Bagaimana jadinya jika seorang wanita mengejar-ngejar seorang pria berharap akan terbalaskan cintanya???
Dia adalah Yura Maharani Anwar seorang wanita cantik,rambut panjang, tinggi body bak model tapi sayang di awal pernikahannya penuh dengan sayatan luka yang di goreskan oleh suaminya.
Yuda Aditama Wijaya,ya dia adalah CEO tampan , namun sifatnya dingin dan sombong dia adalah suami sekaligus cinta pandangan pertamanya Yura sehingga dengan gigihnya dia mengejar sang CEO untuk menaklukan hatinya walau berulang kali dia melukai hati Yura tapi Yura tidak pernah menyerah untuk mengejar cintanya
Penasaran kan gimana ceritanya.? Yuk intip ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25
Semua keluarga menunggu di luar dengan cemas,mereka tidak sabar ingin mendengar penjelasan dari dokter yang sedang memeriksa keadaan Yura setelah tadi Yuda memberitahukan bahwa jari istrinya sempat bergerak.Tak lama kemudian Dokter yang memeriksa Yura pun keluar semua orang yang sedang duduk seketika langsung berdiri dan menghampiri dokter tersebut.
Dok bagaimana keadaan istri saya.? tanya Yuda yang lebih dulu menanyakan istrinya.
Alhamdulillah istri anda sudah melewati masa kritisnya, dia juga sudah tersadar dari koma nya tapi hanya satu orang saja yang di perbolehkan masuk untuk melihatnya." ucap dokter tersebut sambil pamit pergi dari sana.
Seketika semua orang yang ada di sana mengucap syukur,dan tak lama Yuda pun meminta izin kepada semua orang yang ada di sana untuk masuk duluan dan semua orang pun mengizinkannya.
Cklek."suara pintu ruangan terbuka pertanda ada orang yang masuk ke ruangan tersebut yang tak lain adalah Yuda.Seketika Yura yang berbaring di ranjangnya menoleh dan dia cukup terkejut saat melihat siapa orang yang pertama kali dia lihat setelah sadar dari koma nya.
Mas." ucapnya lirih saat melihat suaminya menghampirinya.
Alhamdulillah kamu sudah sadar sayang.!"ucap Yuda sambil mencium keningnya.Yura cukup terkejut dengan sikap suaminya.
Tuhan ,apakah benar dia suamiku.? mengapa sikapnya sangat manis terhadapku.?apakah ini hanya mimpi? batin Yura berbagai pertanyaan bersarang di benaknya karena heran melihat sikap suaminya.
Ara,!!"panggil Yuda saat melihat istrinya tidak merespon ucapannya tadi.
Ah iya mas." jawab Yura lirih sambil memandang wajah suaminya.
Maafkan mas.!" ucap Yuda tiba-tiba.
Maafkan atas sikap mas dulu yang sering menyakitmu.!" ucapnya kembali .
Mas, aku sudah memaafkanmu sebelum kamu minta maaf kepadaku." jawab Yura sambil tersenyum.
Terima kasih Ara.! Mas janji mas akan belajar jadi suami yang baik untukmu." ucap Yuda sambil mengecup kening Yura lama.
Terima kasih mas."jawab Yura sambil air matanya menetes.
Kenapa kamu menangis,? apakah ada yang sakit,? bagian mana? biar mas panggil dokter.! ucap Yuda memborong pertanyaan kepda Yura.
Tidak mas,aku baik-baik saja.Aku hanya bahagia akhirnya mas bisa menerima Yura sebagai istri mas." ucap Yura dengan nada bergetar masih dengan isak tangisnya.
Sssstttt, maafkan mas yang dulu ya."ucap Yuda tak henti-hentinya dia meminta maaf atas perbuatannya yang dulu.
Seketika pandangan mereka bertemu tiba-tiba Yuda mendekatkan wajah nya ke wajah Yura dan "Cup" Yuda mencium bbir Yura dengan lembut, untuk pertama kalinya mereka berciuman ciuman yang mengisyaratkan kerinduan di antara mereka,ciuman yang mengisaratkan ada cinta di antara mereka.
Terima kasih Tuhan Engkau telah mengabulkan do'aku."batin Yura dia sangat teramat bahagia suaminya bisa membalas rasa cinta nya setelah sekian lama menunggu.
Aku mencintaimu Ara." ucap Yuda setelah mereka melepaskan ciumannya.
Aku juga mencintaimu mas." jawab Yura lalu Yuda pun memeluk tubuh mungil istrinya dia sadar selama ini dia sudah menyukai istrinya namun ego mengalahkan perasaannya sehingga ketika Yura mengalami kecelakaan dan terbaring koma dia baru merasa takut ,takut akan kehilangan istrinya istri yang begitu baik,istri yang selalu sabar dalam menghadapi sikapnya.Aah sungguh tidak bisa Yuda bayangkan kalau sampai dia kehilangan Yura mungkin dia akan menyesal seumur hidupnya karena telah menyia-nyiakan wanita yang begitu berharga bak berlian. (cieee Yura cinta nya sudah tidak bertepuk sebelah tangan lagi selamat ya yura dari author )😀😀😀😀
^^
Kini semua keluarga Yura sudah berada di ruangan Yura untuk melihat keadaanya.
Sayang mamah sangat khawatir saat kamu sakit." ucap mamah Yura sambil memeluknya.
Maafkan Yura mah karena sudah buat mamah dan semuanya khawatir." ucap Yura.
Ahh kaka sangat rindu sekali sama adik kaka yang sangat cerewet ini." ucap kaka Yura sambil berjalan memeluknya.
Yura juga rindu sama kaka." jawabnya.
Seketika semua orang yang ada di ruangan tersebut sangat bahagia melihat Yura sudah sadar walau keadaannya sedikit lemah.
^^
Tiga hari kemudian pasca Yura sadar dari komanya dokter pun sudah membolehkan Yura untuk pulang dengan catatan dia tidak boleh banyak bergerak dan beraktivitas dulu.
Baiklah nona Yura semoga cepat sembuh ya." ucap dokter yang menangani Yura selama Yura koma
Terima kasih dok, saya pamit pulang dulu." jawab Yura lalu dia pun pergi meninggalkan Rumah Sakit Pelita dengan di dampingi oleh Yuda yang mendorong kursi rodanya.
Di parkiran Anton sudah menunggu majikannya, dan tak lama terlihat Yuda dan Yura datang menghampirinya.
Apa kabar nona Yura.?"tanya anton
Baik asisten An." jawab yura sambil tersenyum lalu Yuda pun menggendong Yura dan mendudukannya di kursi penumpang dan dia pun masuk ikut duduk si samping istrinya.Tak lama kemudian mobil pun melaju meninggalkan pekarangam Rumah Sakit Pelita.
Sayang sini tidurlah."pinta Yuda kepada istrinya sambil menepuk bahunya.
Iya mas."jawab Yura lalu dia pun menyandarkan kepalanya di bahu suami tercintanya.
Sepertinya pak bos sudah luluh hatinya.Selamat nona Yura anda berhasil melelehkan tuan es."batin Anton saat melihat kedua majikannya bermesraan.
bantu vote ya teman2,terma kasih semoga kalian sukaaa.
salam syang dari aku🤗