 😂
Gina Savitri
Hayo damar dan imam saatnya menguji kalian, kenal nggak sama pasangan masing2 klo dandanan mereka semua mirip 😂
Gina Savitri
Agil sama rachmi aja biar gak ganggu hubungan ilyas dan adel 😁
Gina Savitri
Untungnya 8 bulan del bukan 8 tahun 😉
Gina Savitri
Lah damar bripda apa ipda sih ? Klo bripda masih polisi baru masuk, tapi klo ipda udah perwira
Gina Savitri
Abang ilyas jangan lupa jelasin sama rachmi klo udah ada calon istri, kasian anak orang di cuekin tanpa penjelasan 😏
Gina Savitri
Semoga emang masih sama2 ada rasa, biar ilyas dan adel tetap bersatu ke pernikahan walaupun skrng harus berjauhan lebih dulu demi menguji kekuatan cinta mereka 😊
Gina Savitri
Nyesel kan lu adel, makanya jangan keras kepala punya pacar nggak ada perhatiannya pdhl ilyas udah perhatian banget 😐
Gina Savitri
Abang ilyas jangan pindah ke lain hati ya memperbaiki lebih baik daripada memulai hubungan baru lagi 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!