NovelToon NovelToon
Love Me Again (Cintai Aku Lagi)

Love Me Again (Cintai Aku Lagi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:918.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nita.P

Dua tahun pernikahan Maurin dengan Daniel adalah awal dari semuanya. Dua tahun Maurin hidup dengan pria yang tidak mencintainya.

Selama ini Daniel hanya berpura pura mencintainya. Entahlah, antara berpura pura mencintainya atau Daniel tidak sadar dengan perasaan nya sendiri.

Selama dua tahun Maurin merasa sangat dicintai. Sampai suatu hari kabar mengejutkan di dengar olehnya.

"Nona Maurin tidak hamil, Dia hanya masuk angin biasa" kata dokter

Daniel tidak berkata apapun, Dia langsung menarik Maurin keluar dari ruangan dokter tersebut.

Sampai di rumah, Maurin di hempaskan ke atas sofa ruang tamu.

"Percuma aku menikahimu selama dua tahun ini jika kau tidak bisa memberikan apa yang aku inginkan" kata Daniel dengan suara dinginnya

"A...apa maksudmu?" Maurin sudah merasa takut dengan tatapan Daniel

"Selama ini aku menikahimu hanya karna orang tuaku menginginkan keturunan. Juga karna keinginan terakhir dari papaku. Sementara aku rela meninggalkan kekasihku yang sedang koma"

Deg

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang

Sudah 5 hari setelah Maurin menjalani operasi. Hari ini Dia sudah di izinkan pulang oleh Dokter. Selama itu juga Daniel selalu di samping nya.

Sampai saat ini aku masih tidak menyangka dengan apa yang terjadi. Aku berfikir rumah tanggaku akan berakhir setelah apa yang suamiku katakan saat itu.

Namun ternyata kebahagiaanlah yang aku dapatkan saat ini.

Meski butuh perjuangan untuk bisa sampai di titik bahagia ini.

Begitulah perasaan yang saat ini Maurin rasakan. Bahagia?? Tentu saja Dia sangat bahagia mengingat bagaimana rumah tangga nya di ambang kehancuran setelah dua tahun lamanya.

Namun sekarang Dia begitu bahagia, melihat bagaimana suaminya mencintai dan menyayanginya saat ini.

"Sudah siap Sayang?"tanya Daniel yang baru masuk ke ruangan Maurin setelah tadi Dia berkonsultasi dengan dokter tentang kondisi Maurin pasca operasi.

Maurin mengangguk "Sudah Mas"

Daniel mendekat ke arah istrinya "Mama mana Sayang?"

"Keluar sebentar"

Memang Windi belum kembali ke kotanya. Dia benar benar menemani Daniel untuk menjaga istrinya yang sedang sakit. Selebihnya, Windi juga sangat mengkhawatirkan keadaan menantunya itu.

"Ya udah kalau gitu kita tunggu Mama di luar aja" kata Daniel yang di jawab anggukan oleh Maurin

Daniel pun menuntun Maurin dengan sangat hati hati keluar dari ruang rawat "Sayang Mas gendong aja ya"

Maurin menggeleng dan tersenyum "Gak perlu Mas, Rin bisa kok"

"Tapi Mas khawatir Sayang, jaitan bekas operasinya belum benar benar kering. Takutnya nanti malah membuat terbuka lagi kalau kamu maksain jalan" kata Daniel benar benar cemas dan khawatir dengan keadaan istrinya

Maurin tersenyum, entah kenapa Dia sangat ingin mencium pipi suaminya sebagai ucapan terimakasih dengan apa yang suaminya telah berikan pada Maurin.

Cup

Daniel sampai terbelalak kaget saat bibir lembut dan hangat menempel di pipinya. Walau hanya sekilas, namun begitu terasa hangat di pipinya sampai Daniel menyentuh pipinya sendiri.

Apa yang aku lakukan? Ini kali pertama aku menciumnya duluan. Walaupun hanya di pipi.

Maurin juga sedikit terkejut dengan apa yang di lakukan nya. Tapi hatinya merasa sangat senang bisa melakukan itu oada suaminya.

Dua tahun lebih perniakahnya dengan Daniel. Tapi Maurin tidak pernah berani mencium Daniel duluan, mau itu di pipi ataupun di bagian lainnya.

Daniel pun hanya menciumnya saat bercinta dulu. Berbeda dengan sekarang, Daniel sering mencium Maurin dengan penuh kasih sayang.

Daniel menoleh setelah sadar dari keterkejutan nya. Melihat istrinya yang menunduk dengan wajah memerah malu.

"Kau sudah berani menggodaku ya Sayang" kata Daniel tersenyum tipis

Maurin menggeleng cepat "Maaf, aku tidak bermaksud menggodamu Mas"

Daniel meraih dagu istrinya dan mengangkat wajahnya yang terus menunduk itu.

"Hei. Kenapa harus minta maaf, kau berhak melakukan apapun padaku. Menciumku di manapun kau boleh melakukan nya. Aku suamimu Sayang, jadi lakukanlah apa yang ingin kau lakukan. Seperti menciumku tadi..." Daniel menaik turunkan alisanya menggoda Maurin

Aaaa. Malunya aku...

"I....iya Mas" jawab Maurin sedikit gugup

Lagi lagi Daniel dibuat gemas dengan tingkah istrinya. Daniel mencium lembut pipi Maurin yang masih memerah karna malu.

"Sudah jangan malu, kau berhak menciumku di manapun" bisik Daniel

Ishh... Dasar mesum.

"Rin, Daniel"

Saat Maurin akan membuka suaranya untuk protes atas ucapan Daniel barusan. Windi sudah kembali dan memanggil mereka.

"Mama darimana?"tanya Maurin tersenyum

"Ada urusan bentar, ayo kita pulang sekarang. Udah siapkan?"kata Windi menatap Maurin dan Daniel bergantian

Maurin mengangguk "Sudah Ma, ayo kita pulang. Rin udah gak betah tinggal disini"

Windi hanya mengangguk.

Akhirnya mereka pun pergi menuju parkiran. Disana sudah ada supir dan Firman yang menunggu kedatangan mereka.

...🌻🌻🌻🌻...

"Selamat datang Nona Maurin Zien"

Maurin terkejut saat membuka pintu rumah Dia langsung di sambut oleh teriakan orang orang yang menyambutnya.

Maurin tersenyum haru melihat keluarga angkatnya juga para pekerja di rumah ini menyambutnya. Maurin tidak menyangka kalau mereka akan datang kesini dan menyambut kepulangan nya dari rumah sakit.

Maurin menoleh ke arah Daniel. Apa ini juga rencananya?

Sepertinya keluarga angkat Maurin benar benar sudah berubah. Gertakan Daniel waktu itu membuat mereka membuka mata hatinya untuk melihat ketulusan dan kebaikan Maurin.

"Terimakasih semuanya" Maurin tidak mampu menahan lagi air mata bahagia yang meluncur begitu saja di pipinya.

"Sama sama Rin, semoga kamu bisa sehat terus mulai sekarang" kata Yuna

"Dan rumah tangga kalian tidak akan ada lagi cobaan yang lainnya. Jika pun ada, kalian harus bisa menghadapinya bersama sama" kata Antoni menatap putri angkatnya

Maurin mengangguk dan tersenyum "Terimakasih Ibu, Ayah dan semuanya"

Tidak ada perasaan bahagia melebihi yang dirasakan Maurin saat ini. Keluarganya bisa berkumpul seperti ini. Mengobrol dan bercerita bersama di selangi dengan canda tawa.

Sungguh aku bahagia saat ini. Ayah, Ibu semoga kalian juga bahagia di atas sana.

...🌻🌻🌻🌻...

Malam harinya, keluarga Maurin sudah pulang dan Windi pun sudah istirahat di dalam kamarnya. Begitupun dengan Maurin yang sedang duduk menyandar di tempat tidur.

Ceklek

Daniel masuk ke dalam kamar dengan membawa segelas air putih. Dia menyimpan nya di atas nakas, membuka laci nakas dan mengambil beberapa butir obat yang di berikan dokter untuk Maurin.

"Minum obatnya dulu Sayang" kata Daniel

Maurin hanya menurut, segera Dia meminum obat yang di berikan Daniel padanya. Daniel naik ke tempat tidur, duduk di samping istrinya. Mengelus lembut rambut Maurin.

"Apa masih terasa sakit bekas operasinya?"tanya Daniel, manarik lembut tubuh istrinya ke dalam pelukannya

"Sedikit Mas, tapi nanti juga akan segera sembuh" kata Maurin

"Mass" panggil Maurin pelan

Daniel mengusap ngusapkan dagunya di puncak kepala Maurin "Apa Sayang?"

"Rin mau ke makam Ayah sama Ibu, Mas kan udah janji kalau mau anter Rin ke sana" kata Maurin

"Iya nanti kalau keadaanmu sudah benar benar pulih" kata Daniel mencium rambut Maurin

"Besok aja ya, Rin udah gak sabar mau kesana Mas. Udah lama Rin gak ke sana" kata Maurin sedikit memaksa

"Sayang, tapi kamu belum benar benar pulih. Nanti saja ya kalau keadaanmu benar benar pulih" kata Daniel yang tidak mau kalau terjadi apa apa pada istrinya

"Rin udah sehat kok Mas, Rin bisa kesana besok. Ya.... boleh ya..."

Maurin sudah benar benar sangat ingin ke tempat peristirahatan terakhir kedua orang tua kandung nya. Dia sudah memohon pada Daniel dengan wajah yang memelas.

"Baiklah, tapi ingat ya harus hati hati nanti di sana" Daniel tidak tega juga melihat istrinya yang sudah sangat ingin mengunjungi makam kedua orang tua kandung nya.

"Terimakasih Mas" Maurin tersenyum dengan mengeratkan pelukan tangan nya di perut suaminya.

Bersambung

1
Siti Maulidah
ceritanya menarik
Fat Imah
kok AQ bacanya. gregetan. bgt. pingin nabok si maurim. oon bgt jdi wanita
Fat Imah
wanita. tolol
Muna Junaidi
👍👍👍
Rita Nurleni
Lumayan
Rita Nurleni
Kecewa
Nana Niez
kenapa disetiap cerita kl istri tanda tanda hamil di ajak ke dokter buat periksa g ada yg lgs mau,, selalu kyk gt,, dimanapun cerita dan judulnya selalu begitu
Nana Niez
hbs ngatain jalang, pelacur,, enteng banget dimaafkan,,, drama banget mah ini
Alifah Azzahra💙💙
Nyesek banget Thor 😭😭😭
Mystera11
💩 enak aj,, setelah tau sifat jesika dgn entengnya mau balik sama Maurin🤮
Mystera11
mampir thor,,, dr prolog ceritanya menarik,,,
Yuen
Entah kenapa gak suka dengar org yg tiap ngomong nyebut namanya sendiri, kenapa gak pakai aku biar lebih dewasa
Yuen
Preeet
nasrul saing
Masih kezeeel dengan kelakuan Daniel terhadap Maurin...eeeh Maurin udah maafin Daniel ajaaa...
Muna Junaidi
Bengak kali kau daniel iyu gadis yg ko cari ih gemes pengen nonjok kepalanya😂😂
Muna Junaidi
Ah om daniel nanti menyesal🤭🤭
Sri Marwati.Y
bagus
Yuli Yanti
sumpah thor nyesek banget bca nya,yg sabar y maurin
Yuli Yanti
thor kamu tega banget ya,ngasih bwang bombai trllu bnyk😭😭
Nita.P: mampir yuk di karya terbaruku.. Judulnya Suamiku dan Suamimu
total 1 replies
Yuli Yanti
ujung2 nya nanti nyesel tu si kudaniel,aq suka cerita nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!