Temmy Lynn, seorang dokter cantik super jenius tapi sangat plenger, ceplas ceplos dan omongannya kadang sepedas seblak level 100. dia bisa menyembuhkan segala macam penyakit tanpa terkecuali. Dia hanya peduli dengan uang, baginya itu sangat realistis.
Kailendra Adyaksa, tuan muda dingin yang mengalami kelumpuhan setelah kecelakaan mobil yang dialaminya dua tahun yang lalu. Dia menolak semua pengobatan dan orang-orang yang mencoba mendekat termasuk orang tuanya. Apa yang terjadi jika kedua manusia beda karakter ini bertemu? Yuk kepoin keseruan mereka di sini guys..!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jaeyunie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13
Setelah David dan Gwen pergi, Lynn langsung bangkit dari pangkuan Kai, namun Kai menahan lengannya.
"Mau kemana hmm...?" Tanya Kai lembut.
"Ya mau pergi ngambil obat lagi lah, aku tadi balik lagi soalnya liat mantan anda, saya takut Mereka macam macam terus mengganggu kesehatan anda" jelas Lynn.
"Begitu kah? Kau tidak percaya aku bisa mengatasi mereka?"
"Gak, soalnya anda itu emosian"
"Hahaha.. Aku tidak sebodoh itu untuk meladeni mereka, tapi kelihatannya kamu juga menikmati acting kita ya?" goda Kai.
Lynn melongo melihat perubahan Kai, pria itu bisa tertawa dan menggoda dirinya. Lynn menempelkan tangannya di dahi Kai.
"Gak panas" ucap Lynn. Kai mengambil tangan Lynn dan menggenggamnya.
"Aku masih normal, my" ucap Kai sambil tersenyum yang membuat ketampanannya meningkat 200 %.
"What?? My?" Lynn kaget.
"Iya, namamu kan Temmy Lynn, aku akan memanggilmu my, biar beda dengan yang lain, Anggap saja mulai saat ini kamu adalah my girl"
Lynn bergidik ngeri melihat perubahan Kai.
"Anda gak papa kan? Perasaan gak ada kerasukan"
"I'm okay, apalagi semenjak punya calon istri" goda Kai lagi.
"Saya cuma acting ya tuan, jangan sampai mereka menghambat saya mendapatkan uang" omel Lynn.
"As you wish my girl, but trust me kamu bakal jadi milikku"
"In your dreams ya tuan muda, disamperin mantan terindah malah jadi stress. Dah lah nie kartunya aku kembaliin lagi, aku pergi lagi, bye" pamit Lynn.
"Yakin gak butuh kartunya? Padahal ini isinya gak berbatas lho" goda Kai. Lynn menghentikan langkahnya.
"Sebenarmya mau benget tapi aku gak mau ambil resiko suatu saat ditagih, mending kalau misalnya mau dibayar pake duit lah kalau misalnya pake tubuh, ih amit amit jabang bayi, walaupun cintaku pada uang tak terbatas dan tak lekang oleh waktu, tapi no thanks,"
Kai menyentil dahi Lynn.
"Makanya gak usah kebanyakan nonton drama di tiktok, jadi gasrek gini otaknya, apa kamu fikir saya orsng kaya gitu, hmm?"
"Ya kan siapa tau, tiap orang bisa berubah, dah lah aku pergi dulu tuan muda, you waste my time, 1 lagi. Mendingan kaya biasa lagi aja deh, tiba-tiba berubah kaya gini mah saya yang ngeri" ujar Lynn langsung meninggalkan Kai tanpa menunggu pria itu menjawab.
Rupanya David dan Gwen belum benar-benar meninggalkan kediaman Kai. Lynn memperhatikan dengan seksama apa yang dilakukan kedua manusia laknat tersebut. Rupanya mereka sedang menanamkan sesuatu halaman depan. Tanpa basa basi Lynn langsung menghampiri mereka. Terlihat David sedang menaburkan tanah yang Lynn yakini adalah tanah kuburan dan darah hewan. tanpa rasa jijik, Lynn mengambil tanah tersebut dan langsung mengusapkannya ke muka David dan juga Gwen.
"Arrghhh.ss...sialan, apa yang kau lakukan?" teriak David..
"Gue gak peduli lu itu suruhan atau mandirin, tapi imgat 1 hal..Selama gue ada, gak akan ada yang bisa menyentuhnya, faham?" Baik David maupun Gwen, mereka hanya terdiam. Melihat perubahan Lynn, membuat kedua manuasia tersebut sedikit was was.
"Get lost" ucap Lynn dingin.
David dan Gwen tidak mau mengambil resiko. Mereka langsung menuju mobilnya. Tanpa mereka sadari, dari belakang Lynn mengikuti mereka dengan sekantung darah yang belum sempat semuanya ditumpahkan di sana. Ketika David sedang menghidupkan mesin mobil, Lynn melemparkan bungkusan itu ke kaca mobil depan milik David. Seketika kaca.mobil yang tadinya jernih berubah menjadi merah. Gwen berteriak karena anyir bau darah tersebut masuk ke dalam indra penciumannya
"Bawa sampah kalian, sekali lagi kalian berani mengusiknya, percayalah darah ini bakal berubah menjadi darah kalian" Lynn meninggalkan mereka berdua yang masih dengan dalam keterkejutannya. Gadis itu pun meninggalkan mereka berdua yang masih larut dalam keterkejutannya. Setelah melihat pasangan itu shock, ia langsung mengendari mobilnya ke tempat yang ia tuju. Tapi sebelum itu, Lynn memanggil beberapa orang bodyguard untuk memperhatikan gerak gerik mereka jangan sampai melalukan hal-hal aneh lainnya.