Di saat kematiannya 'System' tiba tiba terbangkitkan dan memberikan kesempatan kehidupan keduanya untuk menguasai seluruh dunia.
Setelah berpindah dunia mendapatkan System?
Sungguh Mengerikan!
LATAR BELAKANG DUNIA PARAREL TANG YIN😊 (Tanpa Tang Yin)
Namaku Austin, entah bagaimana aku tiba tiba berada di dunia yang seharusnya milik Tang Yin, tetapi kenapa berbeda?
Ah mungkin ini adalah dunia paralel?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rafael Jagad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
025 : Membunuh Salah Satu Penguasa Hutan
Austin menyuruh mereka untuk berbaris sesuai dengan kelas kelasnya. Pertama kelas Fighter mereka disuruh mengambil air dengan ember untuk mengisi 1 bak penuh setiap satu orang, lalu kelas Assassin disuruh untuk berburu dibantu dengan kelas Archer, kelas Healer disuruh untuk melatih mananya dengan baik.
Austin sendiri juga ikut berpartisipasi untuk menaikkan Rank dan mendapatkan koin karena sudah hampir habis untuk membeli benteng dan dunia jiwa.
Tidak lama kemudian, Austin bertemu dengan singa ungu bermata tiga rank SSS umur 2.000 tahun.
"Manusia! Apa yang kau lakukan disini?!" Teriaknya memperingati Austin.
Austin kaget mendengar suara yang berasal dari Singa Ungu itu.
"Ka... Kau.... Bagaimana kau bisa berbicara?" Ucapnya bergidik ngeri.
[Hewan buas yang sudah berumur 1.000 tahun sudah dapat berbicara, sedangkan Rank Ilahi dapat berubah menjadi manusia!]
"Apa!!! Bagaimana mungkin?" Ucapnya kaget, karena di kehidupan sebelumnya dia tidak pernah menemukan ini.
Austin segera menjadi waspada, 'Cek Status!' ucapnya dalam hati.
___________________
Nama \= ???
Ras \= Singa Ungu
Rank \= Raja
Umur \= 2.271 Tahun
Title \= -
____________________
"Apa? Rank Raja, juga umurnya sangat tua!" Ucap Austin kaget.
[Di dunia yang dipenuhi dengan energi mana ini semua makhluk hidup bisa mendapat kehidupan yang lebih panjang]
"Ahh! jadi begitu! Baiklah! Kalau begitu aku akan mencoba seberapa hebat Kucing Ungu itu!" Ucapnya keras hingga terdengar si kucing Ungu.
"Aku adalah Singa Ungu! beraninya kau makhluk rendahan mengejekku!!!" Ucapnya marah sambil mengeluarkan aura yang kuat hingga menekan Austin.
Austin juga tidak mau kalah, dia segera mengeluarkan kekuatan miliknya ditambah dengan kekuatan Titlenya. Singa Ungu itu sedikit tertekan dan tekjub dengan kekuatannya.
Singa Ungu segera menerkam Austin, Austin tidak hanya diam saja, dia segera menghindar dan mengambil belati kesayangannya di Inventorynya.
Austin memainkan belatinya, melompat kesana kemari, memutari Singa Ungu, melukai seluruh tubuhnya.
Singa Ungu yang merasa di permainkan menggunakan kekuatan puncaknya dan. segera menghentakkan dirinya ke tanah, 'Booom!' Suara dentuman keras akibat tubuh Singa Ungu terdengar keras.
Austin terpental 20 langkah dari Singa Ungu dengan keadaan sedikit luka lecet dan luka dalam ringan. "Uhuk! Uhuk! Uhuk! Sialan! Sepertinya aku harus serius!"
"Skill Api Kegelapan Ke 2 -Pembakaran Jiwa- Aktif!" 'Blusss' Aura hitam kemerahan langsung menyelubungi belati milik Austin, semakin pekat, semakin pekat, dan sangat pekat menjalar menyelubungi seluruh tangannya, badannya, lalu seluruh tubuhnya.
Menggenggam erat, menatap tajam Singa Ungu, menyerang dengan kecepatan tertinggi, menghunuskan belati keseluruhan tubuhnya, dan memenggal kepalanya.
Tanpa Singa Ungu ketahui, Kepala yang ia miliki kini sudah menggelinding ke bawah tanah dan darah merembes keluar membasahi seluruh tubuhnya, 'bruk' tubuh tanpa nyawa itu jatuh kebawah dengan kondisi yang mengenaskan.
"Hah Hah Hah Hah! Sialan! Sungguh mengerikan! uh! Sudahlah! Mari kita lanjutkan berburu hingga siang!" Ucap Austin kelelahan karena melawan Rank yang diatas tingkatnya dengan kekuatan Raja yang setara dengan tingkat Ilahi karena dia hewan buas yang berevolusi.
Austin melanjutkan perburuannya, tetapi dia hanya menemukan puluhan Hinga ratusan hewan buas rank B - SSS saja yang mana mudah bagi dirinya, seperti kelinci angin, tikus petir, tupai api, ular emas, rubah api, serigala angin, dll.
Waktu telah menjelang siang, terik matahari sudah menyengat di kulit. Austin memutuskan untuk menyudahi perburuannya dan kembali ke benteng untuk melihat lihat perkembangan para bawahannya.
Dari beberapa ratus orang, tampak 4 orang yang menonjol dari pada yang lainnya di masing masing kelas. Zean (Fighter), Whitney (Archer), Parker (Assassin), dan Merissa (Healer)
Note : Akkkkhhhh susah mikir nama, kalau nama itu itu aja juga bosen.🙏😳.
"Kalian berempat nanti datang keruangan ku!" Ucap Austin tegas sambil memandang ke empat orang yang menonjol di kelasnya masing masing.
Setelah selesai dengan urusannya, Austin datang ke kamarnya berniat untuk membersihkan dirinya. Tetapi tiba tiba muncul sebuah misi aneh bagi dirinya.
_____________________________
Misi Terpicu :
Akibat terbunuhnya penjaga hutan bagian Selatan, Singa Ungu, terjadi gejolak berat di Hutan Bagian Selatan.
Misi : Redakan gejolak di Hutan Bagian Selatan.
Hadiah : Penguasa All Elemen + Kultivasi All Elemen + Buku Teknik All Elemen.
Gagal : Mati
Batas Waktu : 1 Bulan.
_____________________________
"I... Inniii??" Ucapnya tak percaya bahwa yang dia bunuh adalah salah satu dari 5 penguasa hutan. Tapi terkejutannya tak berlangsung lama, Austin segera Menenangkan dirinya dengan berendam di bak mandi Air panas.
'Mulanya dia sangat kuat, ternyata dia adalah salah satu penguasa hutan. Bagaimana dengan kekuatan dari penjaga wilayah tengah ya? Apakah dia lebih kuat dariku ketika menggunakan Title?' Pikirnya.
Austin masih mencoba menenangkan pikirannya. Bagaimanapun dia juga harus bertanggung jawab karena telah membunuh salah satu dari 5 penguasa hutan.
Hanya ada 3 pilihan baginya, pertama, dia harus menjadi penguasa hutan, kedua dia membunuh para penggila kekuasaan, ketiga dia memilih siapa penguasa hutannya.
Dihadapi dengan 3 pikiran itu, Austin semakin bingung. Setelah lama berpikir akhirnya Ia memutuskan untuk menjadi penguasa hutan agar benteng pertahanan miliknya juga lebih aman.
"Hufft!" Dengusnya pelan, capek, ingin marah tapi juga tidak bisa marah, ingin rasanya dia melampiaskan ke sesuatu.
"System' tolong buat ruang bawah tanah dilengkapi dengan berbagai alat latihan." Ucapnya agar dia bisa melampiaskan kekesalannya selama ini. Bagaimanapun dia hanya bisa menahannya karena dia sendiri yang salah.
Austin keluar dari ruangan dan turun ke lantai paling bawah hingga menuju ruang bawah tanah miliknya. Melihat adanya samsak tinju dia langsung menjadi semangat, mengepalkan tangannya, berlari dengan cepat, 'Buummm!' samsak itu langsung hancur berkeping keping. Tetapi tidak hanya ada satu samsak saja disini, dia langsung menuju samsak lainya dan berbuat sama untuk melampiaskan emosi yang terpendam hingga menggetarkan seluruh benteng.
Beberapa prajurit yang terkejut segera keluar dari ruangan, dan ada juga yang memencet tanda bahaya. Tanda bahaya yang semakin sering terdengar membuat Austin kembali tersadar dan segera keluar dari ruang bawah tanah.
Tidak lama dia keluar dia disambut seorang pria berumur 40 Tahunan segera bersujud dan berkata, "Lapor Tuan, tiba tiba terjadi sebuah gempa di dalam benteng, diperkirakan bahwa itu adalah sebuah hewan buas tingkat raja keatas yang sedang bertarung! Apakah anda ingin mengeceknya?" Ucap pria setengah baya itu.
"Emm... itu!" Ucap Austin ragu sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal dan tertawa canggung sambil berkata, "Maaf, tadi aku terbawa suasana latihan, hehehe!" Austin.
"Haaahhhh" Ucap semua prajurit melongo. Bagaimana tidak, kalau dia bisa sampai mengetatkan benteng, seberapa kuat dirinya? Apakah dia tingkat raja? Kaisar? Dewa? Atau Kaisar Dewa? bingung semua orang yang sudah mengetahui tingkat Kultivasi walau itu masih Rank D, C, B, A.
Ceritanya jadi kurang menarik...
ini novel bukan Facbook ingat
wwwwuuusshhhh...musnah
😀😀😀😀😀😀😀😀😀
kok bisa tahu HP loh..
klw Austin dri tahun 2017 atau dri tahun 2027
mungkin dia tau Hp, ini Austin dari tahun 1305 lo
aneh aneh 🤔🤔🤔🤔🤔🤔