NovelToon NovelToon
Belenggu Mertua Toxic

Belenggu Mertua Toxic

Status: tamat
Genre:Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:56k
Nilai: 5
Nama Author: QueenMama

Memiliki kecantikan dan kepintaran saja tidak cukup untuk membuat ibu mertuanya senang padanya. Elleana Bella, seorang wanita karier dan juga ibu yang baik untuk putranya.

Namun ia selalu di cap sebagai menantu yang buruk oleh ibu mertuanya, bahkan suaminya pun selalu memojokan dan menyalahkan dirinya dalam segala hal dan selalu membenarkan kata-kata ibunya.


Bagaimana cara Bella menghadapi sikap toxic ibu mertuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon QueenMama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Hujan mulai mengguyur membasahi bumi. Namun tak membat Abimana berpikir untuk meninggalkan rumah itu, ia terus duduk bersandar di daun pintu berharap Bella akan datang membuka pintu untuknya.

Namun harapan tinggalkan harapan Bella tetap tak kunjung membuka pintu itu hingga pagi hari tiba. Abimana masih setia menunggu istrinya, ia pun tak tidur semalaman penuh dan masih duduk di posisi yang sama dengan pakaian yang sudah basah kuyup dan wajah pucat karena kedinginan.

Ceklek. .

Bella membuka pintu rumahnya dan terkejut saat tubuh Abimana ambruk seketika di hadapannya.

"Mas Abi, apa yang kamu lakukan disini?" Ucap Bella yang sedikit memundurkan langkahnya.

Begitu juga dengan Zayn yang semakin mengeratkan genggaman tangannya pada sang mama. Zayn sangat takut jika papanya akan kembali menyakiti mamanya yang sudah bahagia dan tak pernah bersedih lagi.

"Bella?" Abimana memanggil istrinya lirih dengan tubuh menggigil kedinginan.

Bella pun merasa sangat iba pada pria yang masih berstatus sebagai suaminya itu, kini ia pun mulai berjongkok dan mengecek suhu tubuh suaminya.

"Zayn kamu berangkat sama nenek ya, biar mama mengobati papa dulu." Ucap Bella dengan nada lembutnya.

"Tapi ma," Zayn enggan meninggalkan sang mama dan mulai merasa cemas. Namun Bella mulai meyakinkan putranya bahwa dia akan baik-baik saja.

"Ayo sayang cucu nenek yang tampan." Ajak bunda Nita pada cucunya.

"Maaf bun, Bella jadi ngerepotin bunda."

"Kamu tidak perlu sungkan nak, Zayn cucu juga bunda. Ayo sayang!" bunda Nita pun keluar mengantarkan cucunya pergi ke sekolah.

"Bunda hanya berharap hubungan pernikahan kalian akan baik-baik saja Bella, semoga saja kalian bisa menyelesaikan masalah yang kalian hadapi tanpa mempertaruhkan masa depan putra kalian." Ucap bunda Nita membatin dengan tangan mengelus kepala cucunya dengan penuh kelembutan.

"Nek, apa mama akan baik-baik saja?" Tanya Zayn dengan wajah cemasnya.

"Mama mu akan baik-baik saja nak, kamu jangan khawatir ada nenek yang akan menjaganya." Jawab bunda Nita meyakinkan cucunya.

"Sebenarnya apa saja yang sudah Zayn lihat? mengapa ia sangat tidak percaya pada papanya sendiri?" Bunda Nita menghela nafas perlahan.

"Sudah sampai nak, ayo kita turun. Pak tunggu sebentar ya!"

"Baik bu." Sahut sopir taksi itu dengan ramah.

***

Bella mulai membersikan tubuh suaminya dan mengganti pakaian Abimana yang sudah basah kuyup lalu mengompresnya dengan air hangat, agar demamnya cepat turun.

"Bella," Abimana mulai menggengam erat tangan istrinya menahan Bella yang akan pergi meninggalkan nya sendirian.

"Aku akan membuatkan bubur untukmu mas, aku harap setelah kau merasa baikkan nanti kamu harus segera pergi dari rumah ku." Ucap Bella dengan nada ketusnya.

Bella pun melepaskan genggaman tangan suaminya dan pergi meninggalkan Abimana yang masih terbaring lemah di ruang tamu. Bella tak membawa suaminya masuk ke dalam kamar pribadinya karena bagi Bella hubungan mereka sudah berakhir saat ia kehilangan calon bayinya.

Bella masih merasa sakit hati karena saat itu Abimana tak mempedulikan kesedihan hatinya dan tak memberikan keadilan bagi calon bayinya, bahkan saat itu Abimana hanya mengatakan jika Bella terlalu ceroboh dan kurang berhati-hati dalam melakukan pekerjaannya.

"Ini bubur untukmu, makanlah lalu minum obatnya setelah ini kamu bisa pergi dari rumahku. Dan jangan lupa tanda tangani surat perpisahan kita." Ucap terakhir Bella langsung membuat dunia Abimana berhenti seketika.

Kini Abimana mulai menatap istrinya dengan wajah sendu. "Bella apakah kamu benar-benar tidak memberiku kesempatan kedua untuk memperbaiki segalanya? kenapa? apakah karena aku tidak sebanding dengan pria yang selalu bersamamu itu?"

"Sudahlah mas, kamu tidak perlu membawa orang lain ke dalam masalah rumah tangga kita. Sadarlah jika semua ini terjadi karena sikap mu sendiri." Tukas Bella dengan nada tegasnya.

"Iya, kamu benar, aku memang egois. Aku minta maaf karena hal itu, aku berjanji akan berubah dan menjadi seperti yang kamu inginkan. Aku sungguh tidak akan pernah mengecewakan mu lagi Bella." Ucap Abimana dengan besungguh-sungguh.

Bella mendengus kesal lalu menatap wajah suaminya dengan sangat intens. "Aku tidak butuh janji mas, aku butuh bukti." Bella pun mulai mengambil tas nya dan bersiap untuk pergi bekerja.

Abimana hanya menatap Bella, ia tidak ingin mencegahnya untuk pergi dan tatap berada di sampingnya, karena Abimana sadar bahwa saat ini Bella butuh waktu dan memaksa bukan hal yang baik untuknya saat ini.

"Aku berjanji Bella, aku akan kembali setelah aku sukses dan membuktikan bahwa aku bisa menjadi suami yang kamu inginkan." Abimana berusaha untuk bangkit dan berjalan meninggalkan rumah Bella dengan langkah beratnya.

"Abi, kamu mau kemana nak?" Tanya bunda Nita yang kini berjalan menghampiri menantunya.

"Bunda, saya minta maaf karna sudah menyakiti perasaan Bella." Abimana mulai bersujud memohon pengampunan di kaki ibu mertuanya.

"Bangunlah Abi, jangan seperti ini." Bunda Nita membawa Abimana untuk duduk di sofa.

"Abimana apa kamu bisa menjelaskan segalanya pada bunda, apa saja yang kamu lakukan pada Bella dan membuat putramu menyimpan kemarahan yamg cukup besar dalam hatinya sehingga dia sangat tidak menyukaimu?" Bunda Nita mulai memasang wajah seriusnya.

"Itu karena saya selalu bersikap kadar terhadap Bella bunda. Saya tidak bisa menahan emosi saya dan," Abimana tak sanggup lagi meneruskan ucapanya pada bunda Nita. Ia sungguh sangat malu pada ibu mertuanya karena tak bisa menjadi suami yang baik dan menjadi panutan yang baik untuk putranya.

"Maaf saya sudah mengecewakan kalian semua" Abimana terus terisak memegangi kaki ibu mertuanya.

Bunda Nita menarik nafasnya dalam-dalam. Ia marah dan kecewa pada menantunya namun bunda Nita tetap berusaha untuk tetap tegar dan menjaga emosinya yang hampir meledak.

Kini Bunda Nita hanya memberikan sedikit ultimatum pada menantunya agar berusaha menjadi yang lebih baik lagi kedepannya. "Bunda hanya bisa memaafkan tapi bunda tidak bisa memaksa Bella untuk merubah keputusan nya. Abi jika kamu masih menyayangi istrimu berusahalah untuk kembali mengambil hatinya buktikan jika kamu masih layak untuknya, yakinkan juga putramu bahwa kamu bisa menjadi papa yang baik dan imam yang baik untuk keluaga kecil kalian. Setelah itu biarlah Bella menentukan bagaimana kalian nanti, karena semua keputusan ada di tangannya." Ucap bunda Nita panjang lebar.

Abimana pun hanya mengguk pasrah, lalu berpamitan pada ibu mertuanya. "Ibu ini adalah milik Bella, saya akan pergi sedikit lama dan akan kembali setelah saya mendapatkan segalanya." Ucap Abimana yang kini mulai mengalami ibu mertuanya setelah memberikan kunci mobil yang ia beli khusus untuk istrinya.

Bunda Nita hanya menganggukan kepalanya dan mengelus bahu menantunya untuk memberikan restu.

"Bella tunggu aku kembali." Gumam Abimana yang kini mulai meninggalkan rumah istrinya.

Sedangkan di tempat lain Bella terus menatap menatap gedung tinggi dari jendela kantor nya dengan hati bimbang.

Bersambung

1
Sri Wahyuni
males nerusin bacanya, tokoh utamanya mlenyek
Azalea New
Luar biasa
Anonim
Thor, maaf ya ak mo kritik. Ko bella jd perempuan bodoh. Udh tau di sakitin, ngmgnya kuat n siap idup hny dgn anakny. Tp blk lg blk lg. Jd kesannya membosankan crtny. Dan utk cerai. Ga perlu ttd pihak pria jg cerai tetap resmi jika hakim ud kabulkan gugatan. Jd pengetahuan utk mendukung jalan cerita mohon di gali dl thor.
Jue
Lebih baik bercerai saja dengan lelaki jahat seperti ini .
Gadis Sandman
Karena pake bahasa sehari2 aku jadi gampang ngerti! Lanjut thor!
SugaryHeaven
Aduh aku sampe tahan napas baca beberapa bagian ceritanya. Excited banget
SugarplumChum
sukses selalu authorr 🤗🤗 aku selalu mendukung mu
CandycaneMissy
jadi penasaran,lanjut Thor semangat,Jan lama-lama ya,ceritanya bikin ku jadi kepo banget,seru dah,tambahin yg baper juga dong
Nightingale Soakage
semangat up nya thorr
RainbowSweety
Keluarkan semua babmu Thor! Mata ini masih kuad membacanya!
enjouecollectif
Hai 🙋 Aku datang lagi nih.. Dengan membawa semangat dan dukungan.. Ayo barengan berkarya dengan hati suka cita,dan jaga kesehatan selalu.
Garden Rose
Benar-benar debest deh kalau baca karya kakak. Moodbosterku :*
TwilightQueenbee
Thor ada lanjutannya kan? *Ada sayang ada!! Tuh kan si author bikin gemes deh! :*
Cakrabirawa Tarihoran
walau badai menghadang, aku tetap setia menunggu cerita-ceritamu thor
floufrouu
Keluarkan semua babmu Thor! Mata ini masih kuad membacanya!
SugaryHeaven
aku enggak suka digantung thor!
Winda Utami
Thor aku jarang banget nih komen di karya org, tapi aku gregetan mau komen disini soalnya ceritanya bagus dan aku kepo parah sama lanjutannya!!!
monsoonblooms
Ceritanya bagus kak. Alurnya juga asik jadi bikin ga bosen hihi
CandycaneMissy
Aku kepo banget lanjutannya gimana Thor! Plis jangan lama-lama ya!
girl gang goodies
aaa thanks Thor ma bonus nya makin sayang author deh😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!