NovelToon NovelToon
Pengganti Istri Pertama

Pengganti Istri Pertama

Status: tamat
Genre:Ibu Pengganti / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:281.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Nita.P

Menjadi istri pengganti istri pertama, begitulah yang Deandra alami. Ketika dirinya terpaksa harus menikah dengan Majikan di rumahnya ini, hanya karena dia membutuhkan sosok seorang istri pengganti di saat istri pertamanya masih dalam keadaan koma.

"Jadi istri pengganti untukku, selama istri pertamaku belum sadar"

Sebuah kalimat yang membuat Deandra sangat terkejut. Namun sebuah pilihan yang akhirnya dia ambil. Entah bagaimana pernikahan ini berlanjut, mungkin akan tetap bersama dengan saling mencintai? Atau bahkan saling melepaskan dengan rasa sakit?

Saksikan kisahnya di PENGGANTI ISTRI PERTAMA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sadar Telah Jatuh Cinta

"Hallo Sayang.." ucap Deandra, mencoba untuk terlihat biasa saja dari nada suaranya yang sudah terdengar jika dia begitu antusias. Deandra duduk di kursi rotan yang ada di teras depan itu.

Di tempat yang berbeda, Afkha langsung menghembuskan nafas lega ketik dia bisa kembali mendengar suara istrinya yang dia rindukan selama satu minggu ini.

"Kau sedang apa? Kenapa ponselmu tidak bisa aku hubungi?"

Aaa.. Rasanya Deandra senang sekali, saat dia mendengar pertanyaan dengan nada dingin seperti ini. Dasar kau sudah gila, Dean!

"Maaf Sayang, ponsel aku habis batre dan sedang di charger sekarang"

Pembicaraan mereka mengalir begitu saja. Saling menanyakan kabar dan keadaan masing-masing. Deandra benar-benar senang ketika hanya mendengar suara dari Afkha saja, meski dirinya juga tidak tahu dengan perasaan yang dia rasakan saat ini. Apa benar sebuah cinta, atau hanya merindukan karena memang sudah terbiasa.

"Sayang, aku merindukanmu" ucap Afkha dengan suara yang lembut.

Dan mendengar itu membuat Deandra langsung membeku seketika. Dia tidak tahu harus menjawab apa saat ini. Tapi hatinya berdebar senang mendengar ungkapan kata rindu dari suaminya. Meski sekarang dia jadi bingung harus menjawab seperti apa pada suaminya itu.

"Kau tidak merindukanku?!"

Suara bariton dengan penuh penekanan itu membuat Deandra mengerjap kaget. Apa si dia ini, sikapnya ini tidak jelas banget. Kadang baik, kadang juga mara tidak jelas seperti ini. "Iya Sayang, aku juga sangat merindukanmu"

Hah, kenapa hatiku lega saat aku mengatakan hal itu. Apa memang mungkin selama ini aku merindukannya?

Deandra yang masih kebingungan dengan perasaannya sendiri. Namun dia yakin jika dirinya pasti akan baik-baik saja untuk saat ini, apapun perasaan yang sedang dia rasakan. Karena memang dirinya yang masih dalam posisi yang aman sebagai istri Afkha. Tapi mungkin setelah Sandra sadar, maka dirinya harus siap untuk kecewa dan pergi dari kehidupan Afkha.

Deandra merasa cukup tenang karena sekarang ini dirinya sudah mendapat kabar dari Afkha. Bersyukur karena ternyata suaminya itu baik-baik saja disana. Meski belum bisa untuk kembali pulang ke kota ini karena memang pekerjaannya yang belum bisa dia tinggalkan disana. Tapi setidaknya setelah saling berkabar, keduanya cukup tenang.

Deandra membawa Resa ke dalam kamarnya, malam ini dia ingin tidur bersama dengan Resa agar dirinya tidak terlalu kesepian. Melihat tingkah laku Resa membuat dirinya gemas. Deandra mengambil video saat Resa berceloteh tidak jelas dan mnegirimkannya pada Afkha. Meski tidak mendapatkan respon, namun dia senang saja dengan apa yang dia lakukan saat ini.

"Ayah kamu itu betah sekali ya tinggal disana. Apa dia tidak ingin cepat pulang ya" ucap Deandra sambil mengelus kepala Resa yang sedang duduk di atas pangkuannya.

"Yah... Ayah"

Deandra cukup terkejut saat Resa bisa begitu lancar memanggil kata Ayah. "Wah hebat, kamu pandai sekali memanggil kata Ayah, bikin Bunda senang deh"

Deandra memeluknya dan menciumnya dengan gemas. Sampai akhirnya keduanya terlelap di atas tempat tidur.

########

Acara pernikahan Angga tinggal satu hari ini, besok pagi Deandra sudah harus bersiap untuk menyaksikan pria yang disukainya menikahi wanita lain. Namun sampai hari ini Afkha juga belum pulang, ketentuan pulangnya tidak sesuai yang dia inginkan karena masih banyak hal yang harus dia urus. Meski begitu, sesekali mereka akan saling bertukar kabar. Meski hanya lewat pesan singkat saja.

"Apa dia tetap tidak akan pulang ya, tapi yaudahlah. Lagian besok juga aku akan berangkat bersama Beba. Tidak mungkin aku pergi bersamanya" lirih Deandra sambil menatap pantulan dirinya di balik cermin.

Deandra hanya sebatas pengganti istri pertama saja. Jadi dia tidak punya hak lebih atas suaminya. Lagipula pernikahan mereka juga tidak diketahui banyak orang. Jadi mau ke acara seperti ini saja, memang tetap harus disembunyikan.

Deandra kembali dengan rutinitasnya setiap hari. Membersihkan tubuh Sandra dan juga mengecek keadaannya. Lalu dia mengajak bermain Resa. Saat ini Deandra sedang tidak tahu kenapa dia sangat merindukan Afkha. Hampir dua minggu ditinggalkan oleh suaminya itu, benar-benar membuat Deandra sadar jika dirinya memang merindukan Afkha. Dan perasaan rindu seperti ini hanya akan terjadi pada orang yang dicintainya atau yang dianggap berharga dalam hidupnya.

Dan aku sadar jika aku memang telah jatuh cinta padanya.

Pagi ini, Deandra sudah bersiap untuk pergi ke acara pernikahan Angga dan calon istrinya. Dia sengaja datang lebih awal bersama dengan Beba, karena memang dia ingin menyaksikan pria yang dia sukai itu mengucapkan janji suci di depan semua orang untuk wanita yang berhasil memikat hatinya. Ah, benar-benar memilukan sekali kisah cintanya.

Dret..Dret..

Dering ponsel membuat Deandra langsung meraih ponselnya di atas nakas. Mengangkat telepon dari Beba. "Hallo Beb, dimana? Aku sudah siap nih"

"Aku sudah di depan gerbang rumah majikanmu ini. Cepat keluar"

Deandra mengangguk meski sadar Beba tidak akan melihatnya. Dia mengambil tas selempang kecil miliknya dan segera keluar dari dalam kamar. "Oke, tungggu sebentar ya. Aku keluar sekarang"

Ketika Denadra berjalan menuju pintu keluar, dia terdiam saat melihat suaminya yang berjalan juga ke arahnya dengan tersenyum. Sungguh Deandra merasa tubuhnya benar-benar membeku sekarang, bahkan dia tidak bisa bergerak sedikit pun.

"Sayang, aku pulang" Afkha yang langsung memeluknya, membuat Deandra semakin bingung saja harus melakukan apa. Lagi-lagi tubuhnya malah mematung.

Deandra mengerjap pelan, dia tersadar ketika dering ponselnya kembali terdengar. Dia segera melerai pelukan Afkha dan melihat layar ponselnya, pastinya Beba sudah tidak sabar menunggunya di luar rumah.

Deandra menoleh dan menatap suaminya sambil tersenyum. "Sayang, senangnya kamu sudah pulang. Tapi aku harus berangkat sekarang bersama dengan Beba. Hari ini adalah pernikahan Kak Angga. Nanti lagi saja ya ngobrolnya"

Deandra memberikan kecupan lembut di kedua pipi suaminya, sebelum dia berlalu keluar rumah.

Afkha hanya terdiam dengan istrinya yang malah pergi disaat dia pulang hari ini. Imajinasinya tentang Deandra yang akan lari dan meloncat ke dalam pelukannya, menciumnya dan mengucapkan kata rindu berulang-ulang kali padanya. Harus buyar seketika.

"Apaan dia ini, suaminya pulang bukannya di sambut, malah pergi begitu saja" ucap Afkha dengan sedikit kesal.

Afkha berjalan ke arah sofa dan menjatuhkan tubuhnya disana. Sangat kesal karena istrinya itu malah pergi begitu saja disaat dia kembali ke rumah setelah dua minggu pergi.

"Loh Kha, kamu sudah pulang ternyata" Ibu yang baru saja keluar dari kamar dan melihat anaknya sudah berada di ruang tengah.

"Iya Bu, aku baru saja sampai. Tapi istriku malah langsung pergi" ucap Afkha, masih terdengar nada kesal dari cara bicaranya.

Ibu terkekeh melihat anaknya yang sedang kesal itu. Sungguh dia juga baru kali ini melihat Afkha yang kesal karena Deandra yang pergi di saat dia sampai di rumah.

"Dean memang sudah bicara sama Ibu kalau dia harus berangkat lebih pagi ke acara pernikahan Dokter Angga itu. Bersama temannya, mungkin karena dia tidak tahu kalau kamu akan pulang hari ini.  Mau membatalkan juga pastinya akan merasa tidak enak pada temannya itu" jelas Ibu.

Afkha hanya diam saja karena dia memang masih kesal karena semuanya tidak sesuai ekspetasinya.

Bersambung

1
Ririn Nursisminingsih
no koment thor kok semakin ruwet...
Ririn Nursisminingsih
sabar diandra kmu ndak salah...afkalah yg egois.....
Ririn Nursisminingsih
kebanyakan ngomong dalam hati...jdi gak asik bacanya
Lilik Juhariah
baca lagi , tapi masih enak
Neng Ati
udah ketemu
Neng Ati
kok saya cari ga ada judul ini
Dewi @@@♥️♥️
sepertinya bagus ceritanya
Lilik Juhariah
oalaaah ternyata gini toh
Lilik Juhariah
lah knp gk nyari atau TLP suaminya kl masih hidup
Dewi @@@♥️♥️: kan Sandra hilang ingatan kak ,baru kembali ingatan beberapa hari ini
total 1 replies
Lilik Juhariah
alur dan tokohnya gk lebay jadi enak bacanya, beda dg karya novel lain , biasanya ada kekerasan pelecehan Krn awalnya nikah Krn pengganti
Lilik Juhariah
bagus banget ceritanya , makasih thor
Nita.P: Mampir di cerita terbaruku yuk.. Judulnya MENGEJAR RENJANI YANG HILANG
total 1 replies
Lilik Juhariah
emang gk peka , dia sendiri yg mau diperhatikan , istrinya mual tiap pagi Yo diem ,emang apa modelan rafkha klngk ditegur gk sadar,
Lilik Juhariah
Davin sama sanra baik lembut, sama adiknya sama orang tuanya jahat banget
Lilik Juhariah
cukup.dg.kata maaf , hebat si Davin ini, saat kamu sdh sukses knp gk cari adikmu
Dewi @@@♥️♥️: karena yg ada dalam pikiran Davin hanya cintanya,,wanitanya,bahkan pas pertama datang menemui Dean lngsng main tampar aja tanpa nanya keadaan Dean
total 1 replies
Lilik Juhariah
Krn Dean baik dan tulus, kecuali Davin yg jangan sama dean
Lilik Juhariah
untung Dean sabar
Lilik Juhariah
selalu meminta maaf , itu yg aku suka dari pasangan ini , Dean yg sabar dan afka yg gk segan meminta maaf
Lilik Juhariah
banyak di dunia nyata , ada di keluarga saya , istri kedua menyerah
Lilik Juhariah
ya SMA sama nyaman kan Sandra sudah sama Davin , pdhl kakak iparnya tinggal di rumahnya, sebenarnya idem sih
Lilik Juhariah
lah ya ngapain cuekin Dean , lah yg minta Dean jadi istrimu itu siapa , yg cinta dan nyaman siapa , kok Dean jadi kambing hitam
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!