NovelToon NovelToon
PELAKOR ISTIMEWA

PELAKOR ISTIMEWA

Status: tamat
Genre:Mafia / Hamil di luar nikah / Selingkuh / Pelakor / POV Pelakor / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Meta Janush

Belinda Alexandra Amani dijual oleh ayahnya pada seorang pria asing saat ia berusia tujuh belas tahun. Dia dikurung dalam kamar gelap, kaki serta tangannya dirantai dan matanya ditutup kain hitam. Hampir setiap malam dia disiksa.

Setelah dilepaskan dari tempat terkutuk itu, Bella dijual kembali ke Nightclub sebagai pembayar hutang ayahnya. Empat tahun kemudian dia bertemu kembali dengan pria yang merenggut kesuciannya.

Pria itu bernama Dante Sebastian, seorang pria beristri dan sudah memiliki seorang anak.

“Sejak kapan kau bekerja disini?” Dante melontarkan pertanyaan sambil tangannya menyentuh tubuh gadis itu. Tangannya mengusap kulit lembut dan mulus Bella.

“Ehmm…..sejak tiga setengah tahun lalu!” jawab Bella dengan jujur.

“Kenapa kau bekerja disini? Apa kau kekurangan uang?”

Trauma, dendam dan keinginan untuk membalas orang-orang yg menghancurkannya. Tapi takdir membuatnya menjadi orang ketiga untuk membalaskan dendam dan merebut kembali miliknya.

PELAKOR ISTIMEW

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meta Janush, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25. PELAMPIASAN EMOSI

“Apa aku salah bicara tadi ya? Aduh….gawat….gawat kalau dia tidak mau menolongku bagaimana nanti nasib adikku menjalani hidupnya tanpa uang sepeserpun? Siapa lagi yang bisa menolongku memberikan uang ini pada Sarah? Uang simpanan yang ada dirumah tidak akan cukup untuk memenuhi semua kebutuhan Sarah sampai lulus sekolah.” kata Bella cemas.

“Menyingkir dari hadapanku!” ucap Dante saat pintu lift terbuka.

“Aku mohon Tuan! Tolong aku sekali ini saja. Adikku sangat membutuhkan ini, dia tidak akan bisa sekolah dan membiayai dirinya karena selama ini aku yang membiayai semuanya. Aku mohon.” Bella panik dan kebingungan.

“Sekali kau menggangguku dengan urusan adikmu itu maka jangan salahkan aku jika aku akan mengambil adikmu dan melakukan hal yang jauh lebih buruk dari yang dilakukan Julian padamu. Mengerti?”

Bella bergidik ngeri mendengar ucapan Dante. ‘Aku pikir dia baik tapi ternyata dia juga jahat sama seperti mereka semua yang jahat padaku selama ini.’ gumamnya sambil menyingkir dari hadapan Dante.

Bug!!

Dante memukul tombol lift dengan kasar hingga terdengar bunyi hantaman dan pintu lift tertutup. ‘Jeff…..kau bahkan menyebut nama pria lain dengan senyum diwajahmu! Apa yang kau bayangkan tentang pria brengsek itu sampai kau masih bisa tersenyum seperti itu hanya dengan mengingat namanya saja!’ Hati Dante panas membayangkan raut wajah Bella. Kedua tangannya mengepal menahan amarah, entah kenapa dia selalu merasa tidak suka jika gadis itu menyebut nama pria lain.

TING!

Pintu lift terbuka.“Selamat pagi Tuan.”  Saat keluar dari lift nampak wajah Dante sangat dingin dan mengacuhkan anak buahnya yang menyapanya. Dia memilih langsung menuju mobilnya lalu melaju dengan kecepatan tinggi.

‘Tuan Jeff sangat baik, hu? Arrrgggg…..” hati Dante semakin memanas mengingat setiap ucapan Bella tadi. ‘Pria itu tamu terbaikmu yang selalu mempedulikanmu, cuiiihhhh!!!!

Pada hari minggu lalu lintas kota Jakarta tidak terlalu padat apalagi dibeberapa area diberlakukan car free day sehingga membuat Dante melajukan mobilnya dengan kecepatan diatas batas aman, dia tidak peduli pada apapun, hatinya sangat panas dan dipenuhi amarah.

Untungnya dia seorang pengendara handal hingga bisa sampai dengan selamat ditempat tujuan.  Dante tiba di mansion mewahnya di sebuah kawasan mewah di Jakarta lebih cepat.

Bug! Lagi-lagi dia membanting pintu mobilnya dengan kasar akibat emosi yang tidak terkendali, wajah tampanya memerah dan urat-urat rahangnya terlihat dengan jelas.

‘Tuan Jeff….bisa-bisanya kau menyebut nama pria lain dengan begitu lembutnya! Jeff….Jeff…..akrab sekali caramu memanggilnya. Sudah berapa kali dia melayani pria itu? Sepertinya pria brengsek itu adalah pelanggan setiamu, ha?’ ucapan penuh kegeraman didalam hatinya saat dia memasuki rumah dan kali ini raut wajahnya benar-benar tegang. Tak pernah dia seemosi ini tanpa alasan yang jelas hanya gara-gara seorang gadis.

“Selamat datang, Tuan.” sapa kepala pelayan di mansion mewah milik Dante.

Bukannya membalas sapaan kepala pelayan yang setia itu, dia malah mengacuhkan.

“Dimana putraku?” tanyanya. ‘Aku harus bertemu dengan putraku sekarang, hanya dia yang mampu menenangkan perasaanku.’ ucap hatinya yang tahu kemana dia harus pergi saat emosinya sedang tinggi seperti saat ini, hanya putranya yang mampu meredakannya.

“Tuan Muda Alex sedang bersama dengan guru les pianonya, Tuan!” ujar kepala pelayan.

Alex sangat menyukai musik terutama piano, kemanapun mereka pergi maka Dante akan selalu mempekerjakan guru piano lokal untuk putranya.  Alex sudah mahir bermain piano tapi bocah laki-laki itu masih suka jika ada guru piano yang tetap menuntunnya.

“Berapa lama mereka sudah belajar? Apa masih lama lagi?” tanya Dante kembali sudah tak sabar tapi dia tak mau mengganggu ketenangan anaknya.

“Mereka baru mulai belajar sekitar beberapa menit yang lalu Tuan.”

Dante menghela napas dalam-dalam, ‘Berarti masih lama lagi mereka selesai. Aku akan menemuinya nanti saja.’ gumamnya langsung melangkahkan kaki ke lantai atas menuju kamar utama.

Saat terdengar pintu kamar utama terbuka, Tatiana yang sedang berada didalam langsung berkata, “Sayang, kau sudah pulang?” ucapnya kaget melihat Dante memasuki kamar.

Pria itu tak mengucapkan sepatah katapun langsung menghampiri istrinya yang baru keluar dari kamar mandi dengan hanya mengenakan bathrobe. Dante langsung memeluk istrinya dan menciumnya.

Sikap Dante membuat Tatiana terkejut, pria itu tidak pernah berperilaku seperti itu sebelumnya. “Sayang, apa yang baru kau lakukan sampai kau tiba-tiba mendatangiku dengan cara seperti ini?” tanya Tatiana sesaat setelah Dante melepaskan ciumannya.

Namun pria itu kembali tak menjawab dan meraup bibir istrinya lagi dengan kedua tangannya menjamah tubuh istrinya. Meraba setiap bagian tubuh istrinya untuk melepaskan semua emosinya.

“Ehhmmmm…...sayang….” desah Tatiana yang tak tahan dengan perbuatan suaminya. “Dante sayangku, apa yang sebenarnya terjadi padamu? Aaahhhhkkkk…….”

Masih tak menjawab, Dante justru semakin menumpahkan semua rasa yang bergelora didalam hatinya. Rasa marah pada setiap kalimat Bella yang terus tergiang ditelinganya, hatinya yang merasa sakit dan tertusuk.

Semuanya rasa yang bercampur aduk antara emosi dan kerinduan yang tiba-tiba muncul dan meluluh lantakkan perasaannya setelah bertemu Bella kembali, kini dia lampiaskan semuanya pada Tatiana istrinya yang tidak tahu apa-apa.

Kalimat-kalimat yang terucap dari bibir Bella kembali tergiang dan bermain-main dikepalanya ibaratkan kaset kusut. ‘Tuan Jeff! Kau bahkan menyebutnya sebagai pelanggan terbaikmu seakan laki-laki itu tidak punya dosa bermain-main denganmu! Mencintaimu? Cuiiihhhh! Pria seperti itu tidak bisa dipercaya, dia takkan peduli padamu! Kalau dia memang mencintaimu mengapa dia tidak menikahimu dan mengeluarkanmu dari tempat jahanam itu? Kau hanya dipermainkan oleh Tuan Jeff-mu itu! Semua laki-laki jahanam itu hanya ingin menyentuhmu dan mempermainkanmu! Ha!’

Tanpa Tatiana sadari jika wajah suaminya memerah menahan emosi dan pelukan pria itu pun semakin erat. Sementara didalam kepala Dante yang terus menerus dipenuhi dengan pikiran dan kalimat-kalimat yang diucapkan Bella berulang-ulang.

‘Semua pria brengsek itu hanya ingin menyakitimu dan mengasarimu begini tapi kau tidak menyadarinya Belinda! Kau tidak merasakan sakit dan tak sadar karena kau dibawah pengaruh obat psikotropika. Jika kau tahu bagaimana sakitnya diperlakukan begini apa kau masih bisa menyebut nama pria itu dengan cara semanis itu?’ gumamnya dalam hati.

Dante benar-benar terpengaruh dengan bayangan senyum manis yang tadi dia lihat diwajah Bella sehingga tanpa sadar dia meluapkan semua rasa marah dalam hatinya kepada istrinya sendiri. Dia memperlakukannya seburuk yang diucapkan Bella tentang Tuan Jeff.

“Dante! Aaahhhhh…….sakit! Hentikan!” jerit Tatiana. Sejak tadi wanita itu memekik berulang kali karena sikap kasar suaminya. Permainan suaminya kali ini bukanlah permainan yang biasa mereka lakukan.

‘Ada apa dengan suamiku? Kenapa dia sangat bergairah sekali hari ini, semua yang dilakukannya pada tubuhku ini, uugggghhh…..sungguh nikmat! Ini rasanya lebih nikmat dari pertama kali aku merasakan dengannya! Ada apa sebenarnya? Tidak pernah dia bermain sekasar ini, tapi aku menyukainya!’ ucapnya dalam hati. Rasa yang diberikan oleh Dante memberikan makna lain pada istrinya.

“Aaaahhhhh…...Dante!” Akhirnya mereka berdua melakukan pelepasan bersamaan, menyelesaikan permainan mereka.

“Sayang, maafkan aku!” Dante tersadar atas perbuatannya dan seluruh emosinya telah tersalurkan dan dia menyadari kesalahannya. Rasa emosi dan cemburunya pada Bella dilampiaskan pada istri sendiri.

1
Nami chan
Dejavu ama ant man 🙈 tp beda
Nami chan
Hah? Kok jadi cerita superhero?
Fredy: ada hulk ga?
total 1 replies
Nami chan
Kan dante udah dikasih tau nick? atau siapa ya yg bilang udh dikepung, makanya kalo fiserang suruh semua penghuni masuk bunker
Nami chan
Paa secara ga langsung mau kasih info ke anna biar ga bingung. Tp knp mesti muter2 sih, ga langsung ngomong. Kan cm ada manuel doank, dan lagi udh dikasih tau dante dia bukan bella
Nami chan
Kan barrack udah tau bukan bella, seingetku dante pernah ngomong
Nami chan
Yg heran itu kok bs mimpin lama.. Pdhl perasaan tiap perang banyak pasukan federal yg mati.
Mmg robert sll kambing hitamin org tiap ada gagal perang. Tp kan ttp dibawah kepemimpinan robert intinya.
Anggep ada yg backing org kuat. Tp kalo presidennya bener harusnya ttp curiga. Kecuali presiden jg iblis
Nami chan
Bukannya rudal udah diganti target ke arah gudang senjata yg dikepung federal?
Nami chan
Disuruh jangan sebut nama padahal
Nami chan
Aku ga paham maksudnya robert kane ngrencanain apa?
Nami chan
kan haizzz pengacau emg bocil kematian ini. kok emosi aku
Fredy: sabar mba..sabar jgn emosi, cukup hajarrrr..pukulll..tendangg 😂😂😂
total 1 replies
Nami chan
malah jd beban si sarah itu. Jd kebagi konden dante
Nami chan
Ga paham dante skrg udah sampe dimana? Maksudnya sarah ikut ke tempat transaksi?
Nami chan
Apa ga seharisnya bilang ya walau mgkn anthony pun ga akan langsung percaya.
Tp kalo ga bilang ada kemungkinan anthony bakal lindungi robert.
Walaupun udh tau bukan anaknya tp pasti merasa udh dirawat. Krn blm tau sifat asli robert
Nami chan
Noel kenapa manggilnya masih tuan aja 🤣 masih sungkan kah?
Nami chan
nah udah kuduga.. aku ketar ketir takut pas dante tlp malah sibuk gr2 nick lg tlp ed. Harusnya mereka punya hp sebanyak jumlah temennya gasih ? 🤣
Nami chan
Tp duduk manispun otaknya bekerja lbh berat drps yg lain. Biasanya pemimpin lelah di otak
Nami chan
Maksud belinda mungkin dunia dante CS itu bahaya. Belinda udh mmg biasa ada di sikon bahaya jd biar dia aja yg udah terlanjur masuk. Jangan sarah juga.
Lagipula dante tipe setia, barrack tipe suka jajan. Mgkn itu yg jadi pertimbangan
Nami chan
Ya karna waktu belinda hamil itu yg belinda rasain, makanya nurun ke janin. Lagian jg belinda takut gelap gara2 kau dante
Nami chan
Maksudnya ini 1 arah? trs kuarnya gimana? Berarti tiap kesana harus 2 org. Apa itu untuk penjara apa gmn
Nami chan
Wkwkwkk grogi sampe dante gagal romantis.
Ada cjncin berlian ditaroh di atas spon cuci piring 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!