𝗨𝗽𝗱𝗮𝘁𝗲 𝗦𝗲𝘁𝗶𝗮𝗽 𝗛𝗮𝗿𝗶
DIA MEMILIH UNTUK TETAP BUTA UNTUK MEMBUKA TOPENG ORANG LAIN!
Kimmy kehilangan pengheliatannya karena ulah dari suami dan sahabatnya, diceraikan dan dianiaya, Kimmy berujung koma.
Ketika terbangun dari koma, Kimmy sudah kehilangan semua hartanya, tapi ia bertemu dengan Garret yang ingin mengoperasi matanya. Namun, Garret tidaklah sebaik yang Kimmy kira.
"Kau harus menjadi istriku! Karena kau adalah orang yang sangat aku benci, kau akan kubawa ke rumah keluargaku, sebagai pembantu!" - Garret Tandeo.
Mendapati kesempatan keduanya sama buruknya, Kimmy bertekad bangkit setelah mengetahui bahwa Garret adalah, kakak dari sahabatnya.
"Aku setuju dengan semua permintaanmu, tapi sebagai syarat bersikaplah seolah aku tetap buta, agar aku bisa membalaskan dendamku!"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 25 | Nona Muda Milik Tuan Muda
"Besok udah mulai masuk ke kantor, Bapak Ge hadir yah, aku diangkat jadi CEO Sementara," ujar Kimmy beranjak duduk di samping Garret saat mereka sudah selesai makan malam. Kimmy membawa kalender kecil dan sebuah pena ditangannya. "Itu apa?" tanya Garret. "Kalender sama Pena."
"Iya maksudnya, buat apa?"
"Buat nandain berapa hari pernikahan kita," jawab Kimmy. "Hari ke-Empat puluh delapan." Kimmy mencoret salah satu tanggal disana. "Harus banget kamu, tandain." Garret meneguk segelas air kemudian menaruh gelasnya diatas meja.
"Biar tahu aja, hehe," Kimmy menaruh kalender kecil dan pena itu di meja kemudian menarik tangan Garret. "Ngapain?" Kimmy tidak menjawab dan menaruh tangan Garret di pipinya. "Gawat Bapak, hari ini Bapak belum ngomel-ngomel ke aku."
Garret tersenyum. "Gadis gila," Garret melepaskan tangannya dari pipi Kimmy. "Bapak, apa tujuan hidup Bapak?" Kimmy menyandarkan kepalanya di bahu Garret.
"Apa yah? Saya si tujuan-nya, berdamai dengan keadaan," jawab Garret, Kimmy meliriknya. "Kalau aku boleh rumit gak?"
"Memangnya apa?"
"Melihat Bapak Ge, Bahagia," jawab Kimmy memejamkan matanya sembari menyandarkan kepalanya di bahu Garret, Garret diam, hening. "Karena saya sih, maunya, Bapak-"
Tidak ada jawaban, Garret masih diam, beberapa menit berjalan cukup lama, sampai Garret buka mulut. "Sama, saya juga, Kim." jawab Garret tidak terdengar oleh Kimmy, karena Kimmy sudah tertidur.
-
Duk! Duk! Duk!
Suara highheels milik Kimmy terdengar jelas sepanjang koridor sebuah bangunan yang menjadi pusat bisnis dari Tandeo Corp. Mengenakan outfit berwarna hitam dengan kacamata hitam senada, dia kini tengah mendorong kursi roda Garret menyusuri koridor kantor menuju ruangan dimana, Kimmy akan diangkat menjadi CEO.
"Harusnya saya gausah ikut aja, Kim, nanti saya ngerepotin kamu, kamu harus fokus sama hari ini," ujar Garret menatap lurus ke depan. Kimmy tidak menjawab itu, rambut emasnya yang tergerai membuat pesona Kimmy tiada duanya. "Siapa peduli, bagiku, Bapak Ge gak merepotkan sama sekali, kok."
Beberapa menit melewati koridor, Kimmy dan Garret kini tiba di depan pintu ruangan yang akan menjadi saksi pengangkatan Kimmy. Kimmy menilik Garret kemudian membuka pintu ruangan itu.
Kimmy berjalan masuk ke ruangan itu dengan langkah tegas membawa kursi roda Garret, semua mata tertuju padanya, di sana ada Daren, Orin, Via dan Theo beserta staff kantor lain juga Pengacara keluarga Tandeo. Mata terdiam, hanya ekspresi yang bisa menjelaskan.
"Selamat datang, Nona Muda Kimmy," ujar Pengacara itu berjalan ke arah Kimmy. "Selamat datang, Tuan Muda Garret." Pengacara itu tampak menjawab tangan Kimmy dan Garret. "Bisa kita mulai?" Kimmy mengangguk.
Pengacara itu mengangkat jempol, ia meraih semua atensi sekarang dengan tepukan tangan, membuat semua mata beralih posisi ke Pengacara itu. Setelah mendapatkan semua atensi manusia yang hadir disana, Pengacara tersebut segera memulai apa yang harus dia katakan.
"Halo semuanya, saya Arash, Pengacara Keluarga Tandeo, sebelumnya Pengacara Keluarga Tandeo adalah Tuan Robin, tapi semenjak beliau meninggal, seluruh wasiat dan Hukum yang berlaku sesuai persetujuan turun temurun keluarga Tandeo, jatuh ke tangan saya, dan saya akan menyampaikan urusan turun temurun dari keluarga Tandeo, untuk Tandeo Corp," jelas Arash, sang Pengacara.
Dia Arash, Saudara Kembar Kimmy, tidak akan ada yang menyadari semua ini, karena mereka tidak seiras. Arash tersenyum. "Perkenalkan di samping saya, Tuan Muda, Garret Tandeo, Cucu kandung satu-satunya keluarga Tandeo, dan istrinya, Nona Muda, Kimmy McTroy, seharusnya Tuan Garret yang menjadi CEO Penerus tapi dikarenakan beliau sakit, maka Nona Muda Kimmy lah, yang akan menjadi penerus sementara." Arash melirik Kimmy. "Sesuai dengan isi wasiat turun temurun keluarga Tandeo, maka dari itu, Tuan Theo Tandeo, Penerus Tandeo Corp sebelumnya, saya minta untuk maju dan mengangkat Nona Muda, Kimmy, sebagai penerus anda."
Theo diujung sana hanya menghela napas panjang, ia kemudian maju ke depan dan meraih mic yang diberikan Arash. "Selamat Siang, Para Staff dan Karyawan lainnya, saya Theo Tandeo, selaku CEO Tandeo Corp, mulai detik ini dengan resmi, memberikan jabatan saya, kepada anak saya, Garret Tandeo, yang di wakilkan sementara oleh Menantu saya, Kimmy McTroy."
Deg.
Semua Hening, tidak ada yang tersisa untuk harapan Orin dan Daren untuk ini, Theo sudah menyerah mempertahankan posisinya, Arash mengambil balik atensi kemudian mengajak semuanya bertepuk tangan sebelum menyerahkan mic kepada Kimmy.
"Silakan Nona Muda, apa yang ingin disampaikan?" tanya Arash.
Kimmy tersenyum, dia meraih mic yang disodorkan Arash kemudian tersenyum lagi kepada semuanya. "Saya bangga bisa menjadi CEO sementara disini, dan saya berjanji akan melakukan banyak hal baik disini, dan untuk tindakan pertama yang saya ingin lakukan adalah, saya ingin para perwakilan perusahaan yang sudah perusahaan kami, berikan suntikan dana, berkumpul untuk meeting pertama siang ini, karena saya ingin merevisi beberapa hal dari kerjasama kita."
Daren dan Orin adalah orang yang paling terkejut atas ucapan itu, mereka saling melempar tatapan, karena mereka sadar, bulan merevisi maksud Kimmy, melainkan menendang beberapa, dan itu bisa saja mereka.
Kimmy tersenyum smirk, ia menatap Orin dan Daren. "Kena kalian," batin Kimmy. "Satu Bom waktu, sudah aku tanam lagi."
...----------------...
Bagi yang gatau Arash, Arash itu kembaran Kimmy yah teman2 ada di Novel Simpanan Bapak Kost~ thanks u!
di kabarikah???
nebak ngasaalll.....😄😄😄