Season kedua kisah Akbar dan Kirana. Season pertama berjudul Menikahi Si Buruk Rupa. Di sarankan membaca kisah mereka yang sebelumnya. Klik aja profil Zaraa ^_^
"Ada dua hal yang akan aku lakukan, jika memang suatu saat suamiku tersayang selingkuh."
"Pertama, saat aku tau kalau dia sudah berselingkuh sejauh hubungan di atas ranjang. Aku akan memastikan dia jatuh dalam jurang yang terdalam."
"Kedua." Kirana memejamkan mata kemudian kembali berkata dengan mata yang terbuka, "Wanita bermartabat gak akan mempertahankan seorang pengkhianat. Aku akan membiarkan mereka bersama. Karena pengkhianat dan penggoda pantas hancur bersama!"
Kisah rumah tangga pada umumnya. Berbagai kesulitan dan cobaan di hadapi Akbar dan Kirana. Benarkah bahwa lelaki selalu berselingkuh dan yang membedakan hanya sejauh apa perselingkuhan itu terjadi?
Namun, tak banyak yang menyadari bahwa alasan hubungan kandas sering terjadi karena pasangan berpikir bahwa keputusan itu terbaik untuk orang yang ia cintai. Padahal tidak sama sekali.
Selamat membaca ^_^
Harap apresiasi melalui like, komentar dan votenya yaa ❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zaraa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ssst!
"Abang ...." lirih Kirana pelan. Berusaha mengerjapkan mata tapi hanya kegelapan yang ia lihat.
Tersadar bahwa matanya di tutup, Kirana lalu berteriak sekencang yang ia bisa, "Abangg!"
"Ssstt!" bisikan tepat di telinga Kirana dan wanita itu yakin. Itu bukan suara suaminya. Saat ke tempat pertemuan yang ditentukan Bagas. Mereka kemudian pingsan setelah menerima pukulan yang berasal dari belakang. Kirana jelas sudah menduga, pasti itu perbuatan Bagas
Kirana mengerjapkan mata dengan cepat saat ikatannya di buka. Matanya membelalak sempurna saat melihat pemandangan di hadapannya. Wajah Akbar yang penuh lebam dan luka serta Athaya yang nampak tergeletak tak berdaya. Mungkin bocah itu tengah pingsan, pikir Kirana.
"Lepasin kami! mau lo apa?!" Kirana menatap tajam lelaki gila di hadapannya. Ia tak habis pikir bagaimana mungkin seseorang bisa memiliki kebencian sebesar ini pada suaminya? sebenarnya ada apa dan kenapa?
Bagas menatap Kirana dengan lekat. Wajah cantik sempurna bak dewi asmara. Lalu sorotnya berubah tak suka.
"Cih!" Bagas berdecih kesal sembari melirik Akbar. Keduanya saling menatap tak suka.
"Kok lo mau sama dia yang pengecut? lihat! gak guna!" Bagas menatap Akbar sembari menarik salah satu bibirnya. Tersenyum miring. Lelaki itu mudah sekali di tipu dan di pukul. Akbar memang tak lihai tentang perkelahian.
"Lepasin istri sama putraku Bagas." Akbar menatap Bagas. Setelah cukup lama akhirnya ia bersuara. "Hanya aku yang kamu inginkan bukan?"
"Gue gak menginginkan siapapun. Lo atau mereka!" Bagas mengambil sebuah pisau di atas meja. Sebuah tempat layaknya gudang. Bau dan cukup gelap. Akbar menyorot tajam saat Bagas mengarahkan benda di tangannya pada Kirana.
"Gue cuma mau lihat lo menderita!" Bagas mengarahkan pisau ke leher Kirana. Lalu ke wajah wanita itu. Akbar meronta. Berusaha melepaskan ikatan pada tangannya. Terus berdoa semoga bantuan yang diinginkan akan datang.
Kirana ketakutan dengan mata berkaca-kaca saat pisau itu mengarah ke pipinya. Bagas menatap Kirana dan berkata, "Lo pikir Akbar akan tetap setia kalau wajah istrinya rusak dan gak cantik lagi?"
Satu bulir bening jatuh di sudut mata Kirana. Sementara Akbar masih berusaha melepaskan ikatannya. Tangannya berdarah karena ikatan kuat itu melukainya. Tapi tak dihiraukan lelaki itu karena ia hanya memikirkan sang istri yang tengah ketakutan.
"Jangan sentuh istri gue Bagas!" seru Akbar dengan teriakan. "Lukai atau bunuh gue! tapi jangan istri dan anak-"
Bagas tertawa kencang sembari menatap Akbar. Menghentikan celotehan lelaki yang baginya sangat tak berguna. Selalu berpikir bahwa kebaikan akan selalu menang.
"Lo udah kekal tentang dilukai Akbar. Sekarang waktunya orang yang lo cintai. Contohnya ... istri." Bagas kembali fokus pada Kirana dengan senyuman di bibirnya. Matanya menyorot tajam dan tak terbaca. Kirana gemetar saat ujung pisau menyentuh kembali pipi kanannya.
Ia meronta dan berusaha menjauh dari lelaki gila yang ada di hadapannya. Mengumpat kesal dalam hati mengapa harus dihadapkan pada situasi ini.
Melihat Kirana yang terus bergerak dan meronta. Lelaki itu memegang bahunya. Melirik Akbar sejenak yang terlihat matanya memerah menahan amarah. Tangannya yang di bahu Kirana beralih ke leher wanita itu. Leher yang masih terbalut hijab.
Memegang dengan kuat dan Bagas sudah siap menggores wajah cantik di hadapannya. Kirana memejamkan mata.
"Kirana ...." lirih Akbar pelan.
****
Jangan lupa like nya yaaa ❤
Mohon maaf udah gak bisa up setiap hari lagi. Zaraa bener bener lg sibuk🙏😭 Makasih atas apresiasinya yaa ^^
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
RATA2 KORBAN PERKOSAAN YG HAMIL, AKN JATUH CINTA ATAU MNYUKAI LKI2 YG MNOLONGNYA, KRN DIA ANGGAP LAKI2 PNOLONGNYA ADALH DEWA ATAU MALAIKAT PENYELAMATNYA.
SDGKN RANDY BRASAL DARI IRI HATI DN DENGKI,, SPERTI HALNYA ANAK ANAK NABI ADAM SI HABIL & QABIL..