NovelToon NovelToon
Bacot System

Bacot System

Status: tamat
Genre:Kebangkitan pecundang / Menantu Pria/matrilokal / Sistem / Mengubah Takdir / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:43.4k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

#Karya ini merupakan Karya Kreatif Modern

Setelah di-PHK dari pekerjaannya sebagai buruh, kehidupan Bara berputar 180 derajat. Kehidupan tak lagi berpihak kepadanya dan terpaksa harus menjadi pemulung yang selalu dihina oleh mertua.

Bara adalah laki-laki yang tak banyak bicara. Segala hinaan yang diberikan pun tak pernah ia balas. Hingga sebuah peristiwa mengubah segalanya. Bara diberi tugas untuk mengatakan hal-hal yang menyakiti hati orang lain. Dia dibayar mahal untuk itu semua.

Bagaimana kisahnya? Mari ikuti series berlanjut dari Bacot System, ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25. Pelarian

*Halo semua pembaca, liburan lebaran telah usai.. Selamat hari Raya Idul Fitri bagi yang melaksanakan yaaa ... Mari kita mulai lagi aktivitas dan kelanjutan cerita Bara. Maaf yaa, lama update, karena sedikit susah update di bulan ramadan.*

Setelah mendapat notifikasi dari Sistem, tanpa berpikir ia segera menarik Nike naik ke motornya kembali. Nike yang masih asik dengan pikirannya pun menjadi semakin kebingungan.

"Loh, kok?" ucapnya singkat memasang wajah heran.

"Pegangan dengan erat! Kamu juga Rangga!" ucap Bara tanpa memberi penjelasan segera menyalakan kendaraannya ini.

"Tapi, aku—"

Belum usai mengutarakan isi hatinya, Bara telah bergerak dengan kilat.

'Aku harus ke mana?' tanya Bara di dalam hati.

[ Untuk sementara, sebaiknya kalian ke kota sebelah. Waktu tempuh yang dibutuhkan sekitar dua jam sepuluh menit jika menggunakan kecepatan enam puluh kilo meter per jam. ]

Bara tersenyum kecut menatap speedo meter digital yang memperlihatkan angka seratus.

[ Jika kecepatan yang kamu gunakan saat ini konstan, maka kamu akan sampai dalam waktu satu jam sepuluh menit. ]

Bara tergelak tanpa bersuara. 'Pelan? Mana maen?'

[ Akan tetapi, kamu juga harus mempertimbangkan kondisi penumpangmu menahan tubuh dengan kecepatan ini. Untuk membawa anak kecil, tidak disarankan duduk di posisi depan dengan kecepatan tinggi dengan jarak tempuh yang jauh. ]

Bara melirik Rangga yang memegang erat dasboard motor dengan mata terpejam. 'Benar juga. Kira-kira, jika aku berhenti sini, mereka tidak akan mengejarku?'

[ Kita sudah menempuh jarak delapan kilo meter dari titik terakhir, tempat tinggal gadis yang bernama Nike tadi. ]

[ Setidaknya, kamu memiliki waktu untuk memindahkan posisi Rangga duduk di antara kau dan gadis ini. ]

Bara menyetujui dan menatap putranya yang terlihat mulai terbiasa dengan cara ia berkendara. Meskipun tak pernah disampaikan kekhawatirannya secara langsung, dengan jelas Bara melihat pupil milik putranya ini mengecil dengan wajah memerah dan muntah. Kali ini, putra kecilnya sudah terlihat lebih tenang, malah memasang wajah heran terhadap sang ayah.

"Apakah kita sudah sampai?" tanya pria kecil itu.

Bara mengusap rambut pendek milik Rangga. "Anak hebat Ayah pindah ke belakang ya?"

Rangga mengerutkan keningnya, di saat itu pula ia menyadari ada wanita selain ibunya yang duduk pada boncengan belakang sang ayah. Dengan cepat ia menggelengkan kepala.

"Rangga di sini aja Yah, bisa lihat pemandangan dengan jelas." Rangga memeluk dasbor dengan cukup erat.

"Ck!" Bara berdecak karena reaksi dari sang anak. "Semakin hari kamu semakin banyak tingkah ya? Nanti ayah kirim kamu ke ibumu, mau?" ancamnya.

Nike yang sedari tadi telah menunggu menyaksikan keributan antara ayah dan anak ini. "Sepertinya saya saja yang membawa motornya."

Bara dan Rangga menghentikan percekcokan di antara mereka dan dengan serentak menatap gadis berambut pendek tersebut.

"Apa kamu yakin?" tanya Bara memasang wajah tak percaya.

*

*

*

Selang beberapa saat kemudian, Bara tampak pucat membersihkan mulut beranjak dari selokan kota tujuannya. Sementara Rangga, terlihat asik berbicara dengan Nike yang baru saja mengendarai motor yang lebih gila dibanding Bara. Beberapa kali mereka hampir diserempet oleh kendaraan lain yang datang dari berbagai arah.

"Jika kau tak bisa membawa motor, kau tak perlu menawarkan diri dengan percaya diri yang tinggi seperti tadi," ucap Bara dengan wajah datarnya.

"Setidaknya, kita masih bisa sampai dengan selamat ke kota ini bukan?" ucap Nike dengan enteng. "Lagian, jangan hanya sebagai pengendara aja berani membawa motormu dengan kecepatan tinggi. Kau juga harus tau bagaimana rasanya menjadi penumpang!" Nike menatap gedung-gedung tinggi yang ada di hadapan mereka.

Meski cukup merasa kesal, Bara menuju sebuah warung yang berada tak terlalu jauh dari posisi mereka. Ia membeli beberapa minuman dan menatap sekeliling keadaan yang ada di sini.

'Untuk sementara, aku ingin mencoba melakukan hal baru di kota ini. Kau tahu apa yang ingin aku lakukan?' tanya Bara kepasa Sistem.

[ Tentu saja, tak perlu kau katakan apa pun yang ada di dalam kepalamu, saya sudah bisa membacanya. ]

[ Mari kita laksanakan! ]

1
MomyWa
hmmm
Apud Tahu
MC oon di pilih tor.
pembaca gabut
mantep cocok tu mertua kek enak nya di ledek wkwkwkw
Safira Aurora
semangat berkarya ya author
Safira Aurora
dah beres ya thooorr..tp kenapa sistem ga dibawa smp mati aja
Rainbow Scorpion Venom
tapi ini nggak yang tiba-tiba ketembak sama polisi meninggal terus pindah ke isekai kan?
SoVay: bukan bang, ini bukan cerita per isekaian.
total 1 replies
Rainbow Scorpion Venom
oh ayolah ceritanya bagus jangan lama lama update-nya
SoVay: jadi agak sulit mikir idenya bang, heehhe..sabar y bang..ini lg mikir episod berikutnya kayak apa ya.
total 3 replies
Safira Aurora
update lagi thor... setelah 1 thn
Juhairiah
kapan ya kelanjutannya?
SoVay: sudah update kakak, yuk lanjut
total 1 replies
CahTheLoel
kok yang kedinginan Bara bukan Tejo🤔🤔
CahTheLoel
"Pak, kamu jahat ya? Aku sudah bangun tapi ditinggal. Lebih baik aku ninggalin kamu remuk bersama bangunan yang hancur" kira" begitu kalo diterjemahkan ke bahasa Indonesia 🤔😄
CahTheLoel
karma dibayar tunai
Nadja 🎀
maksudku selamat juara kreatif..
Andri Suwanto
hehehehe
Alghifarrie
kelanjutannya
hasbullah 123
cerita ini sepertix ngga jelass atau authorx goblokk ..masa misi sekesaikan masalah org smntra masalah sendiri aja blm beres jg seharusx pertama penampilan mc hrsx OK dulu baru yg lain..
aku jg mw🤤: kakak mending bikin cerita transmigrasi kak
total 2 replies
Inyoman Raka
bacotan hah
saa
bisa tak jgn pake bhs yg tak gua ngerti 🗿🗿
SoVay: sistem mendeteksi indikasi bacotan, selamat.. anda mendapatkan ....
total 1 replies
Fabrigio
cepat update jangan kayak yang lain masa cuman sampai episode 5 terus nggak update update lagi kan nggak seru
SoVay: sabar y abangku 😆 ramadan ini susah buat nulis gara2 banyak kgiatan dan susah mikir 😆
total 1 replies
Aku Rajin Membaca
akhirnya up juga thor... kira2 berhasil kabur apa tertangkap yaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!