NovelToon NovelToon
Jodoh Dari Allah

Jodoh Dari Allah

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Spiritual / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:840.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: elaretaa

TYPO BERTEBARAN DIMANA-MANA

BAB 1-95

Niat awal Zia hanya ingin belajar dengan rajin untuk mengejar cita-citanya menjadi seorang guru dengan melanjutkan sekolah ke jenjang perguruan tinggi karena ia mendapatkan beasiswa, tapi sebelum Zia lulus kuliah, ia justru mendapatkan sebuah proposal ta'aruf dari seorang pria yang tak ia kenal.

Bagaimana kisah Zia selanjutnya? Apakah Zia akan menerima ta'aruf dari pria tersebut atau Zia akan menolaknya dan mengejar cita-citanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mau Main Apa?

Sesampainya di pasar malam, Naya dan yang lainnya pun mulai mencoba beberapa wahana yang ada di pasar malam tersebut.

"Mbak ayo main kereta harta karun itu," ajak Naya dengan menunjuk wahana kereta lebih tepatnya roller coaster.

"Eh, gak deh Dek. Mbak main panah-panahan itu aja," ucap Zia.

"Ya, gak seru dong Mbak, lihat di panah-panahan loh yang antri hampir semuanya anak kecil," ucap Naya.

"Gapapa deh, Mbak yang itu aja," ucap Zia.

"Ayolah Mbak Zia kita naik kereta harta karun itu, lagipula gak panjang kok Mbak relnya," ajak Naya.

"Dek kalau Mbak Zia gak mau ya gak boleh di paksa," ucap Fatih.

"Iya iya, yaudah kalau gitu Naya ajak Mbak Tina aja deh soalnya tadi Mbak Tina mau naik kereta harta karun," ucap Naya lalu pergi meninggalkan Fatih dan Zia.

"Gus mau berduaan sama Ning Zia," ucap Ustadz Zaki.

"Kenapa emangnya?" tanya Fatih.

"Ya, gapapa sih cuma tanya aja kok. Saya sama Ustadz Rais cari kegiatan lain aja ya Gus, nanti kalau mau pulang kabarin aja biar ngumpul di depan pasar malam," ucap Ustadz Zaki.

"Iya," jawab Fatih.

'Astaga, kenapa jawabnya singkat, padat dan jelas gitu Gus. Semoga aja Ning Zia betah ya, hehehe,' ucap Ustadz Zaki dalam hati.

Akhirnya Fatih dan Zia hanya berdua tanpa ada pengganggu lagi.

"Mau main apa?" tanya Fatih.

"O-oh, apa ya. Zia duduk aja deh mungkin Kak Fatih pengen main," ucap Zia.

"Gak, saya gak pengen main apa-apa, tadi katanya kamu pengen main panah-panahan. Yaudah ayo," ucap Fatih.

"Tadi Zia cuma asal bicara Kak," ucap Zia.

"Oh, terus sekarang kita ngapain?" tanya Fatih.

"Gak tau," ucap Zia dengan menggelengkan kepalanya.

"Selamat malam Kak, barangkali Kakak pengen foto mumpung saya ada diskon nih untuk satu kali foto hanya 20 ribu dan untuk dua kali foto hanya 30 ribu. Silahkan Kak," ucap seorang pria yang menjajakan jasa foto.

"Iya, saya ambil dua kali foto," ucap Fatih.

"Siap Kak," ucap pria tersebut.

"Ayo," ajak Fatih.

"Ta-tapi, Zia gak percaya diri Kak," ucap Zia.

"Gapapa Kak, nanti biar saya yang arahin gayanya," ucap pria tersebut.

Belum sempat Zia bersuara tiba-tiba Fatih menarik tangan Zia hingga mereka berada tepat di sebelah bianglala.

"Ayo Kak lebih dekat," ucap pria tersebut.

Zia dibuat terkejut saat tiba-tiba merasakan tangan Fatih berada tepat di pinggangnya, "Nah bagus, sekarang senyum Kak," ucap pria tersebut.

Fatih dan Zia pun melakukan apa yang diarahkan oleh pria tersebut hingga gaya kedua Fatih dan Zia dibuat terkejut lantaran arahan gaya pria tersebut mengisyaratkan agar Zia untuk mencium Fatih.

"Gapapa Kak cium aja," ucap pria tersebut.

Mau tidak mau Zia pun mencium Fatih tepat di pipi sang suami, 'Gapapa kan ya, kan Kak Fatih suami aku sendiri,' ucap Zia dalam hati.

"Oke Kak bagus," ucap pria tersebut.

Setelah itu, Zia segera menjauh dari Fatih dengan perasaan gugup dan takut Jiak Fatih akan marah padanya, 'Kak Fatih pasti marah karena aku udah lancang nyium Kak Fatih tadi,' ucap Zia dalam hati.

"Sebentar ya Kak, ini fotonya biar di cetak dulu," ucap pria tersebut.

"Iya," jawab Fatih.

"Silahkan duduk Kak," ucap pria tersebut.

"Duduk," ucap Fatih.

"Eh, Kak Fatih aja yang duduk," ucap Zia.

Tentunya Zia tidak berani membiarkan seorang Gus berdiri. Bagaimana tidak, di sana hanya ada satu kursi dan tidak mungkin ia duduk bukan.

"Saya bilang duduk," ucap Fatih tegas.

"Tapi, Kak Fatih berdiri, gak deh Zia duduk aja," ucap Zia.

"Duduk Zia," ucap Fatih dan mendudukkan Zia di kursi tersebut.

Sejujurnya Zia takut saat mendengar suara tegas Fatih apalagi Zia merasa Fatih marah pada Zia karena ia menciumnya tadi.

'Kak Fatih pasti marah sama aku,' ucap Zia dalam hati.

Berbeda dengan perasaan takut Zia, Fatih justru merasa gugup setelah mendapat aksi gila g sang istri yang menciumnya sesuai arahan sang fotografer.

'Zia, kamu harus tanggungjawab karena jantung saya tidak bisa berhenti berdetak dengan cepat. Jantung saya ingin lepas karena kamu,' ucap Fatih dalam hati.

Meskipun Fatih gugup setengah mati, tapi ia bisa menyembunyikannya dengan memasang wajah datar yang membuat aura menakutkan bagi orang-orang di sekitarnya.

Setelah mendapatkan fotonya, Fatih dan Zia lun memilih untuk berkeliling dan tiba-tiba Fatih melihat permainan memanah yang di maksud Zia tadi.

"Mau main itu?" tanya Fatih.

"Tapi, Zia gak bisa mainnya Kak," ucap Zia.

"Yaudah, kita ke sana. Nanti saya ajarin," ucap Fatih.

Akhirnya Fatih dan Zia pun menuju tempat permainan memanah, "Pilih atau paket aja Pak," ucap Fatih.

"Iya, ini Mas," ucap pria tersebut.

Fatih pun mulai memanah dan semua panahannya tepat mengenai target, "Sekarang kamu," ucap Fatih.

"Tapi, Zia gak bisa Kak," ucap Zia.

"Gapapa, ini bukan kompetisi jadi kamu gak usah takut kalau gak bisa," ucap Fatih.

Zia pun mencoba memanah dengan bantuan Fatih, Zia begitu gugup saat Fatih berada di belakangnya dan membisikkan padanya kapan ia harus memanah agar tidak meleset.

"Yah, gak kena," ucap Zia.

"Gapapa, coba lagi," ucap Fatih.

Beberapa saat kemudian, Zia pun lelah karena panahannya tidak ada yang mengenai target, "Tinggal satu kali kesempatan Kak, Kak Fatih aja yang main deh takutnya nanti kalau Zia gak kena lagi," ucap Zia.

"Kamu aja," ucap Fatih.

"Tapi, Kak. Nanti kalau gak kena lagi kita gak dapat hadiahnya loh," ucap Zia.

"Gapapa, saya gak butuh hadiahnya, tapi saya mau lihat usaha kamu," ucap Fatih.

Zia pun mulai memposisikan panahannya pada target dan dengan kecepatan tinggi akhirnya busur panah pun melesat dan tentunya tidak mengenai target yang seharusnya Zia targetkan.

"Gak kena Kak," ucap Zia.

"Gapapa," ucap Fatih.

Fatih dan Zia pun harus berkeliling kembali dengan tangan hampa karena panahan Zia tidak mengenai target sama sekali.

"Gak usah sedih gitu," ucap Fatih.

"Tapi, gara-gara Zia kita gak dapat hadiahnya deh," ucap Zia.

"Dunia gak akan berakhir kalaupun kamu gagal," ucap Fatih.

"Tapi, tadi Zia udah manah banyak loh dan gak ada satupun yang kena target," ucap Zia.

"Berarti kamu harus mencari mainan lain yang memang sesuai sama apa yang kamu suka," ucap Fatih.

"Apa kak?" tanya Zia.

"Mana saya tau," ucap Fatih.

"Zia gak terlalu suka main soalnya, Zia lebih suka baca buku atau gak menanam bunga gitu," ucap Zia.

"Berarti memang bukan keahlian kamu, inget Zi, salah satu kegagalan seseorang itu ya karena apa yang ia lakukan itu bukan keahliannya. Tapi dengan mudahnya orang tersebut menyalahkan Tuhan karena kegagalan yang ia dapat," ucap Fatih.

"Contohnya," ucap Zia.

"Kamu," ucap Fatih.

"Kok Zia sih Kak," ucap Zia.

"Keahlian kamu itu membaca buku dan menanam, berarti kalau kamu gagal dalam permainan panahan ya itu wajar," ucap Fatih.

"Tapi, Zia gak pernah menyalahkan Tuhan kalau Zia gagal tadi," ucap Zia yang tidak terima dengan ucapan Fatih.

"Iya iya," ucap Fatih yang tidak ingin berdebat dengan kaum perempuan.

.

.

.

Tbc.

1
Yadi Manminhari
bingung jalan ceritanya
Ryan Dynaz
dilihat kayaknya byk yg ngasih hadiah..tpi kok sikit yg dipapar jumlahnya....bingung suh...apa pada gak suka ya sama nvlnya....di baca rasanya seru nih
Ruh Wiyati
Thor,mnurut saya zia trlalu lebay. klo bisa karakter zia agak dirubah sedikit,jangn trllu manja,sm curigaan.
Ruh Wiyati
kusuka ceritanya,tp maaf thor banyak typonya 🙏 kadang agak bingung bacanya. tapi keseluruhan its okey.
Susi Susilawati
Luar biasa
mae munah
pondok pesantren bkn ajang adu mulut atau adu otot tapi ponpes itu ajang mencari ilmu yg bermanfaat bagi dunia dan akhirat bkn ilmu yg ga berfaedah sama sekali,tempat belajar ilmu agama kelak klo keluar dari ponpes tsb bs membagikan ilmu'a untuk yg membutuhkan itu baru TOP BGT
Zaskia Dafi
bagus benget
Icka Shinbie Poespittasarrie
berasa aq yg di ta"aruf.....🤭deg,,,,deg"sn😁
Icka Shinbie Poespittasarrie
lahh u yg berbuat...knp harus orang lain yg menanggung akibat nya???aneh nih orang sakit apa?!!!🤔
Icka Shinbie Poespittasarrie
si kiki ini iri dengkinya parah bgtz,,,,meski dirukyah ni orng🙄
Nia Andriawan
ra mudeng ini thor
Sulastrie Herlina
se cuek2 nya manusia, klw dah sma istri gk gtu2 juga kliii,,, apa lgi zia itu udah incaran dia dri lama,,
Sulastrie Herlina
apaaan sihhh,,, novel sih novel thor,, tapi gak gini2 amatttt
Sulastrie Herlina
aku teh bingung,,, di kampus, di kosan, anak2 kuliah, jurusan pendidikan tapi sifat nya gtu semua,, ampun dahhh
bunda Lisa
banyak typo ketikannya thor...
Anwar Sanusi
seru
NOVIA
jujur aku lupak nial itu anak.a yg Ke berapa🤣
elaretaa: Waduh! harus baca lagi deh kayaknya. Spoilernya dia kembar🤭
total 1 replies
Neny Suswiyanti
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻💪
Neneng
buat penulis mohon maaf sebelumnya saya koreksi untuk masalah katanya sering kebalik balik dalam penulisan dan kadang kurang nyambung untuk menyatukan 1/2 kalimat,,mohon maaf kl saya salah koreksi
Yuyun Yuwanah
tamat kok dadakan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!