NovelToon NovelToon
Xiao Yun : Anak Tanpa Qi

Xiao Yun : Anak Tanpa Qi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Anak Genius / Mengubah Takdir
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mr.Mounyenk

Di Benua Tianxu, setiap orang terlahir dengan kemampuan menyerap Qi untuk berkultivasi. Namun Xiao Yun, bocah yatim dari Desa Kabut, lahir tanpa memiliki Qi sedikit pun dan hidup sebagai bahan hinaan seluruh desa.
Setelah kakek angkatnya meninggal, Xiao Yun bertahan hidup seorang diri dengan mencari tanaman obat di Hutan Terlarang. Hingga suatu hari, sebuah kecelakaan membawanya ke Lembah Iblis — tempat ia bertemu roh petapa kuno bernama Luo Hai.
Tanpa disadari siapa pun, di dalam tubuh Xiao Yun tersegel kekuatan kuno bernama Nadi Kekosongan, kekuatan terlarang yang bahkan ditakuti langit.
Dari bocah tanpa Qi yang dipandang sampah, Xiao Yun memulai perjalanan untuk mengguncang dunia kultivasi.

{ Update setiap hari }

Mohon dukungannya 👍🏻⭐🔁

Terima kasih 🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mr.Mounyenk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.25 — Batu Roh

Keramaian Kota Sungai Hijau masih memenuhi setiap sudut jalan. Para pedagang terus menawarkan dagangan mereka dengan suara lantang, sementara para pembeli berlalu-lalang di antara deretan kios yang menjajakan berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari bahan makanan, pakaian, senjata, hingga tanaman obat. Suasana yang begitu hidup sempat membuat Xiao Yun terpukau ketika pertama kali memasuki kota ini. Namun kini pikirannya sama sekali tidak lagi tertuju pada keramaian tersebut. Langkahnya tetap mengikuti arus manusia, tetapi benaknya terus memutar satu kata yang baru saja didengarnya dari percakapan para kultivator beberapa saat lalu.

Batu Roh.

Istilah itu terus terngiang di dalam kepalanya. Dari cara para kultivator membicarakannya, Xiao Yun dapat merasakan bahwa benda tersebut memiliki arti yang jauh lebih penting daripada sekadar uang. Semakin lama rasa penasarannya semakin sulit dibendung. Hingga akhirnya ia menoleh kepada Luo Hai yang melayang tenang di sampingnya.

"Guru."

"Hm?"

"Apa sebenarnya Batu Roh itu?"

Luo Hai tersenyum tipis. Tatapan matanya tetap mengarah ke depan seolah ia memang telah memperkirakan pertanyaan itu akan muncul cepat atau lambat.

"Akhirnya kau bertanya juga."

Xiao Yun mengangguk pelan.

"Tadi para kultivator itu membicarakannya dengan sangat serius. Bahkan mereka terlihat lebih memikirkan Batu Roh daripada Koin Emas. Apa benda itu benar-benar sepenting itu?"

Luo Hai mengajak Xiao Yun meninggalkan keramaian pasar menuju jalan yang lebih lengang. Setelah memastikan tidak banyak orang berada di sekitar mereka, barulah ia mulai menjelaskan dengan suara tenang.

"Di dunia kultivasi, Batu Roh merupakan salah satu sumber daya paling mendasar sekaligus paling penting. Batu itu terbentuk secara alami setelah Qi Langit dan Bumi terkondensasi selama waktu yang sangat lama. Energi yang terkandung di dalamnya jauh lebih murni dibandingkan Qi yang tersebar bebas di udara sehingga dapat diserap secara langsung oleh para kultivator."

Mata Xiao Yun berbinar penuh rasa ingin tahu.

"Berarti Batu Roh digunakan untuk ber-kultivasi?"

"Itu fungsi utamanya."

Luo Hai mengangguk ringan.

"Seorang kultivator dapat menyerap energi di dalam Batu Roh untuk mempercepat latihan, memulihkan tenaga setelah bertarung, bahkan menjalankan formasi, artefak, atau berbagai teknik tertentu. Tanpa Batu Roh, kecepatan kultivasi seseorang akan jauh lebih lambat."

Xiao Yun kembali bertanya.

"Kalau begitu kenapa mereka juga menggunakannya sebagai uang?"

Luo Hai tersenyum kecil.

"Karena bagi seorang kultivator, sesuatu yang mampu meningkatkan kekuatan jauh lebih berharga daripada emas atau perak. Orang biasa menggunakan Koin Tembaga, Koin Perak, dan Koin Emas untuk memenuhi kebutuhan hidup. Akan tetapi, di kalangan kultivator, Batu Roh jauh lebih bernilai sehingga lambat laun benda itu juga dijadikan alat tukar."

Roh tua itu berhenti sejenak sebelum melanjutkan penjelasannya.

"Di Benua Tianxu terdapat empat tingkatan Batu Roh. Yang paling umum adalah Batu Roh Rendah. Seratus Koin Emas setara dengan satu Batu Roh Rendah. Seratus Batu Roh Rendah setara dengan satu Batu Roh Menengah. Seratus Batu Roh Menengah setara dengan satu Batu Roh Tinggi. Dan seratus Batu Roh Tinggi setara dengan satu Batu Roh Puncak."

Xiao Yun tanpa sadar menarik napas pelan.

Ia baru saja memperoleh beberapa Koin Emas dari hasil buruan pertamanya, dan saat itu ia merasa telah memiliki cukup banyak uang. Namun setelah mendengar penjelasan gurunya, ia baru menyadari bahwa jumlah tersebut bahkan belum cukup untuk membeli satu Batu Roh Rendah.

Melihat perubahan ekspresi muridnya, Luo Hai terkekeh pelan.

"Jangan langsung berkecil hati."

Xiao Yun menoleh.

"Koin Emas tetap memiliki nilainya sendiri. Kau masih membutuhkannya untuk membeli makanan, pakaian, perlengkapan perjalanan, atau menyewa penginapan. Tidak semua orang menggunakan Batu Roh dalam kehidupan sehari-hari."

Xiao Yun mengangguk sambil menggenggam kantong uang di pinggangnya.

"Aku mengerti sekarang."

Luo Hai tersenyum puas.

"Bagus. Seorang kultivator bukan hanya harus kuat, tetapi juga memahami bagaimana dunia tempatnya hidup berjalan."

Tidak lama kemudian mereka tiba di sebuah penginapan sederhana yang berada tidak jauh dari pusat kota. Bangunannya memang tidak semegah penginapan besar di jalan utama, tetapi suasananya bersih dan cukup tenang. Setelah membayar beberapa Koin Perak dari hasil penukaran Koin Emasnya, Xiao Yun akhirnya memperoleh sebuah kamar kecil untuk beristirahat malam itu.

Begitu memasuki kamar, ia memandang sekeliling dengan rasa kagum.

Ruangan itu memang sederhana. Hanya terdapat sebuah tempat tidur kayu, meja kecil, kursi tua, dan sebuah jendela yang menghadap ke jalan belakang. Namun bagi Xiao Yun yang selama beberapa hari terakhir tidur di bawah pohon atau di dalam gua kosong, tempat itu sudah terasa jauh lebih nyaman.

Ia menutup pintu, memastikan kaitnya terpasang dengan baik, kemudian duduk bersila di atas lantai.

Pada saat itulah Luo Hai mengangkat tangan kanannya.

Cahaya lembut perlahan berkumpul di telapak tangannya, membentuk sebuah batu berwarna putih kebiruan sebesar telur ayam. Batu itu memancarkan sinar redup yang tampak hangat, sementara gelombang energi murni terus mengalir keluar darinya hingga membuat udara di dalam kamar terasa jauh lebih segar.

Tatapan Xiao Yun langsung terpaku pada benda tersebut.

"Apa itu...?"

"Batu Roh Rendah."

Jawaban Luo Hai terdengar singkat.

Xiao Yun masih menatap batu itu tanpa berkedip.

"Aku bisa merasakan Qi yang sangat murni..."

"Itulah sebabnya Batu Roh menjadi sumber daya utama para kultivator."

Luo Hai mengulurkan batu tersebut.

"Ambillah."

Xiao Yun terkejut.

"Untukku?"

Luo Hai mendengus ringan.

"Kalau bukan untuk muridku, untuk siapa lagi? Anggap saja hadiah setelah kau berhasil memperoleh Warisan Altar Pertama dan menyelesaikan buruan pertamamu."

Dengan hati-hati Xiao Yun menerima Batu Roh itu menggunakan kedua tangannya.

Sesaat setelah telapak tangannya menyentuh permukaan batu tersebut, aliran energi hangat segera merambat ke seluruh tubuhnya. Sensasinya sangat berbeda dibandingkan ketika ia menyerap Qi dari udara bebas. Energi itu terasa jauh lebih lembut, lebih padat, dan jauh lebih murni.

Mata Xiao Yun berbinar penuh kegembiraan.

"Qi di dalam Batu Roh benar-benar luar biasa."

Luo Hai mengangguk puas.

"Karena kau mampu merasakan perbedaannya, berarti persepsimu terhadap Qi juga telah meningkat sejak memperoleh Warisan Altar Pertama."

Xiao Yun menggenggam Batu Roh itu dengan hati-hati.

Ini adalah pertama kalinya dalam hidupnya ia menyentuh sumber daya kultivasi yang sesungguhnya. Bukan tanaman obat, bukan bagian tubuh hewan iblis, melainkan benda yang selama ini hanya digunakan oleh para kultivator.

Perasaan antusias memenuhi dadanya.

"Guru... bolehkah aku menggunakannya sekarang?"

"Itulah alasan aku memberikannya."

Luo Hai tersenyum tipis.

"Mulailah berkultivasi."

Xiao Yun segera duduk bersila. Batu Roh Rendah diletakkan di atas kedua telapak tangannya, sementara ia mulai menjalankan Seni Penempaan Tubuh Kekosongan sesuai petunjuk gurunya.

Tidak lama kemudian, cahaya putih kebiruan perlahan mengalir keluar dari dalam Batu Roh. Benang-benang energi yang halus memasuki tubuh Xiao Yun melalui kedua telapak tangannya sebelum mengalir ke seluruh meridian.

Begitu energi itu memasuki tubuhnya, Xiao Yun langsung merasakan perbedaan yang sangat jelas.

Qi tersebut jauh lebih kaya dibandingkan energi alam biasa. Rasanya seolah seseorang yang selama ini hanya meminum setetes embun kini tiba-tiba menemukan mata air pegunungan yang jernih dan tidak pernah kering.

Tanpa perlu ia kendalikan secara berlebihan, Nadi Kekosongan di dalam tubuhnya langsung bereaksi.

Pusaran hitam yang tersembunyi jauh di dalam tubuhnya mulai berputar perlahan.

Semakin lama putarannya semakin cepat.

Energi murni dari Batu Roh seakan ditarik oleh kekuatan yang tidak terlihat, lalu mengalir deras memasuki tubuh Xiao Yun.

Luo Hai yang sejak tadi mengawasi dari samping perlahan mengangkat alisnya.

"Hm?"

Biasanya seorang kultivator yang baru pertama kali menggunakan Batu Roh memerlukan waktu cukup lama untuk menyesuaikan diri. Sebagian energi bahkan akan terbuang karena tidak mampu diserap dengan sempurna.

Namun keadaan Xiao Yun sama sekali berbeda.

Nadi Kekosongan bekerja layaknya pusaran raksasa yang terus menarik Qi murni tanpa henti. Hampir tidak ada energi yang terbuang. Seluruhnya mengalir menuju meridian, tulang, darah, dan setiap bagian tubuhnya.

Tubuh Xiao Yun kembali mengalami penyempurnaan secara perlahan.

Seni Penempaan Tubuh Kekosongan terus bekerja, memperkuat otot, tulang, serta meridian dengan memanfaatkan energi murni dari Batu Roh.

Waktu berlalu tanpa terasa.

Satu jam...

Dua jam...

Tiga jam...

Ketika Xiao Yun akhirnya membuka matanya, langit di luar jendela telah berubah gelap. Cahaya bulan menerobos masuk melalui celah jendela, menerangi kamar yang sunyi.

Ia menatap Batu Roh di tangannya.

Warnanya masih tetap sama, tetapi cahaya yang dipancarkannya telah sedikit meredup. Energi di dalamnya belum habis, hanya sebagian yang berhasil diserap selama proses kultivasi tadi.

Xiao Yun perlahan mengepalkan tangannya.

Seketika ia merasakan perubahan yang sangat jelas.

Tubuhnya menjadi lebih ringan.

Tenaganya meningkat.

Aliran Qi di dalam tubuh terasa lebih lancar.

Bahkan pendengarannya menjadi jauh lebih tajam daripada sebelumnya.

"Hebat..." gumamnya dengan nada kagum.

Di sampingnya, Luo Hai mengangguk perlahan sambil terus mengamati perubahan pada muridnya. Wajahnya tetap tenang seperti biasa, tetapi jauh di dalam hatinya muncul rasa terkejut yang sulit disembunyikan.

Kecepatan penyerapan Batu Roh yang ditunjukkan Xiao Yun benar-benar melampaui perkiraannya. Bahkan ketika ia masih hidup dahulu, hanya sedikit jenius yang mampu menyerap energi semurni itu seefisien muridnya sekarang.

Roh tua itu semakin yakin bahwa Nadi Kekosongan bukan sekadar warisan kuno biasa. Rahasia yang tersembunyi di dalam tubuh Xiao Yun kemungkinan jauh lebih besar daripada yang pernah ia bayangkan.

...BERSAMBUNG...

1
asri_hamdani
Sepertinya tidak ada paragraf yang menceritakan kemunculan tanda hitam tersebut
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: terima kasih koreksinya🙏🏻
kesalahan teknis auto koreksi keypad nya menyala,jeleknya keyboard handphone. 😅

segera di revisi.
total 1 replies
asri_hamdani
Sepertinya ada paragraf yang kurang.🤔
asri_hamdani
Ada yang aneh. Apa sebabnya dia jatuh kedalam jurang 🤔. Kesandung kelereng atau terpeleset 🤔?
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: ada yg tertinggal di notepad sudah di revisi kak.

makasih sudah di koreksi 🙏🏻
total 1 replies
Jojo Shua
up
Jojo Shua
7
Arinto Ario Triharyanto
muter-muter terus Thor, tinggal pake warisan, satset satset beres
Arinto Ario Triharyanto
lama, muter-muter mulu
💜⃞⃟𝓛 🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ🏡⃟ªʸѕ⍣⃝
ujian nya adalah pilihan
💜⃞⃟𝓛 🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ🏡⃟ªʸѕ⍣⃝
sama kek berapa waktu kah ini?
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
Jejak
𝐀⃝🥀ᴀʟᴇᴀˢ⍣⃟ₛ
gmn nasibmu stelah ini Xiao Yun ,ngeri juga ya masuk ke lembah iblis
☠️⃝✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘᎪℓ☘𝓡𝓳
aku kasih vote ya kk, semangat berkarya kk
☠️⃝ вͬяͦσᷤηᷠιͣк🏀zc❖
best
THE GIRL COOL😑
cerita panjang banget jirrr😭
Ney
aku hadir
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: makasih 🙏🏻
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛 🍾⃝ ᴀsͩᴍᷞᴀͧʀᷡᴀͣ🏡⃟ªʸѕ⍣⃝
jejak jejak...
Yun ada kaitannya sama tokoh sblm nya nggak sih?
ᴠͥɪͣᴘͫ ⛩️ ⃝𝕸𝖗.𝕸ཧཱོ࿐☯️: gak ada
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!