NovelToon NovelToon
Rising Of The Mage

Rising Of The Mage

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Barat / Tamat
Popularitas:141.7k
Nilai: 5
Nama Author: Wahyudi0596

Holocaust! sebuah fenomena di dunia. Dimana dalam rentan 30 hari para makhkuk seperti zombie akan bermunculan.

Seorang Mage bernama Yudi yang selamat dari peristiwa itu, kehilangan semua keluarganya lalu bertekad untuk melawan. Ternyata bahaya bukan hanya berasal dari Holocaust, namun masih banyak lagi yang akan di hadapi olehnya.

Mampukah sang Mage melawan Holocaust dan menghadapi semua halangan yang menghadangnya?

Update jika tidak ada kegiatan mengganggu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahyudi0596, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 25

Setelah semalam memberi pukulan kasih sayang karena telah menjadikan sifat manusia, yang mengabaikan sesama sebagai candaan. Kelompok itu melanjutkan perjalanan, menemui Tonu dan menyerahkan ginseng Morbula dan Jahe Musculias. serta menyampaikan kabar kalau temannya yang bernama Toni tidak mampu ditemukan.

"Sayang sekali, padahal kami sudah sangat dekat. Tapi terima kasih atas bantuannya, seseuai dengan perjanjian aku memberikan setengah dari bayarannya."

Ding!

[Quest berhasil diselesaikan

Pencarian herbal yang diminta oleh sang Raja telah berhasil diselesaikan, dengan begini Toni bisa menyerahkannya dan menyelamatkan Putri dari keracunan. Juga Menyampaikan kabar pada keluarga Toni kalau dia sudah gugur dalam misi ini

Hadiah 150 Gold.]

"Nah semoga kau senang dengan apa yang kuberikan, dan sesuai dengan kesepakatan aku akan menyerahkan hadiah khusus padamu."

Tonu merogoh sakunya dari sana dia menggenggam sebuah kalung, dengan batu liontin merah yang cukup besar. Kemudian menyodorkannya ke arah Yudi, "Ini adalah hadiah khusus yang kujanjikan."

Dengan canggung tangan Yudi mencoba meraih apa yang diberikan oleh Tonu, ketika benda itu sudah beralih tangan Tonu langsung mengucapkan terima kasih dan segera berlalu. Namun belum sempat dia pergi Yudi menghalangi.

"Tunggu aku punya sesuatu, tolong sampaikan surat ini untuk Rajamu. Bilang kalau ini adalah surat yang amat penting. Di dalamnya berisi informasi terkait kejadian yang menimpa Nona Putri, kau paham!" ucap Yudi sambil melempar gulungan suratnya.

Tonu segera menangkap apa yang diberikan Yudi, "baiklah akan kusampaikan, sekali lagi teria kasih ya."

"Sama-sama!" Jawab yudi.

Setelah itu mereka mencari penginapan dan bercengkerama kecil, pagi berlalu dengan cepat mereka akhirnya tiba di kerajaan Kutai.

"Sampai sini kalian bebas melakukan apapun, aku ingin menemui seseorang dan khusus Rawu dan Goruru kalian ikut denganku!" perintah Yudi.

"Baik!" Jawab mereka serentak dan bergerak sesuai keinginan kaki melangkah.

Setelah itu ketiga orang yang terdiri dari Yudi, Rawu dan Goruru berjalan berdampingan untuk mengikuti kemana Yudi pergi. Mereka sampai di toko boneka dan Yudi membelinya, kemudian pergi ke toko cokelat dan sang Mage melakukan hal yang sama. Setelah itu Dia melirik pada Rawu yang matanya sendu.

"Oi untuk apa kau membeli semua itu, apa kau doyan dengan sesuatu seperti itu." Tanya Goruru.

"Heh aku paling senang dengan ini, tapi ada yang paling aku senangi. Pokoknya kalian ikut saja denganku dan jangan banyak protes." Tegas Yudi pada kedua orang tersebut.

Langkah demi angkah mereka melewati rumah besar dan toko, awalnya Rawu tidak menyadari karena menuruti apa yang diperintahkan. Namun saat Yudi berbalik memasuki sebuah gang kecil dia menyadari sesuatu.

'Jalan ini kan mengarah,' batinnya.

"Kau mau membawa kami kemana?" Tanya Rawu dengan penekanan.

Sudut bibir Yudi melengkung saat mendengar pertanyaan itu keluar dari Rawu, sementara Goruru masih bungkam karena tidak tahu sama sekali tujuan dari penasehat rajanya itu.

Kheh kupikir kau tidak akan mneyadarinya dan tetap menurut seperti tawanan. Tapi kali ini aku akan menemuinya langsung. "Mira! Mira!" Ucap yudi sambil mengabaikan pertanyaan Rawu.

Sedangkan Rawu matanya melebar ketika sang mege memanggil nama dari putrinya, 'sejak kapan dia mengetahui nama putriku?' batinnya.

Belum sempat dia bertanya lebih lanjut sebuah langkah kaki terdengar, lalu sosok anak perempuan dengan rambut sepunggung datang. Dia langsung menyambut orang yang memanggil namanya.

"Kakak terlah kembali! Oh ini hadiah yang telah Kakak janjikan dulu," ucap sang anak.

Rawu lantas terduduk lemas saat mengetahui kalau putrinya, selama ini akrab dengan sang Mage. Lalu dia menyadari kalau sesaat dia akan menjalankan misi ini, putrinya pernah bilang kalau akhir-akhir ini dekat dengan seorang pemuda.

'Jadi yang dibicarakan oleh putriku ini adalah Yudi' batinnya sambil terduduk lemas.

Hal itu diketahui Mira dan tentu saja dia terkejut, karena orang yang terduduk lesu itu adalah Ayah darinya. "Papa! sudah kembali?" ucapnya sambil menghampriri Rawu dengan liquid bening di matanya.

Anak dan Ayah itu berpelukan melepas rindu, ada rasa haru yang menyelimuti hati Yudi dan Goruru saat menyaksikan adegan tersebut.

"Kau tahu Goruru, kami mungkin memiliki sifat yang kau sebutkan tadi. Tapi itu tidak berlaku sepenuhnya, karena kami juga memiliki sisi yang telah kau lihat saat ini," ucap Yudi untuk membalas apa yang sudah dikatakan Goruru kemarin malam.

'Pada akhrinya, tidak hanya mempertemukan Rawu dengan anaknya tapi dia juga memberikanku jawaban dari sindiran kemarin.' Batinnya dengan seulas senyum terukir di wajah.

Setelah ayah dan anak itu puas melepas rindu, datang lagi seorang wanita dewasa yang tergesa-gesa. Dia Mengenakan pakaian sederhana yang langsung sampai ke lutut, dan langsung menghambur ke arah ayah dan anak yang sedang berpelukan itu.

"Rawu bodoh! Kenapa baru kembali sekarang!" ucapnya.

"Ranti! aku minta maaf karena membuatmu dan mira khawatir, aku minta maaf!" ucap tulus Rawu

Kepala Ranti menggeleng pelan, "aku juga minta maaf! Karena membuatmu bekerja pada organisasi tersebut." Ucap Ranti.

Semakin lama mereka melupakan dua orang yang memperhatikan reuni itu, namun akhirnya Mira langsung mengalihkan kebersamaan keluarga kecil tersebut dan langsung melepaskan rangkulan ayah dan ibunya.

"Ah kelupaan, Mira belum berterima kasih pada kakak itu," ucapnya sambil menghampirir Yudi yang kini tersenyum saat gadis itu berjalan ke arahnya.

Sontak Yudi berjongkok untuk menyamakan ketinggian dengan postur Mira. "Kakak! Terima kasih sudah memberi hadiah ini dan terima kasih juga karena membawa ayah Mira kembali pulag!" ucap gadis itu riang.

Puncak kepala gadis itu dibelai lembut oleh Yudi sambil menjawab, "sama-sama, kamu yang nurut sama mereka ya!"

"Iya, Mira janji akan menuruti apa perintah ayah dan ibu!" tegas mira

"Bagus, sekarang kembalilah!" perintah Yudi sambil mengangkat tangannya dari pucuk mira.

"Kalian teman-teman dari suamiku, masuklah aku akan menyiapkan cemilan untuk kalian!" ucap Ranti mempersilakan

"Ah benar juga, masuklah Yudi! Goruru! setidaknya terimalah jamuan sederhana dari keluargaku!" tambah Rawu.

Niat hati ingin menolak namun apa daya, Mira yang juga ikut mengajak dengan wajah imut membuat mereka luluh.

"Baiklah!" ucap yudi

"Aku tidak keberatan." tambah Goruru

Obrolah sederhaa berlangsung lancar dan sesekali Yudi menceritakan kisah lucu, sehingga menambah kehangatan di keluarga itu. Sedangkan Goruru juga menceritakan dongen tentang sosok hantu di kalangan Goblin, yang katanya suka menculik anak-anak yang tidak nurut pada orang tuannya sehingga membuat Mira takut.

"Woah aku sangat menikmatinya, terima kasih atas jamuannya!" ucap Goruru.

"Nah kalau begitu kami permisi dulu ya, dan Rawu dua hari dari sekarang aku akan menjemput. Mira! tidak apa-apakan papamu kakak pinjam?" Tanya Yudi

Wajah Rawu berubah kaku dan Mira memandang bolak-balik ke arah ayah dan Yudi, kemudian memberikan sebuah jempol dan kedipan genit. "Kalau untuk kakak, aku ijinkan!"

"Ehhh!" ucap rawu dengan wajah aneh.

"Ya ampun! putriku sudah pandai bernegosiasi," ucap Ranti dengan senyum.

"Sip kalau begitu! kami pamit ya!" Ucapnya sambil melambaikan tangan untuk pergi, menemui orang yang hanya dia beri kabar melalui surat.

1
Ardi Provision
ini yang jadi tuan siapa dan yang jadi budak siapa?, tuan memanggil budak nya yang mulia gimana konsep nya
Tessar Wahyudi: Jadi kalau gak dalam situasi formal, Goobu manggil Yudi master karena dia terikat kontrak budak. sebenarnya Yudi mau lepasin kontraknya tapi Goobu gak mau karena dia merasa hutang Budi pada Yudi sangat besar. Nah kalau acara Formal baru si Yudi memanggil Goobu Yang Mulia, karena status Goobu adalah Raja di Kelurahan Amarta ini. bang, btw thanks udah mampir dan komentar di ceritaku. jangan lupa colek karya saya yang lainnya jika tidak sibuk🤣🤣
total 1 replies
Ardi Provision
wangsa kuntilanak ya thoor😂😂😂😂
Tessar Wahyudi: Iya, aku ambil referensi dari itu 🤣🤣, btw thanks udah mampir. itu ada beberapa karyaku yang lagi in going, buru di colek. siapa tahu berminat.
total 1 replies
Ardi Provision
seharusnya naik level setelah bunuh musuh kan???
kenapa ini gak ada penjelasan
Tessar Wahyudi: untuk hal itu aku skip karena takutnya mengganggu pengalaman membaca dan storynya tetap berjalan. Maklum ini karya author pertama dalam Noveltoon.
total 1 replies
Eka Junaidi
mantap Thor
April19
Lanjutkan, Kak. 🎊😭👍
arfan
tambah semangat lagi bos
John Singgih
shadow memang misterius ya brow
Pompano
Tempat bang bukan temoat
R.F
semangat
Syifaa
jangan lupa mampir thorr
Tessar Wahyudi: beres
total 1 replies
4811
jadi kangen main toram 😳
4811: sama, di playstore ku juga uda gaisa di download lagi 😂😂😂
total 2 replies
Who i am?
Empat saudara yang kelima asli. Di beberapa cerita babad tanah jawa biasa digunakan sebagai ilmu Kanuragan tingkat tinggi yang penggunanya bisa memecah diri menjadi lima dan salah satunya adalah yang asli. Selagi yang asli belum dikalahkan maka bisa dibilang yang 4 lainnya abadi. Benerkan?
Who i am?: biasanya juga dikenal kakang kawah adi ari ari, bedanya klo kakang kawah adi ari ari itu cuma 3 doang
total 2 replies
Who i am?
"Gemah Ripah" kurang huruf "H" kak
John Singgih
yah kok pendek ceritanya brow
Tessar Wahyudi: Saya mau bangun kebiasaan nulis dulu, jadi kudu sabar. nanti kalau udah bisa, diusahain bakalan panjang kok wordnya
total 1 replies
John Singgih
yang benar goobu atau Goku brow ?
Tessar Wahyudi: maaf itu sedikit typo, btw makasih udah sering mampir meskipun aku lagi sibuk banget di Dunia Nyata
total 1 replies
Eka Junaidi
Mantap
John Singgih
shadow hebat juga ya, tapi dimana penasehat Yudi ?
Essen Priatna
mantap lanjutkan dong author ceritanya, semoga makin berjaya dan sehat selalu
John Singgih
lanjut
John Singgih
wah lama Ndak update mas, selamat ya ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!