NovelToon NovelToon
Whisper Of The Sea

Whisper Of The Sea

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:642.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayzani01

Laura Scarlett adalah seorang gadis yang tidak diinginkan oleh keluarganya, sehingga mereka membuangnya begitu saja sejak kecil, Laura scarlett tumbuh menjadi seorang gadis cantik ceria dan lembut dia di asuh oleh suami istri Johanson yang berasal dari estonia meskipun dia berasal dari British Utara yang kental.

Suatu hari ayahnya di serang sekelompok perompak, ketakutannya semakin nyata dan dia begitu benci dengan perompak, tetapi sayangnya nasib mempertemukannya dengan seorang perompak bernama Sean Nicholas Hoult bermata safir yang terang, seorang perompak yang membuat hatinya dan tubuhnya hanyut dalam gairah dan kesengsaraan.

Kisah perjalanan hidup dan cinta laura Scarlett bersama dengan pria yang membuat hidupnya sengsara tetapi juga mencintainya

Whisper of the Sea 2

Leona Lewstin adalah seorang gadis yang hidup di sebuah pulau hilang atau di sebut pulau berhantu oleh para bajak laut. Suatu ketika dia melihat seorang pria yang tidak sadarkan diri berada di bibir pantai, dia lantas menolong pria bernama Edmund Alexander, yang tidak sadarkan diri setelah ombak menggulungnya, apakah menolongnya adalah pilihan yang tepat bagi Leona?






Bijak dalam membaca, Warning !!! bukan bacaan untuk di bawah umur ya!!!

~Vote Coment and like di tunggu ya tmn2 readers, so author lebih semangat nulisnya☺️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayzani01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Vol 25

"Aku ingin kembali ke rumah Rossie". Laura mengatakan kepada Edmund ketika sarapan, sudah hampir seminggu Laura berada di villa Edmund, dia menatap Edmund karena dia tidak menghiraukan kata-kata Laura.

"Aku tidak bisa tinggal di sini, mereka akan khawatir". Gumam Laura masih menatap Edmund, pria ini sama sekali tidak menghiraukan Laura, dia masih membaca berita pagi di tangannya. "Edmund kau mendengarku?"

"Aku yang memutuskan kau pergi dari sini atau tidak, jadi diamlah !" Kata Edmund sambil membaca kembali kertas yang ada di tangannya.

Laura melempar serbet di atas pangkuannya, dia kemudian beranjak dari kursi, mengapa dia menahanku di sini? Laura berjalan sambil menatap pemandangan taman di hadapannya, dia duduk di salah satu kursi di taman. Aku melarikan diri dari tangan Sean dan sekarang terperangkap di tangan Edmund, mengapa mereka melakukan ini padaku?

Aku sudah cukup bahagia tinggal bersama rossie. Kecupan ringan mendarat di puncak kepala Laura. Edmund menarik Laura kedalam pelukannya.

"Apa yang kau pikirkan hem?"

Laura tidak menjawabnya, juga tidak memandang wajah Edmund. "Kau ingin kembali ke rumah itu?" Tanyanya. Seketika Laura mengangguk.

"Aku tidak ingin membuat Rossie khawatir." Kata Laura di dada edmund.

"Hanya rossie? tidak ada yang lainnya?" Edmund menarik dagu Laura agar memandangnya.

"Aku akan memikirkannya jika kau bersikap dengan baik dan menurutiku malam ini, jangan melawanku, atau aku akan memaksamu dan menyakitimu".

Laura tidak menjawabnya, mereka hanya saling memandang. Pria ini hanya menginginkan tubuhku saja, dia tidak memperdulikan sama sekali perasaanku.

"Aku akan memulangkanmu jika kau patuh padaku, kau mengerti Laura." Kata Edmund di sela-sela kecupan-kecupan ringannya di wajah Laura.

Kecupan ringan Edmund berubah menjadi menuntut dan menyesakkan dada Laura, dia mengangkat tubuh Laura hingga kakinya melayang, Edmund kemudian menurunkannya.

"Tunggu aku malam ini, aku akan segera kembali." janji Edmund, dia segera pergi di pagi itu entah kemana, Laura memandangnya dari kejauhan.

Hanya tiga orang pelayan yang di tugaskan untuk menjaga laura, lebih tepatnya mengawasi laura.

Edmund pikir laura akan melarikan diri darinya. Laura menghembuskan napasnya, bibirnya terasa sangat bengkak, selama ini Edmund tidak menyentuh laura dia pikir tubuh laura masih kesakitan karena perbuatannya yang memukul Laura waktu itu, dia pria yang menyukai kekerasan dan ringan tangan, dia menggantinya dengan ciuman yang membuat laura hampir pingsan setiap harinya.

"Apa yang harus aku lakukan? dia menginginkanku malam ini, aku tidak mau di sentuh olehnya. Sean...hanya Sean tapi pria itu....Laura lalu menggeleng-gelengkan kepalanya, lupakan Sean ! mungkin saja sekarang dia berada di lautan bersama wanita penggantiku, dia hanya seorang perompak yang tidak memperdulikan perasaan cinta.

Hari itu Laura membersihkan taman dan meminta ijin kepada pelayan agar diizinkan keluar sebentar, cuma dihalaman villa saja, dia ingin menikmati pohon-pohon rindang yang menutupi gerbang villa milik Edmund. Dengan pengawasan salah satu pelayan pria yang berdiri tidak jauh dari Laura.

"Sungguh indah, cantik sekali bukan?" gumam Laura menatap pohon-pohon yang sudah berubah menguning. Tiba-tiba saja kereta kuda berhenti tepat di depan Laura.

"Psst..psst..Laura ! Naik cepat ! suara Ethan menggema lalu tanpa menunggu lama Laura melompat ke atas kereta kuda, pelayan yang mengawasinya berlari sekencang-kencangnya, tetapi dia tidak dapat menjangkau kami.

"Kau baik-baik saja Laura?" Teriak Ethan yang mengendarai kereta kudanya. Laura tersenyum senang.

"Aku baik Ethan terima kasih kau menolongku". Teriak Laura dari dalam kereta.

"Kita harus bergegas sebelum tuan edmund menemukan kita", Teriak ethan.

"Kau mengetahui aku di mana?"

"Aku ini seorang detektif ulung Laura, sangat mudah menemukanmu". teriaknya lagi sambil tertawa keras.

"Kita akan kemana?" tanya Laura padanya.

"Kita tentu saja pulang".

Laura tersenyum senang, meskipun Edmund akan meledak marah kepadanya, Laura tidak perduli, laura ingin pergi darinya.

Suara tapak kaki kuda dan roda kereta yang melaju kencang membuat laura tertawa senang, setidaknya seseorang mengingat keberadaannya.

Rossie pasti khawatir padaku, apa yang harus aku katakan padanya? aku di culik oleh tuan muda Edmund yang menginginkan tubuhku? pikir Laura. Kereta itu berhenti di belakang rumah Rossie, Ethan membantu Laura turun dari kereta dan di sana sudah menunggu Bertha pacar Ethan.

"Terima kasih ethan, kau pasti Bertha", senyum Laura sambil memeluknya sebentar.

"Ethan, Rossie mengatakan padaku sebaiknya Laura bersembunyi di rumahku untuk sementara waktu". Jelas Bertha. Ethan menggaruk kepalanya.

"Boleh juga, pemikiran yang bagus untuk nenekku tersayang, aku harus cepat kembali ke kastil, Bertha sayang jaga Laura." Dia mencium Bertha lalu mengedip padaku, kemudian Ethan berlari menuju kastil.

"Ikut aku Laura, dan kenakan jubah ini". Kata Bertha menutupi Laura dengan jubah berwarna ungu yang cukup besar.

"Trims Bertha kalian sangat baik padaku". Bertha melambaikan tangannya.

"Jangan sungkan, ngomong-ngomong kau sangat cantik laura." Dia tersenyum manis menatap Laura.

~

"KATAKAN PADAKU DIMANA LAURA !" Suara Edmund menggelegar di ruangan itu, pelayan pria yang bertugas menemani Laura babak belur darah mengalir di bibirnya.

Beberapa barang di ruangan itu melayang dan berserakan di lantai.

Edmund berjalan dengan terhuyung-huyung, berani sekali kau laura pergi dariku, Kali ini kau akan kubuat menyesal Laura, aku akan membuatmu menyesali pilihanmu. Dia berjalan dan mengendarai kuda menuju kediaman Kent Windsor.

Laura berjalan di sepanjang kota Cambridges dan tidak jauh dari kediaman Kent Windsor, mereka berhenti di sebuah rumah yang cukup terpencil dari rumah-rumah lainnya. Laura menatap rumah itu meskipun kecil tetapi sangat indah dan asri di penuhi rumput liar tetapi sudah dipangkas sehingga nampak bersih dan rapi, satu pohon maple berdiri tegak di dekat pagar kayu itu.

Bertha mempersilahkan laura masuk kedalam rumahnya, ruang tamu dan dapur serta dua kamar tidur, "Kau tinggal sendiri?" tanya Laura.

Dia kemudian tersenyum, "Ethan yang membelikanku rumah ini, dulu aku tinggal di toko bunga itu karena aku sebatang kara, dan kerja di sana, hingga aku bertemu ethan, kami akan tinggal di sini jika sudah menikah nanti." Dia tersenyum malu-malu, lalu dengan cepat menuju ke dapur membuatkan secangkir teh.

Sungguh beruntung Bertha, dia sama sepertiku tapi dia menemukan Ethan yang mencintainya dengan tulus. Laura duduk di salah satu kursi dan menatap pemandangan dihalaman rumah.

~

Ethan mengerling seseorang yang turun dari kuda dengan terburu-buru, dia dengan cepat memalingkan wajahnya, napasnya memburu kemudian dia mendatangi rumah rossie dan matanya mengelilingi tempat itu.

"Dimana wanita itu? bentak Edmund.

Rossie yang sedang memetik sayuran dikebun lalu berdiri menghadap Edmund.

"Ada apa tuan Edmund?" Kata Rossie. Edmund menggertakkan giginya.

"Dimana Laura !?" bisiknya mengancam.

Rossie yang bingung menatap Edmund, "Anda tahu dimana laura? sudah seminggu aku tidak bertemu dengannya, aku kira sesuatu yang buruk telah terjadi pada gadis malang itu." Dia menggumam di balik saputangannya. Edmund menyipit memandangnya.

"Aku tidak percaya padamu Rossie." Edmund lalu masuk kedalam rumah Rossie mencari-cari Laura dan masuk kedalam kamarnya. Kamarnya nampak rapi tetapi jejak-jejak Laura tidak ada sama sekali, dia memeriksa setiap sudutnya dan membuka lemari kecil di samping jendela.

Edmund keluar dari rumah Rossie tanpa memperdulikan rossie, wajahnya sungguh menakutkan, kemarahannya membuat orang-orang menghindar padanya, 'Dimana kau laura' gumamnya.

Malam itu Laura duduk di sisi tempat tidur sehabis mandi dia merasa sangat segar, rambutnya basah, dia mengeringkannya dengan handuk yang diberikan Bertha padanya. Sekarang ini mungkin Edmund sedang marah besar, apa yang akan di lakukannya jika dia menemukanku? tubuh Laura bergetar membayangkannya. Dia berbaring telentang melihat langit-langit kamar. "Mom, dad..aku merindukanmu", bisik laura.

1
℘ℯ𝓃𝓪 Ert²⁸
tuh laura dikasih dp ciiuman😅 sein tidak mengenali laura yang sudah dewasa
℘ℯ𝓃𝓪 Ert²⁸
menarik pertemuan pertama sean langsung memberi laura kenang²an
Noviza Tehuayo
Dan cerita ini ku baca ulang lagi😄😍
Besse Sulfiani
sy baca tahun 2020. balik lagi bacany THN 2024. alurnya menarik. Karakter pembawaan luar negeri. Semoga banyak yang baca nantinya. sukses selalu thorr.
Tri Nurhalimah
berulang kali pun tak pernah bosan
Tri Nurhalimah
kemana sean
Faradita
srmoga laura dan sean bisa bersatu demi max
Simon
the best
ponyey 48
lanjut thor
Yani Cuhayanih
Aku suka lannjuut....
Rose_Ni
bahagianya bisa mengetahui rahasia orang lain
Dilaras Laras
😕😕😒😒😒
COOL_I4N
Alur cerita, narasi & karakter Edmund dan Leona lebih bagus dari kisah Sean & Laura. Plot cerita kisah Sean dan Laura sebenarnya bagus, tapi karakter Sean terkadang kurang match atau tdk berkembang, secara dia Perompak tapi di bbrp adegan terlihat lemah ketika berhadapan dg Edmund yg mau merebut Laura. Pengecut, tdk gentleman dan yg di tonjolkan hanya cerita ketika nafsu di ranjang nya saja. Semoga Author terus mengembangkan karya nya lebih bagus lagi. Semangat
@Dior_bna
aduh .kasar skali kasian Laura,knp dia TDK berjumpa dng laki2 yg lebih lembut dan berperasaan.
GK suka juga sosok Sean klo kasar dng Laura ..dan gak suka dng kelakuannya yg setiap saat memakan Laura..hanya nafsu yg dikedepankan,apakah Krn dia laki2 pelaut Krn kalau pelaut rata2 wataknya kasar dan libidonya kuat harus ada pelepasan setia waktu
@Dior_bna
ah mudah skali Laura jatuh terlena dlm pelukan si mut2 itu.
padahal cintanya buat Sean
seharusnya dia meronta jng terlena hampir sja si mut2 melancarkan rudalnya.
alah Laura kurang percaya pada cinta sendiri..sdh ditidurin Sean berkali2 masih sja mau dibuai si mut2..
seharusnya pastikan dulu klo Sean benar2. TDK mencintainya juga baru cari cinta yg lain.
Nurie
author luar biasa
Ai Yeni
mampir di mariii...novel ke 2 karya mu yg ku baca author
ᴠͥɪͣᴘͫ✮⃝⏤͟͟͞R⚜🍾⃝ὶʀαͩyᷞαͧyᷠυᷧ
aaahhh bagus banget ceritanya.. terimakasih thor sudah memberikan salah satu karya yang bisa bikin melek mata.. semangat dan sukses selalu dengan karya karya selanjutnya ya
Ran Aulia
👍👍😍😍
ᴠͥɪͣᴘͫ✮⃝⏤͟͟͞R⚜🍾⃝ὶʀαͩyᷞαͧyᷠυᷧ
bagus.. ternyata masih mengalir darah bangsawan.. kisahnya seperti Laura tapi dengan kemasan yang sedikit berbeda tapi sama sama bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!