NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Pria Dingin

Mengejar Cinta Pria Dingin

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: vinoy

Setelah menyelesaikan tugasnya Nungky kembali ke rumahnya, namun setelah kejadian itu membuat sesuatu merubah hatinya.

Haruskah dia memperjuangkan cintanya kepada orang yang bahkan tidak pernah mengenal cinta?

Atau haruskah dia melupakan cintanya lagi sama. seperti yang dia lakukan kepada Awan?

NB: Ini Lanjutan dari Kepentok Cinta Nungky, jadi kalau bingung silahkan baca novel itu terlebih dahulu 🤭🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vinoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan Bersama

"Ayo turun!" Ricko membukakan pintu mobil untuk gadis cantik yang sudah tersipu malu mendapat perlakuan seperti itu.

"Ayo Bang!" Ucap Nungky menggandeng tangan Ricko dan berjalan memasuki area restoran bersama Chika yang sudah lebih dulu berjalan di depan mereka.

Jika dilihat mereka bertiga sudah seperti keluarga kecil yang bahagia dimana Chika merupakan anak angkat yang terlihat lucu dan menggemaskan, beberapa pasang mata melirik Nungky dan Ricko dengan pandangan kagum, mereka berdua terlihat sangat serasi, dimana si wanita terlihat ramah hingga mampu menutupi kesinisan Ricko yang terkesan dingin dan misterius.

Keduanya terlihat saling melengkapi satu sama lain, Nungky tidak menyangka jika pria dingin yang selalu mengancamnya itu akan melakukan hal semanis ini, dia tidak tahu sebenarnya apa hubungan mereka, yang dia tahu hanyalah kenyamanan saat mereka berdua bersama, bersama Ricko Nungky mulai merasakan kenyamanan dan perasaan seakan terlindungi hanya dengan dekat bersama pria yang sedang di gandengnya itu.

Setelah ketiganya duduk di salah satu sudut restoran yang sebelumnya sudah dipesan oleh Ricko atau lebih tepatnya Zahra, Chika dan Nungky memesan banyak makanan seolah berlomba-lomba untuk pesanan terbanyak, sedangkan Ricko sendiri memilih membiarkan mereka berdua bisa bersama Nungky sudah membuatnya cukup senang.

"Chik jangan pesan banyak-banyak kalau gak habis kan sayang" Nungky memperingatkan Chika yang tengah asyik menyebutkan pesanannya kepada sang pelayan.

"Gak apa-apa kak Ky kan kalau gak habis bisa dilakukan bawa pulang" Ucap Chika sambil menoleh menatap Nungky dengan senyuman polosnya.

"Dasar licik ngomong aja kalau kamu mau manfaatin keadaan biar bisa dapat untung!" Tuduh Nungky pada gadis cilik yang dia tahu penuh tipu muslihat itu.

"Pesan seperlunya saja Chik jangan banyak-banyak nanti aku gak kebagian!" Ucapnya lagi menjelaskan maksud perkataannya.

"Tenang Kak Ky kita bagi dua aja pesanannya, setengah menu kak Ky yang pesan setengahnya lagi aku" Chika memberi saran yang tentu saja membuat Nungky langsung mengangguk setuju, mereka seolah tidak memedulikan berapa banyak uang yang harus Ricko keluarkan hanya untuk mereka berdua.

Ricko tersenyum samar melihat gadis pembuat onarnya itu tengah sibuk memesan makanan bersama Chika, dia terkikik pelan saat melihat Nungky mengomeli sang pelayan karena salah menuliskan pesanannya.

Sebelumnya dia tidak berniat untuk mengajak Nungky pergi jalan-jalan, dia juga tidak sadar jika malam ini adalah malam Minggu yang biasanya adalah malam favorit bagi pasangan untuk menghabiskan waktu berdua, namun saat mendengar seorang koleganya mengatakan jika dia sedang buru-buru untuk pergi jalan-jalan bersama istrinya, dia jadi teringat akan sosok Nungky hingga akhirnya dia dan gadis itu kini berada di satu tempat yang sama.

"Abang Kerokan mau makan apa? Tapi tenang Abang aku sudah memesankan semua pesanan disini untuk Abang seorang!" Ucap Nungky tersenyum senang saat mengatakan hal itu.

"Alasan Kak Ky doang itu Bang Rick, yang benar itu Kak Ky mau ngabisin uang Bang Rick doang!" Ucap Chika mengganggu keintiman diantara keduanya.

"Chik kalau ngomong jangan suka bener dong, pura-pura polos dikit kek biar gak kelihatan ada maunya gitu" Ucap Nungky mengomeli Chika.

"Diamlah jangan berdebat terus ini restoran mahal bukan warung pinggir jalan, suara kalian sangat berisik membuat orang-orang menatap kita bertiga!" Ucap Ricko yang mulai kesal karena tingkah keduanya yang tidak bisa menjaga adab makan.

Sontak Nungky dan Chika langsung cengengesan saat melihat orang-orang menatap mereka aneh sambil berbisik-bisik membicarakan Keduanya."Chik tahu gak mereka itu pasti lagi mengagumi kecantikan aku yang tiada duanya ini" Bisik Nungky dengan begitu percaya diri, dia tersenyum sambil melambaikan tangannya saat seseorang menoleh padanya.

"Kak Ky diam gak lihat apa ada singa kau ngamuk!" Bisik Chika memperingatkan Nungky untuk segera berhenti dari kegiatannya.

"Apasih Chik ganggu orang saja, gak lihat apa ada cowok ganteng yang natap aku" Ucap Nungky menoleh pada Chika dengan kesal namun saat dia melihat Ricko yang sudah menatapnya tajam tanpa berkedip, dia langsung tersenyum sambil menurunkan tangannya."Pesanannya kok lama ya, pasti mereka ngerumpi sambil masak" Ucap Nungky sambil cengengesan mencoba untuk mencairkan suasana tegang di antara mereka.

Tidak lama kemudian pesanan mereka datang, para pelayan sampai harus mengganti meja mereka karena pesanan yang begitu banyak, Ricko yang melihat begitu banyak pesanan hanya bisa menggelengkan kepalanya berusaha untuk tidak emosi, bagaimana tidak untuk tiga orang saja kedua gadis yang bersamanya itu memesan makanan yang cukup untuk orang sekampung.

"Apa yang kalian lakukan, kenapa pesanan kalian banyak sekali? Aku tidak mau tahu habiskan semuanya!" Ucap Ricko dengan tegas.

"Tenang Abang soal habis menghabiskan makanan biar kita berdua yang urus, yang penting Abang urus soal pembayaran nya saja!" Ucap Nungky sambil memegang tangan Ricko.

Ricko mengangguk samar dia merasa gugup saat Nungky menyentuh lengannya."Sudah cepat makan waktu kita tidak banyak" ucapnya sambil menyesap kopi yang dipesannya itu.

"Ayo Chik kita sikat!" Ucap Nungky dengan semangat.

Ricko hanya bisa menghembuskan napasnya kasar saat melihat tingkah Nungky dan Chika yang makan dengan begitu lahap, mereka bahkan tidak memedulikan tatapan orang-orang yang melihat mereka aneh, bagaimana tidak restoran ini adalah restoran berbintang sedangkan Nungky dan Chika makan layaknya di warung kaki lima, lupakan cara makan yang benar dan baik, mereka bahkan saling berbicara dengan mulut penuh makanan.

"Chik enak ya ayamnya empuk banget gak alot" Ucap Nungky sambil melahap ayam panggang yang begitu lezat.

"Aku gak makan ayam Kak Ky, ini aku makan sapi yang mahal itu apa itu namanya steak kata orang-orang kaya, ini enak banget Kak" Ucap Chika dengan tangan sibuk memotong daging sapi tersebut dan langsung melahapnya.

"Coba sini aku mau coba!" Ucap Nungky meminta Chika untuk menyuapinya. Dia tersenyum sambil menganggukkan kepalanya saat merasakan rasa daging sapi tersebut di mulutnya."Iya Chik enak jadi orang kaya emang beda ya makan daging aja gak pake nasi" Ucapnya kemudian dan kembali sibuk menyantap makanannya sendiri.

"Tidak bisakah kalian makan dengan lembut dan pelan, jangan berisik seperti itu, suara berisik kalian membuatku sakit kepala saja, lihat yang lain tidak ada satupun yang makan seperti kalian" Ucap Ricko menatap Keduanya dengan tatapan heran.

"Hidup itu jangan suka ngelihatin dan ngikutin orang lain Bang, lakukan saja apa yang bikin kita nyaman!" Ucap Nungky tanpa menoleh."Kita disini cuma untuk makan bukan untuk bikin orang-orang terkesan, jadi gak usah banyak aturan yang penting perut kenyang selesai sudah!" Ucapnya lagi dengan santai.

Deg

Ricko terdiam mendapat ucapan menohok dari gadis yang biasanya selalu bertingkah aneh tersebut, dia tidak menyangka jika Nungky mampu berkata sesuatu yang membuatnya bungkam, Nungky benar seharusnya dia tidak perlu mengikuti gaya hidup orang lain jika dengan menjadi sendiri adalah hal yang membuat kita nyaman.

"Kamu benar tidak kusangka kamu bisa berkata bijak seperti itu" Puji Ricko sambil tersenyum.

"Kak Ky gitu kalau lagi erorr saja Bang, bentar lagi dia juga normal" Sahut Chika yang sudah selesai makan sambil mengelap bibirnya menggunakan tisu layaknya gadis kaya.

"Ya iyalah Bang, aku itu Si Nungky Cantik calon saingannya Raisa, nanti ya Bang kalau aku jadi artis kan harus kelihatan baik dan bijak gitu" Ucap Nungky sambil tersenyum.

"Wah benarkah kamu akan menjadi sainganku?" Ucap seseorang dibelakang Nungky yang membuat gadis itu menoleh ke belakang, dia langsung melebarkan matanya terkejut saat sepasang suami istri yang begitu cantik dan tampan tengah berdiri sambil tersenyum menyapa mereka.

________

Tebak siapa yang datang 😁😁😁

Jangan lupa like n komen ya Vote bagi yang mau 😍😍😍

1
TiSafi
/NosePick//NosePick//NosePick/
TiSafi
/Chuckle//Chuckle//Chuckle/
TiSafi
ngakak mulu
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
👍👍👍👍
Hasrie Bakrie
Assalamualaikum aq hadir ya ☝️🌹
Ara25
baik
Suherni
bagus
inayah machmud
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
Wiwik Wiwik
Biasa
aisya_
pas baca kadal pdhl Kendal sumvvah ngakak😁😁
Memyr 67
huuu othor gesrek bikin cerita tegang
Susanti M.S
menghibur sekali🥰🥰🥰
Wisna Al-Khansa
ampun Thor.. aku gak kuat nahan tawa..sampe keram perut ku tuh
Reynaa Sri Wahyuni
harus nya jngan end dulu dong thor, aku tuh pengen tahu MP nungky dan ricko seperti apa🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
kata nya tempat ini hanya d ketahui nungky dan ricko. ko zahra dan chika ada d sana sih?
Reynaa Sri Wahyuni
aku gak kuat thor🤣🤣🤣🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
bank kerokan pasti
Insan Rohman
pasti ceweknya.cewek jadi2an 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yass
baca ulang cerita nunung ke 4x sambil minum GoodDay😅
Rika Piliang
ke ingat masa kanak2 dulu juga nakal kayak gitu😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!