Aera, gadis 20 tahun yang memiliki hobi belanja, jalan-jalan dan menghabiskan uang orangtuanya. Memiliki cita-cita menjadi istri orang kaya!
Karena suatu alasan orangtua Aera meminta Aera untuk menikah dengan Mike, seorang pengusaha kaya raya bergelimang harta!
Demi mewujudkan cita-citanya sebagai istri orang kaya, Aera pun menyetujui permintaan orangtuanya! Tanpa pernah Aera ketahui bahwa Mike sangat tidak menyukai kehadirannya sebagai serangga kecil pengganggu yang akan menyusahkan hidup Mike saja!
Akankah Aera menyesal setelah mengetahui sifat asli Mike?
Atau malah bertahan demi mewujudkan cita-citanya sebagai istri orang kaya?!
Atau akankah Mike merubah pandangannya terhadap Aera dan mau menerima kehadiran Aera dalam hidupnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha Annisa Amanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Club
Liburan di kawasan pantai dan perbukitan memegang sangat memanjakan netra, tapi begitu hari mulai berganti malam, rasanya kurang afdol kalau tidak mampir ke sebuah club malam hanya untuk duduk menikmati suasana malam atau meneguk segelas minuman.
Malam itu di antara sekian banyak anak manusia yang berjoget dan menari ria, duduklah sepasang suami istri yang sedang menikmati makan malam mereka. Atas ajakan Aera dengan sangat terpaksa Mike harus menginjakkan kakinya ke tempat ini, tempat yang mengusik ketenangan jiwanya, suara dentuman musik terdengar begitu jelas di telinga.
Berbeda dengan Mike, Aera tampak menikmati suasana, kakinya bergerak mengikuti alunan musik, sambil sesekali menatap ke arah para wanita dan pria yang tertawa dan berjoget ria di seberang sana.
Aera hanya berani melihat, tak berani untuk ikut bergabung, karena sekarang saja tatapan mata Mike sudah mampu membelah tubuhnya.
Mike meneguk segelas minuman soda, menu makan malamnya sebenarnya belum habis, tapi pria itu tidak terlalu berselera.
"Habis ini kita---'
"Pulang!" potong Mike.
"Ish, nggak asik banget! Kita kan cuman sebentar di sini! Harusnya kita jalan-jalan sepuasnya!"
"Aku mau tidur, capek!"
"Kalau gitu Daddy pulang aja duluan, nanti Aera nyusul!"
Tak.
Satu sentilan mengenai jidat Aera. "Jangan macam-macam, nanti kalau terjadi apa-apa, siapa yang repot? Aku!"
"Hmm, iya-iya, Aera nurut deh!"
Gadis itu membuang muka, padahal ini adalah kali pertama bagi Aera memasuki club malam, dulu dia sangat ingin menginjakkan kakinya di tempat ini, mendengar cerita teman-temannya yang terdengar begitu asik membuat jiwa Aera membara-bara, tapi ancaman dari Papa mampu melenyapkan semuanya.
"Kalau sampai Aera berani masuk ke sana, semua rekening dan fasilitas Papa sita!"
Sejak itu, Aera tak berani lagi membahas club atau sejenisnya, tapi begitu mendengar ada club malam yang cukup terkenal di pulau ini, jiwa Aera tertarik lagi, terlebih Mike mengiyakan ajakannya, meski hanya datang untuk makan malam saja. Tentu setelah Aera merengek-rengek yang membuat pusing kepala Mike!
"Udah?" Mike menatap Aera yang sedang meneguk segelas air dingin, gadis itu mengangguk. "Udah."
Setelah membayar semua tagihan, Mike membawa langkahnya menuju parkiran, diikuti oleh Aera yang sibuk membalas pesan Kaela, hingga---
Brukk.
Gadis itu tak sengaja menabrak seorang pria yang sama-sama sedang sibuk dengan handphonenya.
"Maaf--"
Tatapan Aera dan pria itu bertemu, "Kamu nggak apa-apa?"
"Nggak, sekali lagi maaf, aku nggak sengaja!"
"Kura-kura!" panggil Mike, membuat Aera segera melanjutkan langkahnya setelah meminta maaf sekali lagi.
Pria itu menatap punggung Mike dan Aera yang berjalan menjauh, "Pria itu terlihat tidak asing," gumamnya.
"Babe, ayok masuk!" Seorang wanita dengan pakaian terbuka menghampiri pria itu dengan berlaga manja.
"Ayo." Lucas merangkul pinggang wanita yang tak lain adalah istri barunya. Ya, pria itu adalah Lucas, mantan suami Anya, orang yang paling Mike benci dalam hidupnya. Bahkan sekarang menjadi saingan bisnis Mike, karena Lucas menikahi seorang wanita yang memiliki banyak harta dan saham perusahaan di mana-mana.
Tapi orang seperti Lucas bukanlah lawan yang sebanding dengan Mike, Lucas bisa berada di posisinya sekarang hanya karena pernikahannya, bukan karena usaha atau kepintarannya dalam bidang bisnis!
*******
Aera menahan napas saat melihat adegan ciuman di layar handphonenya, ya, gadis itu sekarang sedang rebahan di atas kasur sambil nonton series, tapi kali ini beda, yang ia tonton adalah series BL Thailand, atas rekomendasi dari Kaela.
"Cabul!"
Aera reflek membalik handphonenya begitu mendengar suara Mike, benar saja, pria itu sekarang berdiri di samping kasur sambil menatapnya dengan tatapan aneh.
"Dasar Bocah Cabul!"
Aera melotot tak terima. "Daddy yang cabul!"
"Kamu!"
"Apa? Hah?"
"Dasar Cabul!" Mike bergidik ngeri saat mengingat kembali apa yang ditonton oleh gadis itu. "Pelangi!"
"Ish, Aera bukan kaum pelangi ya! Aera normal! Masih suka yang ganteng! Yang berbatang---"
Aera buru-buru membuang muka, malu sendiri dengan ucapannya.
"Dasar cabul!" ucap Mike, membuat tanduk Aera langsung muncul.
"Iya, Aera cabul, mau apa, hah? Mau Aera cabuli?!" Tantang Aera kesal, meski ia sendiri tidak yakin dengan tantangannya!
"Nggak minat!"
Mike duduk di pinggir kasur membelakangi Aera, mulai sibuk kembali dengan handphonenya.
"Dih, lagian siapa juga yang minat sama Daddy! Pasti kecil!"
Aera ikut membelakangi Mike dan kembali menyalakan handphone-nya.
"Mau liat?"
Mike naik ke atas kasur, reflek Aera bergeser menjauh, tapi belum berani membalikkan tubuhnya.
"Ish, cabuullll" teriak Aera yang langsung turun dari kasur setelah Mike memperlihatkan sesuatu dari layar handphone-nya.
"Ngeres otak nih anak, liat belalai gajah aja pikirannya langsung ke mana-mana!" Mike menunjukkan foto yang ia perlihatkan pada Aera tadi, sebuah belalai gajah!
"Makanya, kalau cari tontonan itu yang bener!" ucap Mike, ada senyum penuh kemenangan di wajahnya yang biasa datar. Puas rasanya bisa mengerjai dan membalaskan dendam pada Aera.
"Ish!! Awas yaa!!! Tunggu pembalasan Aera!" kesal gadis itu.
"Dua kosong!"
Kini giliran Aera yang melempar tatapan tajam pada Mike. Bendera peperangan siap kembali berkibar!
berhamburan istilah benda2 yg jatuh berserakan