Mona adalah seorang janda beranak satu ,wajahnya yang cantik dan pekerjaannya yang seorang buruh pabrik membuatnya jadi incaran para pria hidung belang, dia juga selalu jadi hinaan para wanita yang suaminya mengganggunya ,hingga akhirnya ada seorang pemuda baik hati yang kasihan terhadapnya kemudian menikahinya secara siri
"maaf mba aku gak tau tindakanku ini benar atau salah aku hanya gak tega melihat mba dihina padahal suami mereka lah yang gak bermoral dan aku lebih gak tega melihat anak mba menjadi sasaran kebencian aku.." Farrel tidak berani meneruskan kata katanya
"aku mengerti terimakasih sudah mau melindungi kami" ucap Mona dengan sedih
"aku merasa bersalah menikahi mba tapi gak bisa cinta sama mba dan lagi.."wajah Farrel terlihat bersalah
kisah seorang wanita yang memaksakan diri untuk tetap waras ditengah tekanan yang memaksanya untuk gila
"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon N.N.H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25 merasa kecewa
sepulang dari pertemuannya dengan Joe Farrel merasa frustasi dia duduk di balkon apartemennya sambil menuangkan segelas alkohol sesekali dia terlihat melamun sesekali dia memijat keningnya
mau berusaha setenang apapun tidak bisa dipungkiri kalo kejadian kali ini mempengaruhi mentalnya
padahal selama 7 tahun berpacaran Farrel dan Natasya belum pernah berprilaku sampai sejauh itu, ada rasa kecewa dari diri Farrel namun di satu sisi Farrel harus berpikir dewasa jika perbuatan seperti itu di dunia dengan kehidupan modern merupakan hal yang biasa, Farrel menarik panjang napasnya, dia menyalakan rokoknya lalu setelah itu meminum alkoholnya pikiran Farrel benar2 kacau saat ini
sementara Natasya sedang berada dikamarnya dia sangat menyesali perbuatannya dia mengutuk Joe habis habisan, Natasya menjambak rambutnya membayangkan seberapa bencinya Farrel terhadapnya, selama seumur hidup dia mengenal Farrel baru kali itu dia melihat tatapan dingin Farrel yang menunjukan kekecewaan
keesokkan harinya Farrel terlihat habis mandi dia meminum teh jahenya sambil memeriksa desain buatannya sepertinya dia sudah bisa mengendalikan diri dari kegalauannya setelah menambahkan beberapa detail dia kemudian bersiap untuk berangkat ke kantor
saat Farrel akan memasuki mobil tiba tiba
"Farrel " seseorang berteriak memanggil namanya
Farrel melirik ke arah suara yang memanggilnya, ternyata yang memanggilnya adalah Amanda
Amanda langsung berlari ke arah Farrel kemudian dia memberikan bungkusan paper bag yang berisi makanan bergizi
Farrel yang melihat bungkusan itu hanya diam dan tak menerimanya
"itu untuk balasan traktiran waktu itu jadi tolong diterima ya" ucap Amanda
"kamu tau gak kalo akhir akhir ini kita masuk berita gosip.."
"aku tau kok" ucap Amanda memotong ucapan Farrel
"ini hanya untuk balasan traktiran waktu itu" lanjut Amanda
Farrel mengusap wajahnya
"baiklah terima kasih" ucap Farrel akhirnya
lalu saat Farrel membuka pintu mobilnya
"dan ya jika ada infotainment yang menanyakan kedekatan kita langsung saja katakan kalo kita tidak sedekat seperti yang mereka pikirkan jangan buat mereka salah faham" ucap Farrel lalu masuk ke dalam mobil
"apa ini artinya aku ditolak sebelum berperang" batin Amanda
kemudian Amanda mengetuk kaca mobil Farrel, dan Farrel pun membukanya
"hidup jangan terlalu keras Farrel dan selamat menikmati makanannya" ucap Amanda yang sepertinya sudah mengokohkan hatinya untuk mengejar Farrel,setelah itu Amanda pun beranjak pergi sambil dadah
Farrel terdiam mendengar ucapan Amanda dia tidak menyangka Amanda akan berbicara seperti itu
"apa karena dia artis bicaranya pandai sekali" ucap Farrel dengan muka kesal sambil menutup kaca mobilnya
@@@@@
saat sampai dikantornya Farrel dihampiri seorang resepsionis
"maaf pak Farrel ada titipan barang" ucapnya
"dari siapa?" jawab Farrel
"dari seorang perempuan yang bernama starla"
Farrel Tampak terdiam seperti berpikir
"oke" jawab Farrel akhirnya
didalam ruangannya Farrel membuka paper bag dari resepsionis tadi ternyata isinya sebuah dasi kantoran yang sangat bagus dan pasti mahal, dan dalam suratnya tertulis
'anggap saja ini hadiah dari teman lama semoga harimu menyenangkan
dari temanmu
starla'
lalu dia membuka paper bag satu lagi yang dari Amanda isinya roti bergizi ala eropa yang sudah pasti mahal juga
Farrel tampak berpikir sambil merapatkan kedua tangannya dan didekatkan ke wajah
"apa aku ke GRran ya kok aku merasa mereka lagi ngedeketin aku tapi masa sih,,kalo gak sih syukur, tapi kalo iya gimana bisa berabe urusannya" keluh Farrel kemudian mengusap wajahnya
@@@@@@