NovelToon NovelToon
Hopeless Reincarnation

Hopeless Reincarnation

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Time Travel / Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Chicklit / Tamat
Popularitas:99.6k
Nilai: 5
Nama Author: ESOK.

Hai aku Aram, pekerja kantoran bergaji standar UMR di pinggiran ibukota. Wanita umur 30-an yang sudah dikejar deadline “kapan menikah?” dari orangtuanya.

Orang yang hanya melihat kehidupan romasa orang lain dari balik kursi penonton. Ketika sudah siap menyambut kematian, aku malah diberi kesempatan kedua menjadi Arabella, calon putri mahkota di novel yang kubaca dulu. Klise!

Tentu saja, Arabella adalah antagonis! Double klise!

Mau mengubah takdir? Ngga dulu deh…

Lagipula, aku sudah terjebak dengan skenario takdir yang mendukung peranku jadi antagonis. Jadi, Mmari kita serius menjalani peran antagonis dan mengakhirnya dengan tragis seperti yang sudah ditentukan dalam cerita!

Hip Hip Hore untuk jadi jahat!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ESOK., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lembaga Chiara (1)

“Sepertinya ada yang ingin melemahkan kekuasaan kerajaan.” Yorka memulai pertemuan hari itu dengan fakta mengejutkan.

Setelah butuh waktu lebih dari satu minggu, sore ini Yorka akhirnya kembali menemuiku di ruangan baca. Dari raut wajahnya saat pertama kali masukpun aku sudah mengerti kalau penemuan yang terjadi di sana tidaklah baik.

“Maksudmu seperti apa?” Aku bertanya mencoba mengatasi rasa kaget.

“Kode itu menunjukkan peredaran cerita bohong tentang kerajaan dan kinerja dari penerus takhta di kelompok pedagan dan anak muda, lalu, menyebar ke rakyat.”

“Jadi mereka mencoba mempengaruhi lewat gosip? Cukup licik tapi tidak cerdik.” Entah siapapun orangnya, dia pasti orang yang bosan dan senang melihat keributan.

“Saat ini belum ada pergerakan berarti dari pihak manapun, saya akan menyelidiki lagi..”

“Lebih baik langsung lakukan penangkapan oknum yang dicurigai,” Aku memotong ucapan Yorka. “Tapi, tutupi dengan isu lain sehingga isu sabotase putra mahkota yang masih abu-abu menghilang.”

“Kalau begitu pergerakan mereka tidak akan bisa kita lacak. Ini sama saja seperti melepaskan ikan yang sudah terjaring, Lady.”

Aku meringis mendengar istilah jelek yang Yorka berikan untuk menggambarkan situasi sekarang. Tapi, ucapannya juga tidak salah.

“Mengamati lebih lama memang bisa jadi jawabannya, tapi terlalu beresiko. Posisi Thierry sebagai pewaris takhta masih terlalu lemah.” Aku kembali menolak usulan Yorka.

Lagipula, aku yakin penyerbuan lembaga adalah titik plot yang harus dilewati agar ceritanya berjalan. Akan sulit mendapatkan informasi jika lagi-lagi alurnya terhenti.

“Tetap saja melakukan penangkapan tidak akan membuat mereka mengaku.” Yorka masih ragu dengan keputusanku. Tapi, aku sudah menyiapkan jawabannya.

Saat tahu bahwa isu buruk yang ada di lembaga milik Chiara bukanlah karangan, aku segera mencari tahu penyelesaian yang nantinya tidak akan merepotkanku di masa depan.

“Kalau kita tidak bisa membuat mereka mengaku, kita buat saja mereka tidak bisa melakukan hal lainnya.”

“Maksud Anda, bukan ingin saya melakukan penjagalan massal kepada rakyat, kan?” Aku memasang wajah sebal dengan tebakannya. Yah, meskipun hal itu sempat jadi salah satu pilihan, sih.

“Aku bukan orang yang peduli dengan banyak hal, tapi, setidaknya aku masih peduli dengan rakyat kerajaan ini meskipun mereka berpotensi sebagai pengkhianat.” Dengan masih bertingkah menyebalkan, Yorka seakan menarik nafas lega.

“Baiklah, saat ini saya mempercayai Anda. Saya akan mempersiapan pasukan dan mengabari Putra Mahkota untuk..”

“Jangan! Aku, kan sudah bilang, penyelidikan ini dirahasiakan dari Thierry.” Aku memotong cepat ucapan Yorka.

“Kenapa tidak memberitahu Lady Baron itu? Bukannya dia yang punya lembaga bermasalah?” Lagipula di dalam novel, Yorka memberitahu Chiara agar keberadaannya lebih disadari oleh si pemeran utama itu.

“Lady Chiara?” Tanya Yorka yang diikuti anggukanku. “Saya tidak begitu kenal dengan Lady Chiara. Kemungkinan dirinya untuk percaya dengan ucapan saya sepertinya sedikit diragukan.”

Dugaanku ternyata benar. Yorka tidak menaruh hati pada Chiara. Semuanya karena laki-laki itu lebih peduli mengikatkan saputangannya ke seekor kucing daripada memperhatikan Chiara yang sedang menangis.

“Bagaimana kabar kucingmu?” Pertanyaan kesalku membuat Yorka kebingungan.

Sudahlah, melihat alurnya tetap berjalan seperti ini, berarti keberadaan Yorka di sisi Chiara tidak begitu berpengaruh.

“Lady, meskipun Anda bisa menyuruh saya melakukan beberapa hal, saya tidak memiliki kuasa untuk melakukan penangkapan tanpa seizin Putra Mahkota.”

Aku tersenyum miris mendengar pernyataan Yorka. Dia memang punya peran di dalam penyerbuan ini, tapi, bintang utamanya tetapkah aku.

Aku melirik jam yang ada di ruangan. Masih pukul 5 sore. Mungkin penyerbuan bisa dilakukan malam ini juga.

“Saat langit senja berganti gelap, aku akan memimpin penangkapan dengan kesatria istanaku.”

“Lady, Anda tidak memiliki wewenang melakukan penangkapan secara pribadi. Akan timbul isu miring jika Anda melakukannya tanpa saya turun tangan.”

“Kesatria Yorka, bukankah dirimu juga sudah melihat kejadian apa saja yang ada di dalam lembaga itu?” Yorka mengerutkan dahinya mendengar pertanyaan itu.

Aku melanjutkan. “Meskipun tidak sampai menyebar ke kalangan bangsawan berpangkat rendahan dan rakyat, tapi, gosip itu sudah mucul dikalangan kelas atas.”

Aku mengutip salah satu rumor yang sempat aku dengar dari bangsawan yang datang ke Istana Beryl. “Nona Baron yang keluarganya hampir bangkrut itu mendirikan lembaga swada yang inovatif, sampai-sampai meluluhkan es di hati sang Putra Mahkota.”

Tak butuh waktu lama bagi Yorka untuk menyadari arah pembicaraanku. Dia tahu aku ingin ‘menggoreng’ gosip-gosip itu menjadi tameng untuk menutupi alasan sebenarnya.

“Datanglah ke Istana Beryl saat masalah ini selesai.” Aku menutup pertemuan itu, dan beranjak pergi.

Di depan Istana Beryl

“Nona Arabella, satu regu dibawah komando saya sudah berkumpul.” Sore itu, di depan halaman Istana Beryl, seorang komandan bernama Leon datang menghampiriku yang ada di dalam kereta kuda.

“Bagus, pergilah sekarang, lumpuhkan dan tahan sementara semua anggota yang ada di sana. Anggap saja sebagai bagian dari pencegahan terjadinya kerusuhan di wilayah Zirconia.” Komandan itu pergi setelah mendapatkan perintahku.

Ada sepuluh orang yang akan melakukan penangkapan. Tidak seperti cerita aslinya yang harus menimbulkan korban jiwa, kali ini, aku hanya akan menangkap semuanya untuk nanti kuberikan ke Yorka.

Urusan lembaga dan penyerbuan ini hanyalah konflik pembuka. Aku tidak mau mengorbankan nyawa orang tak berdosa untuk memperumitnya.

Aku lebih khawatir dengan adanya orang yang ingin merusak kedamaian kerajaan ini. Aku memijat pelan dahiku, mencoba mengingat kejadian apa yang nantinya muncul.

Tidak ada! Aku hanya ingat drama klise Chiara vs. Arabella memperbutkan gelar puti mahkota!

“Hahh..menyebalkan. Kenapa aku harus benci dengan cerita aslinya, sih? Aku jadi melupakan banyak hal gara-gara hanya fokus pada konflik percintaan mereka.”

Aku mengintip ke arah jendela kereta. Regu di bawah pimpinan komandan itu berangkat menuju lembaga Chiara. Lebih baik aku menunggu di dalam kereta dan datang saat penangkapan hampir selesai.

Tidak banyak yang tahu penyamarannya di lembaga itu, jadi, dia pasti akan menungguku datang untuk menanyakan langsung. Aku bisa membayangkan wajah marah Thierry saat melihat kesatria berzirah Istana Beryl melakukan penangkapan tanpa sepengetahuannya.

Kejadian ini akan jadi debutku sebagai calon tunangan gila dan pecemburu. Tapi, setelah tahu kenyataannya, aku merasa Arabella hanya menjalani tugasnya dengan baik

Dia hanya bernasib sial karena semua hal baik tidak pernah berpihak ke padanya

Hahhh Arabella, kau benar-benar punya nasib yang buruk.

1
Ayu Sari Murni
q kira mau balik ke dunia moderen thor
Ayu Sari Murni
ampun dah lana🤭
Ni Ketut Patmiari
nasib nya kok gitu banget ya? n dia ga bs ngelakuin apa2 buat keluar dr situasi itu
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
kuma kuma,🐻🐻
kenapa ngga mau membela diri sendri sich, mau nya tindas mulu
Fuji Fuji
upppppppp
Andriyati
apa ara bukan anak kandung mereka ya,, kenapa orang tua nya kejam sekali,,
Enung Yani
Menarik ,endingnya memuaskan ,suka bgt dari awal sampai selesai sangat bagus sesuai harapan
esok: aahhh makasih sudah membacaa 🤩😆
total 1 replies
Awin Windari
tiery nasibnya gimana? gimana kelajutan lembaga ciara? ciara jahat apa nggk sih? masih banyak masalah yg ga terselesaikan ni
esok: Krn Valentina berkhianat, raja yg cinta ama dia jadi sakit dan Thierry dapet dukungan penuh buat naik takhta. Chiara ga jahat, tapi naif dan cerita di lembaga kurasa udh clear, krn cuma dijadiin tempat buat nyebarin berita buruk tntg Thierry yg digagalin sm Ara. Dari awal tujuan Valentina bikin isu aneh2 jg buat nargetin Ara krn dia benci sm Ara yg terlalu sempurna 😅
total 1 replies
heng ky
congratulation thor... semoga terus untuk berkarya... suka ceritanya gk bertele2 walaupun masih penasaran sikap thiery ke ara
esok: Ahhh terima kasih sudah mengikuti sampai akhir🤗🤧😘

Dibagian akhir ada Thierry yg senyum liat interaksi Yorka dan Ara. Itu aku buat sebagai closure buat Thierry yg udh merelakan Ara sm orang lain. Dan Ara yg seneng kalo sikap Thierry berubah krn Chiara. Awalnya mau aku bikin ada percakapan terakhir mereka berdua, tapi kurasa lebih cocok yg ini hehe
total 1 replies
heng ky
lanjut.... kenapa motong ceritanya pas bagian yg bikin penasaran.... sukses selalu thor
heng ky
lanjut gk sabar nunggu kelanjutannya thor....
Mymrttt
ga sabar liat endingnya
Desi Forever
kerennn, setia kawan
Mymrttt
mana lanjutannya thor
Desi Forever
ada apa??
Susanty Lovers
pangeran mahkota bodoh gk layak jadi bahan rebutan. suka berat sebelah
heng ky
ok
heng ky
berharap arabella tidak kembali kepada thiery
Irmha febyollah
cantik chaira nya kk.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!