Qiarra dan Queen Gallagher adalah kembar identik yang sangat dekat satu sama lain. Hingga mereka berusia 25 tahun, dan sudah menjadi dokter, salah satu rekan bisnis opanya ingin menjodohkan cucunya dengan salah satu dari si kembar. Sang cucu bernama Jupiter Samudra Prawira jatuh cinta dengan Qiarra tapi Queen lah yang jatuh cinta pada Samudra. Saat menikah, Queen menggantikan Qiarra yg tidak mencintai Samudra. Usai pernikahan, Qiarra terbang ke Hokkaido dan menjadi dokter di desa nelayan disana. Qiarra tidak mau Samudra mencarinya dan memakai nama depannya, Nabila. Di desa itu Qiarra bertemu dengan nelayan bernama Kaito Yamada yang tidak suka melihat gadis bule tapi jago bahasa Jepang itu menjadi dokter disana. Dua orang keras kepala itu akhirnya jatuh cinta.
Sementara Samudra merasa dibohongi karena bukan Qiarra yang menikah dengannya, marah besar. Samudra hendak menceraikan Queen tapi gadis itu meminta agar mereka menikah selama enam bulan dulu.
Bagaimana kisah mereka?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Qiarra dan Kaito
Apartemen Samudra di Glasgow Skotlandia
"Kamu kenal Samudra?" tanya Queen ke Ron.
"Kenal. Kami satu kampus. Dia kan ambil program farmasi. Aku di bio teknologi. Sungguh, aku tidak tahu Jupiter sudah menikah. Eh, tunggu, kenapa kamu panggil dia Samudra?" tanya Ron.
"Namanya kan Jupiter Samudra Prawira. Aku biasa panggil dia Samudra," jawab Queen.
Mereka pun tiba di depan pintu apartemen Samudra. Queen hendak memencet tombol password tapi Samudra belum mengirimkan padanya.
"Apa kamu belum hapal, Queen?" tanya Ron.
"Iya. Sepertinya aku harus mulai menghapalnya," cengir Queen berusaha menutupi bahwa Samudra lupa.
"Biar aku saja yang memencet bel." Ron pun memencet tombol bel apartemen dan tak lama Samudra membuka pintunya.
"Ron? Ada apa?" tanya Samudra bingung.
"Kamu itu bagaimana? Istri bawa barang berat seperti itu tidak kamu temani?" omel Ron sambil mendorong pintu apartemen Samudra.
Pria itu melihat Queen tampak kepayahan membawa barang-barang belanjaanya. Ron tanpa izin, langsung masuk ke dalam apartemen sambil membawa belanjaan Queen.
Samudra menatap tajam ke Queen yang hanya memasang wajah datar.
"Kami bertemu di depan lobby karena aku tidak ada kartu lift. Apalagi dia melihat aku kepayahan," ucap Queen tanpa ekspresi.
Samudra hanya diam saja. Dia memang lupa memberikan kartu dan nomor password pintu apartemennya. Queen pun masuk ke dalam dan Ron sudah mengeluarkan barang-barang dari kardus.
"Aku tidak tahu bagaimana sistem kamu menata belanjaan jadi aku bantu ini saja. Biar kamu tidak kesulitan," senyum Ron.
"Terima kasih Ron Weasley. Sekarang, biarkan Luna Lovegood ini menata semuanya," kekeh Queen.
Ron terbahak. "Yaaaa benar sih, Luna kan blonde." Dia pun menoleh ke arah Samudra yang bersedekap. "Kamu tuh! Istri cantik dan Potterhead begitu kok tidak ditemani sih!"
Samudra hanya mengedikkan bahunya. "Dia sendiri yang mau pergi juga!"
Ron menggelengkan kepalanya. "Dengar Your Majesty, jika Anda ingin berbelanja, biarlah rakyat jelata ini menemani Anda. Sebagai seorang Queen, tidak patut jalan sendirian dan membawa barang banyak!"
"Terima kasih wahai, rakyat jelataku. Tapi aku sudah ada Prince Consort jadi tidak perlu rakyat jelata menemaniku," balas Queen dengan wajah jenaka.
Ron terbahak sementara Samudra merasa tidak nyaman dengan keakraban mereka berdua padahal baru bertemu.
"Sudah acara sok Harry Potter nya?" ucap Samudra dingin.
"Oh come on Jupiter. Sebagai sesama Potterhead, pasti senang kalau ada yang satu server bukan?" Ron berbalik ke arah Queen. "Senang bertemu denganmu, Queen. Oh, profesi kamu apa?"
"Dokter onkologi dan sekarang sedang menganggur karena aku belum mendapatkan pekerjaan di sini," jawab Queen.
"Jupe, kamu carikan lah lowongan buat istrimu. Dokter onkologi lho dan itu jarang di Glasgow. Atau, aku coba hubungi kepala rumah sakit. Kita butuh dokter onkologi bukan?" ucap Ron.
"Urusan Queen adalah urusanku, Ron! Bukan ranah kamu!" Samudra menatap tajam ke Ron.
Pria itu pun mengangkat tangannya. "Baiklah. Aku kembali ke apartemen aku. Ingat Jupe, istrimu keren karena dia dokter onkologi."
Ron mengangguk ke arah Queen yang memberikan senyuman manis. "Bye Queen. Senang berkenalan denganmu."
"Aku juga. Terima kasih atas bantuannya tadi," balas Queen sopan.
Samudra mengantarkan Ron hingga ke depan pintu. "Jangan macam-macam kamu, Ron! Dia istriku!" desis Samudra.
"Jaga makanya! Nyaris tadi dia pingsan saat bawa belanjaan!" bisik Ron dengan wajah galak. "Aku rasa, dia belum makan tadi!"
Samudra menutup pintu apartemennya setelah Ron pergi. Dia menoleh dan tampak Queen minum air putih dingin yang banyak plus satu botol teh. Queen juga makan dua keping coklat.
Samudra memperhatikan wajah Queen perlahan mulai merona setelah tadi tampak pucat. Dia sadar jika kulkasnya memang kosong.
Apa benar tadi dia mau pingsan?
***
Furubira Hokkaido
Qiarra mendatangi rumah Nenek Okada dengan membawa mangkuk berisikan salad kentang dengan potongan salmon yang di steam sebentar. Diatasnya diberikan telur rebus dan dressing resep turun temurun keluarga McGregor.
Qiarra terkejut saat datang, sudah ada keluarga Shinigawa. Qiarra pun dikenalkan kepada kepala keluarga Shinigawa, Abe dan istrinya, Ruka dan putra mereka yang baru lulus sarjana pertanian, Kobe.
"Aku harap salad aku cukup ya buat semua orang," senyum Qiarra kikuk karena dia takut kurang masaknya.
"Daijoubu, Nabila-chan. Nenek Okada kalau masak, banyak. Jadi cukup lah kalau segini," kekeh Ruka.
"Domo arigatou Ruka-aan. Sungguh, aku takut kalau kurang. Tidak enak rasanya," ucap Qiarra.
"Kami juga bawa makanan kok, Nabila-neechan," celetuk Kobe sambil memamerkan makanan yang dibawa keluarga Shinigawa.
"Sepertinya itu enak, Nabila-chan. Sudah lama aku tidak makan salad salmon," ujar Nenek Okada sambil membawa makanan dari dapur.
"Wah, ikan goreng ... Apa namanya?" tanya Qiarra.
"Shishamo," jawab Abe.
"Ah itu dia. Aku lupa namanya," gelak Qiarra membuat Nenek Okada tertawa.
Ikan Shishamo Goreng adalah ikan berukuran mungil asal Hokkaido yang digoreng utuh (sering kali dengan atau tanpa tepung) dan terkenal karena padat berisi telur.
"Tapi aku kagum lho, kamu fasih bahasa Jepangnya. Sungguh kami tidak menduganya," puji Ruka.
"Aku berterima kasih dengan Attack on Titan dan One Piece yang membuat aku suka bahasa Jepang. Aku sampai mempelajari sangat serius," senyum Qiarra.
"Demi nakama?" goda Kobe.
"Demi nakama," balas Qiarra dan entah bagaimana keduanya saling tos.
Abe dan Ruka hanya menggeleng ke dua orang yang tiba-tiba langsung kompak.
Nakama (仲間) adalah kata dalam bahasa Jepang yang berarti teman, sahabat, atau rekan seperjuangan. Istilah ini menggambarkan ikatan yang sangat erat antara individu yang berada dalam kelompok yang sama, memiliki tujuan hidup yang serupa, dan saling mendukung layaknya keluarga.
"Apakah hanya kita-kita yang datang?" tanya Abe.
"Ie, Abe-kun. Ada Kaito-chan datang." Nenek Okada selalu memanggil orang-orang yang dianggapnya cucu dengan 'chan' di belakang, tidak perduli laki-laki ataupun perempuan.
Suara langkah kaki masuk ke dalam halaman rumah Nenek Okada. Tak lama Kaito datang sambil membawa enam kaleng bir dingin.
"Selamat malam. Maaf aku sedikit terlambat," sapa Kaito dengan wajah dingin khasnya.
"Ah tidak terlambat. Ini juga baru mau mulai, Kaito-chan. Ayo, kita makan bersama. Kamu duduk di sebelah Nabila-chan ya," ucap Nenek Okada.
Kaito dan Qiarra saling berpandangan. Tak lama mereka sama-sama buang muka.
Semua orang melihat sikap kedua orang itu.
"Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Abe ke Nenek Okada.
"Wakaranai," jawabnya.
***
Yuhuuuu up Siang Yaaaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu
kamu pasti akan sangat menyesal Sam
Alhamdulillah semua keluarga mendukungmu queen
cepat sembuh ya queen, gapai bahagiamu lagi dengan laki-laki yang tulus menyayangimu
dukungan keluarga ke Queen smg bs menjadi penyemangat utk sembuh dan ingat hati yg gembira adalah obat
dan akhirnya keluarga pun tau Qia ada di furubira yg amaze nya mlh pada gatau itu ada di mana, sama nek aku 🤭 soale kalo di Osaka ntar gampang cepet ketahuannya 😆😆
untung aku bacanya pagi habis sarapan
coba kalo belum, bisa nggak jadi sarapan aku😭😭😭😭
kamu kuat queeny😓😓
kira kira Jodoh Queen ada yang baru atau masih Samudera yang pikirannya cupet , Mbak Hana ?