NovelToon NovelToon
Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Pelakor Akan Kurebut Kembali Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Penyesalan Suami / Pelakor
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nonecis

Karena pria yang mencintainya meninggalkan dirinya di hari pernikahannya membuat Lavanya mau tidak mau harus menikah dengan Mike.
Mike berusaha untuk menjalani pernikahan mereka meski pernikahan itu didasari tanpa cinta dan Lavanya tidak mudah membuka hatinya.
Percekcokan terjadi di antara mereka, Lavanya benar-benar tidak ingin mencoba untuk rumah tangganya dan tidak mungkin berpisah karena keluarga calon suaminya itu dikenal oleh orang banyak dan sangat terhormat.
Sahabatnya masuk dalam rumah tangga mereka dan menghancurkan rumah tangga itu dengan Mike mencari kenyamanan pada Arumi.
Ketika Lavanya menyadari adanya yang tidak sehat dalam rumah tangganya, bagaimana dirimu manfaatkan dan terlalu sibuk untuk dirinya dan sampai akhirnya mengetahui perselingkuhan suaminya. Lavanya ternyata tidak mundur dan justru maju untuk merebut suaminya kembali.

Bagaimana kelanjutan hubungan pernikahan antara Mike dan Lavanya. Apakah pada akhirnya Lavanya kembali mendapatkan suaminya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nonecis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25 Usaha Lavanya

"Wait, wait, apa maksud kamu tiba-tiba datang, marah kepadaku membawa nama Lavanya dan sekarang kamu ingin meminta kartu kredit kamu? Mike came on ini ada apa sebenarnya?" tanya Arumi.

"Menurutku hubungan ini sudah terlalu jauh, kenapa tidak ingin ada permasalahan di rumah dan apalagi Papa juga akan mencalonkan diri menjadi kepala negara. Aku hanya ingin berhati-hati," ucap Mike.

"Hey satu tahun sebelum ini Om Brahmana juga sudah ingin menjalankan diri menjadi kepala negara dan kita tidak ada masalah sama sekali, hubungan kita berdua baik-baik saja, kita tahu bagaimana cara menjaga hubungan kita agar tidak tercium oleh media, kamu sebenarnya takut pada Om Brahmana apa sebenarnya kamu takut pada istri kamu yang sudah mulai lancang itu hah!" ucap Arumi.

"Aku tidak pernah takut dengan Lavanya. Aku hanya tidak ingin ada permasalahan yang membuat semua kacau. Jadi kembalikan kartu kredit ku!" pinta Mike dengan mengadahkan tangannya.

"Tidak mau," sahut Arumi ternyata tidak mudah memberikan apa yang diminta oleh Mike.

"Arumi....."

"Kamu punya kewajiban untuk memberikan aku semua ini," tegas Arumi.

"Arumi...."

"Sudahlah Mike, aku merasa tidak ada gunanya kita berbicara, aku tidak akan memberikan kartu kredit kamu karena menurutku itu tidak harus. Aku juga tidak ingin mendengarkan alasan apapun yang tidak masuk akal dari mulut kamu. Aku harus melanjutkan syuting!" tegas Arumi tidak ingin banyak berbicara dengan Mike dan kemudian langsung keluar dari mobil.

"Arumi!"

"Arumi!"

"Arumi saya belum selesai bicara dengan kamu, Arumi!" Arumi!" panggil Mike yang tidak dipedulikan oleh Arumi.

"Sial!" umpat Mike dengan kekesalannya.

"Aku tidak bisa terus-menerus seperti ini, aku harus menghentikan semuanya. Arumi benar-benar keterlaluan, membuat marah, emosi dan benar-benar!" Mike sekarang terlihat frustasi dengan memijat kepalanya.

******

Perusahaan Antava

Lavanya turun dari mobil yang dibukakan oleh sopir. Penampilannya tampak begitu modis. Dengan style wanita feminim tetapi sangat elegan dan menarik yang mampu mencuri perhatian orang-orang yang kebetulan melewati dirinya, mencoba untuk mengenali dirinya yang mana memang istri dari Mike sangat dikenali oleh masyarakat karena merupakan wanita dengan memiliki wajah teduh yang berbeda di rumah besar itu.

Kepala Lavanya terangkat melihat ke arah atas tingginya gedung pencakar langit. Ini pertama Lavanya menginjakkan kaki di perusahaan yang dipimpin oleh suaminya itu.

"Aku harus mengetahui siapa sebenarnya orang yang ingin mencelakaiku," batin Lavanya.

Lavanya memiliki tujuan khusus datang ke tempat tersebut karena ingin mencari jawaban dari pesan yang baru saja dia terima tadi malam. Lavanya menghela nafas dan kemudian melangkah memasuki perusahaan.

Setiap langkahnya tampak begitu lancar, orang-orang yang berpapas dengannya menundukkan kepala seolah memberi penghormatan kepada Lavanya yang merupakan istri dari pimpinan mereka.

Lavanya menyapa dengan ramah, senyum khas yang telah dia miliki, dia benar-benar nyaman, tidak ada yang menatapnya sinis dan semua tujuan mata tampak positif kepadanya.

"Lavanya....." Naomi sekretaris Mike tampak heran berdiri dari tempat duduknya ketika melihat istri dari atasannya itu.

"Naomi," Lavanya menyapa kembali.

"Kamu kok tumben datang ke kantor?" tanya Naomi.

"Apa harus membuat janji dulu jika ingin bertemu dengan atasan kamu?" tanya Lavanya.

"Tidak! Bukan seperti itu maksudku, aku sedikit kaget saja tiba-tiba kamu muncul di kantor hal yang tidak pernah terjadi. Sudah pasti untuk istri seorang pimpinan mendapatkan pelayanan spesial yang boleh masuk kapanpun dia mau dan apalagi pak Mike juga ada di dalam dan tidak ada tamu," ucap Naomi.

"Jadi sekarang aku boleh masuk ke dalam?" tanya Lavanya memastikan.

"Ayo aku antar," ajak Naomi yang selalu memperlakukan Lavanya dengan baik membuat Lavanya menganggukkan kepala.

Tok-tok-tok.

"Masuk," sahut Mike dari dalam yang saat ini duduk di bangku kerjanya sembari menandatangani banyaknya berkas-berkas.

Pintu ruangan itu terbuka membuat Mike melihat sebentar ke arah pintu dan kembali melihat pekerjaannya, tetapi Mike kembali melihat ke arah pintu ketika menyadari bahwa ternyata istrinya yang datang.

"Lavanya......" Mike cukup kaget dengan kedatangan Lavanya secara tiba-tiba.

"Saya permisi dulu. Pak!" ucap Naomi menundukkan kepala membuat Mike menganggukkan kepala.

Lavanya kemudian berjalan menghampiri Mike.

"Lavanya, kamu ternyata datang!" ucap Mike cukup heran.

"Hmmmm, maaf aku mengganggu pekerjaan kamu ada yang pasti kamu heran, kenapa aku datang," ucap Lavanya.

"Oh tidak apa-apa. Saya juga tidak sibuk dan seperti apa yang kamu katakan, kedatangan kamu memang membuat saya bingung? Kamu tiba-tiba saja memunculkan diri," sahut Mike.

"Lalu apa Lavanya menganggu?" tanyanya memastikan.

"Tidak dong! Ayo duduk!" sahut Mike keluar dari area tempat kerjanya dan mempersilahkan sang istri untuk duduk di sofa yang membuat Lavanya menganggukkan kepala.

"Lavanya hanya ingin melihat-lihat tempat kerja suami Lavanya. Papa mengatakan tidak apa-apa jika merasa jenuh di rumah dan apalagi tidak mengajar, boleh kadang-kadang datang ke perusahaan," ucap Lavanya.

"Tidak masalah, bukankah di sini juga ada Naomi sahabat kamu, kamu bisa bercerita dengannya atau Naomi bisa mengajak kamu jalan-jalan untuk melihat-lihat kantor," sahut Mike yang saat ini sudah duduk di samping Lavanya.

Lavanya hanya menganggukkan kepala dengan kepalanya berkeliling melihat di sekitarnya. Melihat ruangan suaminya tampak rapi.

Mata Lavanya melihat ruangan Mike yang saat ini tampak menuangkan minuman beralkohol ke dalam gelas. Ya, sejak tadi bau itu menyengat, mungkin sudah menjadi kebiasaan suaminya meminum alkohol. Sama sama seperti saat ini bagaimana Mike ingin menunggu alkohol tersebut tetapi langsung diambil Lavanya.

"Lavanya......"

"Lavanya haus kak," Lavanya ingin meminum alkohol tersebut namun dihentikan oleh Mike.

"Ini alkohol!" ucap Mike memberitahu istrinya karena takut sama istri tidak tahu.

"Lavanya tahu itu," jawabnya.

"Lalu kenapa meminumnya, ini bukankah haram dan kamu juga memakai hijab, kamu tidak seharusnya meminum hal-hal seperti ini," ucap Mike.

Dia mungkin tampak cuek, mungkin terlihat brengsek tetapi tidak ingin menularkan ke brengsekannya kepada istrinya membiarkan saja meminum minuman beralkohol sementara sangat mengetahui bagaimana istrinya sangat menjaga ketaatannya kepada Tuhannya.

"Kak Mike tahu ini minuman beralkohol dan haram, tetapi tetap meminumnya," sahut Lavanya.

"Ya, hati saya tidak seperti kamu, saya harus mengakui bahwa iman saya tidak seperti kamu dan sementara kamu bukankah masalah ini akan menjadi besar jika kamu melakukannya," ucap Mike.

"Tetapi Lavanya seorang istri, semua yang ditunjukkan oleh suami adalah contoh untuknya, meski contoh itu buruk tetapi jika seorang istri tidak mengikutinya atau tidak mematuhinya maka kelaknatan dan durhaka akan menunggunya," ucap Lavanya seketika membuat Mike terdiam.

"Kak Mike menjadikan minuman itu sebagai minuman yang sudah sangat biasa untuk dikonsumsi, dipajang bebas di kantor ini dan diminum kapanpun itu, Lavanya hanya mencoba untuk mengikuti suami Lavanya sendiri," lanjut Lavanya.

Mike berdiri dari tempat duduknya mengambil minuman beralkohol tersebut beserta botolnya dan terlihat bagaimana Mike mencurahkan air beralkohol itu di wastafel yang disaksikan sendiri oleh Lavanya.

"Saya akan carikan kamu minuman jika kamu benar-benar haus," ucap Mike ternyata tidak menginginkan istrinya menyentuh minuman haram itu sama sekali.

Lavanya tampak tersenyum tipis, entah mengapa dia benar-benar kagum pada Mike, sangat menjaga dirinya dan bahkan rela membuang minuman mahal itu hanya karena takut diminum oleh dirinya. Walau kita juga tidak tahu Mike akan kembali mengkonsumsinya tanpa adanya Lavanya.

Setelah menumpahkan semua air di dalam botol dan juga gelas itu. Mike juga tidak lupa membuang tempatnya ke dalam tong sampah.

Mike terlihat menghubungi sekretarisnya.

"Ini sudah memasuki jam makan siang, mau makan sekalian?" tanya Mike.

"Iya," sahut Lavanya.

"Baiklah, saya akan perintahkan Naomi untuk menyiapkan makanan kita berdua, kamu mau pesan apa?" tanya Mike.

"Apa yang kakak pesan saja," jawab Lavanya membuat Mike menganggukkan kepala.

Bersambung.....

1
sunaryati jarum
Itu kelakuan adikmu kan,Mike
sunaryati jarum
👋👋 untuk Lavanya
sunaryati jarum
Jika hubungan kamu dengan Arumi tidak segera kau akhiri , reputasimu akan buruk,Mike, apalagi ayahmu peserta pemilu.
sunaryati jarum
Kamu masih mengejar Mike, Mikenya juga bodoh tidak segera memutuskan hubungan perselingkuhannya dengan Arumi.
sunaryati jarum
Kata ingin memperbaiki seharusnya momen seperti itu kesempatan.untuk lebih dekat
sunaryati jarum
Isinya masih tulisan lama
sunaryati jarum
Namanya pelakor ya tidak tahu malu bahkan nekat
sunaryati jarum
Mike segera putuskan hubungan kamu dengan Arumi, dan langsung blokir kartu kreditnya,dan antisipasi jika dia tidak terima,atau berbuat onar.Ingat ayahmu mengikuti pemilihan,jika skandal perselingkuhan kamu terendus media atau terkuak publik biasa menghancurkan t
reputasinya , kamu dan seluruh keluarga
sunaryati jarum
Kamu sungguh bodoh mengapa harus menemui.Arumi? Tinggal blokir kartu kredit yang dibawanya,bereskan!! 🤣🤣 Itulah selingkuh yang telah dicurigai,ada yang mudah dan simpel pilih yang rumit
sunaryati jarum
Nah tak bisa jawab ,Mike
sunaryati jarum
Ganti Thoor,judulnya
Nonecis: Kenapa ganti Kak?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!