NovelToon NovelToon
Gadis Polos Salah Server

Gadis Polos Salah Server

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cintapertama / Ketos
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Sandhyaruntala

Kanaya Adistia adalah seorang gadis desa yang super polos, lugu, dan selalu melihat dunia dengan penuh prasangka baik. hidup seorang diri di sebuah rumah tua dan tidak layak di tinggali, ayah dan ibunya telah lama meninggal dan keluarga yang lain tidak ada yang mau menampungnya. Namun, sebuah kecelakaan aneh membuat jiwanya terbangun di dalam tubuh Anaya Alysha Wicaksono, seorang siswi SMA kota yang terkenal nakal, pemberontak, dan sering membuat masalah. Di rumah, Anaya asli dikenal sebagai gadis yang sangat dingin, tertutup, dan enggan berinteraksi dengan keluarganya sendiri. Ia selalu mengurung diri di kamar, menghindari obrolan di meja makan, dan sengaja membangun benteng pembatas yang tinggi dengan orang tua serta kakaknya. Karena nama panggilan mereka sama-sama Naya, orang-orang di sekitar Anaya tidak menyadari bahwa jiwa di dalam tubuh itu telah tertukar. Lalu bagaimana kelanjutan kehidupan Kanaya Adistia setelah bertransmigrasi ke tubuh Anaya Alysa Wicaksono? Yukkk lanjut baca novelnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sandhyaruntala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24: ICE CREAM

Bel panjang berbunyi nyaring menandakan jam pulang sekolah akhirnya tiba. Di saat murid-murid lain saling berdesakan untuk segera keluar kelas, Devan dan teman-temannya lebih memilih untuk keluar paling akhir demi menghindari keramaian. Begitu pula dengan Anaya yang masih duduk manis di bangkunya, setia menunggu sang abang datang menjemput ke kelas.

“Cil, ayo pulang,” ajak Arina sembari merapikan tasnya.

“Nanti, Arina. Naya tunggu Abang dulu,” tolak Naya lembut.

“Hmm... ya sudah, oke. Gue temani lo sampai abang lo datang jemput deh,” putus Arina akhirnya yang merasa tidak tega meninggalkan teman kecilnya yang menggemaskan itu sendirian.

“Dedek gemas sedang menunggu Abang, ya?” tanya Reno ramah ikut mendekati meja Naya.

“Eumm! Abang bilang, Naya harus tunggu Abang kalau sudah jam pulang,” jawab Naya lucu dengan mata bulat yang berkedip polos.

“Oke, kita tunggu bersama sekalian deh,” putus Reno yang langsung diangguki setuju oleh Gavin, Bintang, dan Devan.

Setelah beberapa lama menunggu, sosok tinggi Arka akhirnya muncul di ambang pintu kelas 11 IPA 1.

“Abanggggg!”

Bruk!

Hap!

Anaya langsung berlari kencang ke arah pintu dan tubuh mungilnya langsung ditangkap dengan sigap oleh Arka.

“Kenapa hobi sekali lari-lari, hm?” tanya Arka gemas. Kini posisi Anaya sudah berada di dalam gendongan depan ala koala, kedua lengan mungilnya memeluk erat leher sang abang.

“Naya mengantuk, Abang, huhu,” jawab Naya manja sambil menduselkan kepala dan pipi tembamnya di dada bidang sang abang, mencari posisi paling nyaman di sana.

Melihat tingkah manja adiknya yang sedang menahan kantuk yang luar biasa, Arka terkekeh hangat.

“Tidurlah, Sayang,” ucap Arka lembut sembari membelai sayang rambut halus adiknya.

Skip di area parkiran sekolah.

Anaya benar-benar sudah tertidur pulas di dalam gendongan Arka dengan satu jempol mungil yang setia berada di dalam mulutnya.

Devan, Reno, Bintang, Gavin, dan Arina yang baru pertama kali melihat kebiasaan unik tidur Naya secara langsung, seketika dibuat gemas bukan main.

‘Aaaa... bocil gemes banget!’ teriak Arina histeris di dalam batinnya.

‘Mamaaa! Arina mau adik yang seperti ini juga!’ batinnya frustrasi menahan diri agar tidak refleks mencubit pipi Naya.

‘Shit... baby, kamu sungguh menggemaskan,’ puji Devan dalam hati, matanya tidak berkedip menatap wajah damai sang kelinci kecil yang tertidur tanpa beban.

“Ka, dedek gemasnya gue bawa balik boleh enggak? Gue yakin nyokap gue bakal demen banget sama nih bocil,” celetuk Reno gemas setengah mati melihat cara tidur Anaya.

“Lo pikir gue nggak mau nyulik dia? Nyokap gue pasti bakal jauh lebih sayang sama dia dibanding sama gue,” sahut Gavin yang tidak mau kalah memperebutkan Naya.

Mendengar ucapan tidak bermutu dari teman-temannya, Arka hanya mendengus pelan lalu memutar bola matanya malas. Ia terus melangkah mendekati deretan mobil.

Di sudut parkiran, Marvel yang sudah berjanji akan menjemput adik kecilnya ternyata sudah berdiri di samping mobil mewah miliknya. Begitu melihat Arka berjalan mendekat sambil menggendong Naya, Marvel yang belum tahu kalau adik kecilnya itu hanya tertidur, seketika dibuat panik.

“Princess kenapa?” tanya Marvel cepat dengan raut wajah yang mendadak menegang.

“Tidur, Bang.” jawab Arka menjelaskan seraya memindahkan tubuh mungil Naya ke dalam mobil Marvel yang sudah membuka pintu mobil.

Marvel meletakkan tubuh adiknya ke kursi samping kemudi dengan sangat hati-hati agar tidak mengusik kenyamanannya, lalu membungkuk sebentar untuk mengecup sayang pipi tembam Naya yang masih setia mengemut jempolnya sendiri.

Di tengah perjalanan membelah jalanan kota, Anaya yang mulai merasa kurang nyaman dalam posisi tidurnya akhirnya perlahan terbangun.

“Eungghh...” lenguhnya pelan sembari mengerjapkan mata bulatnya, berusaha menyesuaikan penglihatannya dengan cahaya matahari sore yang masuk menembus kaca mobil.

Karena kesadarannya belum pulih sepenuhnya, Naya yang belum sadar kalau dirinya sedang berada di dalam mobil sang abang sepupu, mendadak dirundung rasa takut.

Matanya seketika langsung berkaca-kaca menahan tangis. 'Naya diculik ya?' pikirnya ketakutan.

Marvel yang sejak tadi terus memantau gerak-gerik adiknya hanya bisa menahan senyum gelinya melihat ekspresi panik tersebut.

“Baby,” panggil Marvel dengan suara baritonnya yang lembut.

Mendengar suara yang sangat familier di telinganya, Naya sentak menolehkan kepalanya ke arah bangku kemudi.

Begitu mendapati sosok abang sepupunya yang berwajah tembok sedang menyetir, sebuah senyuman manis nan cerah langsung terbit di wajah menggemaskannya.

Air matanya yang hampir luruh seketika menguap begitu saja.

“Abang! Naya pikir... Naya sedang diculik tadi, hehe,” ucap Naya polos dengan kekehan kecil di ujung kalimatnya, merasa lucu dengan ketakutannya sendiri.

“Jadi beli es krim, Baby?” tanya Marvel hangat.

Pertanyaan itu langsung dijawab dengan anggukan ribut dan bersemangat dari Anaya. Mata bulatnya berbinar-binar cerah membayangkan manisnya es krim segar yang akan ia makan sebentar lagi.

***

Setibanya mereka di kedai es krim bernuansa pastel yang cukup mewah, Anaya langsung dibuat heboh.

Netra jernihnya menatap takjub ke arah deretan lemari kaca yang memajang puluhan varian rasa es krim. Detik itu juga, mata bulatnya langsung berbinar-binar cerah penuh binar kebahagiaan.

“Abang Vell, look! Naya suka es krim banyak-banyak, Abang!” serunya riang sembari menarik-narik pelan ujung kemeja Marvel dengan sangat bersemangat.

Marvel hanya bisa terkekeh geli melihat tingkah laku adik kecilnya yang mendadak berubah menjadi terlampau aktif jika sudah dihadapkan pada makanan manis.

Kehadiran sosok gadis mungil bermata bulat yang melompat-lompat kecil dengan tas kelinci di punggungnya itu seketika mencuri perhatian seisi kedai. Kasak-kusuk bernada gemas mulai terdengar bersahutan dari meja-meja pelanggan lain.

“Ya ampun, Sayang, lihat... anak itu lucu sekali. Aku ingin anak kita nanti tumbuh menjadi menggemaskan seperti dia,” ucap salah seorang pelanggan wanita yang tengah berbadan dua kepada suaminya.

“Iya, Sayang. Dia sangat menggemaskan,” sahut sang suami tersenyum hangat.

Di sudut lain, seorang remaja juga ikut menoel tangan ibunya. “Mama, lihat! Dia menggemaskan sekali. Aku mau punya adik seperti dia, Ma!” rengek anak itu membuat sang ibu tertawa.

“Ah, dia benar-benar seperti boneka hidup, imut banget!” Dan masih banyak lagi bisikan-bisikan senada yang memenuhi atmosfer kedai sore itu.

Marvel yang telinganya menangkap seluruh kegaduhan kecil itu hanya bisa geleng-geleng kepala. Ia tidak habis pikir dengan daya pikat luar biasa dari adik sepupunya yang sanggup membuat seisi ruangan jatuh hati dalam hitungan detik.

Namun di balik wajah temboknya, terselip rasa bangga yang amat besar hingga sebuah senyuman tipis tanpa sadar menyungging di bibir tegas pemuda itu.

“Abang, Naya mau pesan sekarang, ya?” ucap Naya mendongak penuh harap.

Marvel memberikan anggukan kepala sebagai tanda izin. “Pesanlah, Baby. Tapi ingat, pesan secukupnya saja, okey?” peringat Marvel lembut.

“Oteyyy, Abang!” jawab Naya mantap, lengkap dengan sikap hormat satu tangan ke arah Marvel yang membuat sang abang lagi-lagi mendengus geli.

Gadis mungil itu kemudian melangkah mantap mendekati meja konter pemesanan. Badannya yang kecil membuatnya harus sedikit berjinjit agar bisa sejajar dengan pembatas kaca.

“Kakak, Naya mau pesan es krim,” ucap Anaya dengan nada suara cempreng nan lucu.

Kalimat pembuka itu sukses membuat mbak pegawai kedai es krim langsung memekik gemas di dalam hati.

“Iya, Adek Cantik. Mau pesan rasa apa, hmm?” tanya mbak pegawai itu dengan senyuman ramah yang sangat lebar.

“Naya mau strawberry, coklat sama vanila, Kakak! Masing-masing satu ya” ucap Naya dengan nada sangat mantap dan percaya diri, sembari mengangkat jemari mungilnya ke udara. Namun kocaknya, jari yang ia tunjukkan justru membentuk angka dua.

Mbak pegawai tersebut seketika terkekeh geli melihat ketidakselarasan antara ucapan dan visual dari bocil di depannya. “Itu jarinya dua, Adek. Jadi, Adek sebenarnya mau pesan satu atau dua mangkuk?” tanya mbak pegawai itu dengan sabar dan nada bercanda.

Naya tersentak kaget. Ia melirik ke arah jemarinya sendiri, lalu buru-buru menyembunyikan ibu jarinya hingga kini benar-benar menyisakan satu jari telunjuk yang tegak lurus.

“Eh... satu, Kakak, hihi!” ucap Naya salah tingkah.

Ia terkekeh gembira dengan wajah memerah karena malu setelah membenarkan posisi jarinya menjadi angka satu. Tingkah polosnya itu sekali lagi sukses memicu tawa renyah dari mbak pegawai konter serta Marvel yang sejak tadi berdiri mengawasi di belakangnya.

# HAI GUYSSS ✨#

GIMANA NIH CERITA DI BAB 24..

PASTI SERU BANGET KAN!!

STAY TUNE TERUS SETIAP PAGI DAN MALAM JAM 08.00-09.00 dan 19.00 YA GUYS. KARNA BAB BARU AKAN UP SETIAP JAM 08.00-09.00 dan 19.00😙

JANGAN LUPA YAAA

LIKE 👍🏻 DAN KOMENNYA 💬, KARNA DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI DAN BUAT AKU SEMANGAT BERKARYA.

THANK YOU SUDAH MAMPIR DI KARYA KU🥰🫶

1
Opacraphile
clara kayaknya gak ada kapoknya deh, udah si disiksa aja. gemes bener😡
partini
dua kali loh Clara bikin masah masa cuma di ancam doang gas eksekusi bikin kere
Sandhyaruntala: Namanya juga mancing emosi kak🤭🫶
total 1 replies
partini
di kelilingi Abang" tamvan masa ga ngeh kalau lagi di di selidiki apa mereka ga peka apa agak kurang 🤭
Sandhyaruntala: tunggu tanggal mainnya kak hihihi, 🤭
total 1 replies
Dana Kristina
suru,menghibur,TDK membosankan 🥰😎😎😎😎🤩🤩🤩🤩💪🙏
Dana Kristina
ikutan deg deg an kyk Devan Thor,Krn tingkah polosy naya😄😄
Dana Kristina
mampir baca, cerita y seru😍😍,mga TDK membosankan 💪💪💪🙏
Renn
lanjut dong 🙈
Sandhyaruntala: Tunggu jam 19.00 ya guys🥰🫶
total 1 replies
Opacraphile
mulai ada musuh bermuncula, lanjut thorr💪
Sandhyaruntala: Tunggu bab selanjutnya ya guys🔥🫶
total 1 replies
partini
udah muncul ini yg ga suka
Sandhyaruntala: Nanti makin seruuu, tungguin aja kak🥰
BTW aku ada tulis judul baru loh tentang pembalasan, yuk mampir kak dijamin makin banyak keselnya🔥🫶
total 1 replies
Sandhyaruntala
Namanya juga nanay 🥰, kelakuannya diluar nurul 😭
Opacraphile
the real bocil kematian🤣
udah bikin satu kelas mikir berjamaah dianya malah anteng anteng aja🤭
Sandhyaruntala
Guysss FYI, sedikit lagi memasuki babak seruu loh, stay tune bareng degem yaa🫶🔥
Jangan lupa like, komen dan klik favorit yaa🥰

HAPPY READING & HOPE YOU ENJOY GUYSSS💜
aku
lah lah 🤔 terulang apa gmn ini 🤔
Opacraphile: no no kaka, itu karna kedatangan sepupu tamvan itulah yang buat mereka histeris hehe
total 1 replies
partini
ini gimana sih Thor 2 bab sama
Opacraphile: no no, itu karna kedatangan para sepupu tamvan hehe
total 1 replies
Anita Rahayu
bagus
Sandhyaruntala: Thank you untuk penilaiannya kak🥰
total 1 replies
Anita Rahayu
Suka thor tapi panjang dikitlah alur dan epsnya👍👍👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏🙏
Sandhyaruntala: Thank you kak, di usahakan ya kak 🫶

Aku up dia kali kok kak.hehe🥰
total 1 replies
partini
musuh" waduh. tapi tenang Naya yg satu ini pasti banyak kejutan nya
Sandhyaruntala: Thank you sudah dukung karyaku kak, happy sekali ada yang sayang sama degem🫶
total 1 replies
falea sezi
kurang thor🤣
Sandhyaruntala: besok pagi up lagiiii, jangan lupa masukin favorit ya biar tau pas author up😍
HAPPY READING GUYS💜
total 1 replies
Opacraphile
Bocil ada aja gebrakannya🤣
falea sezi
lanjut
Sandhyaruntala: Tunggu jam 7 author update ya kak🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!