NovelToon NovelToon
BAD GIRL VS ICE MAN

BAD GIRL VS ICE MAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Aisyah larasati Tambunan

LAGI PROSES REVISIAN, JADI HARAP BACA PELAN-PELAN:)
(Seson2: LOVE IT'S TRUE)

Hidup itu singkat, tak ada yang tau kapan kita mati, jadi prinsip gue selama nyawa masih ada dibadan, maka hidup harus dinikmati.

#Stella Pradginita Anindya
.
.
Gue benci yang namanya ketidak disiplinan, karena gue sendiri orang yang disiplin dan punya aturan hidup, prinsip gue hidup itu harus disiplin dan punya aturan bukan hidup bebas tak beraturan.

#Aldo Ricardo Alexander
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Gimana yah kira-kira dua org yg berbeda kelamin tersebut dipertemukan dengan sifat yang berbeda?
Skuy baca ceritanya teman teman dan jgn lupa like, komen dan rating juga, oke?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah larasati Tambunan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

Stella mengerjapkan matanya berkali-kali. Setelah di rasa nyawanya telah berkumpul, ia berjalan mendekati balkon kamarnya, melihat suasana pagi yang tenang.

"Gak terasah yah, gue dah harus balik sekolah lagi." Dia bergumam sambil tersenyum mengingat-ngingat liburannya dengan sahabat-sahabatnya

"Tuh curut-curut udah pada bangun belum yah? " Pandangannya lurus ke depan dengan tangan yang terlipat di dada, dan kaki yang disilangkan, ia bersandar di pintu balkon dengan senyumannya yang terlukis indah di wajah putih tersebut.

"Kok gue jadi kangen gini yah ... sama mereka, padahal kan baru bertemu seminggu yang lalu." Stella tampak berfikir. Sedetik kemudian ia mengedikkan bahu nya dengan alis dan dagu yang terangkat.

"Ntah lah, mending gue mandi, kalau mikirin mereka terus gak bakalan ada habisnya, kenangan gue sama mereka begitu manis untuk diingat." Stella membalikkan tubuhnya dan berjalan ke kamar mandi.

****

"Stella, cepatan gue udh mau telat .... " Renata berteriak kepada adiknya itu sambil melirik- lirik jam tangannya yg melingkar indah di pergelangan tangan yang putih mulus itu.

Stella tampak berlari kecil menuruni anak tangga rumahnya.

"Iyah-iyah sabar nape."

"Lo lama amat sih, lihat ni jam, udah jam berapa sekarang ? " Renata menggerutu kesal di tempatnya, dia menyodorkan jam tangan yang terikat indah di pergelangan tangannya kepada Stella.

"Gue manusia bukan robot yang ada mesinnya, gue gak bisa secepat yang lo inginkan." Stella mendelik tajam ke arah kakaknya sembari menyambar tasnya yang berada tak jauh dari sang kakak.

"Makanya lo jadi orang jangan ngebo ...." Stella melirik kakanya yang masih menggeretu di tempatnya.

"Ayo jalan sekarang, lo bilang lo mau cepatkan, ntar lo telat gue juga lagi yang disalahin." Stella menyindir kakanya itu, kemudian berlalu meninggalkannya sendiri. Sementara di belakang Renata terus menggerutu padanya, sambil menjulurkan lidahnya seperti sedang berbicara namun tak bersuara.

"Lihatlah anak tak tau malu itu, dia yang salah dia yang bersikap bossy, dasar kaum rebahan."

"Cepatan ... ntar kita telat." Stella berteriak pada kakaknya itu tanpa ada niatan membalikan tubuhnya. Sementara di belakang Renata menjulurkan lidahnya, kemudian berlari mengejar langkah adiknya itu.

****

"Selamat pagi mang Agus, apa kabar .... " Sapa Stella pada penjaga sekolah

"Baik non , non Stella apa kabar? " Balas mamang Agus si penjaga sekolah.

"Baik dong." Ucap Stella dengan senyum manisnya.

"Tumben non gak telat lagi, biasanyakan langganan pak Jono dimari." Ucap mang Agus sambil tertawa.

"Hedeh si mamang, tiap kali gue datang cepat pasti dibilang tumben, emang anehnya yah mang kalau gue datang cepat." Dengan tangan yang melingkar di dada, Stella memasang wajah sedih, yang tentunya hanya dibuat-buat saja.

"Bukan aneh lagi non, tapi sangat aneh .... " Akhirnya keduanya tertawa terbahak-bahak pagi itu, menikmati guyonan satu sama lain.

"Oh yah mang Stella balik kelas deluan yah ...." Pamit Stella, setelah tawanya terhenti. Namun baru berapa langkah tiba-tiba saja mang Agus memanggilnya.

"Oh ya non." Stella membalikkan badannya menghadap mang Agus

"Kelas 12 ini jangan buat masalah lagi yah non, biar gak jadi langganan pak Jono lagi." Mang Agus berucap sambil tersenyum menggoda ke arah Stella.

"Tergantung mang .... " Ucap Stella sambil mengerlingkan sebelah matanya, kemudian berlalu begitu saja sampai bahunya tak dapat lagi dipandang oleh sang penjaga sekolah.

***

"Woi ... jalan sendirian aja neng." Stella melirik Devano yang merangkul bahunya.

"Dih ... siapa yah gak kenal." Ucapnya sinis

"Lo gitu sama gue sekarang?" Devano melepas rangkulannya dengan wajah pura- pura sedih.

Stella menghadap Devano, sambil mencubit pipinya gemas.

"Ini muka gak usah dibuat-buat sedih." Stella menggoyang-goyangkan tangannya yang berada di pipi Devano.

"Sakit ****:v" Devano berusaha melepaskan tangan Stella dari pipinya dengan wajah yang dibuat kesal sekesal mungkin. Stella tertawa melihat tingkah Devano yang lucu menurutnya.

"Sakit ya .... " Stella mengelus-elus pipi Devano dengan wajah sok pedulinya.

"Habisnya lo .... iyah kali gue ngelupain curut kayak lo." Stella memasang wajah acuh dan kembali berjalan ke depan.

Devano berlari kecil mengejar langkah Stella yang sedikit menjauh darinya.

"Berarti gue beruntung dong bisa diingat cewek cantik." Devano mengerlingkan sebelah matanya sambil menyikut lengan Stella. Stella meliriknya sekilas sambil menyunggingkan senyum tipis.

"Apaan sih lo, gombal .... "

" Buruan ke kelas, ntar kita telat." Akhirnya mereka berjalan dengan tangan Devano yang setia merangkul pundaknya Stella.

****

NB:JGN LUPA LIKE, KOMEN DAN SHARE

1
Hadyan Ghauzan
Luar biasa
Anonim
kerennn
Kenzi Kenzi
mampir gw
Qaisaa Nazarudin
Diiihh ni cewek ngotot banget,Udah bikinbdua sahabat berantem,dengan watados nya ngemis2 sama Aldo lagi🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Itu namanya C.I.N.T.A Aldo😂😂
Qaisaa Nazarudin
Whaaatt Aldo yg nembak Sandra??Yg benar aja,cowok sedingin Aldo,,Atau jangan2 sipat dingin itu akibat putus dr Sandra ya🤔🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Yah karena dia pintar lah bisa masuk Mipa1…
Qaisaa Nazarudin
Aku mampir lagi thor,,,🙋🏻‍♀️🙋🏻‍♀️🙋🏻‍♀️ walaupun udah ulang ulang baca karya mu ini,Tp aku suka,gak ada bosan bosannya😅😅😅
Suzieqaisara Nazarudin
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Suzieqaisara Nazarudin
Waaahh kalau nilai dua dua nya terbaik, Stella juga bisa dong ikut Aldo ngampus di tempat yg pasti keterima...
Suzieqaisara Nazarudin
Kok aku nyesek ya di bab ini..bisa merasakan apa yg Aldo rasa.. harus memilih satu di antara dua pilihan yg sama sama penting nya... Tapi saran aku Aldo ungkapin aja perasaannya ke Stella,,Nah kamu bisa pergi menggapai cita cita mu,kalau emang jodoh pasti akan bertemu kembali...semangat Al 💪💪💪
Suzieqaisara Nazarudin
Duuhhh Aldo kalau suka itu ngomong aja,gengsi nya gak usah dipelihara..ntar di tikung loe yg nyesel...😓😓
Suzieqaisara Nazarudin
Duuhhh inih kapan jadian nya mereka thor??kok lama banget memendam nya...🤔🤔
Suzieqaisara Nazarudin
Semoga Stella benar benar bisa membuat Aldo bahagia dengan selalu berada di sisinya Aldo..😢
Suzieqaisara Nazarudin
Hanya Stella yg bisa merubah Aldo..
Suzieqaisara Nazarudin
Bokapnya Aldo kan naas pesawat??😭😭
Suzieqaisara Nazarudin
Begitu terluka nya Aldo,kasihan banget..tega banget ortu nya...😭😭😭😭
Suzieqaisara Nazarudin
Itu namya bukan cinta sih Sandra tp obsesi...🙄🙄🙄
Suzieqaisara Nazarudin
Apa yg Bianca katakan itu benar Stell,kamu harus belajar ikhlas,jangan terlalu larut dalam kesedihan,Devano jugak gak mau kamu kayak gitu...😢😢
Suzieqaisara Nazarudin
jahat kau thor..walaupun setakat ini gak ada yg namanya pelakor yg buat tensi aku naik..tp kisah persahabatan dan kasih sayang mereka dan rasa yg mereka simpan dan pendam,berhasil meluluh lantak kan hati dan perasaan aku thor...hhuuuuaaaa...😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!